Home » Uncategorized » Hukum sebagai Sarana Pembangunan dan Mewujudkan Keadilan bagi Masyarakat Kecil

Hukum sebagai Sarana Pembangunan dan Mewujudkan Keadilan bagi Masyarakat Kecil

Clara T S 02 Oct 2026 11

MEDAN — vokalpublika.com
Hukum memiliki peran penting dalam menciptakan ketertiban, kepastian, perlindungan, dan keadilan di tengah masyarakat. Namun, dalam praktiknya, masyarakat kecil masih kerap menghadapi berbagai hambatan untuk memperoleh perlindungan hukum secara optimal. Keterbatasan ekonomi, minimnya pengetahuan hukum, hingga proses hukum yang dianggap rumit menjadi sejumlah persoalan yang masih dihadapi masyarakat.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Persoalan tersebut menjadi penting untuk dilihat tidak hanya dari perspektif hukum normatif, tetapi juga melalui kajian sosiologi hukum. Dalam perspektif ini, hukum tidak semata-mata dipandang sebagai kumpulan aturan tertulis, melainkan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.

Pandangan tersebut sejalan dengan Teori Hukum Pembangunan yang dikembangkan Mochtar Kusumaatmadja, yang menempatkan hukum sebagai sarana pembangunan masyarakat atau law as a tool of social engineering.

Menurut teori tersebut, hukum tidak hanya berfungsi menjaga ketertiban, tetapi juga dapat menjadi instrumen untuk mendorong perubahan sosial ke arah yang lebih baik. Karena itu, pembangunan hukum semestinya tidak hanya berorientasi pada kepastian hukum, tetapi juga memperhatikan aspek keadilan dan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga:  ALMASLINTANG Serap Aspirasi Warga Lingkar Tambang, Dorong PT DPM Hadirkan Investasi Berkelanjutan dan Sejahterakan Masyarakat

Dalam kehidupan sehari-hari, misalnya, masyarakat kecil yang menghadapi sengketa pertanahan maupun persoalan ketenagakerjaan sering kali berada pada posisi yang sulit. Mereka dapat menghadapi keterbatasan biaya, kurangnya pemahaman terhadap prosedur hukum, serta proses penyelesaian perkara yang membutuhkan waktu dan sumber daya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberadaan peraturan perundang-undangan semata belum otomatis menjamin terwujudnya keadilan. Hukum harus benar-benar dapat diakses dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

Menurut penulis, akses terhadap hukum tidak boleh dibatasi oleh status ekonomi maupun kedudukan sosial seseorang. Negara perlu memastikan bahwa masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi tetap mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh perlindungan dan pendampingan hukum.

Baca juga:  Pengusaha Kuliner Pasar Sidikalang Apresiasi Kebijakan PD Pasar, Dorong Dukungan bagi Pedagang Malam

Karena itu, pemerintah perlu terus memperluas akses bantuan hukum, meningkatkan transparansi dalam pelayanan publik, serta memastikan proses penegakan hukum berlangsung secara adil dan tidak diskriminatif.

Hukum juga tidak seharusnya hanya ditempatkan sebagai alat untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan. Di sisi lain, hukum harus menjadi instrumen yang mampu melindungi masyarakat dari potensi penyalahgunaan kekuasaan.

Keberhasilan pembangunan hukum pada akhirnya tidak cukup diukur dari banyaknya peraturan yang dibentuk atau kebijakan yang diterbitkan. Ukuran yang lebih substansial adalah sejauh mana hukum mampu memberikan kepastian, perlindungan, dan keadilan bagi masyarakat, khususnya kelompok yang berada dalam posisi rentan.

Teori Hukum Pembangunan Mochtar Kusumaatmadja menegaskan bahwa hukum dapat menjadi sarana perubahan sosial. Namun, hukum baru akan memiliki makna yang kuat apabila pelaksanaannya mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Baca juga:  Kasat Binmas Polres Dairi Edukasi Siswa SMAN 2 Sidikalang, Perkuat Disiplin dan Cegah Kenakalan Remaja

Dengan demikian, pembangunan hukum yang berhasil bukan hanya pembangunan yang menghasilkan kemajuan secara ekonomi maupun sosial, tetapi juga pembangunan yang memastikan keadilan dapat dirasakan oleh masyarakat kecil.

