Home » Berita » Ibu Mengkritik Menu MBG, Anak Dikeluarkan Dari Sekolah

Ibu Mengkritik Menu MBG, Anak Dikeluarkan Dari Sekolah

Redaksi 29 Dec 2025 67

Jakarta, vokalpublika.com – Unggahan seorang ibu di Kabupaten Kampar tentang menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sejatinya adalah suara kepedulian, bukan pembangkangan. Dalam tulisannya di media sosial, ia mempertanyakan menu yang dinilai minim variasi dan patut dievaluasi apakah benar-benar memenuhi standar gizi anak usia dini. Ia juga menyinggung kurangnya penjelasan kepada orang tua terkait standar menu, biaya per porsi, serta mekanisme pengawasan. Pertanyaan itu wajar, logis, dan lahir dari naluri seorang ibu yang ingin memastikan anaknya tumbuh sehat.


Namun respons yang muncul justru mencederai akal sehat dan nilai pendidikan. Anak dari ibu tersebut dikeluarkan dari sekolah. Bukan karena pelanggaran disiplin, bukan karena perilaku anak, melainkan karena opini orang tuanya. Peristiwa ini menunjukkan bahwa persoalan sesungguhnya bukan pada unggahan sang ibu, melainkan pada sikap anti-kritik dalam pelaksanaan program MBG.
Kritik yang disampaikan sang ibu tidak mengandung ujaran kebencian, tidak menyerang pribadi, dan tidak menolak program negara. Ia hanya bertanya: apakah makanan yang diberikan benar-benar bergizi dan layak untuk anak-anak? Dalam negara demokratis, pertanyaan semacam ini bukan ancaman, melainkan bentuk partisipasi warga dalam mengawal kebijakan publik.

Baca juga:  Kapolres Nganjuk Jadi Pembina Upacara di SMKN 1, Ajak Pelajar Tidak Terprovokasi Situasi Terkini


Ketika kritik dibalas dengan hukuman terhadap anak, maka yang terjadi adalah penyimpangan serius. Anak dijadikan alat tekanan untuk membungkam suara orang tua. Ini bertentangan dengan prinsip perlindungan anak dan hak atas pendidikan. Sekolah yang seharusnya menjadi ruang aman justru berubah menjadi instrumen intimidasi.
Program MBG bertujuan mulia, tetapi tujuan mulia tidak akan tercapai jika dijalankan dengan cara membungkam. Transparansi, keterbukaan, dan dialog dengan orang tua adalah syarat mutlak keberhasilan program. Tanpa itu, MBG berisiko berubah dari kebijakan gizi menjadi proyek pencitraan yang anti-evaluasi.
Unggahan sang ibu seharusnya dibaca sebagai peringatan dini, bukan pembangkangan. Program sebesar MBG tidak akan runtuh oleh kritik, tetapi justru akan menguat jika mau dikoreksi. Yang melemahkan program bukan suara warga, melainkan ketakutan untuk mendengar kebenaran.
Ketika seorang ibu mempertanyakan gizi makanan anaknya lalu negara menjawab dengan mengorbankan hak pendidikan anak tersebut, maka yang patut dipertanyakan bukan niat sang ibu, melainkan arah kebijakan dan nurani kita bersama.

Baca juga:  Jembatan Kaduagung Kembali Telan Korban Sampai Kapan Nyawa Warga Jadi Statistik Bisu?

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Tags :
Related post
Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Akibatkan Dua Rumah Warga Tambakrejo – Pemalang Rusak

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Pemalang pada Jumat sore, (9/1/2026). Dampak peristiwa tersebut menyebabkan dua rumah warga di Dukuh Sumberharjo, RT 03 RW 07, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang, mengalami kerusakan bagian atap dan bangunan. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pemalang, kejadian …

Jalan Desa Kalisaleh – Belik Pemalang Rusak Bertahun-tahun! Minim Penerangan, Warga Dihimbau Hati-hati

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan Desa Kalisaleh, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, memerlukan perhatian serius. Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan parah dan berlubang, sementara fasilitas penerangan jalan masih sangat minim. Kerusakan ini telah berlangsung bertahun-tahun, sehingga menimbulkan kesulitan bagi warga dan pengendara yang melewati jalan tersebut. Informasi mengenai kondisi jalan ini muncul melalui video unggahan salah …

Peringati Hari Desa Nasional 2026, Ribuan Warga Pemalang Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Pagi Bersama Bupati

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pagi semangat ribuan warga meriahkan jalan sehat dan senam pagi di udara yang sejuk. Gelora Krida Muda, Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan. Minggu (11/1/2026), dipenuhi gelak tawa dan semangat warga Kabupaten Pemalang. Ribuan peserta dari berbagai wilayah berkumpul mengikuti kegiatan jalan sehat dan senam bersama untuk memperingati Hari Desa Nasional. Warna-warni pakaian olahraga, …

City Walk Jadi Pilihan Olahraga Pagi Bupati Pemalang dan Keluarga

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang.Vokalpublika.com – Pagi yang cerah udara sejuk di City Walk Pemalang, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, memanfaatkan kawasan City Walk Pemalang untuk melakukan olahraga pagi bersama keluarga, Minggu (11/01/2026). Aktivitas tersebut berlangsung di ruang terbuka publik yang biasa digunakan masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas santai. Pada kegiatan tersebut, Bupati Pemalang terlihat menggunakan sepatu roda serta dengan …

SAPMA PP Pemalang Desak Pemkab Segera Tertibkan Prostitusi, Karaoke dan Mihol Ilegal: Tegakkan Perda Tanpa Pandang Bulu

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang dinilai gagal menertibkan tempat prostitusi, karaoke, dan penjualan minuman beralkohol. Hal tersebut terlihat dari masih beroperasinya sejumlah tempat yang belum jelas perizinannya, sehingga menyebabkan rusaknya moral serta memberi pengaruh buruk bagi generasi muda. Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang, Widiyana Aji …

Bahu Membahu Sukseskan Program Pemerintah: Danramil 01/Pemalang, Bersama Camat Turun Langsung Dukung Pembangunan Koperasi Merah Putih

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Perubahan mulai terlihat di Jalan Anggur, Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Minggu (11/1/2026). Warga yang sebelumnya hanya berbincang soal kebutuhan harian kini mulai membahas peluang usaha bersama seiring proses pembangunan Koperasi Merah Putih yang mendapat pendampingan Danramil 01 dan Camat Pemalang. Keterlibatan Danramil (Koramil 01/Pemalang) tampak sejak tahap awal perencanaan. Pendampingan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x