Home » Berita » Unjukrasa Anarkis di Surabaya, Polrestabes Tetapkan 33 Tersangka dari 315 Orang yang Diamankan

Unjukrasa Anarkis di Surabaya, Polrestabes Tetapkan 33 Tersangka dari 315 Orang yang Diamankan

Redaksi 06 Sep 2025 284

Surabaya, Vokalpublika.com – Polrestabes Surabaya menetapkan 33 orang sebagai tersangka pasca kerusuhan unjuk rasa anarkis di Gedung Negara Grahadi dan Polsek Tegalsari. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Bhara Daksa, Jumat (5/9/2025) sore. Kegiatan tersebut dipimpin Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K., didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si., serta jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Dari 315 orang yang diamankan, sebanyak 33 orang ditetapkan sebagai tersangka dengan berbagai tindak pidana, sementara 275 orang lainnya dipulangkan setelah pemeriksaan intensif. Dari jumlah tersebut, 27 orang dewasa ditahan dan 6 anak berstatus tersangka ditangani melalui Balai Pemasyarakatan (Bapas). Selain itu, 128 anak di bawah umur ikut diamankan saat kejadian, sedangkan 7 orang yang positif narkoba diserahkan ke Satresnarkoba.

Baca juga:  Kapolres Nagekeo dan Danyon TP 834 Wakanga Mere Gelar Silaturahmi, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

“Para tersangka terlibat dalam provokasi massa, pengerusakan, pembakaran, hingga penyerangan petugas menggunakan bom molotov,” jelas Kombes Jules.

Kerusuhan bermula pada Jumat (29/8/2025) sore ketika sekitar 3.000 massa berkumpul di depan Gedung Negara Grahadi. Tanpa orasi, massa langsung melempari aparat dengan batu dan bom molotov, mengakibatkan sejumlah petugas terluka. Puluhan kendaraan dinas terbakar dan sebagian gedung mengalami kerusakan. Kericuhan berlanjut keesokan harinya, Sabtu (30/8/2025). Aksi damai di depan Mapolrestabes Surabaya berubah ricuh akibat provokasi, Gedung Negara Grahadi kembali dibakar, dan barang-barang inventaris pemerintah dijarah. Massa juga menyerang Polsek Tegalsari, yang merupakan bangunan cagar budaya, hingga habis terbakar bersamaan dengan aksi penjarahan. Sebanyak 29 pos polisi turut dirusak dan fasilitas Mapolrestabes Surabaya mengalami vandalisme.

Baca juga:  Sehari Sebelum Puncak Hari Jadi dan Resmikan City Walk, Bupati Pemalang Sempatkan Tinjau Korban Banjir Bandang di Sima-Pulosari

Kerugian materiil meliputi area barat Gedung Negara Grahadi terbakar, Polsek Tegalsari hangus beserta inventaris, 29 pos polisi rusak, dan fasilitas Mapolrestabes Surabaya dirusak. Para tersangka dijerat pasal berat, di antaranya Pasal 187 KUHP tentang pembakaran dengan ancaman 12–15 tahun penjara atau seumur hidup, Pasal 170 KUHP tentang kekerasan bersama-sama dengan ancaman 5 tahun 6 bulan, Pasal 406 KUHP tentang perusakan barang dengan ancaman 2 tahun 8 bulan, Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun, Pasal 212 KUHP tentang melawan pejabat dengan ancaman 4 tahun, Pasal 160 KUHP tentang penghasutan dengan ancaman 6 tahun, serta UU Darurat No. 12/1951 tentang kepemilikan senjata tajam dan bahan peledak dengan ancaman 20 tahun hingga hukuman mati.

Baca juga:  BBM Antri, Gas Menghilang dan Mahal. Gayanaji Komisi I DPRD Wajo Warga Nilai Cuma Pencitraan

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menegaskan pihaknya tidak akan kompromi terhadap pelaku anarkis. “Sampaikan aspirasi secara beradab dan menjunjung norma hukum. Tolak provokasi maupun tindakan anarkis yang merusak ketertiban umum. Kami tegak lurus menegakkan hukum demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.

Kerusuhan akhir Agustus 2025 ini menjadi catatan hitam Kota Pahlawan. Dengan penetapan 33 tersangka, Polrestabes Surabaya menegaskan komitmennya menjaga Surabaya tetap aman, damai, dan kondusif.

Kaperwil Jawa Timur: Andri.p

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
​Polemik Iuran Rp500 Ribu SPPG Pemalang Disorot, Diduga Langgar Aturan BGN, Pengurus Paguyuban: Itu Sah dan Hak Organisasi

Alwi Assagaf

07 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. Kebijakan tersebut dipertanyakan karena dikhawatirkan berdampak pada kualitas porsi dan hak penerima manfaat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola dapur dari total 140 unit SPPG …

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tanjungpinggir Padukan Lomba dan Pelayanan Warga

Redaksi

07 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam, berlangsung meriah. Berbagai lomba yang melibatkan masyarakat digelar di Taman Wisata Tangga Seribu Habibi Dangas, Sekupang, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Meski digelar setelah momentum perayaan 17 Agustus, kegiatan tersebut tetap mendapat antusiasme warga. Lurah Tanjungpinggir, H Agus Syofian, mengatakan, …

Sekda Pemalang dan Pemcam Ulujami Apresiasi Festival Grebeg 1000 Kemeja Sukorejo, Sampaikan Pesan Pilkades Damai

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Grebeg 1000 Kemeja di Desa Sukorejo, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Gelaran tahunan di kawasan wisata Mina Padi tersebut dinilai sukses menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kondusivitas warga. ​Hadir langsung memantau jalannya kegiatan, Sekda Pemalang Bagus Sutopo menggarisbawahi …

​Penarikan Rp500 Ribu Dapur MBG Pemalang Menuai Sorotan, Aliran Dana Masih Gelap

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola dapur operasional yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. ADVERTISEMENT Transparansi pengelolaan serta urgensi pembentukan paguyuban tersebut kini dipertanyakan demi memastikan dana kas tidak memangkas ketersediaan maupun kualitas porsi bagi penerima manfaat. ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola …


Kapolda Jabar dan Ketua Bhayangkari Daerah Salurkan Bantuan Sosial untuk Masyarakat Nelayan Pangandaran

Redaksi

06 Sep 2026

PANGANDARAN — Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial serta menghadirkan institusi kepolisian di tengah masyarakat, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Ny. Nila Pipit Rismanto menggelar kunjungan kerja sekaligus menyerahkan paket bantuan sosial (baksos) Di kampung Nelayan Kabupaten Pangandaran ADVERTISEMENT Kegiatan humanis ini bertujuan untuk membantu …

Menembus Keterbatasan, Kasek dan Siswa SMPN 1 Atap Pabuaran Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Sekolah Hingga Sampah di Aliran Sungai

Alwi Assagaf

05 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Keterbatasan fasilitas di wilayah terpencil tidak menyurutkan langkah SMPN Pabuaran Satu Atap, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang untuk mewujudkan lingkungan belajar yang sehat. ADVERTISEMENT Dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Budiman, seluruh siswa bersama jajaran guru dan komite sekolah menggelar aksi gotong royong membersihkan area sekolah hingga aliran sungai Pabuaran yang tertimbun sampah, Sabtu …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x