Home » Advertorial » Langkah Cepat Pemkab Luwu, Hasmawati Warga Senga Selatan Segera Miliki Rumah Layak Huni

Langkah Cepat Pemkab Luwu, Hasmawati Warga Senga Selatan Segera Miliki Rumah Layak Huni

Redaksi 21 Sep 2025 433

Luwu, vokalpublika.com – Wakil Bupati Luwu,M.Dhevy Bijak,SH mengunjungi sekaligus bersilaturahmi dengan keluarga Hasmawati, warga Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa,setelah sekian lama hidup di rumah tidak layak huni dengan atap bocor dan dinding lapuk.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Pemerintah Kabupaten Luwu memastikan bahwa bantuan bedah rumah untuk keluarga tersebut akan direalisasikan pada Oktober 2025.

Langkah Cepat Pemkab Luwu, Hasmawati Warga Senga Selatan Segera Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Kabupaten Luwu bergerak cepat menanggapi informasi terkait kondisi rumah tidak layak huni milik seorang warga di Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa.

Baca juga:  Polda Jabar Meriahkan Opening Ceremony Pekan Olahraga Polri 2026, Polisi Satwa Jadi Daya Tarik Masyarakat

Setelah mendapat laporan dari media dan masyarakat, Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta pemerintah desa langsung meninjau lokasi, Sabtu (20/9/2025).

Wakil Bupati Luwu menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen segera merealisasikan bantuan perbaikan rumah bagi warga yang membutuhkan.

“Kami bersama jajaran pemerintah, dalam hal ini Dinas Perkim dan kepala Desa Senga Selatan, meninjau langsung lokasi. Informasi yang beredar di media sosial turut mempercepat kami mengetahui kondisi warga di sini. Dengan kunjungan ini, insyaallah dalam waktu dekat kami akan merealisasikan kebutuhan rehab atau pembangunan rumah layak huni untuk ibu Kasmawati,” ujarnya.

Baca juga:  OPERASI PATUH SELIGI 2025: PENINGKATAN GIAT PREEMPTIF & PENURUNAN PELANGGARAN LALU LINTAS

Dari hasil tinjauan, kondisi rumah terlihat sudah sangat memprihatinkan. Atap dan dinding yang bolong membuat rumah tersebut tidak lagi memenuhi standar hunian. Sebelumnya, bantuan terkendala syarat administrasi karena rumah berdiri di atas tanah milik orang lain.

“Solusi yang kita berikan adalah membangunkan rumah tepat di tanah yang ibu punya, karena status rumah beliau saat ini berada di tanah milik orang lain atau statusnya menumpang. Alhamdulillah, beliau menyampaikan memiliki tanah, jadi insyaallah dalam waktu dekat pemerintah kabupaten bekerjasama dengan pemerintah desa akan membangunkan rumah yang layak huni,” tambah Dhevy.

Baca juga:  Polres Sumenep Amankan Dua Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Pemerintah Kabupaten Luwu berharap langkah cepat ini dapat memberi manfaat nyata dan menghadirkan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat, sekaligus memastikan bahwa setiap warga memiliki hak untuk tinggal di rumah yang layak huni.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Pemkot Bekasi Resmi Terapkan PJJ Sekolah, Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik

Redaksi

08 Sep 2026

KOTA BEKASI , vokalpublika.com— Pemerintah Kota Bekasi memutuskan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai 8-9 Sept 2026 bagi seluruh siswa SD dan SMP di Kota Bekasi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. ADVERTISEMENT Keputusan tersebut diambil setelah Pemkot Bekasi melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan kewaspadaan yang sebelumnya memberikan ruang kepada …

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Lampaui Kepri dan Nasional

Redaksi

07 Sep 2026

BATAM, vokalpublika.com— Perekonomian Kota Batam menunjukkan kinerja positif pada Triwulan II 2026. Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat mencapai 7,28 persen secara year-on-year (y-on-y), atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebesar 6,99 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen. ADVERTISEMENT Capaian tersebut menempatkan Batam sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi …

​Polemik Iuran Rp500 Ribu SPPG Pemalang Disorot, Diduga Langgar Aturan BGN, Pengurus Paguyuban: Itu Sah dan Hak Organisasi

Alwi Assagaf

07 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. Kebijakan tersebut dipertanyakan karena dikhawatirkan berdampak pada kualitas porsi dan hak penerima manfaat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola dapur dari total 140 unit SPPG …

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tanjungpinggir Padukan Lomba dan Pelayanan Warga

Redaksi

07 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam, berlangsung meriah. Berbagai lomba yang melibatkan masyarakat digelar di Taman Wisata Tangga Seribu Habibi Dangas, Sekupang, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Meski digelar setelah momentum perayaan 17 Agustus, kegiatan tersebut tetap mendapat antusiasme warga. Lurah Tanjungpinggir, H Agus Syofian, mengatakan, …

Sekda Pemalang dan Pemcam Ulujami Apresiasi Festival Grebeg 1000 Kemeja Sukorejo, Sampaikan Pesan Pilkades Damai

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Grebeg 1000 Kemeja di Desa Sukorejo, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Gelaran tahunan di kawasan wisata Mina Padi tersebut dinilai sukses menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kondusivitas warga. ​Hadir langsung memantau jalannya kegiatan, Sekda Pemalang Bagus Sutopo menggarisbawahi …

​Penarikan Rp500 Ribu Dapur MBG Pemalang Menuai Sorotan, Aliran Dana Masih Gelap

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola dapur operasional yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. ADVERTISEMENT Transparansi pengelolaan serta urgensi pembentukan paguyuban tersebut kini dipertanyakan demi memastikan dana kas tidak memangkas ketersediaan maupun kualitas porsi bagi penerima manfaat. ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x