Home » Berita » Limbah dari LCT Mutiara Galrib Samudera, HNSI Kepri: Kejahatan Lingkungan Harus Diusut hingga Pengadilan

Limbah dari LCT Mutiara Galrib Samudera, HNSI Kepri: Kejahatan Lingkungan Harus Diusut hingga Pengadilan

Redaksi 10 Feb 2026 263

Batam, vokalpiblika.com— Peristiwa kandasnya kapal pengangkut limbah hitam di Perairan Dangas, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, membuka tabir persoalan serius dalam tata kelola limbah industri. Insiden yang semula disebut sebagai kecelakaan laut kini berkembang menjadi dugaan pelanggaran hukum lingkungan yang melibatkan korporasi dan aktor bisnis berpengaruh.
Kapal yang diketahui mengangkut ratusan jumbo bag limbah hitam tersebut diduga beroperasi dalam kondisi kelebihan muatan (overload). Fakta ini memunculkan pertanyaan mendasar: apakah kandasnya kapal murni musibah, atau akibat praktik pengangkutan limbah yang mengabaikan keselamatan serta regulasi lingkungan?
Sorotan publik mengarah pada seorang pengusaha berinisial HS, yang diduga memiliki keterkaitan dengan PT Mutiara Haluan Samudra dan PT Jagar Prima Nusantara. Aparat penegak hukum didesak tidak berhenti pada pemeriksaan awak kapal semata, melainkan menelusuri rantai tanggung jawab hingga ke tingkat pemilik kapal, pemilik limbah, pengelola tank cleaning, serta pihak penampung.
Sumber internal menyebutkan, pasca-insiden HS sempat diduga berupaya meninggalkan Batam menuju Jakarta. Namun langkah tersebut dikabarkan berhasil dicegah aparat penegak hukum demi kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Upaya konfirmasi ke kantor PT Jagar Prima Nusantara yang berlokasi di Perumahan Cendana, Batam, hingga kini belum membuahkan hasil. Pihak manajemen memilih bungkam. “Pimpinan sedang tidak berada di tempat,” ujar seorang pegawai singkat, tanpa memberikan keterangan tambahan.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kepulauan Riau, Distrawandi, menyampaikan sikap tegas atas kasus tersebut. Ia menegaskan bahwa peristiwa ini tidak boleh dipersempit hanya sebagai insiden lokal.
“Siapa pemilik tank cleaning-nya, siapa pemilik barangnya, siapa penampungnya, semuanya harus diungkap. Kita kejar sampai ketemu di pengadilan. Ini kejahatan lingkungan, dan kejahatan lingkungan adalah kejahatan internasional,” tegas Distrawandi.
Ia juga mempertanyakan kesanggupan pihak perusahaan untuk memulihkan kerusakan yang terjadi akibat dugaan pencemaran tersebut. “Apakah sanggup pihak perusahaan itu memperbaiki semuanya kembali?” ujarnya.
Menurut Distrawandi, dampak pencemaran tidak hanya dirasakan oleh nelayan Dangas atau Sekupang semata, melainkan berpotensi meluas ke seluruh wilayah pesisir Batam dan sekitarnya. “Ini bukan hanya soal nelayan Dangas. Efeknya ke semua nelayan. Nelayan yang benar-benar berprofesi sebagai nelayan jumlahnya sekitar 7.000 orang. Jika dihitung dengan keluarga dan masyarakat pesisir yang bergantung pada laut, jumlahnya bisa lebih dari 10.000 orang,” ungkapnya.
Pasca-kandasnya kapal, warga dan nelayan melaporkan perubahan warna air laut menjadi gelap disertai bau menyengat di kawasan pesisir. Dokumentasi visual yang beredar memperlihatkan endapan limbah hitam di perairan dangkal serta menempel di garis pantai Dangas, wilayah yang selama ini menjadi ruang hidup nelayan tradisional.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak berwenang terkait jenis limbah yang diangkut, apakah tergolong limbah non-B3 atau justru Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang memiliki konsekuensi hukum berat.
Kasus ini kini menjadi ujian serius bagi komitmen penegakan hukum lingkungan di Batam. Publik menanti apakah negara benar-benar hadir melindungi lingkungan dan nelayan, atau kembali membiarkan praktik bisnis limbah berjalan tanpa akuntabilitas hukum.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
PKKMB Hari Kedua Universitas Malahayati: Mahasiswa Baru Dibekali Riset hingga Bela Negara

Redaksi

08 Sep 2026

BANDAR LAMPUNG,vokpublika.com— Universitas Malahayati gelar PKKMB hari kedua bagi 1.196 mahasiswa baru di Gedung Graha Bintang, Selasa. Kegiatan berlangsung runtut dari pagi hingga sore dengan dua sesi utama. ADVERTISEMENT Sesi Pagi, Diisi pengenalan fasilitas kampus yakni, UPT Balai Bahasa dan program unggulan & fasilitas pembelajaran bahasa asing. Perpustakaan, akses keanggotaan, katalog digital, ruang baca riset. …

Hak Jawab PT Anugrah Bayuarya Perkasa: Akui Ada Perbaikan Pasangan Batu, Tegaskan Progres Pekerjaan Capai 97 Persen

Redaksi

08 Sep 2026

SAMBAS, KALBAR,vokalpublika.com— PT Anugrah Bayuarya Perkasa menyampaikan hak jawab sekaligus klarifikasi atas pemberitaan dan informasi mengenai pelaksanaan pekerjaan yang sedang dikerjakan perusahaan di wilayah Tebas, Kabupaten Sambas. ADVERTISEMENT Klarifikasi tersebut disampaikan secara resmi melalui surat Nomor: 06/PT.ABP/IX/2026 tertanggal 5 September 2026, yang ditujukan kepada Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Wartawan Internasional (DPD ASWIN) Kalimantan Barat. Dalam …

Hari Pelanggan Nasional 2026, Direksi Perumda Tirta Mulia Pemalang Turun ke Lapangan Serap Aspirasi Warga

Alwi Assagaf

08 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang mempertegas komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan publik. Tak sekadar perayaan seremonial, jajaran direksi memilih turun langsung ke lapangan untuk menyapa dan mendengarkan masukan para pelanggan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door). ADVERTISEMENT ​Langkah tersebut dipimpin langsung …

​Polemik Iuran Rp500 Ribu SPPG Pemalang Disorot, Diduga Langgar Aturan BGN, Pengurus Paguyuban: Itu Sah dan Hak Organisasi

Alwi Assagaf

07 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. Kebijakan tersebut dipertanyakan karena dikhawatirkan berdampak pada kualitas porsi dan hak penerima manfaat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola dapur dari total 140 unit SPPG …

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tanjungpinggir Padukan Lomba dan Pelayanan Warga

Redaksi

07 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam, berlangsung meriah. Berbagai lomba yang melibatkan masyarakat digelar di Taman Wisata Tangga Seribu Habibi Dangas, Sekupang, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Meski digelar setelah momentum perayaan 17 Agustus, kegiatan tersebut tetap mendapat antusiasme warga. Lurah Tanjungpinggir, H Agus Syofian, mengatakan, …

Sekda Pemalang dan Pemcam Ulujami Apresiasi Festival Grebeg 1000 Kemeja Sukorejo, Sampaikan Pesan Pilkades Damai

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Grebeg 1000 Kemeja di Desa Sukorejo, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Gelaran tahunan di kawasan wisata Mina Padi tersebut dinilai sukses menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kondusivitas warga. ​Hadir langsung memantau jalannya kegiatan, Sekda Pemalang Bagus Sutopo menggarisbawahi …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x