Home » Berita » Evaluasi Proyek Yang Belum Capai Target, DPRD Kota Probolinggo Lakukan RDP Bersama PUPR.

Evaluasi Proyek Yang Belum Capai Target, DPRD Kota Probolinggo Lakukan RDP Bersama PUPR.

Mamad Abdullah 05 Nov 2025 80

Probolinggo,-Vokalpublika.com,-
Sejumlah proyek infrastruktur di Kota Probolinggo kembali menjadi sorotan Komisi III DPRD karena belum mencapai target yang diharapkan. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar bersama Dinas PUPR–PKP, Senin (3/11/2025), dewan meminta penjelasan rinci mengenai kendala yang terjadi serta meminta komitmen nyata dari pihak eksekutif untuk mempercepat penyelesaian proyek-proyek tersebut. RDP ini menjadi momen penting bagi legislatif untuk memantau kinerja proyek sekaligus memastikan aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur dapat terealisasi.

Menanggapi evaluasi yang disampaikan oleh DPRD, Dinas PUPR–PKP menegaskan akan mengambil langkah tegas untuk memastikan proyek yang tersendat segera tuntas sesuai jadwal. Kepala Dinas PUPR Kota Probolinggo, Setyorini Sayekti, menjelaskan bahwa pengawasan lapangan akan diperketat, terutama pada proyek yang sudah memasuki fase krusial penyelesaian.

“Pasca-RDP ini, komitmen yang disampaikan pelaksana dan pengawas proyek di ruang rapat harus segera terwujud di lapangan. Kami tidak akan mentolerir kinerja yang lamban atau tidak sesuai standar,” tegas Setyorini. Ia menambahkan bahwa banyak keterlambatan proyek terjadi karena kondisi finansial kontraktor yang tidak sehat. Arus kas yang lemah membuat pasokan material tertunda dan tenaga kerja terbatas, sehingga progres fisik proyek ikut melambat.

Baca juga:  Tangis Haru Saat Warga Kampung Kenawat Menerima Bantuan Dari Ibu Kapolri

Setyorini menekankan pentingnya kepatuhan terhadap komitmen kontrak. Bagi kontraktor yang terbukti wanprestasi, Pemkot Probolinggo akan mengusulkan blacklist secara nasional setelah melalui proses verifikasi oleh Inspektorat. “Sanksi ini bersifat menyeluruh, tidak hanya berlaku di Kota Probolinggo, tetapi berdampak pada kesempatan mereka mengikuti proyek di wilayah lain,” jelasnya.

Selain itu, Setyorini memberikan apresiasi kepada Komisi III DPRD yang terus memberikan penguatan agar pekerjaan infrastruktur tetap mengacu pada metode, target, dan komitmen yang telah disepakati bersama. Ia menegaskan, pengawasan yang ketat dan komunikasi yang intens antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci agar proyek berjalan lancar dan tepat waktu.

Salah satu proyek yang menjadi sorotan utama adalah pembangunan Gedung Inspektorat. Proyek senilai miliaran rupiah tersebut tercatat mengalami dua kali masalah signifikan. Tahun lalu, progres fisik baru mencapai 48 persen, sementara tahun ini kontraktor pengganti justru mencatat progres minus 22 persen. Selain itu, sejumlah proyek lainnya saat ini memasuki tahap Schedule Control Meeting (SCM) 1 dan 2 karena progres fisiknya tidak selaras dengan rencana awal. Dari seluruh evaluasi yang dilakukan, proyek pembangunan di Pondok Pesantren Mifbahul Ulum menjadi satu-satunya pekerjaan yang resmi diputus kontrak karena tidak menunjukkan progres nyata.

Baca juga:  Wali Kota Amsakar Buka Sosialisasi Kampung Pariwisata Madani 2025: Menanam Nilai Madani, Membangun Peradaban Batam

“Proyek itu kami putus kontrak karena tidak ada kemajuan signifikan. Kalaupun dipercepat dengan berbagai metode, hingga batas P1 hanya bisa mencapai sekitar 50 persen,” ujar Setyorini. Keputusan tegas ini sekaligus menjadi peringatan bagi kontraktor lain agar menepati komitmen kerja mereka.

Dari sisi legislatif, Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Muchlas Kurniawan, menekankan pentingnya RDP untuk mendapatkan gambaran riil kondisi proyek di lapangan. Menurutnya, capaian proyek sangat bervariasi, ada yang progresnya baik, namun tidak sedikit yang minus tajam. Untuk proyek-proyek dengan capaian minus, dewan menuntut penjelasan rinci serta komitmen penyelesaian yang jelas.

