Home » Uncategorized » Tak Ingin Gegabah, Bupati Vickner Sinaga Pilih Kajian Akademis sebagai Dasar Penataan Keramba Silalahi II

Tak Ingin Gegabah, Bupati Vickner Sinaga Pilih Kajian Akademis sebagai Dasar Penataan Keramba Silalahi II

Clara T S 04 Aug 2026 106

DAIRI – vokalpublika com
Pemerintah Kabupaten Dairi memilih menempuh pendekatan yang lebih komprehensif dalam menyelesaikan persoalan Keramba Jaring Apung (KJA) di Desa Silalahi II, Kecamatan Silahisabungan. Alih-alih mengambil langkah sepihak, Bupati Dairi Vickner Sinaga menegaskan bahwa kebijakan penataan akan ditetapkan setelah melalui kajian akademis dan mendengarkan seluruh aspirasi masyarakat.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Komitmen tersebut disampaikan Bupati saat memimpin rapat terpadu penataan KJA di ruang rapat bupati, Selasa (4/8/2026). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya pada 28 Juli 2026 sekaligus menjadi forum untuk menyerap berbagai pandangan dari masyarakat, Forkopimda, dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Dalam pembahasan terungkap bahwa persoalan KJA di kawasan Silalahi telah berlangsung selama bertahun-tahun. Meski penertiban pernah dilakukan pada 2021, pertumbuhan keramba kembali meningkat sehingga diperlukan kebijakan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan.

Baca juga:  Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

Berdasarkan paparan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Rickson Panggabean, saat ini terdapat sekitar 2.877 petak KJA di kawasan Silalahi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 216 petak telah ditertibkan pada operasi sebelumnya. Namun, meskipun pemerintah telah beberapa kali melayangkan surat teguran, sebagian pemilik KJA di Desa Silalahi II belum melakukan pembongkaran secara mandiri.

Pemerintah Kecamatan Silahisabungan bersama Pemerintah Desa Silalahi II menyatakan dukungan terhadap langkah penataan. Menurut mereka, keberadaan KJA yang terus bertambah tidak hanya berpotensi memengaruhi kualitas lingkungan Danau Toba, tetapi juga menjadi tantangan dalam pengembangan kawasan wisata yang menjadi salah satu sektor unggulan daerah.

Berbagai masukan pun mengemuka dalam rapat. Anggota DPRD Kabupaten Dairi, Fitrianto Berampu, menilai penyelesaian persoalan harus mempertimbangkan keseimbangan antara kepentingan ekonomi masyarakat dan upaya pelestarian lingkungan.

Baca juga:  Pagar Nusa Kota Semarang Minta Kasus Tewasnya Anggota Akibat Kekerasan Jalanan Diusut Tuntas

Ia mengusulkan agar pemerintah memetakan lokasi yang masih layak untuk budidaya KJA, mengkaji penerapan teknologi ramah lingkungan guna menekan pencemaran perairan, serta menyusun konsep pengembangan wisata yang dapat berjalan berdampingan dengan aktivitas perikanan. Selain itu, opsi pemberian ganti rugi kepada pemilik KJA juga dinilai perlu masuk dalam pembahasan.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Bupati Vickner Sinaga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Dairi tidak ingin mengambil keputusan yang terburu-buru.

“Kita mencari solusi terbaik bagi masyarakat Dairi. Tidak ada keputusan yang seratus persen tanpa risiko. Karena itu, kita ingin solusi yang elegan dan meminta masukan dari semua pihak, termasuk para pemilik KJA, sebelum keputusan final diambil,” tegas Vickner Sinaga.

Baca juga:  Bukan Diam, PD Pasar Dairi Terus Berjibaku Menata Pusat Pasar Sidikalang

Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Dairi akan menggandeng perguruan tinggi untuk menyusun kajian akademis sebagai landasan ilmiah dalam merumuskan kebijakan penataan KJA di Silalahi II. Kajian tersebut diharapkan mampu menghasilkan solusi yang adil, berorientasi pada perlindungan lingkungan Danau Toba, sekaligus tetap memperhatikan keberlangsungan mata pencaharian masyarakat.

Rapat turut dihadiri perwakilan Forkopimda, Staf Ahli Bupati Anggara Sinurat, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Olahraga Iwan Taruna Berutu, Sekretaris Dinas Pertanian Siska Tampubolon, Camat Silahisabungan Iwan Simarmata, masyarakat Desa Silalahi II, serta sejumlah pimpinan OPD terkait dan undangan lainnya.(clara)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
PD Pasar Dairi Berjibaku Setiap Sabtu, Penertiban Tak Boleh Lengah Demi Pasar Aman dan Nyaman

Clara T S

19 Sep 2026

SIDIKALANG — vokalpublika.comUpaya membenahi wajah pasar di Kabupaten Dairi terus dilakukan Perusahaan Daerah (PD) Pasar. Penertiban tidak hanya dilakukan sesekali, tetapi menjadi bagian dari kerja rutin yang digerakkan jajaran direksi bersama seluruh divisi, dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan. ADVERTISEMENT Setiap Sabtu, jajaran direksi PD Pasar turun langsung memimpin kegiatan …

Kebakaran Hebat di Jalan Tapanuli/pak pak Sidikalang, 5 Rumah Ludes Terbakar, 1 Orang Meninggal Dunia

Clara T S

18 Sep 2026

SIDIKALANG —vokalpublika.comKebakaran hebat melanda permukiman warga di Jalan Tapanuli/pak pak, tepatnya di samping Galon Naibaho, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Jumat (18/9/2026) sore. ADVERTISEMENT Kobaran api yang membesar dengan cepat membuat warga sekitar panik. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Dairi langsung bergerak setelah menerima laporan masyarakat pada pukul 16.23 WIB. Armada Damkar berangkat pukul 16.24 WIB …

Si Jago Merah Mengamuk di Jalan Pakpak! Tiga Rumah Diduga Ludes, Ledakan Bikin Panik

Clara T S

18 Sep 2026

SIDIKALANG —vokalpublika.comKebakaran hebat terjadi di kawasan Jalan Pakpak, Sidikalang, Kabupaten Dairi, tepatnya di sekitar persimpangan Jalan Tapanuli, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. ADVERTISEMENT Kobaran api dengan cepat membesar dan disertai suara ledakan berulang dari lokasi kejadian. Kondisi tersebut membuat warga di sekitar lokasi panik dan berupaya menjauh dari titik kebakaran. Hingga berita ini diturunkan, …

Layanan Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Pangkas Waktu Pengurusan Peta Bidang Tanah

Clara T S

17 Sep 2026

BOGOR —vokalpublika.comMasyarakat kini tidak lagi harus menunggu berbulan-bulan untuk mendapatkan Peta Bidang Tanah (PBT). Melalui layanan Pengukuran Terjadwal, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menghadirkan kepastian waktu sekaligus mempercepat proses pengukuran bidang tanah. ADVERTISEMENT Manfaat tersebut dirasakan langsung Iswandi Arfan, warga Kabupaten Bogor, yang mengaku proses pengurusan PBT kini jauh lebih cepat dibandingkan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x