Home » Uncategorized » Harmoni Emas Budaya Pakpak di PRSU ke-50 Sukses Digelar, Bupati Dairi Tegaskan Komitmen Dukung Pelestarian Budaya

Harmoni Emas Budaya Pakpak di PRSU ke-50 Sukses Digelar, Bupati Dairi Tegaskan Komitmen Dukung Pelestarian Budaya

Clara T S 20 Jul 2026 89

Advertisement
ADVERTISEMENT

MEDAN – vokalpublika.com
Pagelaran Budaya Pakpak Kabupaten Dairi dalam rangka Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 berlangsung meriah dan sukses di Panggung Budaya PRSU, Jalan Gatot Subroto, Medan, Minggu (19/7/2026) malam. Mengusung semangat “Harmoni Emas”, pertunjukan budaya ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan seni dan tradisi masyarakat Pakpak kepada publik yang lebih luas.

Kabupaten Dairi menjadi salah satu dari 15 kabupaten/kota di Sumatera Utara yang mendapat kesempatan menampilkan kekayaan budaya daerah pada ajang tahunan tersebut. Beragam pertunjukan seni tradisional, tari, musik, hingga sendratari berhasil memukau para penonton yang memadati arena Panggung Budaya PRSU.

Bupati Dairi, Vickner Sinaga, hadir langsung bersama Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala sebagai bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Dairi terhadap upaya pelestarian budaya Pakpak. Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian dan dukungan kepada para pelaku seni dan penggiat budaya agar warisan leluhur tetap lestari.

Baca juga:  Kejar Target Layanan Air Bersih, PDAM Tirta Nciho Genjot 2.000 Sambungan Rumah di 2026

“Budaya adalah identitas dan kebanggaan daerah. Pemerintah Kabupaten Dairi berkomitmen mendukung para penggiat budaya agar seni dan tradisi Pakpak terus berkembang serta dikenal oleh generasi muda maupun masyarakat luas,” ujar Bupati.

Meski mengapresiasi seluruh rangkaian pertunjukan, Bupati juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa hal yang perlu menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan pada tahun-tahun mendatang semakin berkualitas.

“Setiap penyelenggaraan tentu menjadi proses pembelajaran. Saya yakin ke depan Dairi mampu menghadirkan pagelaran budaya yang lebih megah, lebih tertata, dan semakin memukau,” katanya.

Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian adalah Sendratari “Meraleng Tendi” yang dibawakan para putra-putri terbaik Kabupaten Dairi. Bupati mengaku terkesan dengan pengemasan cerita yang dinilai mampu menghidupkan nilai-nilai budaya Pakpak melalui perpaduan seni drama dan tari.

“Sejak awal saya sudah memahami makna cerita Meraleng Tendi. Namun setelah menyaksikan visualisasi melalui sendratari ini, saya benar-benar kagum. Penyampaiannya sangat kuat dan mampu menyampaikan pesan budaya secara menyentuh,” ungkapnya.

Baca juga:  Komisi II DPR RI Gelar Rapat Kerja, Kementerian ATR/BPN Diminta Paparkan Evaluasi dan Proyeksi Program 2025

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Dairi, Iwan Taruna Berutu, menyampaikan bahwa keikutsertaan Dairi dalam PRSU merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus mempromosikan kekayaan budaya Pakpak di tingkat provinsi.

“Kabupaten Dairi menjadi salah satu dari 15 kabupaten/kota yang menampilkan pagelaran budaya di PRSU. Ini merupakan kesempatan berharga untuk memperkenalkan seni dan budaya Pakpak kepada masyarakat Sumatera Utara,” ujarnya.

Pagelaran budaya tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai tokoh adat dan budayawan Pakpak. Hadir mewakili tokoh Pakpak Sumatera Utara, Syamsudin Angkat, serta tokoh budaya Pakpak Dairi Zuhri Bintang, Saut Ujung, dan Abdul Angkat. Turut hadir pula perwakilan Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Utara, Silpy Lubis, yang memberikan apresiasi atas upaya Pemerintah Kabupaten Dairi dalam menjaga eksistensi budaya daerah.

