Home » Berita » Kolaborasi Pemkot dan PA Surabaya Berhasil Tekan Angka Dispensasi Kawin hingga 61,63 Persen

Kolaborasi Pemkot dan PA Surabaya Berhasil Tekan Angka Dispensasi Kawin hingga 61,63 Persen

Redaksi 17 Jun 2026 10

Surabaya, vokalpublika.com– Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berhasil menekan angka pengajuan dispensasi kawin (Diska) hingga 61,63 persen melalui berbagai strategi yang mengedepankan edukasi, perlindungan anak, serta kolaborasi dengan Pengadilan Agama (PA) Surabaya.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya, Ida Widayati, mengatakan bahwa upaya pencegahan pernikahan dini dilakukan dengan menyesuaikan karakteristik masyarakat di setiap wilayah.

“Surabaya merupakan kota besar dengan 31 kecamatan yang memiliki karakter dan budaya berbeda-beda. Untuk wilayah utara misalnya, diperlukan pendampingan khusus karena masih ada anggapan bahwa setelah lulus sekolah tidak perlu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Ida, Rabu (17/6/2026).

Untuk mengubah pola pikir tersebut, Pemkot Surabaya memperkuat edukasi hingga tingkat Rukun Warga (RW) melalui berbagai program, salah satunya Kampung Pancasila.

“Melalui program ini, masyarakat diedukasi bahwa hak-hak anak harus dipenuhi agar mereka dapat meraih cita-citanya,” jelasnya.

Selain edukasi, Pemkot Surabaya juga memperkuat perlindungan anak melalui pengawasan lingkungan dan kebijakan pendukung, termasuk penerapan surat edaran pembatasan jam malam bagi anak.

Baca juga:  ​Pastikan Dampak Nyata, Danrem 071/Wijayakusuma Tinjau Progres TMMD Reguler Purbalingga

“Pak Wali Kota memberikan surat edaran pembatasan jam malam sebagai salah satu langkah untuk memastikan pemenuhan hak-hak anak dapat terlaksana dengan baik,” tambah Ida.

Meski angka pengajuan dispensasi kawin mengalami penurunan, Pemkot Surabaya tetap memberikan pendampingan kepada pasangan yang mengajukan permohonan melalui kelas calon pengantin.

Dalam program tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai kesiapan psikologis, ekonomi, kesehatan, hingga kesehatan reproduksi.

“Peserta diberikan pemahaman tentang persiapan membangun rumah tangga dari sisi psikologis, ekonomi, kesehatan, hingga reproduksi,” tuturnya.

Upaya pencegahan lainnya dilakukan melalui sosialisasi di sekolah dan pondok pesantren dengan materi kesehatan reproduksi serta pemanfaatan internet secara sehat.

“Kami menyasar siswa SD, SMP hingga santri di pesantren untuk diberikan edukasi mengenai reproduksi sehat dan internet sehat,” katanya.

Selain itu, layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dan program Bina Keluarga Remaja terus diperkuat sebagai langkah preventif untuk mencegah pernikahan usia anak.

Baca juga:  Pemkab Kepulauan Meranti Klarifikasi: Gugatan Swandi Tidak Dikabulkan, Perkara Belum Inkracht

“Ini merupakan bagian dari upaya kami memperkuat perlindungan anak agar tidak melakukan pernikahan sebelum waktunya,” ujar Ida.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Surabaya, Mufi Ahmad Baihaqi, menyebut penurunan angka dispensasi kawin juga dipengaruhi oleh penerapan mekanisme seleksi yang lebih ketat terhadap setiap permohonan yang diajukan.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi dengan berbagai stakeholder. Setiap pemohon dispensasi nikah kami sarankan untuk memperoleh rekomendasi kesiapan reproduksi dari Dinas Kesehatan melalui puskesmas,” kata Mufi.

Selain rekomendasi kesehatan reproduksi, PA Surabaya juga mewajibkan adanya rekomendasi dari psikolog sebagai bahan pertimbangan majelis hakim dalam memutus perkara dispensasi kawin.

“Hasil rekomendasi tersebut hanya dapat dibaca oleh majelis hakim sehingga menjadi bahan pertimbangan yang utuh dalam pengambilan keputusan,” jelasnya.

Mufi mengungkapkan bahwa sebagian besar dispensasi kawin yang dikabulkan melibatkan calon mempelai yang telah berusia di atas 18 tahun dan mendekati usia 19 tahun.

