Home » Berita » Jejak Ayong di Balik Rokok Ilegal Batam, Purbaya Sindir Bea Cukai: “Backing-nya Paling Orang Dalam”

Jejak Ayong di Balik Rokok Ilegal Batam, Purbaya Sindir Bea Cukai: “Backing-nya Paling Orang Dalam”

admin 19 Oct 2025 281

Batam, vokalpublika.com – Walau Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menegaskan akan menyikat habis peredaran rokok ilegal di seluruh Indonesia, kenyataannya di Kota Batam bisnis rokok dan minuman beralkohol tanpa pita cukai (mikol ilegal) masih berjalan bebas dan terang-terangan.

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Nama AY, atau dikenal luas sebagai Ayong, disebut sebagai pemain besar di balik maraknya peredaran rokok ilegal merek Manchester dan mikol tanpa cukai di Batam. Bisnis haram ini disebut telah beroperasi lama dan menimbulkan kerugian negara hingga miliaran rupiah setiap bulannya.

Sumber lapangan yang enggan disebutkan namanya menyebut Ayong sebagai bos besar distribusi rokok Manchester ilegal di Batam.

“Semua orang tahu siapa Ayong. Dia itu pemain lama, barangnya masuk lancar tanpa gangguan. Kalau bukan karena bekingan kuat, mana mungkin bisa sebebas ini,” ungkap seorang sumber, Sabtu (13/9/2025).

Jaringan Ayong disebut beroperasi secara sistematis mulai dari pasokan, gudang penyimpanan, hingga distribusi ke warung-warung dan tempat hiburan malam. Sejumlah pihak menduga kuat ada oknum aparat Bea Cukai yang ikut bermain, mengingat Batam merupakan wilayah yang seharusnya berada di bawah pengawasan ketat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Baca juga:  Ibu Mengkritik Menu MBG, Anak Dikeluarkan Dari Sekolah

Purbaya: “Backing-nya Paling Orang Bea Cukai Juga”

Dalam rapat di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2025), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima laporan masyarakat terkait lemahnya pengawasan Bea Cukai di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau wilayah yang berdekatan langsung dengan Batam.

Purbaya menyoroti cara kerja aparat Bea Cukai yang justru lebih sering menindak pedagang kecil, bukan membasmi jaringan besar atau para cukong distribusi rokok ilegal.

“Mereka (Bea Cukai) lebih banyak merazia warung-warung kecil daripada membasmi distributornya langsung. Ini sama saja tetap memberikan kehidupan bagi para cukong-cukong besar,” tegas Purbaya.

Lebih jauh, Purbaya menyebut bahwa praktik bisnis rokok ilegal diduga dibekingi oleh oknum Bea Cukai itu sendiri.

“Katanya banyak backing-nya, backing-nya paling orang Bea Cukai juga. Ada juga yang lain-lain, tapi yang jelas akan kita bereskan itu,” ujarnya, dikutip dari detikFinance.

Purbaya mengaku telah membentuk tim khusus untuk menindak cukong rokok ilegal, yang terdiri dari jajaran Ditjen Bea Cukai dan Ditjen Pajak. Ia juga meminta setiap kantor Bea Cukai di daerah untuk menyerahkan daftar nama para cukong agar bisa diproses secara hukum.

“Mereka kan tahu siapa-siapa cukongnya. Nanti saya suruh list di setiap daerah. Kalau ada barang masuk dan link ke cukong itu, cukongnya langsung kita proses,” tutup Purbaya.

Batam Diuji: Antara Janji dan Realita

Sikap keras Menteri Keuangan Purbaya menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menutup celah bisnis haram yang merugikan negara. Namun di Batam, fakta di lapangan berbicara lain: rokok ilegal Manchester dijual bebas di hampir seluruh warung, sementara mikol tanpa cukai beredar luas di tempat hiburan malam.

Baca juga:  Surat Bupati Nagekeo Tak Pernah Sampai ke Menpan RB, Forum Eks THL: “Kami Sangat Kecewa dengan BKPP"

Menurut data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, sekitar 68 persen harga rokok legal adalah pungutan negara berupa cukai, pajak rokok, dan PPN hasil tembakau. Artinya, setiap bungkus rokok ilegal yang beredar merupakan potensi kebocoran penerimaan negara.

