Home » Berita » ART DIDUGA BUANG JASAD BAYI KE TEMPAT SAMPAH, POLISI UNGKAP DETIK-DETIK PERSALINAN DI KAMAR MANDI

ART DIDUGA BUANG JASAD BAYI KE TEMPAT SAMPAH, POLISI UNGKAP DETIK-DETIK PERSALINAN DI KAMAR MANDI

Redaksi 11 Aug 2026 66

BANDAR LAMPUNG, VOKALPUBLIKA — Kasus penemuan jasad bayi perempuan di tempat pembuangan sampah rumah tangga di Jalan Way Seputih, Kelurahan Pahoman, Kota Bandar Lampung, memasuki babak baru.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Polsek Tanjung Karang Barat (TKB) mengamankan seorang perempuan berinisial S yang diduga kuat berkaitan dengan penemuan jasad bayi tersebut. S diketahui bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di sebuah rumah yang lokasinya tepat berada di depan tempat jasad bayi ditemukan.

Perempuan asal Jambi itu diamankan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari pemeriksaan saksi hingga penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Martoyo, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, S diduga melahirkan seorang diri di kamar mandi pada Senin, 10 Agustus 2026, sekitar pukul 04.00 WIB.

Yang menjadi perhatian penyidik, bayi tersebut diduga masih dalam kondisi hidup setelah dilahirkan.

Menurut keterangan sementara yang disampaikan polisi, bayi tersebut kemudian diduga dimasukkan ke dalam ember berisi air hingga tidak lagi terdengar suara.

Baca juga:  Imbas Aksi Anarkis, SMAN 8 Tangerang Terapkan PJJ Mulai 1 September 2025

Jasad bayi selanjutnya diduga dibungkus menggunakan karung beras. Karung itu kemudian dimasukkan ke dalam kardus dan diletakkan di luar pagar rumah tempat S bekerja.

“Setelah bayi tidak bersuara lagi, pelaku langsung mengambil karung untuk membungkus jasad bayi tersebut. Kemudian dimasukkan ke dalam kardus dan diletakkan di luar pagar rumah tempatnya bekerja. Itu juga kami ungkap melalui CCTV,” ujar Martoyo, Senin (10/8/2026).

BERCak DARAH DI KAMAR MANDI JADI PETUNJUK PENYIDIK

Penyelidikan polisi kemudian mengarah ke rumah tempat S bekerja.

Petugas menemukan sejumlah bercak darah serta kain di kamar mandi. Temuan tersebut diduga berkaitan dengan proses persalinan yang berlangsung di lokasi tersebut.

Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman terhadap seluruh temuan tersebut untuk memastikan hubungan antara barang bukti, lokasi persalinan, dan rangkaian peristiwa yang menyebabkan bayi ditemukan dalam kondisi meninggal.

Baca juga:  Pasar Ponrang Selatan Resmi Beroperasi, Hari Perdana Diserbu Warga dan Pedagang

Polisi belum menyimpulkan seluruh rangkaian perkara hanya berdasarkan temuan awal. Keterangan saksi, hasil pemeriksaan medis, barang bukti, serta alat bukti lainnya masih menjadi bagian dari proses penyidikan.

S MASIH SYOK, MOTIF BELUM TERUNGKAP

S kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Namun, pemeriksaan terhadap perempuan tersebut belum dapat dilakukan secara maksimal karena S disebut baru melahirkan dan masih mengalami kondisi syok.

Motif dugaan tindakan tersebut juga masih menjadi tanda tanya besar.

Polisi menyebut dari pemeriksaan awal diketahui bahwa S baru bercerai dengan suaminya. Namun, informasi tersebut belum serta-merta dapat disimpulkan sebagai motif di balik perkara.

“Motifnya masih kami dalami karena beliau masih shock. Kalau kami tanya masih bingung. Intinya saudara S ini baru cerai dengan suaminya,” kata Martoyo.

