Home » Berita » Kaloka Award 2026 Dorong Pelestarian Budaya Tari Pemalang, Dukungan Pemerintah Daerah Menguat?

Kaloka Award 2026 Dorong Pelestarian Budaya Tari Pemalang, Dukungan Pemerintah Daerah Menguat?

Alwi Assagaf 10 Feb 2026 21

Pemalang, Vokalpublika.com – Komitmen menjaga keberlanjutan seni dan budaya lokal kembali ditunjukkan melalui penyelenggaraan Kaloka Award 2026 Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang yang digelar pada Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang apresiasi bagi generasi muda yang aktif mengembangkan seni tari sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, Djoko Susanto, yang hadir mewakili Bupati Pemalang karena berhalangan mengikuti agenda lain.

Kehadiran perwakilan pemerintah daerah tersebut menegaskan dukungan terhadap peran Sanggar Tari Kaloka pada upaya pelestarian kebudayaan Pemalang.

Baca juga:  Kontingen MAPSI SMP Raih Juara di Tingkat Provinsi Jateng, Ismun Hadiyo : Semoga Menjadi Pemicu Kemajuan Pendidikan di Kabupaten Pemalang

Djoko Susanto, menyampaikan bahwa kehadiran pada kegiatan Kaloka Award 2026 merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan seni dan budaya yang tumbuh dari masyarakat.

“Kehadiran saya mewakili Bupati Pemalang yang pada waktu bersamaan memiliki agenda lain. Pemerintah daerah sangat mendukung pelaksanaan Kaloka Award 2026,” ujarnya.

Menurut Djoko Susanto, Sanggar Tari Kaloka telah memberikan kontribusi nyata pada pelestarian seni tari khas Pemalang.

Hal tersebut tercermin dari beragam penampilan yang disuguhkan oleh para anak didik sanggar.

Baca juga:  Bupati Nagekeo Pimpin Upacara Pengukuhan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Angkatan XIX Tingkat Kabupaten Nagekeo Tahun 2025

“Tadi banyak sekali penampilan yang ditunjukkan oleh anak-anak Sanggar Tari Kaloka. Hal ini menunjukkan potensi besar generasi muda pada pelestarian budaya tari Pemalang,” lanjutnya.

Perkembangan Sanggar Tari Kaloka yang tidak hanya menampilkan tari tradisional, tetapi juga mengembangkan dance, dinilai sebagai bentuk adaptasi seni budaya terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai tradisi.

“Kaloka sekarang juga mengembangkan dance. Harapannya, Sanggar Tari Kaloka ke depan semakin sukses serta konsisten menampilkan seni budaya yang menjadi bagian dari tradisi dan kekayaan kebudayaan Pemalang,” tambahnya.

Baca juga:  Nabil Alif Budiman, Daniel Yager Sahaduta Rambe, dan Damar Arka Maheswara Antar SMA Negeri 3 Batam Juara 1 Olimpiade Pajak Nasional Tanpa Dukungan Pemerintah

Melalui Kaloka Award 2026, sinergi antara pemerintah daerah, pelaku seni, dan masyarakat diharapkan terus terbangun guna menjaga eksistensi budaya lokal sekaligus mendorong pengembangan pariwisata berbasis kebudayaan. (Slamet Febriansyah)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
OSO Lantik Pengurus MABT Indonesia, Tegaskan Peran Budaya Tionghoa dalam Kebinekaan Nasional

Redaksi

11 Feb 2026

Pontianak, vokalpublika.com – Dr Oesman Sapta secara resmi melantik dan mengukuhkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Indonesia periode 2025–2030.Pelantikan berlangsung khidmat di Aula Hotel Novotel Pontianak, Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, disaksikan para tokoh masyarakat lintas etnis, pejabat daerah, serta pengurus MABT dari berbagai daerah.Dalam pidatonya, OSO yang juga Ketua …

Limbah dari LCT Mutiara Galrib Samudera, HNSI Kepri: Kejahatan Lingkungan Harus Diusut hingga Pengadilan

Redaksi

10 Feb 2026

Batam, vokalpiblika.com— Peristiwa kandasnya kapal pengangkut limbah hitam di Perairan Dangas, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, membuka tabir persoalan serius dalam tata kelola limbah industri. Insiden yang semula disebut sebagai kecelakaan laut kini berkembang menjadi dugaan pelanggaran hukum lingkungan yang melibatkan korporasi dan aktor bisnis berpengaruh.Kapal yang diketahui mengangkut ratusan jumbo bag limbah hitam tersebut diduga …

Ironis! Perbaikan Infrastruktur Digenjot, Jalan Kabupaten di Desa Gondang Taman Rusak Parah: Aktivitas Ekonomi Warga Terganggu dan Membahayakan

Alwi Assagaf

10 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan milik Pemerintah Kabupaten Pemalang di Desa Gondang, Kecamatan Taman, dikeluhkan warga. Kerusakan jalan yang dipenuhi lubang serta kerap tergenang air saat musim hujan dinilai menghambat aktivitas masyarakat dan berdampak langsung pada pergerakan ekonomi warga setempat. Pantauan di lapangan menunjukkan, kerusakan terjadi di sejumlah titik sepanjang ruas jalan, Senin (9/2/2026). Lubang-lubang …

Sorotan Aspirasi Banjir, Sampah, dan UHC Kembali Disampaikan dalam Musrenbang RKPD Kecamatan Taman Pemalang

Alwi Assagaf

10 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, menjadi ruang dialog antara masyarakat dan pemangku kebijakan untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan. Dalam kegiatan yang digelar Selasa (10/2/2026) tersebut, isu banjir, pengelolaan sampah, serta layanan kesehatan melalui skema Universal Health Coverage (UHC) mencuat sebagai aspirasi utama warga. Kegiatan Musrenbang RKPD Kecamatan …

Kondisi Jalan Provinsi Perintis Kemerdekaan Pemalang Disorot, Sejumlah Titik Mulai Alami Kerusakan Keselamatan Pengendara Terancam

Alwi Assagaf

10 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Jalan Perintis Kemerdekaan di Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, yang berstatus jalan provinsi, mulai menunjukkan penurunan kondisi di sejumlah titik meski belum lama dilakukan pengaspalan. Situasi ini menjadi perhatian pengguna jalan, terutama saat intensitas hujan meningkat. Berdasarkan pantauan Vokalpublika.com, Senin (10/2/2026), ditemukan lubang dan retakan ringan pada beberapa bagian badan jalan. Pada kondisi …

​Klarifikasi: Asap di Gudang Jalan Yos Sudarso Pemalang Berasal dari Sisa Renovasi, Bukan Limbah Berbahaya

Alwi Assagaf

10 Feb 2026

​PEMALANG, Vokalpublika.com – Menanggapi kekhawatiran warga terkait kepulan asap yang terlihat di sebuah gudang limbah di kawasan Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sugihwaras (jalur Pagaran – Widuri), pihak pengelola memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang beredar. ​Kepulan asap tersebut dipastikan bukan berasal dari pembakaran limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), melainkan murni dari pembersihan sisa …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x