Home » Berita » Gubernur Sulawesi Utara YSK, wujudkan harapan masyarakat pulau Gangga dan Talise kini terang 24.jam

Gubernur Sulawesi Utara YSK, wujudkan harapan masyarakat pulau Gangga dan Talise kini terang 24.jam

Redaksi 14 Aug 2025 199

Sulawesi Utara, Vokalpublika.com
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, mengapresiasi kerja sama antara Pemerintah Daerah dan PT PLN *Persero) yang berhasil mewujudkan layanan listrik 24 jam di Pulau Gangga dan Pulau Talise. Peresmian layanan yang berlangsung pada Selasa 12/08 ini menandai komitmen serius pemerintah dalam pemerataan pembangunan di wilayah terpencil,

Advertisement
ADVERTISEMENT

Melalui sambutan daring, Gubernur Yulius menegaskan bahwa terealisasinya layanan listrik 24 jam membuktikan bahwa pemerataan pembangunan bukan hanya sekadar slogan. *Saya sudah janji sebelum 17 Agustus 2025 semuanya sudah menyala, dan ternyata hari ini sudah terealisasikan. Ini menunjukkan bahwa pembangunan adalah kenyataan yang dapat dirasakan oleh masyarakat” ujarnya.

Baca juga:  Warga di Aceh Tengah Mulai Menjarah Alfamart, Akibat Keterlambatan Pemerintah Daerah Dalam Menangani Bencana Banjir dan Tanah Longsor

“Menurut Gubernur,,, listrik yang menyala sepanjang hari akan memberikan dampak positif yang besar. Ia berharap hal ini akan membuka peluang baru bagi masyarakat setempat, seperti meningkatkan aktivitas ekonomi, memajukan sektor pariwisata dan perikanan, serta meningkatkan kualitas pendidikan. “Kedua pulau ini akan menjadi terang benderang, membuka kesempatan bagi anak-anak untuk belajar tanpa dibatasi waktu, dan aktivitas perekonomian akan meningkat,” tambahnya.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo, Usman Bangun,, menambahkan bahwa peningkatan layanan ini merupakan bukti nyata dari komitmen PLN untuk memastikan tidak ada lagi wilayah yang tertinggal dalam hal akses energi,,
“Kami yakin, listrik 24 jam akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal” (ungkap Usman).

Baca juga:  Misteri Warung Depan Tempat Cetak Plat Nomor Samsat Jakarta Siapa di Balik Usaha yang Kebal Aturan Ini?

Peningkatan infrastruktur kelistrikan yang dilakukan PLN, seperti penambahan kapasitas pembangkit dan jaringan distribusi yang lebih andal,, menjadi kunci keberhasilan program ini, Masyarakat setempat pun menyambut antusias, dengan salah satu warga bernama Ebenheazer Kadimateng mengungkapkan rasa terima kasihnya,

“Sebelumnya, listrik hanya nyala 12 jam, namun sekarang sudah 24 jam penuh,, Ini sangat membantu kami, terutama bagi anak-anak dalam proses belajar dan bagi pelaku usaha kecil” kata Ebenheazer,

PLN berharap buat masyarakat pulau Gangga/Talise dapat memanfaatkan fasilitas listrik baru ini dengan bijak,,

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Diguncang Gempa 7,7 Magnitudo, Pelabuhan Penyeberangan Marapokot Rusak Berat

Redaksi

29 Aug 2026

NAGEKEO, vokalpublika.com— Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026 pukul 15.32 WIT, menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah fasilitas penting di Pelabuhan Penyeberangan Marapokot. ADVERTISEMENT Sejumlah fasilitas pelabuhan mengalami kerusakan akibat kuatnya guncangan gempa. Kerusakan tersebut meliputi rumah mesin penggerak movable bridge (MB), catwalk, pagar pengaman …

SETELAH VIRAL DAN DIKRITIK PUBLIK, PROYEK GEDUNG PARKIR BATAL BERKONTRAK — HIBAH Rp19,1 MILIAR DIKEMBALIKAN

Redaksi

29 Aug 2026

PONTIANAK, KALBAR,vokalpublika.com— Proyek pembangunan Gedung Parkir yang sebelumnya menjadi sorotan publik akhirnya batal berkontrak. Keputusan tersebut mencuat setelah rencana proyek mendapat kritik dari berbagai elemen masyarakat dan menjadi perbincangan di ruang publik. ADVERTISEMENT Dinas PUPR disebut tidak melanjutkan proses kontrak proyek tersebut. Sementara itu, hibah senilai Rp19,1 miliar dikembalikan oleh Kejati Kalbar. Pembatalan ini menimbulkan …

Perkuat Pengawasan MBG, Pemkot Bekasi Pastikan Pelaksanaan di 249 SPPG Berjalan Tepat Sasaran

Redaksi

29 Aug 2026

KOTA BEKASI, volaloublika.com– Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat koordinasi dan pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), seiring semakin luasnya layanan program tersebut di Kota Bekasi. ADVERTISEMENT Pemerintah Kota Bekasi memandang aspek keamanan pangan sebagai bagian penting yang harus dikawal bersama dalam pelaksanaan program tersebut. Hal tersebut diungkapakn Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat memimpin …

Dorong Ekonomi Lokal, Pemcam Ulujami Dukung Festival Grebeg 1.000 Kemeja 2026 di Desa Sukorejo

Alwi Assagaf

29 Aug 2026

Pemalang– Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami berkomitmen memperkuat potensi ekonomi kreatif dan melestarikan budaya daerah. ADVERTISEMENT Camat Ulujami, Waluyo, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang dan sekitarnya untuk menyukseskan gelaran Festival Grebeg 1.000 Kemeja 2026 yang terpusat di Desa Sukorejo. ​Festival budaya dan pemberdayaan ekonomi tahunan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 6 September 2026, mulai pukul 06.00 …

​Polemik Bekas Tambang di Kawasan Hutan Pemalang ‘Mangkrak’, Ketum Yayasan Gugus Hukum Lingkungan Hidup Indonesia Sebut Perusakan Lingkungan Wajib Ditindak Tanpa Aduan

Alwi Assagaf

29 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Terbengkalainya bekas lahan tambang galian C seluas 5,96 hektar di kawasan hutan Desa Pegongsoran, Kecamatan Pemalang, memicu desakan penegakan hukum secara terbuka. ADVERTISEMENT Lahan milik Perum Perhutani yang disewa CV Wiwit Kular Sukses tersebut belum tersentuh reklamasi meski aktivitas penambangan telah terhenti lebih dari satu tahun. ​Ketua Umum Yayasan Gugus Hukum Lingkungan …

BOS PENGEMPUL EMAS ILEGAL DI BENGKAYANG DIDUGA BERINISIAL M DAN S, BENARKAH KEBAL HUKUM?

Redaksi

29 Aug 2026

BENGKAYANG, KALBAR, vokalpublika.com- Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, kembali menjadi sorotan. Di balik aktivitas tambang ilegal tersebut, muncul dugaan adanya jaringan pengumpul atau pengepul emas yang berperan menampung hasil tambang sebelum didistribusikan ke jaringan perdagangan yang lebih luas. ADVERTISEMENT Dalam penelusuran informasi yang berkembang di lapangan, dua nama berinisial …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x