Baca juga:  Gerakan Pangan Murah Digelar di Pasar Sidikalang, Upaya Pemkab Dairi Jaga Stabilitas Harga dan Penuhi Kebutuhan Warga

Acara turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga, Staf Ahli TP PKK Sri Dewi Wahyu Sagala, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, anggota DPRD, unsur Forkopimda, para asisten, pimpinan OPD, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan Pakpak, serta ratusan masyarakat yang antusias menyaksikan pagelaran tersebut.

Melalui penampilan bertema “Harmoni Emas”, Kabupaten Dairi tidak hanya menampilkan pertunjukan seni, tetapi juga mempertegas komitmennya dalam menjaga identitas budaya Pakpak sebagai warisan berharga yang harus terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi mendatang. Dukungan pemerintah daerah diharapkan semakin memotivasi para seniman dan pegiat budaya untuk terus berkarya serta mengharumkan nama Dairi di tingkat regional maupun nasional.(clara)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

Clara T S

07 Sep 2026

SLEMAN — vokalpublika.comGubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X, menegaskan Indonesia membutuhkan insan pertanahan yang tidak hanya cakap membaca peta dan menguasai teknologi, tetapi juga mampu memahami manusia, sejarah, serta kebudayaan yang hidup di balik setiap bidang tanah. ADVERTISEMENT Pesan tersebut disampaikan Sri Sultan kepada para wisudawan dan wisudawati Politeknik Agraria STPN dalam …

Pesan Menteri Nusron kepada 568 Wisudawan Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana Pun Bekerja

Clara T S

07 Sep 2026

SLEMAN — vokalpublika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, berpesan kepada 568 taruna dan taruni Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) agar senantiasa menjunjung tinggi integritas di mana pun mereka bekerja. ADVERTISEMENT Pesan tersebut disampaikan Menteri Nusron saat mewisuda 568 taruna dan taruni Program Studi Sarjana Terapan Pertanahan Tahun Akademik …

Menteri ATR/Kepala BPN Tegaskan Transformasi Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian Masyarakat

Clara T S

07 Sep 2026

SLEMAN —Vokalpunlika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan bahwa transformasi organisasi dan layanan pertanahan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Transformasi tersebut tidak boleh sekadar mengubah struktur organisasi, tetapi harus berujung pada layanan yang lebih mudah, jelas, cepat, dan memberikan kepastian. ADVERTISEMENT Penegasan itu disampaikan Nusron saat memimpin Rapat Koordinasi …

Pemkab Dairi dan PT DPM Perkuat UMKM Kopi, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Clara T S

07 Sep 2026

DAIRI —vokalpublika.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi bersama PT Dairi Prima Mineral (DPM) terus memperkuat pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal. ADVERTISEMENT Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembinaan dan pelatihan bagi Kelompok Binaan Sinaok di Desa Tuntung Batu. Kelompok UMKM …

Wamen Ossy Serahkan Sertipikat MBR di Kabupaten Banjar, Perkuat Kepastian Hukum untuk Rumah Layak Huni

Clara T S

07 Sep 2026

BANJAR —vokalpublika.comKementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat dukungan terhadap penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui percepatan legalisasi dan sertipikasi tanah. ADVERTISEMENT Sebanyak 40 sertipikat tanah bagi MBR di Desa Mekar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, diserahkan langsung oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan bersama Ketua Komisi II …

Menteri Nusron Tekankan Tradisi Dialektika Berpikir: Kritik dan Perbedaan Pemikiran Harus Tetap Hidup di Kampus

Clara T S

07 Sep 2026

SLEMAN — vokalpublika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menekankan pentingnya menjaga tradisi dialektika berpikir di lingkungan akademik. Menurutnya, kampus harus menjadi ruang terbuka bagi pertukaran gagasan, termasuk pemikiran kritis terhadap negara maupun kebijakan pemerintah. ADVERTISEMENT Hal tersebut disampaikan Menteri Nusron saat memberikan sambutan dalam Kuliah Umum bertema “Tanah, Negara, dan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x