Home » Berita » Janji 5.000 Lapangan Kerja Belum Terpenuhi, Mahasiswa: Warga Malah Didorong Jadi TKI Berisiko

Janji 5.000 Lapangan Kerja Belum Terpenuhi, Mahasiswa: Warga Malah Didorong Jadi TKI Berisiko

admin 04 Jun 2025 651

KARIMUN, Vokal Publika — Janji Bupati dan Wakil Bupati Karimun untuk menciptakan 5.000 lapangan kerja baru masih menjadi sorotan publik. Alih-alih membuka peluang kerja yang layak di daerah, pemerintah daerah justru dianggap mendorong warga untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri — sebuah pilihan yang dinilai penuh risiko, terutama bagi kalangan muda dan kurang informasi.

Okta Alamsyah, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji Tanjungpinang asal Karimun, menyampaikan keprihatinannya terhadap langkah Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karimun yang membuka lowongan kerja ke sektor restoran di Malaysia.

“Sektor restoran di Malaysia bukan termasuk sektor formal yang diatur dalam regulasi penempatan TKI. Tanpa perlindungan hukum yang jelas, warga yang berangkat sangat rentan terhadap eksploitasi, upah yang tidak sesuai, dan tidak adanya jaminan sosial,” ujar Okta saat dihubungi Vokal Publika, Rabu (4/6/2025).

Menurutnya, program seperti ini bertolak belakang dengan janji politik kepala daerah yang pada masa kampanye berkomitmen membuka ribuan lapangan kerja baru di Kabupaten Karimun.

Baca juga:  Jaringan Mafia Sembako Cekik Karimun: Harga Naik, Barang Langka, Rakyat Dikorbankan

“Janji Bupati dan Wakil Bupati Karimun untuk menciptakan 5.000 lapangan kerja sangat kami apresiasi, namun hingga kini belum terlihat wujud nyatanya di lapangan. Justru pemerintah memfasilitasi penempatan tenaga kerja ke luar negeri dengan skema yang belum transparan,” kata Okta.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pengawasan ketat dan regulasi yang kuat dalam setiap proses penempatan tenaga kerja migran, khususnya di sektor informal. Ia juga meminta pemerintah daerah tidak menjadikan kerja ke luar negeri sebagai solusi jangka pendek untuk mengatasi angka pengangguran.

“Menjadi TKI bukanlah kesalahan, tapi negara dan daerah memiliki tanggung jawab memastikan keselamatan dan hak-hak pekerja terpenuhi. Jangan jadikan masyarakat, terutama anak muda, sebagai korban dari sistem yang tidak siap,” tegasnya.

Masyarakat Menunggu Kepastian

Baca juga:  KAPOLDA KEPRI HADIRI LAUNCHING DAN PRESS RELEASE SISA STOCKPILE BAUKSIT DI KEPRI

Di tengah situasi ekonomi yang masih belum stabil, masyarakat Karimun berharap janji penciptaan 5.000 lapangan kerja bukan hanya sebatas angka kampanye. Banyak warga, khususnya generasi muda, menantikan hadirnya industri baru, investasi daerah, dan pelatihan keterampilan yang bisa membuka jalan kerja berkelanjutan di wilayah sendiri.

Sebagian warga mengungkapkan keinginan untuk bekerja di luar negeri bukan karena pilihan utama, melainkan karena keterbatasan akses pekerjaan di dalam daerah.

“Kalau di Karimun ada kerja yang layak, siapa yang mau jauh-jauh ke luar negeri dengan risiko tinggi?” ujar salah satu warga Kecamatan Meral yang enggan disebut namanya.

Publik kini menunggu langkah nyata dari pemerintah daerah untuk memenuhi janjinya dan menciptakan iklim kerja yang aman, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat Karimun.

Baca juga:  Polda Jatim Pastikan Proses Identifikasi Korban Ponpes Al Khoziny Berjalan Maksimal, 17 Korban Telah Teridentifikasi

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Akibatkan Dua Rumah Warga Tambakrejo – Pemalang Rusak

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Pemalang pada Jumat sore, (9/1/2026). Dampak peristiwa tersebut menyebabkan dua rumah warga di Dukuh Sumberharjo, RT 03 RW 07, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang, mengalami kerusakan bagian atap dan bangunan. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pemalang, kejadian …

Jalan Desa Kalisaleh – Belik Pemalang Rusak Bertahun-tahun! Minim Penerangan, Warga Dihimbau Hati-hati

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan Desa Kalisaleh, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, memerlukan perhatian serius. Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan parah dan berlubang, sementara fasilitas penerangan jalan masih sangat minim. Kerusakan ini telah berlangsung bertahun-tahun, sehingga menimbulkan kesulitan bagi warga dan pengendara yang melewati jalan tersebut. Informasi mengenai kondisi jalan ini muncul melalui video unggahan salah …

Peringati Hari Desa Nasional 2026, Ribuan Warga Pemalang Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Pagi Bersama Bupati

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pagi semangat ribuan warga meriahkan jalan sehat dan senam pagi di udara yang sejuk. Gelora Krida Muda, Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan. Minggu (11/1/2026), dipenuhi gelak tawa dan semangat warga Kabupaten Pemalang. Ribuan peserta dari berbagai wilayah berkumpul mengikuti kegiatan jalan sehat dan senam bersama untuk memperingati Hari Desa Nasional. Warna-warni pakaian olahraga, …

City Walk Jadi Pilihan Olahraga Pagi Bupati Pemalang dan Keluarga

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang.Vokalpublika.com – Pagi yang cerah udara sejuk di City Walk Pemalang, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, memanfaatkan kawasan City Walk Pemalang untuk melakukan olahraga pagi bersama keluarga, Minggu (11/01/2026). Aktivitas tersebut berlangsung di ruang terbuka publik yang biasa digunakan masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas santai. Pada kegiatan tersebut, Bupati Pemalang terlihat menggunakan sepatu roda serta dengan …

SAPMA PP Pemalang Desak Pemkab Segera Tertibkan Prostitusi, Karaoke dan Mihol Ilegal: Tegakkan Perda Tanpa Pandang Bulu

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang dinilai gagal menertibkan tempat prostitusi, karaoke, dan penjualan minuman beralkohol. Hal tersebut terlihat dari masih beroperasinya sejumlah tempat yang belum jelas perizinannya, sehingga menyebabkan rusaknya moral serta memberi pengaruh buruk bagi generasi muda. Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang, Widiyana Aji …

Bahu Membahu Sukseskan Program Pemerintah: Danramil 01/Pemalang, Bersama Camat Turun Langsung Dukung Pembangunan Koperasi Merah Putih

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Perubahan mulai terlihat di Jalan Anggur, Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Minggu (11/1/2026). Warga yang sebelumnya hanya berbincang soal kebutuhan harian kini mulai membahas peluang usaha bersama seiring proses pembangunan Koperasi Merah Putih yang mendapat pendampingan Danramil 01 dan Camat Pemalang. Keterlibatan Danramil (Koramil 01/Pemalang) tampak sejak tahap awal perencanaan. Pendampingan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x