Sementara hasil survei Indodata 2021 memperkirakan kerugian negara akibat rokok ilegal mencapai Rp53 triliun per tahun, dengan 28 persen perokok di Indonesia mengonsumsi rokok tanpa cukai.

Kondisi di Batam kini menjadi ujian nyata bagi janji Menteri Keuangan. Publik menanti langkah nyata dari aparat penegak hukum terutama Bea Cukai, Kepolisian, dan Kejaksaan untuk menelusuri jaringan Ayong serta mengungkap kemungkinan adanya pelindung di balik bisnis haram ini.

Baca juga:  Kantah BPN Dairi Ikuti Virtual Zoom Rapat Evaluasi Nasional Kementerian ATR/BPNSidikalang

Selama Ayong masih bebas beroperasi, publik akan terus bertanya:
Apakah Batam benar-benar diawasi, atau justru telah menjadi surga bagi bisnis ilegal yang dilindungi kekuasaan?

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Related post
Disambut Tradisi Minang, Oesman Sapta Odang Resmi Kukuhkan Pengurus Gebu Minang Jabar 2026–2031

Redaksi

30 May 2026

Bandung, vokalpublika.com- Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang) Provinsi Jawa Barat resmi memulai babak baru kepengurusan. Prosesi pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gebu Minang Jawa Barat Periode 2026-2031 berlangsung khidmat di Aula Balai Kota Bandung, Sabtu (30/5/2026). FIFA World Cup 2026 Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat 0 Hari 0 Jam 0 …

PD Pasar Sidikalang Tetap Humanis dan Konsisten Menata Pasar Meski Kerap Dapat Kritik Tajam

Clara T S

30 May 2026

SIDIKALANG -vokalpublika.comKomitmen Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Dairi dalam mewujudkan kawasan pasar yang tertib, bersih, aman, dan nyaman terus ditunjukkan secara konsisten. Meski tidak jarang mendapat kritik bahkan hujatan dari berbagai pihak, jajaran PD Pasar tetap bekerja dengan pendekatan humanis demi mewujudkan tata kelola pasar yang lebih baik sesuai harapan masyarakat dan visi pembangunan daerah. …

Prioritaskan Kualitas, PT Praba Mas Hill dan DPU Semarang Kolaborasi Revitalisasi Jembatan Simongan

Alwi Assagaf

30 May 2026

SEMARANG, Vokalpublika.com – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang bersama PT Praba Mas Hill resmi memulai pembongkaran jembatan di Jalan Simongan sejak 20 Mei 2026 lalu. Langkah ini merupakan tahap awal dari proyek revitalisasi untuk menghadirkan infrastruktur jembatan baru yang lebih kokoh, aman, dan sesuai kebutuhan volume kendaraan saat ini. FIFA World Cup 2026 Pesta …

Wujudkan Lingkungan Kerja Asri, Kecamatan Pemalang Budayakan Gerakan Jumat Bersih

Alwi Assagaf

29 May 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan Pemalang kembali menggelar kegiatan “Jumat Bersih” sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja pada Jumat (29/5/2026). FIFA World Cup 2026 Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat 0 Hari 0 Jam 0 Menit 0 Detik 48 Negara | 11 Juni – 19 Juli 2026 Aksi gotong royong …

Tingkatkan Kualitas Aparatur, Kecamatan Pemalang Gelar Sosialisasi Individual Development Plan (IDP)

Alwi Assagaf

29 May 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Dalam upaya mendongkrak kompetensi dan mutu kinerja aparatur sipil, Pemerintah Kecamatan Pemalang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Individual Development Plan (IDP) atau Rencana Pembangunan Individu pada Jumat (29/5/2026). FIFA World Cup 2026 Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat 0 Hari 0 Jam 0 Menit 0 Detik 48 Negara | 11 Juni – …

Abaikan Keamanan Pangan, BGN Bekukan Aliran Dana 11 SPPG di Pemalang

Alwi Assagaf

29 May 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan tegas dengan menghentikan sementara operasional 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pemalang. Langkah krusial ini dipicu oleh pelanggaran berat standar saniter, yakni ketiadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai di belasan dapur produksi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut. FIFA World Cup 2026 …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x