Home » Berita » Gaspol Jelajah Alam Nganjuk Adventure Offroad Bhayangkara 2025 Guncang Loceret

Gaspol Jelajah Alam Nganjuk Adventure Offroad Bhayangkara 2025 Guncang Loceret

Redaksi 20 Jul 2025 203

Nganjuk, Vokalpublika.com – Suasana pagi di Monumen Dr. Soetomo, Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret, terasa lebih semarak dari biasanya. Ratusan offroader dari berbagai penjuru tancap gas dalam Adventure Offroad Bhayangkara ke-3 Tahun 2025 yang digelar Polres Nganjuk bersama Kejaksaan Negeri Nganjuk untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-79 dan HUT Adhyaksa ke-65, Sabtu (19/7/2025).

Advertisement
ADVERTISEMENT

Kegiatan ini menjadi ajang sinergi antar instansi sekaligus promosi potensi wisata dan UMKM lokal melalui jalur-jalur ekstrem yang membentang di kawasan Loceret hingga destinasi Jolotundo, Desa Bajulan.

“Adventure Bhayangkara ini bukan hanya soal menaklukkan medan Bumi Anjuk Ladang, tapi juga tentang memajukan Nganjuk. Kami ingin mendorong semangat kolaborasi dan mengenalkan keindahan alam yang kita miliki,” ujar Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.M., M.B.A.

Baca juga:  Jalan KH. Ahmad Dahlan Kebondalem - Pemalang Gelap Berlubang: Bahayakan Pengguna Jalan

Kapolres Nganjuk, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini juga membawa misi sosial dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat.

“Kita ajak peserta untuk tetap utamakan keselamatan, nikmati rutenya, dan semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi ekonomi serta pariwisata di Kabupaten Nganjuk,” terangnya.

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 offroader ini berlangsung aman dan tertib. Setelah seremoni pembukaan, peserta dilepas secara resmi oleh Bupati Nganjuk, Kapolres Nganjuk, dan Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk dengan pengibaran bendera start, disusul penyaluran bantuan sosial.

Baca juga:  KETUA DPD API SILAHTURAHMI KE DAPUR MBG SUKA BANDUNG

Jalur yang dilalui tak hanya menguji adrenalin, tapi juga menyuguhkan panorama alam khas Nganjuk. Peserta bermalam di obyek wisata Jolotundo yang menjadi titik singgah sekaligus lokasi etape kedua pada Minggu (20/7/2025) esok.

“Semoga kegiatan ini terus berkelanjutan, bukan hanya memperingati hari besar institusi, tapi juga menghidupkan sektor wisata dan UMKM lokal,” tambah Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk, Ika Mauluddhina, S.H., M.H., CSSL.

Adventure Bhayangkara menjadi bukti bahwa semangat sinergi lintas institusi dapat diwujudkan melalui kegiatan positif yang menyatu dengan masyarakat.

Baca juga:  POLDA KEPRI HADIRI SARASEHAN JURNALIS TV SE-SUMATERA DAN HUT IJTI KE-27

Harapannya, acara ini dapat terus hadir setiap tahun sebagai penggerak wisata dan kebersamaan Forkopimda Nganjuk bersama masyarakat.(TINAWATI)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Diguncang Gempa 7,7 Magnitudo, Pelabuhan Penyeberangan Marapokot Rusak Berat

Redaksi

29 Aug 2026

NAGEKEO, vokalpublika.com— Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026 pukul 15.32 WIT, menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah fasilitas penting di Pelabuhan Penyeberangan Marapokot. ADVERTISEMENT Sejumlah fasilitas pelabuhan mengalami kerusakan akibat kuatnya guncangan gempa. Kerusakan tersebut meliputi rumah mesin penggerak movable bridge (MB), catwalk, pagar pengaman …

SETELAH VIRAL DAN DIKRITIK PUBLIK, PROYEK GEDUNG PARKIR BATAL BERKONTRAK — HIBAH Rp19,1 MILIAR DIKEMBALIKAN

Redaksi

29 Aug 2026

PONTIANAK, KALBAR,vokalpublika.com— Proyek pembangunan Gedung Parkir yang sebelumnya menjadi sorotan publik akhirnya batal berkontrak. Keputusan tersebut mencuat setelah rencana proyek mendapat kritik dari berbagai elemen masyarakat dan menjadi perbincangan di ruang publik. ADVERTISEMENT Dinas PUPR disebut tidak melanjutkan proses kontrak proyek tersebut. Sementara itu, hibah senilai Rp19,1 miliar dikembalikan oleh Kejati Kalbar. Pembatalan ini menimbulkan …

Perkuat Pengawasan MBG, Pemkot Bekasi Pastikan Pelaksanaan di 249 SPPG Berjalan Tepat Sasaran

Redaksi

29 Aug 2026

KOTA BEKASI, volaloublika.com– Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat koordinasi dan pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), seiring semakin luasnya layanan program tersebut di Kota Bekasi. ADVERTISEMENT Pemerintah Kota Bekasi memandang aspek keamanan pangan sebagai bagian penting yang harus dikawal bersama dalam pelaksanaan program tersebut. Hal tersebut diungkapakn Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat memimpin …

Dorong Ekonomi Lokal, Pemcam Ulujami Dukung Festival Grebeg 1.000 Kemeja 2026 di Desa Sukorejo

Alwi Assagaf

29 Aug 2026

Pemalang– Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami berkomitmen memperkuat potensi ekonomi kreatif dan melestarikan budaya daerah. ADVERTISEMENT Camat Ulujami, Waluyo, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang dan sekitarnya untuk menyukseskan gelaran Festival Grebeg 1.000 Kemeja 2026 yang terpusat di Desa Sukorejo. ​Festival budaya dan pemberdayaan ekonomi tahunan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 6 September 2026, mulai pukul 06.00 …

​Polemik Bekas Tambang di Kawasan Hutan Pemalang ‘Mangkrak’, Ketum Yayasan Gugus Hukum Lingkungan Hidup Indonesia Sebut Perusakan Lingkungan Wajib Ditindak Tanpa Aduan

Alwi Assagaf

29 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Terbengkalainya bekas lahan tambang galian C seluas 5,96 hektar di kawasan hutan Desa Pegongsoran, Kecamatan Pemalang, memicu desakan penegakan hukum secara terbuka. ADVERTISEMENT Lahan milik Perum Perhutani yang disewa CV Wiwit Kular Sukses tersebut belum tersentuh reklamasi meski aktivitas penambangan telah terhenti lebih dari satu tahun. ​Ketua Umum Yayasan Gugus Hukum Lingkungan …

BOS PENGEMPUL EMAS ILEGAL DI BENGKAYANG DIDUGA BERINISIAL M DAN S, BENARKAH KEBAL HUKUM?

Redaksi

29 Aug 2026

BENGKAYANG, KALBAR, vokalpublika.com- Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, kembali menjadi sorotan. Di balik aktivitas tambang ilegal tersebut, muncul dugaan adanya jaringan pengumpul atau pengepul emas yang berperan menampung hasil tambang sebelum didistribusikan ke jaringan perdagangan yang lebih luas. ADVERTISEMENT Dalam penelusuran informasi yang berkembang di lapangan, dua nama berinisial …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x