Home » Advertorial » Wajib Diusut Tuntas! Nama Sufmi Dasco dan Benny Rhamdani Disebut dalam Dugaan TPPO Kamboja

Wajib Diusut Tuntas! Nama Sufmi Dasco dan Benny Rhamdani Disebut dalam Dugaan TPPO Kamboja

admin 25 Nov 2025 239

JAKARTA, vokalpublika.com — Dugaan keterlibatan pejabat publik dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ke Kamboja kembali mencuat seiring terungkapnya kisah kelam ribuan WNI yang diduga menjadi korban eksploitasi dalam jaringan judi online di negara tersebut. Dua nama yang kini ikut disorot publik adalah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan mantan Kepala BP2MI Benny Rhamdani. Keduanya disebut-sebut dalam berbagai laporan dan kesaksian korban terkait dugaan pengiriman ilegal tenaga kerja ke Kamboja.

Ketua Umum Partai Daulat Kerajaan Nusantara (PDKN), Dr. Rahman Sabon Nama, mendesak pemerintah mengambil langkah tegas dan cepat.
“Pemerintah Prabowo diminta untuk segera mengusut skandal yang banyak merugikan TKA Indonesia lewat praktik perdagangan manusia,” tegas Sabon Nama dalam keterangan pers, Selasa (8/4/2025).

400 WNI Dipulangkan, Banyak yang Mengaku Korban Penipuan

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah memulangkan setidaknya 400 WNI dari Kamboja. Mereka sebelumnya berhasil melarikan diri dari apa yang disebut sebagai “kamp perjudian online”. Dari jumlah tersebut, lebih dari 20 orang berasal dari Sulawesi Utara dan mengaku direkrut melalui jaringan yang dikaitkan dengan mantan Kepala BP2MI, Benny Rhamdani.

Baca juga:  Seruan Tolak Kekerasan dan Tidak Keluar Malam disampaikan BEM di Medsos

Salah satu korban, disamarkan bernama Budi, mengungkapkan bahwa dirinya dijanjikan pekerjaan layak di luar negeri.
“Kami direkrut oleh tim bentukan Pak Benny Rhamdani yang menjanjikan pekerjaan di pabrik dan perkebunan. Untuk itu kami diminta membayar biaya antara 25 sampai 35 juta rupiah,” ujarnya.

Para korban mengaku bekerja di lingkungan penuh penyiksaan, tidak digaji, dan beberapa rekannya hilang tanpa kabar. Dugaan adanya praktik pengambilan organ pun ikut mencuat dari sejumlah laporan keluarga korban.

Laporan Investigasi: Nama Sufmi Dasco Ikut Terseret

Nama Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, juga ikut menjadi sorotan setelah laporan investigasi yang diterbitkan Tempo.co pada 6 April 2025. Laporan tersebut yang disebut telah hilang dari sebagian situs rekanan menyebut adanya dugaan hubungan bisnis antara Dasco dan operator kasino di Kamboja melalui perusahaan Golden Oasis Entertainment Ltd.

Baca juga:  Parosil Mabsus Harap Program Mitra Adhyaksa Tingkatkan Daya Saing UMKM Lambar.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa Dasco diduga pernah terlibat dalam aktivitas bisnis di wilayah Sihanoukville dan Poipet, dua kota yang dikenal sebagai pusat industri kasino dan perjudian online di Kamboja.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dasco belum memberikan tanggapan resmi atas laporan tersebut.

Industri perjudian online atau yang kerap disebut “Bisnis 303” disebut-sebut melibatkan oknum pejabat dari berbagai institusi, mulai dari kementerian hingga aparat penegak hukum. Informasi yang beredar menyebut adanya peran sejumlah oknum Mabes Polri, Kemenkominfo, dan Kemendagri dalam jaringan tersebut.

Desakan Publik kepada Presiden Prabowo

Fenomena judi online yang sudah merenggut ribuan korban di Indonesia juga mendapat sorotan dari berbagai tokoh publik.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, misalnya, lewat akun X meminta Presiden Prabowo mengambil tindakan tegas.
“Kami butuh ketegasan, Pak Presiden. Terlalu banyak korban,” tulis Susi dalam unggahannya yang viral pada 7 April 2025.

Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, juga menyampaikan kritik keras soal potensi keterlibatan pejabat publik dalam jaringan judi online dan TPPO.
“Jika keterlibatan oknum Wakil Ketua DPR RI dalam kasus judi online itu benar, saya meminta yang bersangkutan segera mengundurkan diri. Demikian juga Benny Rhamdani perlu diproses hukum,” ujarnya.