PERKARA BERLANJUT KE UNIT PPA

Baca juga:  Berbagi di Bulan Suci Ramadhan , Fortabes Gelar Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim

Kapolsek Tanjung Karang Barat memastikan perkara tersebut akan dilimpahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Bandar Lampung untuk penanganan lebih lanjut.

Penyidik masih melengkapi pemeriksaan saksi, keterangan S, hasil pemeriksaan medis, serta barang bukti yang ditemukan di lokasi.

Langkah tersebut penting untuk mengungkap secara utuh apa yang sebenarnya terjadi sejak proses persalinan, kondisi bayi setelah dilahirkan, hingga jasad bayi akhirnya ditemukan di tempat pembuangan sampah.

Publik kini menunggu hasil penyidikan kepolisian: apakah seluruh dugaan tersebut dapat dibuktikan secara hukum atau masih terdapat fakta lain yang belum terungkap.

Polisi masih bekerja. Setiap kesimpulan akhir harus menunggu hasil penyidikan dan pembuktian sesuai hukum yang berlaku.

(Yopi H)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
​Polemik Iuran Rp500 Ribu SPPG Pemalang Disorot, Diduga Langgar Aturan BGN, Pengurus Paguyuban: Itu Sah dan Hak Organisasi

Alwi Assagaf

07 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. Kebijakan tersebut dipertanyakan karena dikhawatirkan berdampak pada kualitas porsi dan hak penerima manfaat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola dapur dari total 140 unit SPPG …

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tanjungpinggir Padukan Lomba dan Pelayanan Warga

Redaksi

07 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam, berlangsung meriah. Berbagai lomba yang melibatkan masyarakat digelar di Taman Wisata Tangga Seribu Habibi Dangas, Sekupang, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Meski digelar setelah momentum perayaan 17 Agustus, kegiatan tersebut tetap mendapat antusiasme warga. Lurah Tanjungpinggir, H Agus Syofian, mengatakan, …

Sekda Pemalang dan Pemcam Ulujami Apresiasi Festival Grebeg 1000 Kemeja Sukorejo, Sampaikan Pesan Pilkades Damai

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Grebeg 1000 Kemeja di Desa Sukorejo, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Gelaran tahunan di kawasan wisata Mina Padi tersebut dinilai sukses menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kondusivitas warga. ​Hadir langsung memantau jalannya kegiatan, Sekda Pemalang Bagus Sutopo menggarisbawahi …

​Penarikan Rp500 Ribu Dapur MBG Pemalang Menuai Sorotan, Aliran Dana Masih Gelap

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola dapur operasional yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. ADVERTISEMENT Transparansi pengelolaan serta urgensi pembentukan paguyuban tersebut kini dipertanyakan demi memastikan dana kas tidak memangkas ketersediaan maupun kualitas porsi bagi penerima manfaat. ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola …


Kapolda Jabar dan Ketua Bhayangkari Daerah Salurkan Bantuan Sosial untuk Masyarakat Nelayan Pangandaran

Redaksi

06 Sep 2026

PANGANDARAN — Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial serta menghadirkan institusi kepolisian di tengah masyarakat, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Ny. Nila Pipit Rismanto menggelar kunjungan kerja sekaligus menyerahkan paket bantuan sosial (baksos) Di kampung Nelayan Kabupaten Pangandaran ADVERTISEMENT Kegiatan humanis ini bertujuan untuk membantu …

Menembus Keterbatasan, Kasek dan Siswa SMPN 1 Atap Pabuaran Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Sekolah Hingga Sampah di Aliran Sungai

Alwi Assagaf

05 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Keterbatasan fasilitas di wilayah terpencil tidak menyurutkan langkah SMPN Pabuaran Satu Atap, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang untuk mewujudkan lingkungan belajar yang sehat. ADVERTISEMENT Dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Budiman, seluruh siswa bersama jajaran guru dan komite sekolah menggelar aksi gotong royong membersihkan area sekolah hingga aliran sungai Pabuaran yang tertimbun sampah, Sabtu …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x