Hukum pada akhirnya harus hadir bukan sekadar sebagai aturan, melainkan sebagai sarana untuk mewujudkan ketertiban, perlindungan, keadilan, dan kesejahteraan bersama.

Penulis:
Dr. Utary Maharany Barus, S.H.
Freddy Andika Manalu, S.H.
Joshua Nikanor Enkita Simatupang, S.H.

Penulis merupakan Dosen dan Mahasiswa Pascasarjana Magister Ilmu Hukum Universitas Sumatera Utara.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Semarak HUT ke-79, Pemkab Dairi Gelar Senam Sehat dan Tarik Tambang Pererat Kebersamaan

Clara T S

02 Oct 2026

DAIRI —vokalpublika comSuasana semarak mewarnai halaman Kantor Bupati Dairi, Jumat (2/10/2026), dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-79 Kabupaten Dairi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi menggelar senam sehat bersama yang dilanjutkan dengan lomba tarik tambang antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, dan BUMN. ADVERTISEMENT Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Kabupaten Dairi, tetapi juga …

Menuju Musda X, Golkar Dairi Buka Penjaringan Bakal Calon Ketua Periode 2025–2030

Clara T S

02 Oct 2026

DAIRI —vokalpublika.comDewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Dairi membuka penjaringan bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Dairi menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Kabupaten Dairi yang dijadwalkan berlangsung pada 6–7 Oktober 2026. ADVERTISEMENT Musda X tersebut akan digelar di Hotel Beristera Panji, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi. Sementara proses penjaringan …

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu, Warga Kota Bengkulu Rasakan Manfaatnya

Clara T S

02 Oct 2026

BENGKULU –vokalpublika.comLayanan Pengukuran Terjadwal yang diterapkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengatur waktu saat mengurus proses pendaftaran tanah. ADVERTISEMENT Melalui layanan tersebut, masyarakat memperoleh kepastian mengenai jadwal pelaksanaan pengukuran tanah. Dengan jadwal yang lebih jelas, pemohon dapat menyesuaikan aktivitas sehari-hari sehingga proses pengurusan tanah tidak mengganggu kegiatan …

Peringati Hari Batik Nasional, Kantor Pertanahan Dairi Gelar Jumat Bersih

Clara T S

02 Oct 2026

DAIRI – vokalpublika.comDalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi melaksanakan kegiatan Jumat Bersih di lingkungan kantor, Jumat (2/10/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan tersebut diikuti jajaran pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi yang tampak mengenakan pakaian batik. Selain menjadi bagian dari kegiatan rutin menjaga kebersihan lingkungan kerja, momentum ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap batik sebagai …

79 Tahun Dairi, Bupati Tegaskan Kebersamaan Jadi Kekuatan Membangun Daerah

Clara T S

01 Oct 2026

DAIRI — vokalpublika comSemangat kebangkitan dan ketangguhan menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Dairi ke-79. Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala mengajak seluruh elemen masyarakat meninggalkan sekat-sekat perbedaan dan memperkuat persatuan, gotong royong serta kolaborasi untuk mendorong Dairi semakin maju. ADVERTISEMENT Pesan tersebut disampaikan Wahyu saat membacakan sambutan Bupati Dairi pada upacara Hari …

RUU Pengaturan Reforma Agraria Disiapkan untuk Urai Kebuntuan Hukum Penyelesaian Konflik Agraria

Clara T S

01 Oct 2026

JAKARTA -vocalpublika.comRancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengaturan Reforma Agraria disiapkan sebagai salah satu upaya untuk mengurai kebuntuan hukum dalam penyelesaian berbagai konflik agraria yang melibatkan masyarakat dengan kawasan hutan, aset negara, maupun aset badan usaha milik negara dan daerah. ADVERTISEMENT RUU tersebut telah disetujui pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk disahkan menjadi …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x