Baca juga:  Dukung Program Presiden, PT. Saudagar Komoditi Nuswantoro Buka Peluang Pengembangan Sektor Perdagangan di Jateng

“Dari data yang ada, mayoritas yang dikabulkan berusia di atas 18 tahun menuju 19 tahun,” ujarnya.

Menurutnya, faktor sosial dan budaya masih menjadi pertimbangan dalam sejumlah kasus, terutama apabila hubungan pasangan remaja berpotensi menimbulkan konflik antar keluarga.

“Jika terdapat potensi permusuhan antar keluarga sementara anak juga harus dilindungi, maka risiko yang lebih besar itulah yang menjadi pertimbangan untuk dicegah,” katanya.

Ia menambahkan, meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan dan kesiapan menikah turut berkontribusi terhadap penurunan angka pengajuan dispensasi kawin di Surabaya.

“Kesadaran masyarakat yang semakin baik ini turut tercermin dalam data statistik yang menunjukkan penurunan pengajuan dispensasi nikah di pengadilan,” pungkasnya.

Kabiro: Nurul F

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Polres Kuningan Ungkap Jaringan Narkoba Tembakau Sintesis, Empat Pelajar Diamankan dengan Barang Bukti 21 Paket

Redaksi

17 Jun 2026

Vokalpublika.com – KUNINGAN –17Juni2026 Satuan Reserse Narkoba Polres Kuningan berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis tembakau sintesis di wilayah hukum Polres Kuningan. Dalam operasi yang dilakukan pada Kamis (16/4/2026) pukul 17.00 WIB, petugas mengamankan empat orang tersangka yang ternyata masih berstatus pelajar. ADVERTISEMENT Dari keempat pelaku tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 21 paket narkotika jenis …

Estafet Kepemimpinan Kantah Toba Resmi Bergulir, Kantah Dairi Teguhkan Komitmen Kolaborasi

Clara T S

17 Jun 2026

TOBA -vokalpublika.comKantor Pertanahan Kabupaten Dairi turut menghadiri kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Toba yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan sinergi antar satuan kerja di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). ADVERTISEMENT Dalam acara tersebut, jabatan Kepala …

POLRES KUNINGAN KOMITMEN HARIAN: TURUN BERTANI & KAWAL PANEN HINGGA KE PABRIK DEMI SWASEMBADA PANGAN

Redaksi

17 Jun 2026

Vokalpublika.com – KUNINGAN, Rabu 17 Juni 2026 – Polres Kuningan, Polda Jawa Barat, menegaskan komitmennya mengawal program ketahanan pangan nasional dengan turun langsung ke lapangan setiap hari. Sehari setelah kegiatan peninjauan tanaman jagung bersama petani , Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. menyatakan seluruh jajaran akan ikut bertani dan mengawal hasil panen petani …

Sikat Prostitusi di Comal Baru, Ketegasan Satpol PP Pemalang Panen Apresiasi

Alwi Assagaf

17 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Langkah tegas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pemalang dalam memberantas praktik prostitusi mendapat dukungan luas. Salah satunya datang dari Aliansi Pantura Bersatu (APB) yang menilai operasi ini sebagai bukti nyata respons cepat pemerintah terhadap keresahan masyarakat. ADVERTISEMENT ​Sekretaris Jenderal APB, Yogo Darminto, SH., menyatakan bahwa penertiban di kawasan Comal Baru …

Bupati Dairi Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut, Wamenag Ajak Jadikan Al-Qur’an Perekat Persatuan Bangsa

Clara T S

17 Jun 2026

Deli Serdang –vokalpublika.comBupati Dairi, Vickner Sinaga, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Astaka, Kabupaten Deli Serdang, Senin (15/6/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan yang menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Muhammad Syafii, serta dihadiri …

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Dairi Gelar Bakti Kesehatan dan Donor Darah untuk Bantu Ketersediaan Stok Darah di RSUD Sidikalang

Clara T S

16 Jun 2026

DAIRI – vokalpublika.comDalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Dairi menggelar kegiatan bakti kesehatan dan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Dairi. Kegiatan sosial tersebut berlangsung di Aula Bhayangkari Polres Dairi, Senin (15/6/2026), dan diikuti oleh jajaran personel Polres Dairi. ADVERTISEMENT Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x