Home » Berita » Aksi Tolak Privatisasi PAM Jaya Dilakukan di DPRD Provinsi Jakarta

Aksi Tolak Privatisasi PAM Jaya Dilakukan di DPRD Provinsi Jakarta

Redaksi 10 Sep 2025 263

Jakarta, vokalpublika.com – Ratusan warga Jakarta datang ke DPRD Jakarta menyerukan penolakan rencana privatisasi Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya. Warga yang bergerak dalam organisasi Urban Poor Consortium (UPC) dan Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta menolak Privatisasi PAM Jaya.

Rencana privatisasi PAM Jaya oleh pemerintah provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) banyak mendapatkan penolakan terhadap rencana privatisasi PAM jaya. Rencana privatisasi PAM Jaya ditakutkan menjadi cara komersialisasi air karena nantinya yang akan mengelola PAM Jaya adalah perusahaan swasta.

Baca juga:  GAMNR Tanjungpinang Tolak Hilangnya Identitas Melayu dalam Pembangunan Pos Gurindam 12

Dalam kesempatan ini, 5 perwakilan kampung dipersilahkan untuk masuk ke dalam gedung DPRD Jakarta untuk menemui anggota DPRD Jakarta. “Tolak Privatisasi PAM Jaya, di Indonesia air lebih mahal dari di Singapura. Kami tidak mau nantinya warga Jakarta kesulitan air dan terbebani.” Teriak orator di mobil komando.

Disela-sela kawan mereka berdialog dengan anggota DPRD Jakarta, warga yang berada diluar gerbang gedung DPRD Jakarta bergoyang diiringi musik Gema Maumere. Beberapa spanduk yang mereka bawa bertulis, “AIR BUKAN KOMODITAS”, “PAM JAYA HARUS PERUMDA”, “AIR ADALAH HAM” dan “TOLAK PRIVATISASI PAM JAYA “.

Baca juga:  Terungkap Mutilasi Mayat Wanita Jadi 65 Potongan di Mojokerto, Polisi Tangkap Pelakunya Driver Ojol

Massa aksi mempertanyakan rencana privatisasi PAM Jaya, karena selama ini warga Jakarta tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan. “Selama ini kita warga Jakarta tidak pernah dilibatkan dalam proses pembahasan revitalisasi PAM Jaya.” Kata Agus warga kampung Sumur.

Ada 46 anggota DPRD Jakarta menolak Privatisasi PAM Jaya dan 59 anggota DPRD Jakarta menerima rencana privatisasi PAM Jaya. Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA) Privatisasi PAM Jaya sedang dibahas DPRD Jakarta saat ini.

Saat ini warga masyarakat mengeluhkan berbagai kenaikan kebutuhan hidup di Jakarta, mereka takut air semakin susah dan mahal. Oleh sebab itu, warga Jakarta secara tegas menolak rencana privatisasi PAM Jaya dan warga Jakarta yang paling dirugikan oleh kebijakan pemerintah Provinsi Jakarta. (Don).

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Dukung Program Nasional, Koramil 12/Watukumpul Kodim 0711/Pemalang Turun Langsung Lakukan Pendampingan Penyiapan Lahan KDKMP

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Dalam rangka mendukung program nasional penguatan ekonomi desa, Koramil 12/Watukumpul Kodim 0711/Pemalang Korem 071/Wijayakusuma melaksanakan pendampingan kegiatan Pembukaan Penyiapan Lahan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang bertempat di Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang. Senin (12/01/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Danramil 12/Watukumpul Kapten Inf Mulyo Hartono, didampingi Babinsa Desa Jojogan Serka …

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Akibatkan Dua Rumah Warga Tambakrejo – Pemalang Rusak

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Pemalang pada Jumat sore, (9/1/2026). Dampak peristiwa tersebut menyebabkan dua rumah warga di Dukuh Sumberharjo, RT 03 RW 07, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang, mengalami kerusakan bagian atap dan bangunan. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pemalang, kejadian …

Jalan Desa Kalisaleh – Belik Pemalang Rusak Bertahun-tahun! Minim Penerangan, Warga Dihimbau Hati-hati

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan Desa Kalisaleh, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, memerlukan perhatian serius. Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan parah dan berlubang, sementara fasilitas penerangan jalan masih sangat minim. Kerusakan ini telah berlangsung bertahun-tahun, sehingga menimbulkan kesulitan bagi warga dan pengendara yang melewati jalan tersebut. Informasi mengenai kondisi jalan ini muncul melalui video unggahan salah …

Peringati Hari Desa Nasional 2026, Ribuan Warga Pemalang Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Pagi Bersama Bupati

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pagi semangat ribuan warga meriahkan jalan sehat dan senam pagi di udara yang sejuk. Gelora Krida Muda, Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan. Minggu (11/1/2026), dipenuhi gelak tawa dan semangat warga Kabupaten Pemalang. Ribuan peserta dari berbagai wilayah berkumpul mengikuti kegiatan jalan sehat dan senam bersama untuk memperingati Hari Desa Nasional. Warna-warni pakaian olahraga, …

City Walk Jadi Pilihan Olahraga Pagi Bupati Pemalang dan Keluarga

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang.Vokalpublika.com – Pagi yang cerah udara sejuk di City Walk Pemalang, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, memanfaatkan kawasan City Walk Pemalang untuk melakukan olahraga pagi bersama keluarga, Minggu (11/01/2026). Aktivitas tersebut berlangsung di ruang terbuka publik yang biasa digunakan masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas santai. Pada kegiatan tersebut, Bupati Pemalang terlihat menggunakan sepatu roda serta dengan …

SAPMA PP Pemalang Desak Pemkab Segera Tertibkan Prostitusi, Karaoke dan Mihol Ilegal: Tegakkan Perda Tanpa Pandang Bulu

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang dinilai gagal menertibkan tempat prostitusi, karaoke, dan penjualan minuman beralkohol. Hal tersebut terlihat dari masih beroperasinya sejumlah tempat yang belum jelas perizinannya, sehingga menyebabkan rusaknya moral serta memberi pengaruh buruk bagi generasi muda. Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang, Widiyana Aji …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x