Home » Berita » Angkatan Muda Ka’bah : Santri Berjuang Tanpa Pamrih Demi Tegaknya Agama dan Merdeka Bangsa, Semoga Semangat Itu Tetap Menyala di Hari Santri Nasional 2025

Angkatan Muda Ka’bah : Santri Berjuang Tanpa Pamrih Demi Tegaknya Agama dan Merdeka Bangsa, Semoga Semangat Itu Tetap Menyala di Hari Santri Nasional 2025

Alwi Assagaf 22 Oct 2025 136

Pemalang, Vokalpublika.com – Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional bukanlah tanpa alasan. Tanggal ini Merujuk pada peristiwa bersejarah, yaitu dikeluarkannya Resolusi Jihad oleh Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari pada tanggal 22 Oktober 1945 di Surabaya. Resolusi ini menyampaikan kepada seluruh umat Islam untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman penjajah yang ingin kembali berkuasa. Seruan jihad ini membakar semangat para santri dan rakyat Surabaya dalam pertempuran heroik 10 November 1945.

Penetapan Hari Santri adalah bentuk penghormatan negara atas peran besar kaum santri dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Di era modern, peran santri tidak hanya terbatas pada pendalaman ilmu agama. Banyak santri yang juga unggul dalam bidang sains, teknologi, sosial, dan budaya. Pendidikan di pesantren modern seringkali mengintegrasikan kurikulum nasional dengan pendidikan keagamaan, menghasilkan lulusan yang memiliki kedalaman spiritual sekaligus keluasan intelektual. Para santri masa kini aktif berkontribusi di berbagai sektor pembangunan bangsa.

Baca juga:  Warga Kecamatan Ketol Menyeberangi Sungai Dengan Tali Sling, Demi Bertahan Hidup

Pada momentum Hari Santri Nasional kali ini, Nur Rizqi Habibi dari Angkatan Muda Ka’bah Kabupaten Pemalang menyampaikan pendapat serta harapan. Santri muda yang akrab disapa Habibi berharap, semoga perayaan hari santri tidak hanya dijadikan hal “fomo” saja melainkan mengimplementasikan dalam kehidupan, karena pada prakteknya degradasi moral anak muda (adab). Menurutnya, karena memang berkurangnya peran orang tua untuk mendorong anaknya mempelajari ilmu agama lewat madrasah Diniyah yang pada hakikatnya memang disitu diajarkan beberapa kitab yang menjadikan dasar Adab dan ilmu dalam tatacara beribadah untuk bekal kehidupannya.

Baca juga:  Wali Kota Amsakar Buka Job Fair Batam 2025, Tekankan Prioritas untuk Tenaga Kerja Lokal

“Fenomena anak sudah khatam Al-Quran dianggap cukup, ini menjadi titik balik kemunduran peran orang tua dalam menjalankan peran nya padahal selain pendidikan formal juga menjadi kewajiban orang tua untuk mengarahkan anaknya mengikuti pendidikan madrasah Diniyah minimal,” ucapnya.

Saat ini, Habibi menilai bahwa peran minim pemerintah dalam mendukung lingkungan ponpes dan pendidikan Islam. Pemerintah menganggap cukup dengan dikeluarkannya UU ponpes tersebut padahal itu hanya pengakuan secara legalitas bahwa pendidikan ponpes itu setara dengan pendidikan formal tetapi pemerintah juga lupa akan diproyeksikan dan ditata betul fasilitas dan kesejahteraan yang layak bahkan sama dengan tenaga pengajar ponpes Madin dengan guru.

Baca juga:  Indonesia dan Singapura Perkuat Kerja Sama Pengawasan di Perbatasan Maritim

Untuk menuju Indonesia emas itu, Habibi berharap, harus disongsong dengan beberapa langkah tepat termasuk yang paling mendasar itu peningkatan kualitas sumber daya manusia , kita seakan lupa bahwa kehidupan antara pendidikan formal dan pendidikan agama harus seimbang maka akan terwujud kualitas sumber daya manusia yang unggul dan diakhirnya akan menciptakan peradaban Madani.

