Home » Berita » Miris, Nenek dan Cucu Hidup dalam Kondisi Tak Layak, Tak Tersentuh Bantuan Sosial

Miris, Nenek dan Cucu Hidup dalam Kondisi Tak Layak, Tak Tersentuh Bantuan Sosial

Redaksi 22 Oct 2025 264

Lampung Utara, Vokalpublika.com — Kisah pilu datang dari seorang nenek di Kabupaten Lampung Utara yang hidup berdua bersama cucunya dalam kondisi serba kekurangan. Keduanya tinggal di sebuah gubuk sederhana yang jauh dari kata layak huni, tanpa tersentuh bantuan sosial dari pemerintah sejak lama.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Sang nenek menuturkan kepada awak media bahwa ia telah lama berjuang seorang diri menghidupi cucunya yang yatim piatu.

“Dari kecil cucu saya memang ikut saya. Awalnya orang tuanya pamit merantau, tapi sampai sekarang tidak pernah ada kabar. Saya rawat cucu saya sendirian sejak kecil,” tutur sang nenek dengan suara lirih, Selasa (22/10/2025).

Saat ditanya soal pendidikan cucunya, air matanya menetes. Ia bercerita bahwa cucunya sempat bersekolah di salah satu SMA Negeri di Kotabumi, namun kini tak lagi bersekolah karena sebuah masalah yang menimpanya.

“Awalnya dia sekolah, tapi kemudian difitnah oleh oknum guru. Katanya cucu saya menyebarkan foto tidak senonoh. Saya kaget, karena cucu saya anak baik. Saya tahu cerita itu dari teman-teman sekolahnya. Tapi setelah itu, pihak sekolah melarang dia masuk lagi. Mereka bahkan meminta sejumlah uang agar bisa sekolah kembali,” ungkapnya.

Dengan kondisi ekonomi yang serba kekurangan, sang nenek mengaku tak mampu memenuhi permintaan tersebut. Ia hanya pasrah karena tidak tahu harus mengadu ke mana.

“Saya orang miskin, tidak punya siapa-siapa. Mau mengadu pun tidak tahu ke mana. Saya hanya bisa sabar dan berdoa,” katanya lirih.

Soal bantuan sosial, sang nenek mengaku pernah mendapat bantuan beberapa tahun lalu, namun kini sudah tidak lagi.

“Dulu pernah dapat bantuan, tapi sudah lama tidak lagi. Entah kenapa saya tidak tahu. Padahal lihat saja keadaan saya, sudah tua, tidak punya pekerjaan tetap. Saya cuma kerja ngorek sampah untuk cari barang bekas,” ujarnya penuh harap.

Kisah ini menjadi potret nyata betapa masih banyak warga miskin di daerah yang belum tersentuh bantuan dan perlindungan sosial. Pemerintah daerah diharapkan segera turun tangan meninjau langsung kondisi nenek dan cucunya agar mereka kembali mendapat hak-hak sosial sebagaimana mestinya.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Kecamatan Pemalang Kawal Musrenbang Kelurahan Sugihwaras Serap Aspirasi Pembangunan Warga

Alwi Assagaf

30 Sep 2026

Pemalang – Pemerintah Kecamatan Pemalang mengawal pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kelurahan (Musrenbangkel) Sugihwaras, acara digelar di aula kantor Kelurahan setempat pada Rabu, 30 September 2026. Forum tahunan ini diselenggarakan untuk menyerap aspirasi warga serta menyusun skala prioritas pembangunan wilayah. ADVERTISEMENT ​Camat Pemalang melalui Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pemalang, Legiman, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menjaring …

Camat Ulujami Hadiri Sosialisasi Pengisian Keanggotaan BPD 2026 di Desa Pamutih

Alwi Assagaf

30 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Pemerintah Kecamatan Ulujami terus mengawal tahapan pembentukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tahun 2026. Hal tersebut ditandai dengan hadirnya Camat Ulujami, Waluyo, dalam acara Sosialisasi Pengisian Keanggotaan BPD yang digelar di Aula Kantor Desa Pamutih pada Rabu (30/9/2026). ADVERTISEMENT ​Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Desa Pamutih, tim narasumber dari tingkat Kabupaten …

Tuntut Zairan 3 Tahun, Bambang 2 Tahun, Kuasa Hukum: Kalau Bersalah, Hukum Maksimal; Kalau Tidak, Bebaskan!

Redaksi

30 Sep 2026

Karimun, vokalpublika.com- Sidang perkara dugaan penggunaan surat palsu dengan terdakwa Zairan dan Bambang Suryadi di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Balai Karimun, Selasa (29/9/2026), berlangsung dengan agenda pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). ADVERTISEMENT Dalam tuntutannya, JPU meminta majelis hakim menjatuhkan pidana tiga tahun penjara terhadap terdakwa Zairan dan dua tahun penjara terhadap terdakwa Bambang Suryadi. …

Nobar Timnas, Bacades Taman Agus Feriyanto Pererat Silaturahmi dengan Warga

Alwi Assagaf

29 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Bakal calon Kepala Desa (Bacades) Taman, Agus Feriyanto, menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola antara Indonesia dan Malaysia bersama warga Dusun Bandelan, Desa Taman, Kabupaten Pemalang, Senin (28/9/2026) malam. ADVERTISEMENT ​Didampingi sang istri, Agus memanfaatkan momen kebersamaan tersebut untuk menyapa dan bersilaturahmi langsung dengan para tokoh masyarakat, sesepuh, serta pemuda …

SUYANTO TANJUNG DIDUGA MEMALSUKAN AKTA JUAL BELI (AJB), KEPADA MEDIA MENGAKU HANYA KWITANSI

Redaksi

29 Sep 2026

SINTANG, KALIMANTAN BARAT,vokalpublika.com— Sengketa kepemilikan tanah yang melibatkan anggota DPRD dari Daerah Pemilihan Sintang–Melawi–Kapuas Hulu, Suyanto Tanjung alias Ajung, kembali menjadi sorotan. Persoalan semakin serius setelah muncul dokumen Akta Jual Beli (AJB) dalam persidangan yang disebut-sebut memiliki fakta berbeda dengan keterangan Suyanto kepada awak media. ADVERTISEMENT Sebelumnya, pada Jumat (21/8/2026), seusai menghadiri sidang lapangan di …

EKSKAVATOR BEROPERASI DI SEBERANG KANTOR PENDAPATAN DAERAH, DPD ASWIN KALBAR MINTA APH TURUN TANGAN

Redaksi

29 Sep 2026

Aktivitas Galian Diduga Berkaitan dengan PETI, Lokasi Berdekatan dengan Kawasan Kim San Bong Ja ADVERTISEMENT BENGKAYANG, KALBAR, vokalpublika.com— Aktivitas satu unit alat berat jenis ekskavator di kawasan Jalan Raya Sanggau Ledo, tepat di seberang Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bengkayang/Samsat dan berdekatan dengan kawasan tempat ibadah Kim San Bong Ja, mendapat perhatian Tim Monitoring DPD …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x