Home » Berita » Dugaan Pungli di Pasar Comal Mencuat : Sudah E-Retribusi Pedagang di Pasar Comal Pemalang Masih Bayar Manual bahkan Tanpa Karcis‎

Dugaan Pungli di Pasar Comal Mencuat : Sudah E-Retribusi Pedagang di Pasar Comal Pemalang Masih Bayar Manual bahkan Tanpa Karcis‎

Alwi Assagaf 30 Dec 2025 248



‎Pemalang,Vokalpublika.com – Program e-Retribusi Pasar yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jawa Tengah, digadang – gadang untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), dinilai belum berjalan optimal di Pasar Comal. Pasalnya, sejumlah pedagang mengaku masih membayar retribusi secara manual, bahkan tanpa menerima karcis resmi.

‎Program e-Retribusi Pasar sendiri digadang-gadang menggantikan sistem manual ke digital yang terintegrasi dengan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melalui portal SIPAD Pemalang, dengan tujuan meminimalisir kebocoran retribusi dan menghadirkan pelaporan secara real time.

‎Namun, berdasarkan hasil penelusuran awak media, Senin, 29 Desember 2025, mayoritas pedagang di kios maupun los Pasar Comal mengaku masih membayar retribusi secara tunai kepada petugas. Sebagian bahkan menyebut tidak lagi menerima karcis retribusi.

‎“Penarikan manual terus. Sini kayaknya manual semua,” ungkap seorang pedagang yang menempati ruko di sekitar parkiran dokar Pasar Comal.

‎Ia juga menyebut besaran retribusi yang dibayarkan mencapai Rp19 ribu per hari.

‎Pedagang lainnya, masih di lokasi yang sama namun beda ruko mengaku belum pernah mendapatkan sosialisasi terkait penerapan e-Retribusi Pasar.

‎Ia juga mengatakan pemberian karcis tidak konsisten. “Masih karcis, manual terus. Belum, sama sekali belum sosialisasi,” ujarnya.

‎Pedagang tersebut mengaku membayar Rp22 ribu per hari, namun belakangan tidak lagi menerima karcis retribusi.
‎“Hari ini nggak dikasih karcis, ya hanya bayar tok,” tambahnya.

‎Keluhan serupa juga disampaikan pedagang makanan ringan di dalam Pasar Comal. Ia mengaku sudah cukup lama tidak menerima karcis saat membayar retribusi.

‎“Di sini ada yang pakai barcode, ada juga manual. Saya manual terus. Tapi ini sudah lama nggak dikasih karcis,” ujarnya. Ia menyebut retribusi lapaknya sebesar Rp7.500 per hari.

‎Sementara itu, Ella, pedagang sembako, mengatakan lapaknya telah terpasang barcode e-Retribusi Pasar sejak hampir satu tahun terakhir. Namun, pembayaran tetap dilakukan secara tunai tanpa karcis.

‎“Tempatku pakai barcode. Hampir satu tahunan. Bayar tunai terus. Saya nggak dikasih karcis. Saat tak tanya karcisnya, jawab petugas karena sudah pakai barcode,” katanya.

‎Saat dikonfirmasi, Kepala Pasar Comal, Ani Lestari, mengklaim pihaknya telah melakukan sosialisasi program e-Retribusi Pasar kepada para pedagang, meski mengaku tidak mengetahui sosialisasi sebelum dirinya menjabat.

‎“Sosialisasi sudah, tapi tidak tahu yang dulu-dulu sebelum saya menjabat di sini,” jelasnya.

‎Ani menjelaskan, besaran retribusi antara ruko dan los memang berbeda. Untuk ruko dikenakan tarif Rp600 per meter persegi, sedangkan los Rp500 per meter persegi. Adapun pedagang di pelataran pasar dikenakan tarif sesuai karcis dari Diskoperindag Kabupaten Pemalang, yakni Rp1.000 hingga Rp2.000.

