Home » Berita » Banyak Kontraktor Swasta Kapok Ikut Proyek Pemerintah 2025

Banyak Kontraktor Swasta Kapok Ikut Proyek Pemerintah 2025

admin 06 Jun 2025 174

JAKARTA – Aroma ketidaknyamanan mulai tercium dari ruang-ruang rapat para kontraktor swasta. Tahun ini, sejumlah perusahaan konstruksi enggan kembali terlibat dalam proyek-proyek infrastruktur pemerintah. Mereka menyebut situasi yang semakin tidak menentu: pembayaran tersendat, birokrasi berbelit, hingga perubahan aturan yang tiba-tiba.

“Satu proyek bisa selesai enam bulan, tapi pembayarannya bisa tertahan setahun,” kata seorang direktur utama perusahaan kontraktor menengah di bilangan Jakarta Selatan. Ia memilih tak disebut namanya, tapi nada frustasinya terdengar jelas. “Kami diminta kerja cepat, tapi negara membayar lambat.

Baca juga:  Prabowo Akan Gandeng Swasta untuk Bangun Infrastruktur Nasional: "Kita Butuh Mitra yang Efisien dan Modern"

“Fenomena ini tidak hanya terjadi di ibu kota. Asosiasi Kontraktor Swasta Nasional (AKSN) mencatat tren penurunan minat anggotanya untuk mengikuti lelang proyek pemerintah sejak awal 2025. Ketua umum AKSN, Hendra Suryana, menyebut banyak anggotanya mengeluh tentang ketidakpastian yang makin menjadi-jadi. “Bukan hanya soal uang. Administrasi proyek sekarang seperti labirin,” ujarnya kepada Tempo, pekan lalu.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) belum angkat bicara secara resmi. Namun, sumber internal di kementerian itu membenarkan adanya penurunan partisipasi kontraktor swasta dalam beberapa tender strategis nasional. “Kami sedang melakukan evaluasi, terutama terkait mekanisme pembayaran dan pemangkasan birokrasi,” kata pejabat eselon II yang tak ingin namanya disebutkan.

Baca juga:  Pedagang Terombang-ambing, Pasar Kranji Bekasi Tak Kunjung Dibangun

Sejumlah ekonom menilai, bila tren ini berlanjut, target ambisius pemerintah dalam pembangunan infrastruktur bisa terganggu. “Pemerintah terlalu banyak menggantungkan diri pada swasta, tapi tak memberi ekosistem yang sehat,” ujar Bhima Yudhistira, Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS).

Sementara itu, para kontraktor kecil dan menengah lebih memilih proyek-proyek swasta yang nilainya lebih kecil, tapi alurnya lebih lancar. “Lebih baik untung sedikit tapi pasti,” kata pemilik CV Bangun Rakyat Mandiri di Bekasi.

Baca juga:  Drama OTT KPK dan Operasi Senyap Kejagung: Siapa yang Kini Benar-Benar Menyelamatkan Uang Negara?

Seakan deja vu dari masa-masa awal reformasi birokrasi, proyek pemerintah kembali jadi ladang yang dihindari. Negara membangun, tapi para pelaksana mulai pergi satu per satu.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Projo Salurkan Kurma, Takjil dan Sembako untuk Jamaah Masjid di Bulan Ramadhan

admin

09 Mar 2026

Karimun, Vokalpublika.com – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan oleh relawan Projo. Pada Senin, 9 Maret 2026, jajaran DPD Projo Kepulauan Riau bersama DPC Projo Karimun melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian kurma, takjil, serta paket sembako kepada masyarakat dan jamaah masjid di sejumlah titik di Kabupaten Karimun. Salah satu lokasi utama kegiatan tersebut …

Tanpa Migas Batam Tetap Tancap Gas: Ekonomi Tumbuh 6,76%, Tertinggi di Kepri dan Lampaui Nasional

Redaksi

09 Mar 2026

Batam, vokalpublika.com— Perekonomian Kota Batam menunjukkan kinerja yang semakin solid sepanjang tahun 2025. Tanpa bergantung pada sektor minyak dan gas, Batam berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen (year-on-year), menjadikannya yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau sekaligus melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi dan nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau …

Merasa Disudutkan, Gafur dan Mazlan Beri Penjelasan Terkait Pemberitaan Dana Hantu

Redaksi

09 Mar 2026

Meranti,vokalpublika.com – terkait pemberitaan disalah satu Portal Media Online yang terkesan menyudutkan 2 (Dua) Pejabat di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan judul “MISTERI “DANA HANTU” 854 JUTA SEKWAN MERANTI: MAZLAN & GAPUR SALING TUDUH, GOHUKRIM TELUSURI DOKUMEN SPPD DAN BELANJA OPERASIONAL TA 2024” ini langsung direspon dengan cepat oleh yang bersangkutan. Pemberitaan dinilai tidak professional dan …

Dharma Wanita Kecamatan Pemalang Bagikan 200 Takjil di Depan Kantor Kecamatan, Wujud Kepedulian Ramadan

Alwi Assagaf

08 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Lalu lintas di depan Kantor Kecamatan Pemalang pada Minggu sore tampak sedikit melambat. Beberapa pengendara yang melintas dihentikan sejenak oleh ibu-ibu Dharma Wanita yang berdiri di tepi jalan.Bukan razia, melainkan aksi berbagi takjil untuk mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Sekitar 200 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan …

Aliansi Wartawan Pantura Bersatu Gelar HPN dan Buka Puasa Bersama Anak – Anak Istimewa di Pendopo Kecamatan Pemalang

Alwi Assagaf

08 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) menggelar kegiatan santunan anak yatim dan piatu serta buka puasa bersama di Pendopo Kecamatan Pemalang, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta insan pers Kabupaten Pemalang. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 27 anak yatim dan piatu menerima santunan serta bingkisan secara simbolis dari panitia AWPB. …

Pesan Imam Subiyanto Dalam Acara HPN Yang Digelar Oleh Aliansi Wartawan Pantura Bersatu: Jurnalis Harus Punya Kepekaan Sosial dan Profesional

Alwi Assagaf

08 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) menggelar kegiatan santunan berbagi ceria kepada adek – adek istimewa di Pendopo Kecamatan Pemalang, Minggu (8/3/2026) sore. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Pemalang (Camat, …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x