Home » Berita » Warga Tanjung Uma Protes Reklamasi Diduga Ilegal, BP Batam Diminta Turun ke Lapangan

Warga Tanjung Uma Protes Reklamasi Diduga Ilegal, BP Batam Diminta Turun ke Lapangan

Redaksi 09 Nov 2025 281

Batam,vokalpublika.com – Aktivitas reklamasi laut di kawasan pesisir Kampung Nelayan Tanjung Uma, Kota Batam, menuai sorotan dan keluhan warga. Proyek penimbunan yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir itu diduga belum mengantongi kelengkapan izin resmi, namun tetap berjalan secara masif.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Warga mendesak Wakil Wali Kota Batam sekaligus Ex-Officio Wakil Kepala BP Batam beserta jajaran terkait untuk turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi. Mereka khawatir reklamasi tersebut berdampak pada ruang hidup nelayan yang selama ini bergantung sepenuhnya pada kawasan pesisir.

“Ini sudah terlalu jauh. Laut kami terus ditimbun tanpa ada sosialisasi dan tanpa bukti izin yang jelas. Kami minta pemerintah segera turun ke lapangan,” ujar salah satu warga Kampung Nelayan Tanjung Uma, Sabtu (8/11/2025).
Menurutnya, sejumlah dump truck dan alat berat terlihat rutin melakukan aktivitas penimbunan hingga garis pesisir semakin jauh ke laut.

Baca juga:  Amsakar Buka FGD Jelang Job Fair 2025, Tekankan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Selain mengancam akses melaut, warga juga menilai reklamasi tersebut dapat memperparah pencemaran, merusak mangrove, dan mengganggu ekosistem pesisir. Mereka menegaskan tidak menolak pembangunan, namun menuntut agar prosesnya transparan dan sesuai aturan lingkungan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa proyek reklamasi tersebut belum dilengkapi dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), izin pemanfaatan ruang laut, maupun rekomendasi teknis dari otoritas berwenang. Jika benar terbukti, aktivitas tersebut jelas melanggar ketentuan tata ruang dan Undang-Undang tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (UU No. 27/2007 jo. UU No. 1/2014).

Baca juga:  Dugaan Pungli PIP dan Bisnis Gelap LKS di Sejumlah Sekolah Negeri di Pemalang Kembali Mencuat, WPSP : Dengan Alasan Apapun Itu Tidak Dibenarkan

Sejumlah pihak mencurigai adanya kepentingan investor tertentu yang bergerak diam-diam untuk memanfaatkan lahan hasil reklamasi bagi kepentingan bisnis. Modus seperti ini bukan pertama kali terjadi di Batam.

“Kami mempertanyakan peran pengawasan pemerintah. Jangan sampai ada permainan di bawah meja, lalu masyarakat hanya jadi korban,” kata warga lainnya dengan nada kecewa.

Warga berharap jajaran Pemko Batam, khususnya Wakil Wali Kota, serta BP Batam sebagai otoritas regulator lahan, segera bertindak tegas. Tidak hanya melakukan sidak, tetapi juga menghentikan aktivitas reklamasi jika terbukti ilegal.

Baca juga:  Kinerja Amsakar–Li Claudia: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun, Investasi Lampaui Target

“Batam boleh maju, tapi jangan rampas hak nelayan. Jangan biarkan laut ini menjadi sumber konflik di masa depan,” tegas warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kota Batam maupun BP Batam belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat Kampung Nelayan Tanjung Uma

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
SIDANG PEMBUKTIAN Zairan – Bambang Suryadi : Ungkap Kejanggalan Sertifikat Pelapor/Korban, Warkah Dipertanyakan

Redaksi

09 Sep 2026

Karimun,vokalpublika.com— Dalam sidang pembuktian kamis, 3 September 2026, Penasihat Hukum (Advokat Patas Sulaiman Rambe.S.H & Ronald Reagen S Baringbing.S.H) menilai masih terdapat persoalan mendasar yang belum terjawab JPU terkait surat yang diduga palsu. ADVERTISEMENT Surat yang dipersoalkan tersebut berkaitan dengan SKT 128 Tahun 1988 yang sebelumnya telah diperjualbelikan dan kemudian telah terbit Sertifikat Hak Milik …

PKKMB Hari Kedua Universitas Malahayati: Mahasiswa Baru Dibekali Riset hingga Bela Negara

Redaksi

08 Sep 2026

BANDAR LAMPUNG,vokpublika.com— Universitas Malahayati gelar PKKMB hari kedua bagi 1.196 mahasiswa baru di Gedung Graha Bintang, Selasa. Kegiatan berlangsung runtut dari pagi hingga sore dengan dua sesi utama. ADVERTISEMENT Sesi Pagi, Diisi pengenalan fasilitas kampus yakni, UPT Balai Bahasa dan program unggulan & fasilitas pembelajaran bahasa asing. Perpustakaan, akses keanggotaan, katalog digital, ruang baca riset. …

Hak Jawab PT Anugrah Bayuarya Perkasa: Akui Ada Perbaikan Pasangan Batu, Tegaskan Progres Pekerjaan Capai 97 Persen

Redaksi

08 Sep 2026

SAMBAS, KALBAR,vokalpublika.com— PT Anugrah Bayuarya Perkasa menyampaikan hak jawab sekaligus klarifikasi atas pemberitaan dan informasi mengenai pelaksanaan pekerjaan yang sedang dikerjakan perusahaan di wilayah Tebas, Kabupaten Sambas. ADVERTISEMENT Klarifikasi tersebut disampaikan secara resmi melalui surat Nomor: 06/PT.ABP/IX/2026 tertanggal 5 September 2026, yang ditujukan kepada Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Wartawan Internasional (DPD ASWIN) Kalimantan Barat. Dalam …

Hari Pelanggan Nasional 2026, Direksi Perumda Tirta Mulia Pemalang Turun ke Lapangan Serap Aspirasi Warga

Alwi Assagaf

08 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang mempertegas komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan publik. Tak sekadar perayaan seremonial, jajaran direksi memilih turun langsung ke lapangan untuk menyapa dan mendengarkan masukan para pelanggan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door). ADVERTISEMENT ​Langkah tersebut dipimpin langsung …

​Polemik Iuran Rp500 Ribu SPPG Pemalang Disorot, Diduga Langgar Aturan BGN, Pengurus Paguyuban: Itu Sah dan Hak Organisasi

Alwi Assagaf

07 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. Kebijakan tersebut dipertanyakan karena dikhawatirkan berdampak pada kualitas porsi dan hak penerima manfaat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola dapur dari total 140 unit SPPG …

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tanjungpinggir Padukan Lomba dan Pelayanan Warga

Redaksi

07 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam, berlangsung meriah. Berbagai lomba yang melibatkan masyarakat digelar di Taman Wisata Tangga Seribu Habibi Dangas, Sekupang, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Meski digelar setelah momentum perayaan 17 Agustus, kegiatan tersebut tetap mendapat antusiasme warga. Lurah Tanjungpinggir, H Agus Syofian, mengatakan, …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x