Home » Berita » ​Klarifikasi: Asap di Gudang Jalan Yos Sudarso Pemalang Berasal dari Sisa Renovasi, Bukan Limbah Berbahaya

​Klarifikasi: Asap di Gudang Jalan Yos Sudarso Pemalang Berasal dari Sisa Renovasi, Bukan Limbah Berbahaya

Alwi Assagaf 10 Feb 2026 113

​PEMALANG, Vokalpublika.com – Menanggapi kekhawatiran warga terkait kepulan asap yang terlihat di sebuah gudang limbah di kawasan Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sugihwaras (jalur Pagaran – Widuri), pihak pengelola memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang beredar.

​Kepulan asap tersebut dipastikan bukan berasal dari pembakaran limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), melainkan murni dari pembersihan sisa material renovasi bangunan.

​Bukan Pembakaran Limbah Produksi

​Gudang yang diketahui milik seorang pengusaha asal Madura tersebut saat ini memang sedang dalam tahap perbaikan dan renovasi gedung. Menurut keterangan di lapangan, tumpukan yang dibakar adalah sisa-sisa potongan kayu kayu tua dan serpihan material bangunan yang sudah tidak terpakai.

Baca juga:  Tambang Ilegal Disapu Bersih, 118 Lokasi Sudah Ditutup oleh Pemprov Jabar

​”Itu hanya sisa potongan kayu dari kusen dan atap yang diganti karena keropos. Karena sedang renovasi besar, sampah kayunya menumpuk, jadi dibersihkan sekalian. Jadi bukan limbah pabrik atau bahan kimia berbahaya,” ujar Ahmad Sohidi salah satu perwakilan pengelola di lokasi.

​Komitmen Terhadap Lingkungan
​Pihak pengelola menyadari bahwa aktivitas tersebut mungkin menimbulkan perhatian dari warga sekitar maupun pengguna jalan yang melintas menuju arah Pantai Widuri.

Pihak gudang menegaskan bahwa:

​Aktivitas tersebut hanya sesaat atau bersifat sementara, pembakaran hanya dilakukan selama proses renovasi berlangsung untuk merapikan area gudang. Dan petugas keamanan terjaga, titik api dipantau agar tidak merembet ke area lain dan segera dipadamkan jika pekerjaan selesai.

Baca juga:  TNI-Polri Disiagakan di Depan kantor DPRD Sulut, Cegah Potensi Unjuk Rasa

​”Dipastikan hanya sampah organik (kayu) dan bukan limbah industri yang mencemari lingkungan secara permanen,” jelas Ahmad Sohidi, saat dikonfirmasi tim awak media Selasa 10 Februari 2026 di lokasi gudang.

​Masyarakat dihimbau untuk tidak termakan isu yang menyebutkan adanya aktivitas pengolahan limbah ilegal atau berbahaya di lokasi tersebut. Pihak pengusaha juga menyatakan keterbukaannya untuk berkomunikasi dengan tokoh masyarakat setempat jika ada keluhan terkait polusi asap agar proses renovasi bisa berjalan beriringan dengan kenyamanan warga. Dan pihak pengelola telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup setempat.

Baca juga:  Jelang Natal, Romo Wahyu Terima Sertipikat Gereja Katolik Fransiskus Asisi Dari Kementrian ATR/BPN

Sebelumnya beredar informasi di media sosial Facebook bahwa aktivitas digudang tersebut diduga telah menyebarkan polusi udara terkait adanya aktivitas pembakaran limbah atau sampah. (Alwi Assagaf).

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Sebanyak 194 Siswa Pendaftar, Program Kelas Beasiswa PT.Timah, Siap Ikuti Seleksi Ketat.

Redaksi

13 Apr 2026

Pangkal Pinang–vokalpublika.com Pendaftaran Program Kelas Beasiswa PT.Timah (Persero) Tbk pada SMAN 1 Pemali untuk Tahun Ajaran 2026/2027 resmi ditutup pada 10 April 2026. Sebanyak 194 peserta tercatat mendaftar sejak dibukanya pendaftaran pada 2 Maret 2026. Para siswa yang mendaftar Program Kelas Beasiswa PT.Timah berasal dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau …

Dugaan ​Bisnis Internet Ilegal di Pemalang Tuai Sorotan

Alwi Assagaf

13 Apr 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Praktik penyediaan jasa internet tanpa izin atau “RT/RW Net” ilegal kini menjadi sorotan tajam di Kabupaten Pemalang. Modus operandi dengan membeli paket data personal untuk kemudian dikomersilkan kembali secara luas diduga telah merambah ke berbagai desa di Kecamatan Petarukan. ​Menindaklanjuti laporan tersebut, Pemerintah Kecamatan Petarukan menggelar audiensi resmi pada Senin (13/4). Namun, …

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Penipuan PO Sembako Murah

Redaksi

13 Apr 2026

TANJUNG PERAK,Vokalpublika.com|| Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak berhasil membongkar praktik penipuan dan penggelapan berkedok pesanan awal atau purchase order (PO) sembako murah yang menyasar ibu rumah tangga (IRT) di Surabaya. Terduga pelaku EA kini telah diamankan Polisi setelah membawa lari uang para korban yang total kerugiannya ditaksir mencapai Rp400.010.000. Aksi penipuan ini berlangsung dalam kurun waktu …

Antisipasi Kriminalitas dan Balap Liar, Polres Tanjung Perak Gelar Patroli Gelar Patroli Skala Besar

Redaksi

13 Apr 2026

TANJUNG PERAK, vokalpublika.com – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di akhir pekan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar Patroli Stasioner Cipta Kondisi (Cipkon) skala besar pada Sabtu (12/4/2026) malam hingga dini hari. Langkah preventif ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, aksi kriminalitas, hingga balap liar dan tawuran remaja. Kegiatan patroli …

Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Jurnalis Indonesia (DPC PJI) Kab. NGanjuk menggelar penghelatan Halal Bi Halal dan Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke 1089 Th

Redaksi

13 Apr 2026

Nganjuk, vokalpublika.com -Atas nama ketua panitia penyelenggara kegiatan, DR. Junari S.Ag. MSi dalam sambutannya menyampaikan, “kegiatan halal bihalal 1447 H dan Peringatan Hari Jadi Kab . Nganjuk ke 1089 tahun, terselenggara karena soliditas dari Pengurus dan anggota DPC . PJI Kab. Nganjuk. Hal itu Faktualitas dari kerja keras dan terbinanya persaudaraan yang kuat di tubuh …

Badan Pangan Nasional Pemerintah Genjot Bantuan pangan Beras dan Minyak Goreng alokasi Februari dan Maret 2026.

Redaksi

12 Apr 2026

Probolinggo,-vokalpublika.com,-Bantuan pangan alokasi Februari dan Maret 2026, beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter per KPMKeluarga Penerima Manfaat, disalurkan serentak se Indonesia. Program ini menyasar 33 hingga 35 juta KPM untuk menjaga daya beli saat Ramadan.Mulai disalurkan intensif sekitar awal April 2026 di berbagai daerah terpantau di Jakarta, Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.Target Penerima Masyarakat …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x