“Santri berjuang tanpa pamrih demi tegaknya agama dan merdeka bangsa. Semoga semangat itu tetap menyala di Hari Santri Nasional 2025,” tutup Habibi.

jayalah ponpes
Jayalah Madin
Jayalah santri

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Politisi PKS Rizal Bawazier Desak Polda Metro Jaya Usut Tuntas Kematian ART Asal Batang

Alwi Assagaf

26 Apr 2026

JAKARTA, Vokalpublika.com – Anggota DPR RI Fraksi PKS, Rizal Bawazier, meminta Polda Metro Jaya melakukan investigasi menyeluruh atas kematian Diva Maelisa (15), Asisten Rumah Tangga (ART) asal Kabupaten Batang. Korban dilaporkan tewas setelah diduga melompat dari lantai empat sebuah rumah kos di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. ​Rizal menekankan bahwa transparansi penyelidikan sangat krusial untuk mengungkap …

Serapan Anggaran PUPR Rendah, DPRD Kota Probolinggo Soroti Kinerja dan Sistem Perijinan.

Redaksi

26 Apr 2026

PROBOLINGGO,Rapat kerja antara Komisi III DPRD Kota Probolinggo dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengungkap sejumlah catatan penting terkait rendahnya serapan anggaran serta kendala dalam pelayanan perizinan bangunan, khususnya Sertifikat Laik Fungsi (SLF). 01/04. Anggota Komisi III, Eko Wahyu, secara tegas mempertanyakan rendahnya realisasi anggaran di beberapa sektor. Salah satunya pada bidang tata …

Pedagang Tradisional Lanipa,Mengeluhkan Fasilitas Rusak

Redaksi

26 Apr 2026

Batam, vokalpublika.com- Setelah Aktifnya Pasar Tradisional Lanipa beberapa waktu lalu, sejumlah pedagang menagih janji dinas perdagangan perhal fasilitas akan di perbaiki.Minggu,26 April 2026 Saat ditemui oleh awak media,salah satu pedagang berinsial WN (45),menuturkan bahwa kami sudah mulai berjualan tapi saya bersama para pedagang,sangat kecewa dengan komitmen awal dengan pihak pemerintah dan panitia pasar. Sampai saat …

Rekrutmen Akpol Polda Jatim 2026 Diikuti 276 Peserta, Kompolnas Tekankan Transparansiadmin

Redaksi

26 Apr 2026

SURABAYA, vokalpublika.com– Polda Jawa Timur menggelar tes psikologi calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang diikuti 276 peserta. Kegiatan ini berlangsung di SMKN 5 Surabaya dan turut diawasi oleh berbagai pihak, termasuk Kompolnas, Sabtu(25/4/2026) Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H.. menyampaikan,tahapan ini merupakan bagian awal dari rangkaian seleksi penerimaan anggota Polri tahun …

​Dindikpora Pemalang Tutup Mata, Demi Keamanan dan Kenyamanan Siswa, Komite SDN 02 Mengori Perbaiki Pagar Roboh Secara Mandiri

Alwi Assagaf

26 Apr 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Pihak SDN 02 Mengori menyatakan kekecewaan mendalam terhadap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pemalang. Pasalnya, hingga kini tidak ada respon nyata terkait robohnya pagar sekolah yang mengancam keselamatan siswa, meski laporan resmi telah dilayangkan sejak lama. ​Perwakilan Komite Sekolah, Mulyo Ebit Susanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan proposal perbaikan sejak masa …

Dugaan Keterlibatan Oknum Pejabat Kelurahan Berinisial AV dalam Aktivitas Pabrik Rokok Ilegal Tanpa Cukai di Campang Jaya Jadi Sorotan

Redaksi

26 Apr 2026

Bandar Lampung – Dugaan keberadaan pabrik rokok ilegal tanpa pita cukai di Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, kian menyita perhatian publik. Informasi yang beredar di masyarakat mengarah pada indikasi keterlibatan oknum pejabat kelurahan berinisial AV, meski hingga kini belum terdapat bukti resmi yang dapat menguatkan tudingan tersebut. Berdasarkan keterangan sejumlah narasumber di lapangan yang meminta …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x