Home » Berita » Aksi Tolak Privatisasi PAM Jaya Dilakukan di DPRD Provinsi Jakarta

Aksi Tolak Privatisasi PAM Jaya Dilakukan di DPRD Provinsi Jakarta

Redaksi 10 Sep 2025 370

Jakarta, vokalpublika.com – Ratusan warga Jakarta datang ke DPRD Jakarta menyerukan penolakan rencana privatisasi Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya. Warga yang bergerak dalam organisasi Urban Poor Consortium (UPC) dan Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta menolak Privatisasi PAM Jaya.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Rencana privatisasi PAM Jaya oleh pemerintah provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) banyak mendapatkan penolakan terhadap rencana privatisasi PAM jaya. Rencana privatisasi PAM Jaya ditakutkan menjadi cara komersialisasi air karena nantinya yang akan mengelola PAM Jaya adalah perusahaan swasta.

Baca juga:  Sinergi Pemprov dan Pusat Percepat Pemenuhan Gizi di Riau

Dalam kesempatan ini, 5 perwakilan kampung dipersilahkan untuk masuk ke dalam gedung DPRD Jakarta untuk menemui anggota DPRD Jakarta. “Tolak Privatisasi PAM Jaya, di Indonesia air lebih mahal dari di Singapura. Kami tidak mau nantinya warga Jakarta kesulitan air dan terbebani.” Teriak orator di mobil komando.

Disela-sela kawan mereka berdialog dengan anggota DPRD Jakarta, warga yang berada diluar gerbang gedung DPRD Jakarta bergoyang diiringi musik Gema Maumere. Beberapa spanduk yang mereka bawa bertulis, “AIR BUKAN KOMODITAS”, “PAM JAYA HARUS PERUMDA”, “AIR ADALAH HAM” dan “TOLAK PRIVATISASI PAM JAYA “.

Baca juga:  Bupati Nagekeo Pimpin Upacara Pengukuhan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Angkatan XIX Tingkat Kabupaten Nagekeo Tahun 2025

Massa aksi mempertanyakan rencana privatisasi PAM Jaya, karena selama ini warga Jakarta tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan. “Selama ini kita warga Jakarta tidak pernah dilibatkan dalam proses pembahasan revitalisasi PAM Jaya.” Kata Agus warga kampung Sumur.

Ada 46 anggota DPRD Jakarta menolak Privatisasi PAM Jaya dan 59 anggota DPRD Jakarta menerima rencana privatisasi PAM Jaya. Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA) Privatisasi PAM Jaya sedang dibahas DPRD Jakarta saat ini.

Saat ini warga masyarakat mengeluhkan berbagai kenaikan kebutuhan hidup di Jakarta, mereka takut air semakin susah dan mahal. Oleh sebab itu, warga Jakarta secara tegas menolak rencana privatisasi PAM Jaya dan warga Jakarta yang paling dirugikan oleh kebijakan pemerintah Provinsi Jakarta. (Don).

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Diduga Lakukan Pengancaman dan Penganiayaan Tamu Hotel dengan Brass Knuckle, Pria Asal Depok Yang Mengaku Wartawan Diamankan Polsek Kuta

Redaksi

13 Jul 2026

BADUNG – Polsek Kuta, Polresta Denpasar, menangani kasus dugaan tindak pidana pengancaman dan penganiayaan yang terjadi di Bali Sun Tropical Hotel & Spa, Jalan Lebak Bene, Legian, Kuta, Badung, pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 21.30 Wita. ADVERTISEMENT Peristiwa tersebut melibatkan dua tamu hotel, yakni Aji Amil Arief Yusman (36), warga Jakarta Barat, bersama rekannya Fadel …

​Optimalkan CFD Ulujami, Kecamatan Ulujami Dorong Integrasi Layanan Samsat Budiman dan Pemberdayaan UMKM BUMDes Parikesit

Alwi Assagaf

13 Jul 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Area Car Free Day (CFD) Kecamatan Ulujami yang berpusat di Sport Center Lapangan Desa Pagergunung dioptimalkan menjadi hub pelayanan publik terpadu pada Minggu (12/7). Langkah strategis ini ditandai dengan hadirnya layanan jemput bola inovatif “Samsat Budiman” yang diinisiasi oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Parikesit Desa Pagergunung guna mendekatkan akses pembayaran pajak …

FRIC Jawa Barat Kritik Keras Pernyataan Soal UKW, Tegaskan Tidak Ada Dasar Hukum Wartawan Tanpa UKW Dipidana

Redaksi

13 Jul 2026

Vokalpublika.com – Bogor – 12 Juli 2026, Pernyataan seorang oknum anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, dalam kegiatan Safari Jurnalistik V di Aula Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Kamis (9/7/2026), memicu polemik di kalangan insan pers. Ucapan yang menyebut bahwa “Bapak Kades atau Kepala Desa tinggal profiling saja medianya. Apakah medianya sudah terverifikasi …

Hotman Paris Puji Ketegasan Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah

Redaksi

12 Jul 2026

Vokalpubika.com – JAKARTA – Pengacara Hotman Paris Hxxutapea memuji pembongkaran kasus 3 korupsi yang sebelumnya ditangani Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya. Hotman menyinggung operasi besar-besaran yang dilakukan Polri tersebut tak mungkin dilakukan jika tak ada restu dari Presiden Prabowo Subianto. ADVERTISEMENT “Pertama-tama, Hotman Paris mengucapkan selamat atas ketegasan Bapak Presiden dalam kasus Jampidsus. …

Paguyuban RT/RW Kota Surabaya Bersama Surabaya Digital City dan Shejek Indonesia Gelar Santunan Anak Yatim Piatu “Meraih Berkah dengan Berbagi”

Redaksi

12 Jul 2026

Vokalpublika.com – SURABAYA – Semangat kepedulian sosial kembali ditunjukkan melalui kegiatan santunan anak yatim piatu bertajuk “Meraih Berkah dengan Berbagi” yang diselenggarakan oleh Paguyuban RT/RW Kota Surabaya bersama Surabaya Digital City dan Shejek Indonesia di Jalan Pasar Babaan, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Jawa Timur.(12/7/2026) ADVERTISEMENT Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kebersamaan dan kepedulian terhadap anak-anak yatim …

Di Tengah Seruan Efisiensi, Kades Diminta Bayar Rp3 Juta untuk Ikut Bimtek

Redaksi

12 Jul 2026

Vokalpublika.com – Wajo – 12 Juli 2026, Pemerintah terus mendorong efisiensi anggaran di seluruh instansi. Namun di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, para kepala desa justru dihadapkan pada kewajiban membayar kontribusi sebesar Rp3.000.000 per orang untuk mengikuti Bimbingan Teknis. ADVERTISEMENT Berdasarkan undangan yang beredar, kegiatan Bimtek tersebut akan dilaksanakan pada Jumat 10 hingga Senin 13 Juli …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x