‎Terkait keluhan pedagang yang mengaku tidak menerima karcis, Ani membantah adanya pelanggaran. Menurutnya, karcis retribusi disediakan dari kantor dan memiliki nomor seri yang tercatat secara administrasi.

‎“Dari petugas itu ambil karcis, ada bukti nomor seri sekian sampai sekian. Nanti lakunya berapa kita catat. Kita hanya administrasinya,” ujarnya.

‎Sebagai informasi, pendapatan retribusi Pasar Comal tidak hanya berasal dari kios dan los, tetapi juga dari pengelolaan parkir serta pedagang pagi yang beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 08.30 WIB di area depan pasar.

Baca juga:  Massa Brutal, Halte Trans Jakarta dan Pos Polisi Dibakar

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Akibatkan Dua Rumah Warga Tambakrejo – Pemalang Rusak

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Pemalang pada Jumat sore, (9/1/2026). Dampak peristiwa tersebut menyebabkan dua rumah warga di Dukuh Sumberharjo, RT 03 RW 07, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang, mengalami kerusakan bagian atap dan bangunan. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pemalang, kejadian …

Jalan Desa Kalisaleh – Belik Pemalang Rusak Bertahun-tahun! Minim Penerangan, Warga Dihimbau Hati-hati

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan Desa Kalisaleh, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, memerlukan perhatian serius. Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan parah dan berlubang, sementara fasilitas penerangan jalan masih sangat minim. Kerusakan ini telah berlangsung bertahun-tahun, sehingga menimbulkan kesulitan bagi warga dan pengendara yang melewati jalan tersebut. Informasi mengenai kondisi jalan ini muncul melalui video unggahan salah …

Peringati Hari Desa Nasional 2026, Ribuan Warga Pemalang Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Pagi Bersama Bupati

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pagi semangat ribuan warga meriahkan jalan sehat dan senam pagi di udara yang sejuk. Gelora Krida Muda, Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan. Minggu (11/1/2026), dipenuhi gelak tawa dan semangat warga Kabupaten Pemalang. Ribuan peserta dari berbagai wilayah berkumpul mengikuti kegiatan jalan sehat dan senam bersama untuk memperingati Hari Desa Nasional. Warna-warni pakaian olahraga, …

City Walk Jadi Pilihan Olahraga Pagi Bupati Pemalang dan Keluarga

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang.Vokalpublika.com – Pagi yang cerah udara sejuk di City Walk Pemalang, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, memanfaatkan kawasan City Walk Pemalang untuk melakukan olahraga pagi bersama keluarga, Minggu (11/01/2026). Aktivitas tersebut berlangsung di ruang terbuka publik yang biasa digunakan masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas santai. Pada kegiatan tersebut, Bupati Pemalang terlihat menggunakan sepatu roda serta dengan …

SAPMA PP Pemalang Desak Pemkab Segera Tertibkan Prostitusi, Karaoke dan Mihol Ilegal: Tegakkan Perda Tanpa Pandang Bulu

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang dinilai gagal menertibkan tempat prostitusi, karaoke, dan penjualan minuman beralkohol. Hal tersebut terlihat dari masih beroperasinya sejumlah tempat yang belum jelas perizinannya, sehingga menyebabkan rusaknya moral serta memberi pengaruh buruk bagi generasi muda. Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang, Widiyana Aji …

Bahu Membahu Sukseskan Program Pemerintah: Danramil 01/Pemalang, Bersama Camat Turun Langsung Dukung Pembangunan Koperasi Merah Putih

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Perubahan mulai terlihat di Jalan Anggur, Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Minggu (11/1/2026). Warga yang sebelumnya hanya berbincang soal kebutuhan harian kini mulai membahas peluang usaha bersama seiring proses pembangunan Koperasi Merah Putih yang mendapat pendampingan Danramil 01 dan Camat Pemalang. Keterlibatan Danramil (Koramil 01/Pemalang) tampak sejak tahap awal perencanaan. Pendampingan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x