Home » Berita » Warga Tanjung Uma Protes Reklamasi Diduga Ilegal, BP Batam Diminta Turun ke Lapangan

Warga Tanjung Uma Protes Reklamasi Diduga Ilegal, BP Batam Diminta Turun ke Lapangan

Redaksi 09 Nov 2025 131

Batam,vokalpublika.com – Aktivitas reklamasi laut di kawasan pesisir Kampung Nelayan Tanjung Uma, Kota Batam, menuai sorotan dan keluhan warga. Proyek penimbunan yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir itu diduga belum mengantongi kelengkapan izin resmi, namun tetap berjalan secara masif.

Warga mendesak Wakil Wali Kota Batam sekaligus Ex-Officio Wakil Kepala BP Batam beserta jajaran terkait untuk turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi. Mereka khawatir reklamasi tersebut berdampak pada ruang hidup nelayan yang selama ini bergantung sepenuhnya pada kawasan pesisir.

“Ini sudah terlalu jauh. Laut kami terus ditimbun tanpa ada sosialisasi dan tanpa bukti izin yang jelas. Kami minta pemerintah segera turun ke lapangan,” ujar salah satu warga Kampung Nelayan Tanjung Uma, Sabtu (8/11/2025).
Menurutnya, sejumlah dump truck dan alat berat terlihat rutin melakukan aktivitas penimbunan hingga garis pesisir semakin jauh ke laut.

Baca juga:  504 Calon Transmigran Rempang Ikuti Pelatihan: Amsakar–Li Claudia Dorong Kemandirian dan Kesejahteraan Warga

Selain mengancam akses melaut, warga juga menilai reklamasi tersebut dapat memperparah pencemaran, merusak mangrove, dan mengganggu ekosistem pesisir. Mereka menegaskan tidak menolak pembangunan, namun menuntut agar prosesnya transparan dan sesuai aturan lingkungan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa proyek reklamasi tersebut belum dilengkapi dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), izin pemanfaatan ruang laut, maupun rekomendasi teknis dari otoritas berwenang. Jika benar terbukti, aktivitas tersebut jelas melanggar ketentuan tata ruang dan Undang-Undang tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (UU No. 27/2007 jo. UU No. 1/2014).

Baca juga:  Sambut Hari Jadi Polwan ke -77 Polda Jatim Gelar Baksos di Griya Yatim

Sejumlah pihak mencurigai adanya kepentingan investor tertentu yang bergerak diam-diam untuk memanfaatkan lahan hasil reklamasi bagi kepentingan bisnis. Modus seperti ini bukan pertama kali terjadi di Batam.

“Kami mempertanyakan peran pengawasan pemerintah. Jangan sampai ada permainan di bawah meja, lalu masyarakat hanya jadi korban,” kata warga lainnya dengan nada kecewa.

Warga berharap jajaran Pemko Batam, khususnya Wakil Wali Kota, serta BP Batam sebagai otoritas regulator lahan, segera bertindak tegas. Tidak hanya melakukan sidak, tetapi juga menghentikan aktivitas reklamasi jika terbukti ilegal.

Baca juga:  Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku Pembegalan Dokter di Jalan Cokroaminoto.

“Batam boleh maju, tapi jangan rampas hak nelayan. Jangan biarkan laut ini menjadi sumber konflik di masa depan,” tegas warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kota Batam maupun BP Batam belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat Kampung Nelayan Tanjung Uma

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Projo Salurkan Kurma, Takjil dan Sembako untuk Jamaah Masjid di Bulan Ramadhan

admin

09 Mar 2026

Karimun, Vokalpublika.com – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan oleh relawan Projo. Pada Senin, 9 Maret 2026, jajaran DPD Projo Kepulauan Riau bersama DPC Projo Karimun melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian kurma, takjil, serta paket sembako kepada masyarakat dan jamaah masjid di sejumlah titik di Kabupaten Karimun. Salah satu lokasi utama kegiatan tersebut …

Tanpa Migas Batam Tetap Tancap Gas: Ekonomi Tumbuh 6,76%, Tertinggi di Kepri dan Lampaui Nasional

Redaksi

09 Mar 2026

Batam, vokalpublika.com— Perekonomian Kota Batam menunjukkan kinerja yang semakin solid sepanjang tahun 2025. Tanpa bergantung pada sektor minyak dan gas, Batam berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen (year-on-year), menjadikannya yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau sekaligus melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi dan nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau …

Merasa Disudutkan, Gafur dan Mazlan Beri Penjelasan Terkait Pemberitaan Dana Hantu

Redaksi

09 Mar 2026

Meranti,vokalpublika.com – terkait pemberitaan disalah satu Portal Media Online yang terkesan menyudutkan 2 (Dua) Pejabat di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan judul “MISTERI “DANA HANTU” 854 JUTA SEKWAN MERANTI: MAZLAN & GAPUR SALING TUDUH, GOHUKRIM TELUSURI DOKUMEN SPPD DAN BELANJA OPERASIONAL TA 2024” ini langsung direspon dengan cepat oleh yang bersangkutan. Pemberitaan dinilai tidak professional dan …

Dharma Wanita Kecamatan Pemalang Bagikan 200 Takjil di Depan Kantor Kecamatan, Wujud Kepedulian Ramadan

Alwi Assagaf

08 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Lalu lintas di depan Kantor Kecamatan Pemalang pada Minggu sore tampak sedikit melambat. Beberapa pengendara yang melintas dihentikan sejenak oleh ibu-ibu Dharma Wanita yang berdiri di tepi jalan.Bukan razia, melainkan aksi berbagi takjil untuk mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Sekitar 200 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan …

Aliansi Wartawan Pantura Bersatu Gelar HPN dan Buka Puasa Bersama Anak – Anak Istimewa di Pendopo Kecamatan Pemalang

Alwi Assagaf

08 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) menggelar kegiatan santunan anak yatim dan piatu serta buka puasa bersama di Pendopo Kecamatan Pemalang, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta insan pers Kabupaten Pemalang. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 27 anak yatim dan piatu menerima santunan serta bingkisan secara simbolis dari panitia AWPB. …

Pesan Imam Subiyanto Dalam Acara HPN Yang Digelar Oleh Aliansi Wartawan Pantura Bersatu: Jurnalis Harus Punya Kepekaan Sosial dan Profesional

Alwi Assagaf

08 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) menggelar kegiatan santunan berbagi ceria kepada adek – adek istimewa di Pendopo Kecamatan Pemalang, Minggu (8/3/2026) sore. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Pemalang (Camat, …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x