Baca juga:  Wawali Harris Bobihoe Resmikan Layanan PET Scan Pertama di Kota Bekasi

Wilson menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Partai Gerindra memiliki tanggung jawab moral untuk menindak kader atau pejabat yang terlibat.
“Jangan hanya omon-omon. Buktikan dalam tindakan nyata,” tegasnya.

Pemerintah Diharapkan Bergerak Cepat

Kasus TPPO Kamboja ini kini menjadi perhatian serius publik. Pemerintah didesak segera membentuk tim investigasi independen untuk memastikan dugaan keterlibatan pejabat publik dapat dibuktikan secara hukum.

Skandal ini bukan hanya menyangkut perdagangan manusia, namun juga mencoreng citra negara dan melibatkan keselamatan ribuan WNI yang menjadi korban eksploitasi.

Vokalpublika.com masih berupaya meminta konfirmasi resmi dari pihak terkait.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Tebar Berkah Ramadhan 1447 H, Polres Dairi Bagikan 200 Paket Takjil untuk Pengguna Jalan

Clara T S

23 Feb 2026

Dairi/vokalpublika comDalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 M, Polres Dairi menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat, Senin (23/2/2026). Kegiatan sosial ini dilaksanakan di dua titik strategis, yakni di depan Mapolres Dairi dan di Jalan Fl.Tobing Barna. Sasaran pembagian takjil adalah para pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor, sopir angkutan umum, maupun …

Komisi II DPRD Batam Gelar RDPU Bahas Pengelolaan Parkir Mega Legenda

Redaksi

23 Feb 2026

Batam, vokalpublika.com— Komisi II DPRD Kota Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait persoalan pengelolaan lahan parkir di kawasan Pasar Mega Legenda, Selasa (4/11/2025). RDPU berlangsung di ruang rapat Komisi II dan dipimpin oleh Sekretaris Komisi II, Safari Ramadhan.Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah anggota Komisi II, di antaranya Setia Putra Tarigan, S.E., Yefri, Ruslan …

Polri Terbitkan Direktif dan Bentuk Satgas ASRI untuk Pastikan Program Presiden Berjalan Optimal

Redaksi

21 Feb 2026

Jakarta, vokalpublika.com, — Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) dengan menerbitkan direktif melalui Surat Telegram Kapolri serta membentuk Satuan Tugas (Satgas) ASRI Polri. Langkah ini dilakukan untuk memastikan program Presiden Republik Indonesia terlaksana secara konsisten dan berkelanjutan dari tingkat Mabes Polri hingga Polsek. Direktif …

Tanam Pohon di Nongsa, Simbol Komitmen Bersama untuk Batam ASRI

Redaksi

14 Feb 2026

Batam, vokalpublika.com – Aksi penanaman pohon di Kebun Raya Batam, Nongsa, Sabtu (14/2/2026), menjadi simbol komitmen bersama dalam menguatkan Gerakan Masyarakat (Gema) Batam ASRI. Kegiatan yang melibatkan unsur media ini sekaligus mempertegas dukungan terhadap upaya mewujudkan Kota Batam yang aman, sehat, resik, dan indah secara berkelanjutan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi …

Jelang Ramadan, PLN Batam Beri Kemudahan Tambah Daya Rp144.700

Redaksi

14 Feb 2026

Batam, vokalpublika.com– Menjelang Ramadan, perubahan ritme kehidupan masyarakat menjadi hal yang nyaris pasti. Aktivitas dimulai lebih dini untuk sahur, lalu berlanjut hingga malam bahkan menjelang subuh dengan ibadah, tadarus, dan kebersamaan keluarga. Di balik suasana spiritual itu, ada satu kebutuhan yang kerap luput dari perhatian: ketersediaan daya listrik yang memadai. Banyak keluarga baru menyadari keterbatasan …

Bupati Kaur Gusril Pausi Realisasikan Alsintan">Bupati Kaur Gusril Pausi Realisasikan Alsintan

Redaksi

11 Feb 2026

Kaur ,vokalpublika,com-Dalam – rangka meningkatkan pertanian dikabupaten kaur Dinas pertanian Kaur meralisasikan Pembagian Alsintan kepada 4 kelompok Upja yang dibagikan dikabupaten Kaur, Selasa 2 Febuari 2026. Berikut Nama kelompok penerima Alsintan : Acara pembagian Alsintan yangturut hadir seluruh kepala OPDkabupaten kaur ,sekda kaur ,Setwan kaur ,disprindag kaurSatpol PP ,Dinkes beserta –Derektor RSUD kaur ,dinas pemadam …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x