Home » Berita » Banyak Kontraktor Swasta Kapok Ikut Proyek Pemerintah 2025

Banyak Kontraktor Swasta Kapok Ikut Proyek Pemerintah 2025

admin 06 Jun 2025 149

JAKARTA – Aroma ketidaknyamanan mulai tercium dari ruang-ruang rapat para kontraktor swasta. Tahun ini, sejumlah perusahaan konstruksi enggan kembali terlibat dalam proyek-proyek infrastruktur pemerintah. Mereka menyebut situasi yang semakin tidak menentu: pembayaran tersendat, birokrasi berbelit, hingga perubahan aturan yang tiba-tiba.

“Satu proyek bisa selesai enam bulan, tapi pembayarannya bisa tertahan setahun,” kata seorang direktur utama perusahaan kontraktor menengah di bilangan Jakarta Selatan. Ia memilih tak disebut namanya, tapi nada frustasinya terdengar jelas. “Kami diminta kerja cepat, tapi negara membayar lambat.

Baca juga:  Kementerian ESDM Hentikan Sementara Operasi PT GAG Nikel di Raja Ampat

“Fenomena ini tidak hanya terjadi di ibu kota. Asosiasi Kontraktor Swasta Nasional (AKSN) mencatat tren penurunan minat anggotanya untuk mengikuti lelang proyek pemerintah sejak awal 2025. Ketua umum AKSN, Hendra Suryana, menyebut banyak anggotanya mengeluh tentang ketidakpastian yang makin menjadi-jadi. “Bukan hanya soal uang. Administrasi proyek sekarang seperti labirin,” ujarnya kepada Tempo, pekan lalu.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) belum angkat bicara secara resmi. Namun, sumber internal di kementerian itu membenarkan adanya penurunan partisipasi kontraktor swasta dalam beberapa tender strategis nasional. “Kami sedang melakukan evaluasi, terutama terkait mekanisme pembayaran dan pemangkasan birokrasi,” kata pejabat eselon II yang tak ingin namanya disebutkan.

Baca juga:  Kado Istimewa Awal Tahun 2026, Tok! Wiji Mulyati, S.KM., Resmi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang

Sejumlah ekonom menilai, bila tren ini berlanjut, target ambisius pemerintah dalam pembangunan infrastruktur bisa terganggu. “Pemerintah terlalu banyak menggantungkan diri pada swasta, tapi tak memberi ekosistem yang sehat,” ujar Bhima Yudhistira, Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS).

Sementara itu, para kontraktor kecil dan menengah lebih memilih proyek-proyek swasta yang nilainya lebih kecil, tapi alurnya lebih lancar. “Lebih baik untung sedikit tapi pasti,” kata pemilik CV Bangun Rakyat Mandiri di Bekasi.

Baca juga:  Stimulus Ekonomi 2025: NFA Percepat Penyaluran Bantuan Pangan Beras

Seakan deja vu dari masa-masa awal reformasi birokrasi, proyek pemerintah kembali jadi ladang yang dihindari. Negara membangun, tapi para pelaksana mulai pergi satu per satu.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Ada Apa di Ampelgading? Satpol PP Pemalang Tertibkan Warung Remang-remang

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aktivitas sejumlah warung remang-remang yang diduga beroperasi di balik bangunan liar di wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, menjadi sasaran patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemalang. Selasa malam (14/1/2026). Penertiban dilakukan sebagai bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) serta upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum. Langkah tersebut menandai keseriusan Satpol PP, …

Sejumlah Sekolah Penerima Manfaat Program MBG di Pemalang Keluhkan Hidangan Dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Tidak Layak

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com –Keluhan wali murid dan siswa tentang menu Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul karena kualitas makanan yang tidak layak, seperti menu yang terlalu sederhana (hanya nasi putih, olahan tempe goreng tepung, bakso, buah klengkeng sebanyak tiga buah dan potongan wortel). Sehingga dinilai oleh sejumlah walimurid, menu tersebut belum memenuhi standar gizi seimbang dan tujuan …

Praktik Terselubung Jual Beli LKS Untuk Siswa Sekolah Dasar di Pemalang Kembali Mencuat: Menimbulkan Konflik Kepentingan!

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sejumlah siswa SDN 02 Suru Wanarata, Pemalang, menerima selebaran mengenai buku Lembar Kerja Siswa (LKS) atau Buku Pendamping yang ditawarkan dari pihak luar. Setiap buku dijual Rp 10.000 per judul, dengan total 9 buku, sehingga jika dibeli semua mencapai Rp 90.000 per siswa. Penawaran ini menimbulkan pertanyaan mengenai kebijakan sekolah dan kelengkapan …

PAC Hanura Nongsa Salurkan Bantuan Al-Qur’an dan Yasin di Masjid Jabal Nur

Redaksi

13 Jan 2026

Batam, vokalpublika.com– Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kecamatan Nongsa, Kota Batam, menggelar kegiatan sosial keagamaan bagi umat Muslim di wilayah Kelurahan Batu Besar, RW 23, pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan berupa buku ayat suci Al-Qur’an, buku Yasin, dan buku Iqro yang dipusatkan di Masjid Jabal Nur Rohanelman, …

Kampanye Kreatif Oleh Babinsa Koramil Comal Kodim Pemalang: Sosialisasi Penerimaan CABA CATA PK Gel. I TA 2026 di SMK Nusantara

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang – Dalam rangka memberikan sosialisasi serta menumbuhkan minat generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Babinsa Koramil 04/Comal Kodim 0711/Pemalang melaksanakan kampanye kreatif penerimaan Calon Bintara (CABA) dan Calon Tamtama Prajurit Karier (CATA PK) Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Nusantara …

Mengejutkan! Pohon Besar di Jalan KH. Ahmad Dahlan Tumbang Pada Malam Hari, Minim Penerangan

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sebuah pohon beserta ranting terlihat tumbang dan berada di area tengah Jalan KH Ahmad Dahlan, Kabupaten Pemalang, pada malam hari. Senin (12/1/2026). Informasi mengenai peristiwa tersebut diketahui dari unggahan foto salah satu pengguna media sosial yang beredar di ruang digital. Dalam foto yang diunggah, tampak batang dan ranting pohon berada di badan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x