Home » Uncategorized » DPC PJI. KAB. NGANJUK KONVOI DAN TABUR BUNGA DI MAKAM MASINAH MENGGUGAH SEMANGAT NASONALIS”

DPC PJI. KAB. NGANJUK KONVOI DAN TABUR BUNGA DI MAKAM MASINAH MENGGUGAH SEMANGAT NASONALIS”

Redaksi 17 Nov 2025 151

Nganjuk, vokalpublika.com – Dewan Perwakilan Cabang ( DPC ) Persatuan Jurnalis Indonesia ( PJI) Kab. Nganjuk melakukan Konvoi dari Alun – Alun Nganjuk ke Makam Marsinah di Desa Nglundo, Kec. Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, bersama sebagian tokoh masyarakat, para Jurnalis, LSM AMI ( Aliansi Madura Indinesia) cabang Nganjuk dan sebagian Pengusaha.

Marsinah wanita muda lahir tahun 1969, dari keluarga miskin, pendidikkannya hanya SMA, merantau dan bekerja di pabrik arloji PT Catur Putra Surya (CPS) di Porong, Sidoarjo, diculik setelah memimpin aksi mogok kerja untuk menuntut kenaikan upah.

Pada 3 Mei 1993, melakukan mogok kerja, pada 4 Mei 1993 para buruh mogok total, mereka mengajukan 12 tuntutan, termasuk perusahaan harus menaikkan upah pokok.

Mereka memperjuangkan hak terkait upah sampai dengan tanggal 5 Mei 1993, pada tanggal 8 Mei 1993 Marsinah ditemukan telah meninggal di daerah Jegong, Wilangan, Kab. Nganjuk. Jasad Marsinah ditemukan setelah empat hari diculik.

Kondisinya mengenaskan, dengan tanda-tanda penyiksaan berat dan diduga mengalami kekerasan seksual. Laporan visum dan otopsi mengonfirmasi adanya kekerasan fisik dan seksual yang parah.

Baca juga:  Proyek Rehabilitasi Pustu Desa Sinarpagi Disorot Warga, Diminta Audit Transparan

Ketua DPC PJI. Kab Nganjuk, Impi Yusnandar S.Sos; SH; MH; M.AP; MM menyampaikan, “Kematian Marsinah menggemparkan dunia, Indonesia saat itu mendapatkan tekanan dunia Internasional,
KEMATIAN nya membuat banyak orang TERBELALAK, karena MARSINAH dibunuh sangat sadis. Dunia akibatnya menekan Indonesia melaksanakan Konvensi ILO ( International Labour Organization ), akibat tekanan tersebut Indonesia meratifikasi Konvensi ILO yaitu Konvensi ILO No. 87 tentang Kebebasan Berserikat dan Perlindungan atas Hak Berorganisasi (1948) diratifikasi pada 9 Juni 1998 (melalui Keputusan Presiden No. 83 Tahun 1998); Konvensi ILO No. 105 tentang Penghapusan Kerja Paksa (1957), diratifikasi pada 7 Juni 1999; Konvensi ILO No. 111 tentang Diskriminasi dalam Pekerjaan dan Jabatan (1958), diratifikasi pada 7 Juni 1997; Konvensi ILO No. 138 tentang usia mnimum untuk diperbolehkan Bekerja (1973) diratifikasi pada 7 Juni 1999. Konvensi ILO yang diratifikasi tersebut merupakan langkah penting dalam pemenuhan hak asasi manusia di bidang ketenagakerjaan dan membuka jalan bagi reformasi hubungan industrial di Indonesia, multi player efek dari kematian MARSINAH, berdampak lahirnya UU Serikat Pekerja; UU Ketenaga Kerjaan yang lebih mengakomodatif hak hak buruh, sehingga lahir Dewan Pengupahan, UMR dan UMK serta KHL; UU tentang PHI ( Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial ),” ungkapnya.

Baca juga:  DPD Partai Golkar Nganjuk Gelar Ziarah dan Tasyakuran HUT ke-61, Tegaskan Semangat Kebersamaan dan Pengabdian

Menurut Impi, “bahkan Indonesia kemudian menjadi negara pertama di Asia yang meratifikasi seluruh delapan Konvensi Inti ILO.”

Marsinah telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional dalam memperjuangkan Hak – Hak Buruh Indonesia oleh Presiden Prabowo.

Disambut oleh banyak kalangan, mulai dari kaum buruh, Intelektual, masyarakat dan tokoh – tokoh aktifis sosial di Indonesia, “dapat menerima dengan lapang dada, tanpa ada kontroversial.

DPC PJI Kab. Nganjuk bersama tokoh – tokoh masyarakat, pengusaha dan AMI melakukan Doa bersama dan tabur bunga di atas makam Marsina.

