Home » Berita » AWPB Kecam Eksploitasi Kedok Study Tour: Siswa TK Tak Ikut Tetap ‘Dipalak’ Ratusan Ribu Rupiah”

AWPB Kecam Eksploitasi Kedok Study Tour: Siswa TK Tak Ikut Tetap ‘Dipalak’ Ratusan Ribu Rupiah”

Alwi Assagaf 03 Apr 2026 634

Pemalang, Vokalpublika.com – Kebijakan kegiatan study tour yang direncanakan oleh sejumlah Taman Kanak-Kanak (TK) Pertiwi di Kabupaten Pemalang memicu gelombang protes dari wali murid. Kegiatan yang dinilai tidak realistis secara biaya dan jarak ini diduga kuat memiliki muatan bisnis yang merugikan orang tua siswa.

Advertisement
ADVERTISEMENT

​Data yang dihimpun menunjukkan TK Pertiwi Pelutan menetapkan biaya sebesar Rp850.000 bagi peserta yang berangkat ke Yogyakarta pada 10 April 2026 mendatang. Namun, yang paling menuai kecaman adalah adanya beban biaya sebesar Rp550.000 bagi siswa yang tidak ikut serta.

​Ketua Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB), Alwi Assagaf, menyatakan bahwa kebijakan ini terkesan dipaksakan dan jauh dari esensi pengembangan pengetahuan siswa usia dini.

Baca juga:  GMBI PESISIR BARAT LAYANGKAN SURAT KONFIRMASI KEDINAS KESAHATAN KABUPATEN PESISIR BARAT DAN CV ATHA RAZKA KONSTRUKSI ATAS PEMBANGUNAN REHABILITASI PUSKESMAS PULAU PISANG

​”Informasi yang kami terima, wali murid mengeluh karena biaya yang dipatok sangat mencekik. Terlebih bagi mereka yang tidak ikut tetap diwajibkan membayar lebih dari setengah harga. Ini kebijakan yang tidak masuk akal dan sangat membebani masyarakat kurang mampu,” tegas Alwi atau yang biasa disapa Mas All, Jum’at 3 April 2026.

​Selain masalah biaya, faktor keselamatan dan efektivitas juga dipertanyakan. Jarak Pemalang ke Yogyakarta dinilai terlalu jauh untuk anak usia TK. Banyak orang tua yang mengaku sengaja menabung di sekolah untuk persiapan jenjang SD—seperti membeli seragam dan perlengkapan sekolah—bukan untuk kegiatan wisata yang dibungkus label edukasi.

Baca juga:  Satu Pulau Sudah Hilang, Satu Lagi Terancam, DPRD Karimun Warning Keras Eksploitasi Citlim

​Senada dengan kondisi di Pelutan, TK Pertiwi Sewaka juga dikabarkan merencanakan kegiatan serupa ke Semarang dengan biaya sekitar Rp450.000.

​Menanggapi derasnya keluhan tersebut, AWPB mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikpora) serta Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk segera turun tangan mengevaluasi kebijakan sekolah-sekolah tersebut.

​”Kami berharap Pemkab Pemalang peka. Bagi masyarakat kecil, bisa menyekolahkan anak saja sudah syukur. Jangan sampai wacana ini menjadi beban psikologis bagi siswa yang tidak ikut. Mumpung masih berupa rencana, kami minta pemangku kebijakan segera membatalkan aturan yang memberatkan ini,” tambah Alwi.

Baca juga:  Operasi Lilin Nataru 2025, Kapolres Tangsel Cek Kesiapan Ibadah Natal di Gereja St. Perawan Maria

​Hingga berita ini diterbitkan, pihak TK Pertiwi Pelutan maupun TK Pertiwi Sewaka belum memberikan keterangan resmi meskipun tim AWPB telah berupaya melakukan konfirmasi dan meninggalkan kontak komunikasi. (Tim AWPB).