Baca juga:  Riau Peringkat 6 Nasional PDRB, Kedua Terbesar di Luar Jawa pada Triwulan II-2025

“Koordinasi yang baik harus melibatkan pihak berwenang, bukan sekadar perwakilan yang tidak memiliki kapasitas mengambil keputusan. Ke depan, komunikasi dengan PUPR, Bagian PBJ, dan Inspektorat akan diperkuat. Selain itu, proses lelang harus lebih selektif agar hanya kontraktor yang siap secara teknis dan finansial yang terpilih,” tegas Muchlas.

RDP ini sekaligus menjadi momentum bagi Pemkot dan DPRD untuk memperkuat sistem pengawasan proyek infrastruktur, memastikan akuntabilitas, serta menekan risiko keterlambatan yang merugikan masyarakat. Langkah tegas, pengawasan ketat, dan koordinasi lintas pihak diharapkan mampu membawa proyek infrastruktur di Kota Probolinggo selesai tepat waktu dan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan. (Mamad)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Aroma KKN Menguat, Proyek Pengaman Pantai Gunungsitoli Diduga Sarat Penyalahgunaan Wewenang

Redaksi

10 Jan 2026

Gunungsitoli, vokalpubika.com — Dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) kembali mencuat di Kota Gunungsitoli. Kali ini, sorotan publik tertuju pada proyek Pengaman Pantai yang diduga kuat sarat konflik kepentingan serta penyalahgunaan kewenangan oleh oknum pejabat daerah. Ketua DPC Pelita Prabu Kota Gunungsitoli, Happy A. Zalukhu, menegaskan bahwa indikasi penyimpangan dalam proyek tersebut tidak bisa …

Pemalang Tetapkan City Walk Sebagai Kawasan Bebas Pedagang: Pedagang Sebelum Ada City Walk Bagaimana Nasibnya Sekarang?

Alwi Assagaf

09 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kota Pemalang kini memiliki aturan tegas untuk kawasan City Walk di Jalan Jenderal Sudirman. Pemerintah Kabupaten menetapkan area ini sebagai zona bebas pedagang kaki lima (PKL), seiring upaya menata ruang publik perkotaan agar lebih rapi dan tertib. Melalui video imbauan berdurasi 1 menit 37 detik, Satpol PP bersama Pemadam Kebakaran Kabupaten Pemalang …

Ruas Jalan Perwira Petarukan – Pemalang Rusak Parah: Bahayakan Pengendara, Mobilitas Warga Terganggu

Alwi Assagaf

09 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan kabupaten kembali dikeluhkan warga. Pasalnya, kerusakan jalan tersebut dinilai sangat mengancam keselamatan para pejalan kaki maupun para pengendara, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Hampir setahun belakangan, Jalan Perwira yang berada di wilayah Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, belum tersentuh perbaikan. Ruas jalan milik pemkab yang menghubungkan dua kecamatan (Kecamatan …

Ketum Hanura Oso Resmikan Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat Bareng 7 Parpol Lain

Redaksi

09 Jan 2026

Jakarta, vokalpublika.com – Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta (Oso) dan tujuh pimpinan partai politik (parpol) nonparlemen meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) di Jalan H.O.S Tjokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).Sekber GKSR dibentuk untuk memperjuangkan hilangnya suara rakyat pada Pemilu 2024 lalu. Delapan partai nonparlemen tersebut adalah Partai Hanura, Partai Persatuan …

Pasca Lomba Siskamling, Polsek Warujayeng Intensifkan Sambang Pos Kamling

Redaksi

09 Jan 2026

Nganjuk, vokalpublika.com– Sebagai tindak lanjut pelaksanaan Lomba Siskamling yang digelar Polres Nganjuk, Polsek Warujayeng melaksanakan kegiatan sambang ke sejumlah pos keamanan lingkungan, salah satunya Pos Kamling Lingkungan Bojan Jetis, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kamis (08/01/2026). Kegiatan sambang tersebut bertujuan untuk memastikan keberlanjutan aktivitas Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) sekaligus memberikan motivasi kepada warga agar tetap aktif …

Proyek Rumdis Kepsek SDN 44 Terentang Diduga Bermasalah: Masyarakat Menjerit, Bupati dan DPRD Sanggau Bungkam

Redaksi

09 Jan 2026

Kalbar, Sanggau, vokalpublika.com– Jeritan masyarakat terkait proyek pembangunan rumah dinas kepala sekolah, guru, dan penjaga sekolah SDN 44 Terentang, Kabupaten Sanggau, Tahun Anggaran 2025, seolah tak digubris. Proyek yang diduga kuat menyimpang dari ketentuan bestek ini berjalan tanpa respons berarti dari Bupati maupun DPRD Kabupaten Sanggau. Meski indikasi pelanggaran teknis terlihat jelas di lapangan, pemerintah …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x