Ketua Departemen Usaha DPC PJI Kab.Nganjuk , Oliver Marpaung SE, mantan anggota DPR. D Nganjuk dan saat ini menjabat Dewan Pengawas PERUSDA Nganjuk, menyampaikan dalam sambutannya, “Kita harus mampu melanjutkan perjuangan almarhum Marsina, memperjuangkan para pekerja lokal mendapatkan pekerjaan yang layak di perusahaan, dan melalui Dewan Pengupahan Kab.Nganjuk mereka juga mendapatkan upah yang layak.” ujarnya

Baca juga:  Gaspol Jelajah Alam Nganjuk Adventure Offroad Bhayangkara 2025 Guncang Loceret

DR. Junari S.Ag.MSi. dari Akademisi, menyampaikan “DPC PJI Kab. Nganjuk telah menggugah kita semua, agar jiwa Nasionalisme dipupuk terus untuk memotivasi dapat mewarisi keteladanan para pahlawan, seperti Marsinah yang muda, wanita, masih gadis mampu berkorban hingga mendapatkan penetapan sebagai Pahlawan Nasional.” Ungkap Junari.

Kata Junari, “Masyarakat Nganjuk, punya dua Pahlawan Nasional hebat dalam bidang yang tidak banyak di daerah seluruh Indonesia ditemukan yaitu.Dr. Soetomo, pahlawan nasional “Pelopor Kebangkitan Nasional” dan Marsinah, pahlawan nasional “Pejuang Hak – Hak Buruh Nasional” ungkapnya.

Konvoi dan tabur bunga di Makam Marsinah membuat rasa kagum berdecak sebagian masyarakat sebagai ekspresi sangat hormat dan apresiasi kepada MARSINAH mendapatkan keputusan dari Negara melalui sebagai Pahlawan Nasional.(TW)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Briefing Internal, Kantor Pertanahan Dairi Tekankan Ketelitian Berkas dan Pengukuran Tanah untuk Cegah Sengketa

Clara T S

26 Feb 2026

Dairi/vokalpublika.comKantor Pertanahan Kabupaten Dairi menggelar briefing internal pada Kamis, 26 Februari 2026, yang dipimpin oleh Kepala Sub Koordinator, Surung Suranyate Manik, S.Tr. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh staf dan pegawai sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat. Dalam arahannya, Surung Suranyate Manik menekankan pentingnya ketelitian dalam proses pemberkasan serta akurasi dalam pengukuran …

Hampir 10 Tahun Terkatung-katung, Advokat Tri Setiowati SH MH Desak Hak Pensiun Almarhum Suami Segera Dicairkan

Clara T S

26 Feb 2026

Bandung – Advokat Tri Setiowati SH MH, istri almarhum Setia Budiana SH, mendesak agar hak pensiun mendiang suaminya segera dicairkan. Permintaan itu mencuat setelah proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT Elteha Internasional yang bergulir di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat nyaris satu dekade tanpa kepastian pembayaran hak para eks karyawan. Tri meminta …

Dinas Pertanian Perkuat Kolaborasi dengan HRNS, Petani Kopi Dairi Didorong Mandiri Lewat POC

Clara T S

26 Feb 2026

DAIRI –vokalpublika.comKomitmen mewujudkan sistem pertanian berkelanjutan di Kabupaten Dairi terus diperkuat melalui kolaborasi multipihak. Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) mendukung penuh kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) yang digagas oleh Hanns R. Neumann Stiftung (HRNS) bagi petani kopi Arabika. Kegiatan yang berlangsung di Desa Bangun, Kecamatan …

Bupati Dairi Hadiri Rakor Perumahan, Perkuat Sinergi Program 3 Juta Rumah

Clara T S

26 Feb 2026

Jakarta/vokalpublika comBupati Dairi, Vickner Sinaga, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Program Perumahan yang dipimpin Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Imran, Rabu (25/2/2026), di Ruang Sidang Utama Gedung A Lantai 3 Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat. Rakor tersebut digelar dalam rangka memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah guna mempercepat …

Dorong Musyawarah dan Kepastian Hukum, Kantah Dairi Gelar Mediasi Lahan HKBP Silalahi

Clara T S

25 Feb 2026

DAIRI,vokalpublika.comKantor Pertanahan Kabupaten Dairi melaksanakan mediasi terkait permasalahan pengukuran lahan Gereja HKBP Resort Silalahi yang terletak di Desa Silalahi I, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi,rabu 25/2/2026 Kegiatan mediasi ini difasilitasi sebagai bentuk komitmen institusi dalam menghadirkan pelayanan pertanahan yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Proses tersebut bertujuan untuk mengklarifikasi batas bidang tanah, memastikan ketepatan data pengukuran, serta …

Kapolsek Tanah Pinem Besuk Lansia Sakit di Puskesmas Kutabuluh, Wujud Kepedulian Sambut Ramadhan

Clara T S

24 Feb 2026

DAIRI//vokalpublika.comDalam rangka menyongsong bulan suci Ramadhan, Kapolsek Tanah Pinem menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat dengan membesuk warga kelompok rentan yang sedang menjalani perawatan di UPT Puskesmas Kutabuluh, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, Selasa (24/2/2026). Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanah Pinem AKP Sumitro P. Manurung, SH, didampingi Ps. Kanit Reskrim AIPTU Ruddy Anggoro, SH. …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x