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
​RGP Convention Center Pemalang Hadirkan Fasilitas Gedung Serbaguna untuk Berbagai Agenda Acara

Alwi Assagaf

15 Sep 2026

​RGP Convention Center Pemalang Hadirkan Fasilitas Gedung Serbaguna untuk Berbagai Agenda Acara ADVERTISEMENT ​Pemalang, Vokalpublika.com — Kebutuhan akan ruang pertemuan berkapasitas memadai untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan di Kabupaten Pemalang terus meningkat. Menjawab kebutuhan tersebut, RGP Convention Center hadir sebagai sarana gedung serbaguna yang dirancang untuk menampung beragam acara skala lokal hingga nasional. ​Gedung serbaguna ini …

Sinergikan Potensi 18 Desa, Kecamatan Ulujami Gagas Konsorsium BUMDes SEWU

Alwi Assagaf

15 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kecamatan Ulujami merintis pembentukan unit usaha bersama berbasis konsorsium. Langkah strategis ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Forum BUMDes yang digelar di Aula Pemcam Ulujami, Selasa (15/9/2026). ADVERTISEMENT ​Melalui konsorsium tersebut, Pemerintah Kecamatan Ulujami mendorong program SEWU (Sinergi Eduwisata Ulujami), sebuah konsep pengembangan kawasan terintegrasi yang menyatukan …

Rakor Triwulan III Kecamatan Pemalang, Camat Harapkan Suksesi Kepemimpinan Desa Berjalan Lancar

Alwi Assagaf

15 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Pemerintah Kecamatan Pemalang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Triwulan III Tahun 2026 di Pendopo Kecamatan Pemalang, Senin (14/9/2026). Agenda ini dilaksanakan guna meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan di wilayah setempat. ADVERTISEMENT ​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Pemalang Prasetyo Widiatmoko, Kapolsek Pemalang, Danramil 01/Pemalang, perwakilan Kepala Puskesmas, KUA, KWK, serta Dinas Pelayanan Satu Atap. …


Investasi Stone Crusher Rp6,7 Miliar Masuk Tahap Penyidikan, Polda Sulsel Mulai Bongkar Alur Dana dan Rangkaian Kerja Sama

Redaksi

14 Sep 2026

MAKASSAR — 14 September 2026, Perkara dugaan penipuan dan penggelapan dalam kerja sama investasi Stone Crusher dengan nilai yang disebut mencapai sekitar Rp6,7 miliar memasuki babak baru. ADVERTISEMENT Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Selatan telah menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) tertanggal 10 September 2026. Surat tersebut kemudian disampaikan kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi …

23,681 JUTA BATANG ROKOK MASUK PELABUHAN DWIKORA: ASWIN BONGKAR 7 PERTANYAAN BESAR

Redaksi

14 Sep 2026

Bukan Sekadar Barang Bukti! Siapa Pemilik, Siapa Pengirim, Ke Mana Tujuan, dan Bagaimana Status Cukainya? ADVERTISEMENT PONTIANAK, vokalpublika.com— Pengamanan 23.681.000 batang rokok oleh Tim Quick Response Kodaeral XII di Pelabuhan Dwikora Pontianak bukan perkara kecil. Puluhan juta batang hasil tembakau tersebut kini menjadi perhatian publik sekaligus membuka pertanyaan besar tentang jalur distribusi, kepemilikan barang, dokumen …

Kodaeral XII Amankan 23,681 Juta Batang Rokok Diduga Ilegal di Pelabuhan Dwikora

Redaksi

14 Sep 2026

PONTIANAK,vokalpublika.com— Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XII mengamankan 23.681.000 batang rokok yang diduga bermasalah dari sisi ketentuan cukai di kawasan Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat. ADVERTISEMENT Pengungkapan tersebut dilakukan oleh Tim Quick Response Kodaeral XII setelah menerima informasi mengenai dugaan pengiriman rokok menggunakan sejumlah truk dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, menuju Pelabuhan Dwikora Pontianak. …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x