Home » Berita » OSO Lantik Pengurus MABT Indonesia, Tegaskan Peran Budaya Tionghoa dalam Kebinekaan Nasional

OSO Lantik Pengurus MABT Indonesia, Tegaskan Peran Budaya Tionghoa dalam Kebinekaan Nasional

Redaksi 11 Feb 2026 22

Pontianak, vokalpublika.com – Dr Oesman Sapta secara resmi melantik dan mengukuhkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Indonesia periode 2025–2030.
Pelantikan berlangsung khidmat di Aula Hotel Novotel Pontianak, Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, disaksikan para tokoh masyarakat lintas etnis, pejabat daerah, serta pengurus MABT dari berbagai daerah.
Dalam pidatonya, OSO yang juga Ketua Dewan Penasehat MABT Indonesia menegaskan bahwa berdirinya MABT Indonesia sebagai organisasi nasional yang berpusat di Kalimantan Barat merupakan tonggak penting dalam perjalanan budaya dan kebinekaan di Indonesia.
“Mendirikan organisasi tingkat nasional yang berpusat di Kalimantan Barat ini luar biasa. Ini bukan hanya soal organisasi, tetapi soal identitas, sejarah, dan kontribusi etnis Tionghoa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar OSO yang juga Ketua Umum DPP Hanura ini.

Dalam kata sambutannya, OSO mengenang pengalamannya saat dipercaya negara mewakili Indonesia dalam hubungan dengan China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT).
Melalui peran tersebut, ia terlibat langsung membangun kerja sama budaya dan ekonomi antara Indonesia dan Tiongkok.
“Saya ditugaskan sebagai anak bangsa untuk menjalin hubungan dengan Tiongkok. Dan itu berhasil. Budaya Tionghoa memiliki kekhasan yang kuat, dan uniknya, istilah ‘Tionghoa’ itu hanya ada di Indonesia,” katanya.
Ia juga mengulas sejarah panjang etnis Tionghoa di Kalimantan Barat, khususnya Singkawang, yang menurutnya memiliki akar sejarah kuat sejak masa kedatangan Sampokong.
OSO menekankan bahwa sejarah kebersamaan antara etnis Tionghoa dan Dayak telah terjalin sejak masa penjajahan Jepang.
“Kalau bukan karena persahabatan orang tua kami dengan masyarakat Dayak, mungkin sejarah akan berbeda. Dari sanalah kebersamaan itu tumbuh,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, OSO memberikan penekanan khusus kepada Ketua Umum DPP MABT Indonesia, Suyanto Tanjung, terkait tanggung jawab besar yang kini diemban.
“Sekarang bukan lagi MABT Kalbar, tetapi MABT Indonesia.
Artinya, harus membangun cabang di seluruh wilayah Indonesia, di 38 provinsi. Ini tugas besar dan perlu kerja kolektif,” tegas OSO.
Ia mengingatkan agar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) MABT Indonesia tetap berlandaskan Undang-Undang Dasar 1945, guna menjaga organisasi tetap inklusif dan tidak menimbulkan sekat sosial.

Baca juga:  Operasi Patuh Semeru 2025 Polres Pamekasan Gandeng Media Sosialisasikan Keselamatan Berkendara

Sementara, Ketua Umum DPP MABT Indonesia, Suyanto Tanjung, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan syukur karena pelantikan dilakukan langsung oleh tokoh nasional yakni pak OSO.
“Bagi kami, Pak OSO bukan orang lain. Beliau sudah menjadi bagian dari keluarga besar etnis Tionghoa Indonesia.
Sejak dulu, beliau menjalin hubungan yang sangat baik dengan para sesepuh kami dan seluruh etnis di Kalimantan Barat,” ujar Tanjung yang juga anggota DPRD Kalbar ini.
Ia menilai pak OSO memiliki jasa besar dalam membina etnis Tionghoa, baik di bidang usaha, pendidikan, maupun politik.

Baca juga:  Pelantikan Pengurus Cabang BKMT Kecamatan se-Kabupaten Oku Selatan

Salah satunya melalui pendirian Universitas OSO di Kalimantan Barat yang membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat daerah.


“Beliau juga mendidik kami di dunia politik. Saya adalah contoh nyata, dibina dan dipercaya hingga menjadi Ketua DPD Hanura Kalbar beberapa waktu lalu,” tambahnya.

Atas dedikasi tersebut, MABT Indonesia secara resmi mengangkat OSO, sebagai Ketua Dewan Kehormatan MABT Indonesia.
Dalam sambutannya, Tanjung juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas dukungan terhadap rencana pembangunan Rumah Adat Budaya Tionghoa.
“Kami bangga karena etnis Dayak, Melayu, Madura, Bali, dan lainnya telah memiliki rumah adat. Pemerintah Provinsi Kalbar telah menghibahkan sebidang tanah yang lokasinya strategis, di antara rumah adat Melayu dan Dayak,” ungkapnya.
Ia berharap pemerintah daerah juga dapat mengalokasikan anggaran pembangunan gedung MABT sebagai rumah bersama dalam membina kebinekaan dan melestarikan adat budaya Tionghoa.
Tanjung optimistis, masyarakat Tionghoa baik di Kalbar maupun di luar daerah akan turut berkontribusi dalam pembangunan tersebut.
Di tempat yang sama, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dalam sambutannya menegaskan bahwa MABT memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial dan persatuan di Kalimantan Barat.

