Home » Berita » GMBI Pesisir Barat Laporkan Proyek Talut Sungai Laay dan Serai Ke Kejaksaan Agung

GMBI Pesisir Barat Laporkan Proyek Talut Sungai Laay dan Serai Ke Kejaksaan Agung

Redaksi 30 Sep 2025 117

Pesisir Barat, vokalpublika.com -Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Pesisir Barat akan melaporkan Pengerjaan Proyek Talut, di bantaran sungai Way Laay, dan Proyek Penahan Air ke Kejaksaan Agung RI, Minggu,28 September 2025.

Kordinator Divisi Investigasi LSM GMBI Provinsi Lampung selaku Plt Ketua GMBI Pesisir Barat Sugeng Purnomo, mengatakan dua pengerjaan proyek tersebut diduga, ada markup pembangunan untuk menguntungkan pribadi.

Proyek talut sungai Way Laay dengan nilai mencapai Rp4.3 miliar dan dikerjakan oleh CV. RM.

Yang kedua, Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai di Pekon Serai, Kecamatan Pesisir Tengah, Pesisir Barat, dikerjakan oleh CV. DP, Dengan nilai pagu mencapai Rp736.723.000.

Baca juga:  Pengunjung Ibiza Dianiaya, Diduga Ada Keterlibatan Oknum Petugas Keamanan

“Hasil investigasi tim kita di lapangan, ukuran besi yang tidak sesuai RAB dan ketahanan bangunan. Sebab baru beberapa bulan dibangun sudah hancur di ujung,”katanya.

Pihak-pihak yang akan dilaporkan ke Kejaksaan Agung antara lain, Kepala Dinas PSDA Provinsi Lampung BD,
Kontraktor yang mengerjakan Proyek dari CV. RM dan CV. DP

“Awal GMBI mendatangi pengerjaan proyek yang baru dikerjakan sekitar 30 persen pada bulan Desember tahun 2024. Disana tidak terlihat papan pengerjaan proyek. Dan ukuran besi yang kecil untuk menopang bangunan yang besar,”katanya.

Baca juga:  AKBP (Purn) H Asmar Hadirkan Gerakan Pangan Murah, Warga Meranti Rasakan Manfaat Nyata

Maka dari itu pihaknya sedang mempersiapkan berkas laporan ke Kejaksaan Agung RI Dan meminta pihak Kejaksaan segera meminta keterangan Pihak-pihak yang dilaporkan agar menemui titik terang.

“Kita minta Kejaksaan Agung tegak lurus,menelusuri dan melakukan ful baket, dan jika terbukti harus ditindaklanjuti,”katanya.

Yang kedua, Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai di Pekon Serai, Kecamatan Pesisir Tengah, Pesisir Barat, yang dikerjakan oleh CV. DP Dengan nilai pagu mencapai Rp736.723.000.

“Menjadi sorotan publik setelah konstruksinya hancur baru rampung di tahun 2024. Bahkan hancur lebih dari lima puluh persen,”katanya.

Baca juga:  Koordinator Aksi 4 September Pemalang Gelap Kecewa! Begini Penjelasan Chafidz Syukron

Jika alasan pemborong adalah faktor alam. Bangunan hancur karena terjangan ombak yang dahsyat. Maka alibi itu tidak dapat dibenarkan.
“Bisa dilihat bangunan disebelah nya sudah bertahun-tahun kokoh. Dikerjakan tukang lokal. Sementara proyek tersebut lebih tebal, namun abal-abal hancur, baru selesai dikerjakan,”ujarnya.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Dukung Program Nasional, Koramil 12/Watukumpul Kodim 0711/Pemalang Turun Langsung Lakukan Pendampingan Penyiapan Lahan KDKMP

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Dalam rangka mendukung program nasional penguatan ekonomi desa, Koramil 12/Watukumpul Kodim 0711/Pemalang Korem 071/Wijayakusuma melaksanakan pendampingan kegiatan Pembukaan Penyiapan Lahan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang bertempat di Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang. Senin (12/01/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Danramil 12/Watukumpul Kapten Inf Mulyo Hartono, didampingi Babinsa Desa Jojogan Serka …

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Akibatkan Dua Rumah Warga Tambakrejo – Pemalang Rusak

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Pemalang pada Jumat sore, (9/1/2026). Dampak peristiwa tersebut menyebabkan dua rumah warga di Dukuh Sumberharjo, RT 03 RW 07, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang, mengalami kerusakan bagian atap dan bangunan. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pemalang, kejadian …

Jalan Desa Kalisaleh – Belik Pemalang Rusak Bertahun-tahun! Minim Penerangan, Warga Dihimbau Hati-hati

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan Desa Kalisaleh, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, memerlukan perhatian serius. Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan parah dan berlubang, sementara fasilitas penerangan jalan masih sangat minim. Kerusakan ini telah berlangsung bertahun-tahun, sehingga menimbulkan kesulitan bagi warga dan pengendara yang melewati jalan tersebut. Informasi mengenai kondisi jalan ini muncul melalui video unggahan salah …

Peringati Hari Desa Nasional 2026, Ribuan Warga Pemalang Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Pagi Bersama Bupati

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pagi semangat ribuan warga meriahkan jalan sehat dan senam pagi di udara yang sejuk. Gelora Krida Muda, Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan. Minggu (11/1/2026), dipenuhi gelak tawa dan semangat warga Kabupaten Pemalang. Ribuan peserta dari berbagai wilayah berkumpul mengikuti kegiatan jalan sehat dan senam bersama untuk memperingati Hari Desa Nasional. Warna-warni pakaian olahraga, …

City Walk Jadi Pilihan Olahraga Pagi Bupati Pemalang dan Keluarga

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang.Vokalpublika.com – Pagi yang cerah udara sejuk di City Walk Pemalang, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, memanfaatkan kawasan City Walk Pemalang untuk melakukan olahraga pagi bersama keluarga, Minggu (11/01/2026). Aktivitas tersebut berlangsung di ruang terbuka publik yang biasa digunakan masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas santai. Pada kegiatan tersebut, Bupati Pemalang terlihat menggunakan sepatu roda serta dengan …

SAPMA PP Pemalang Desak Pemkab Segera Tertibkan Prostitusi, Karaoke dan Mihol Ilegal: Tegakkan Perda Tanpa Pandang Bulu

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang dinilai gagal menertibkan tempat prostitusi, karaoke, dan penjualan minuman beralkohol. Hal tersebut terlihat dari masih beroperasinya sejumlah tempat yang belum jelas perizinannya, sehingga menyebabkan rusaknya moral serta memberi pengaruh buruk bagi generasi muda. Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang, Widiyana Aji …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x