Home » Berita » Hari Kedelapan Operasi Patuh Siginjai 2025, Puluhan Kendaraan Ditindak Sat Lantas Polres Kerinci

Hari Kedelapan Operasi Patuh Siginjai 2025, Puluhan Kendaraan Ditindak Sat Lantas Polres Kerinci

Redaksi 21 Jul 2025 404

Sungai Penuh, Vokalpublika.com– Memasuki hari kedelapan pelaksanaan Operasi Patuh Siginjai 2025, Satuan Lalu Lintas Polres Kerinci terus menggencarkan razia di sejumlah titik strategis, salah satunya di kawasan Simpang Panik, Kota Sungai Penuh, Senin pagi (21/7/2025).

Operasi yang berlangsung sejak 14 Juli hingga 27 Juli mendatang ini bertujuan untuk menekan angka pelanggaran serta menurunkan potensi kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Kerinci.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan kendaraan roda dua dan roda empat kembali ditindak dengan sanksi tilang maupun teguran. Penindakan dilakukan terhadap pengendara yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan, melawan arus, hingga pengemudi ojek yang tidak mematuhi aturan lalu lintas.

Baca juga:  Dandim 0711/Pemalang Hadiri Launching Kegiatan APBD Kabupaten Pemalang Tahun 2025

Menariknya, razia kali ini tidak hanya menyasar masyarakat umum, namun juga kendaraan milik anggota Polri. Satlantas Polres Kerinci turut menggandeng Seksi Propam, personel Denpom TNI, serta melibatkan unsur media dan LSM sebagai bentuk transparansi dan pengawasan publik.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Kerinci, Aipda Debi Rusadi, menegaskan bahwa tidak ada tebang pilih dalam penindakan. Semua pengendara yang terbukti melanggar tetap diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Puluhan pengendara telah kami tindak, baik melalui tilang maupun teguran. Umumnya karena tidak membawa SIM, STNK, tidak memakai helm, serta melawan arus. Termasuk pengemudi ojek yang sebelumnya telah kami ingatkan melalui pengurus ojek masing-masing,” ujarnya.

Baca juga:  Warga Kecamatan Ketol Menyeberangi Sungai Dengan Tali Sling, Demi Bertahan Hidup

Debi juga menambahkan bahwa pihaknya secara terbuka melibatkan Denpom TNI, wartawan, dan LSM dalam operasi ini, agar proses penegakan hukum dapat berjalan secara objektif dan akuntabel di lapangan.

Ia pun mengimbau secara khusus kepada para pejabat yang menggunakan sopir pribadi agar memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan yang digunakan.

“Kami harap para pejabat yang diantar sopir pribadi juga ikut mengingatkan sopir mereka agar membawa kelengkapan surat-surat kendaraan. Jangan sampai menjadi contoh yang tidak baik di jalan,” tegasnya.

Baca juga:  Warga Keluhkan Kondisi Jalan di Kabupaten Pemalang: Desa Limbangan - Ketapang Penuh Lubang, Hati-hati Melintas Saat Hujan

Lebih lanjut, Debi menekankan bahwa operasi ini bukan untuk menakut-nakuti pengendara, melainkan sebagai upaya menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
​OPINI: Menyoal Moralitas “Penumpang Gelap” di Balik Karya Jurnalistik

Alwi Assagaf

28 Apr 2026

Oleh: Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) ​Sebuah karya jurnalistik lahir dari proses yang panjang dan berisiko. Mulai dari menampung laporan masyarakat, melakukan investigasi lapangan, hingga verifikasi data demi mengungkap kebenaran dan menyelamatkan uang negara. Namun, ironi besar kini tengah melanda profesi kita. ​Fakta di lapangan menunjukkan fenomena miris: munculnya oknum-oknum yang mengaku sebagai rekan seprofesi, …

Carut Marut Infrastruktur WiFi di Pemalang: AWPB Soroti Lemahnya Pengawasan dan Potensi Kebocoran PAD

Alwi Assagaf

27 Apr 2026

PEMALANG – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) mendesak Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk bersikap transparan terkait pemanfaatan Ruang Milik Jalan (Rumija) untuk tiang kabel fiber optik (WiFi). AWPB mengindikasikan adanya praktik bisnis jaringan internet “gelap” yang mengabaikan prosedur perizinan dan merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). ​Secara regulasi, pemasangan sarana komersial di lahan pemerintah wajib memiliki izin …

​Gotong Royong Kodim Pemalang dan Masyarakat Bangun Jembatan Penghubung Belik-Randudongkal

Alwi Assagaf

27 Apr 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Personel Kodim 0711/Pemalang melalui Koramil 11/Belik bersama warga Desa Sikasur melaksanakan gotong royong pembangunan Jembatan Garuda di atas Sungai Dauan, Senin (27/4/2026). Infrastruktur ini dibangun untuk menghubungkan Desa Sikasur (Kecamatan Belik) dengan Desa Karangmoncol (Kecamatan Randudongkal). Jembatan dengan dimensi panjang 50 meter dan lebar 1,2 meter tersebut saat ini memasuki tahap pengerjaan …

Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup Baru, Desak Penegakan Hukum Tegas di Tengah Krisis Lingkungan Nasional

Redaksi

27 Apr 2026

Jakarta, vokalpublika.com – Ketua Umum DPP Gugus Hukum Lingkungan Hidup Indonesia (GHLHI), Bakti Lubis, menyoroti penunjukan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, dengan menekankan pentingnya langkah tegas dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan. Dalam keterangannya, Bakti Lubis menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar agar kepemimpinan baru di sektor lingkungan hidup mampu menghadirkan perubahan nyata di …

Mengungkap Tabir Proyek Rp25 Miliar di Pesisir Barat: Dugaan Penyimpangan hingga Minim Pengawasan, Mutu Pendidikan Terancam

Redaksi

27 Apr 2026

Pesisir Barat, Vokalpublik.com – Proyek Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) untuk renovasi dan rehabilitasi madrasah di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dengan nilai mencapai Rp25,48 miliar, kini menjadi sorotan serius. Program yang digulirkan pemerintah pusat melalui kolaborasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk Tahun Anggaran 2025–2026 itu diduga menyisakan sejumlah …

Iuran Sampah Dipertanyakan Respons Desa Kaduagung Belum Menyeluruh

Redaksi

27 Apr 2026

Kuningan, vokalpublika.com— Polemik pengelolaan sampah di Desa Kaduagung, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, masih menyisakan tanda tanya. Selain dugaan praktik pembakaran sampah secara terbuka, transparansi penggunaan iuran kebersihan sebesar Rp10 ribu per rumah tangga juga menjadi sorotan. Permasalahan ini mencuat setelah awak media menerima keluhan warga terkait masih berlangsungnya pembakaran sampah di lingkungan desa, meski masyarakat …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x