Baca juga:  OSO Ajak Seluruh Bangsa Perkuat Solidaritas Pascabencana di Sumatera dan Refleksi Awal Tahun 2026


“Kalimantan Barat adalah rumah besar bagi keberagaman. Di sini hidup berbagai suku, agama, budaya, dan tradisi. MABT hadir sebagai kekuatan sosial yang memperkuat nilai persaudaraan dan toleransi,” kata Norsan.
Ia memastikan proses hibah tanah untuk rumah adat budaya Tionghoa sedang berjalan dan menjadi komitmen pemerintah daerah.
Pembangunan nantinya akan dilakukan secara gotong royong antara masyarakat dan pemerintah.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Limbah dari LCT Mutiara Galrib Samudera, HNSI Kepri: Kejahatan Lingkungan Harus Diusut hingga Pengadilan

Redaksi

10 Feb 2026

Batam, vokalpiblika.com— Peristiwa kandasnya kapal pengangkut limbah hitam di Perairan Dangas, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, membuka tabir persoalan serius dalam tata kelola limbah industri. Insiden yang semula disebut sebagai kecelakaan laut kini berkembang menjadi dugaan pelanggaran hukum lingkungan yang melibatkan korporasi dan aktor bisnis berpengaruh.Kapal yang diketahui mengangkut ratusan jumbo bag limbah hitam tersebut diduga …

Ironis! Perbaikan Infrastruktur Digenjot, Jalan Kabupaten di Desa Gondang Taman Rusak Parah: Aktivitas Ekonomi Warga Terganggu dan Membahayakan

Alwi Assagaf

10 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan milik Pemerintah Kabupaten Pemalang di Desa Gondang, Kecamatan Taman, dikeluhkan warga. Kerusakan jalan yang dipenuhi lubang serta kerap tergenang air saat musim hujan dinilai menghambat aktivitas masyarakat dan berdampak langsung pada pergerakan ekonomi warga setempat. Pantauan di lapangan menunjukkan, kerusakan terjadi di sejumlah titik sepanjang ruas jalan, Senin (9/2/2026). Lubang-lubang …

Sorotan Aspirasi Banjir, Sampah, dan UHC Kembali Disampaikan dalam Musrenbang RKPD Kecamatan Taman Pemalang

Alwi Assagaf

10 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, menjadi ruang dialog antara masyarakat dan pemangku kebijakan untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan. Dalam kegiatan yang digelar Selasa (10/2/2026) tersebut, isu banjir, pengelolaan sampah, serta layanan kesehatan melalui skema Universal Health Coverage (UHC) mencuat sebagai aspirasi utama warga. Kegiatan Musrenbang RKPD Kecamatan …

Kondisi Jalan Provinsi Perintis Kemerdekaan Pemalang Disorot, Sejumlah Titik Mulai Alami Kerusakan Keselamatan Pengendara Terancam

Alwi Assagaf

10 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Jalan Perintis Kemerdekaan di Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, yang berstatus jalan provinsi, mulai menunjukkan penurunan kondisi di sejumlah titik meski belum lama dilakukan pengaspalan. Situasi ini menjadi perhatian pengguna jalan, terutama saat intensitas hujan meningkat. Berdasarkan pantauan Vokalpublika.com, Senin (10/2/2026), ditemukan lubang dan retakan ringan pada beberapa bagian badan jalan. Pada kondisi …

​Klarifikasi: Asap di Gudang Jalan Yos Sudarso Pemalang Berasal dari Sisa Renovasi, Bukan Limbah Berbahaya

Alwi Assagaf

10 Feb 2026

​PEMALANG, Vokalpublika.com – Menanggapi kekhawatiran warga terkait kepulan asap yang terlihat di sebuah gudang limbah di kawasan Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sugihwaras (jalur Pagaran – Widuri), pihak pengelola memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang beredar. ​Kepulan asap tersebut dipastikan bukan berasal dari pembakaran limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), melainkan murni dari pembersihan sisa …

Bupati Resmi Buka TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 Kodim 0711/Pemalang di Kemangmang Desa Surajaya

Alwi Assagaf

10 Feb 2026

Pemalang – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 Kodim 0711/Pemalang secara resmi dibuka oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, S.E., M.M., dalam upacara yang digelar di Lapangan Dusun Kemangmang, Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, Selasa (10/2/2026). Upacara pembukaan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Bupati Pemalang bertindak sebagai …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x