Home » Uncategorized » Wihaji: Kader TPK adalah Garda Terdepan Wujudkan Generasi Emas Indonesia 2045

Wihaji: Kader TPK adalah Garda Terdepan Wujudkan Generasi Emas Indonesia 2045

Clara T S 04 Jun 2026 55

DAIRI –vokalpublika com
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia sekaligus Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., menegaskan pentingnya peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebagai ujung tombak pemerintah dalam percepatan penurunan stunting dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok rentan.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Penegasan tersebut disampaikan Menteri Wihaji saat menghadiri kegiatan Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Penguatan Percepatan Penurunan Stunting yang berlangsung di Balai Budaya Sidikalang, Kabupaten Dairi, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan itu dihadiri sekitar 800 kader TPK dari Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat. Turut hadir Bupati Dairi Vickner Sinaga, Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, Wakil Bupati Pakpak Bharat Dr. H. Mutsyuhito Solin, M.Pd., Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, serta Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

Dalam arahannya, Menteri Wihaji menekankan bahwa kader TPK memiliki posisi strategis karena menjadi pihak yang paling dekat dengan keluarga di tingkat desa dan kelurahan. Karena itu, keterlibatan aktif mereka sangat dibutuhkan untuk memastikan program prioritas Presiden dapat berjalan efektif hingga ke masyarakat.

Baca juga:  Kerjasama Dengan Pemkab Dairi, KUR Hadir 0% Bagi Pelaku UMKM

Salah satu program yang menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi keluarga sekaligus menjadi langkah nyata dalam mencegah dan menurunkan angka stunting di Indonesia.

“Saya mengumpulkan seluruh Tim Pendamping Keluarga karena mereka yang paling dekat dengan keluarga. Ternyata di sini programnya sudah berjalan, meskipun masih ada beberapa yang belum. Yang belum berjalan harus segera ditindaklanjuti agar peruntukan MBG benar-benar diterima oleh ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” tegas Wihaji.

Menurutnya, keberhasilan program pemerintah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan di tingkat pusat, tetapi juga oleh kerja nyata para kader yang mendampingi keluarga secara langsung di lapangan.

Baca juga:  PT Dairi Prima Mineral Perkuat Pembangunan Sosial Berkelanjutan Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Dairi

Pada kesempatan tersebut, Menteri Wihaji juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader TPK yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan pelayanan kepada keluarga berisiko stunting.

Di hadapan ratusan kader yang memenuhi Balai Budaya Sidikalang, ia berpesan agar tetap menjaga semangat pengabdian dan kesabaran dalam menjalankan tugas.

“Terima kasih kepada sekitar 800 kader yang hadir hari ini. Tetap sabar dan tetap semangat. Menghadapi masyarakat tentu membutuhkan kesabaran karena setiap keluarga memiliki kondisi dan karakter yang berbeda. Namun tugas yang saudara-saudari jalankan sangat penting untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.

Selain membahas percepatan penurunan stunting, Menteri Wihaji juga menyinggung rencana penyempurnaan regulasi kelembagaan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Ia menjelaskan bahwa pemerintah bersama DPR RI sedang melakukan pembaruan terhadap Undang-Undang Nomor 52 untuk menyesuaikan perubahan status kelembagaan yang sebelumnya berbentuk badan menjadi kementerian.

Baca juga:  Penarikan Karcis Tidak Sesuai PERDA,Peranan sat pol pp dalaam menjalan Perda Lemah

“Substansinya akan diperbaiki sesuai kebutuhan saat ini. Dulu berbentuk badan, sekarang sudah menjadi kementerian sehingga regulasinya perlu disesuaikan,” jelasnya.

Kegiatan Temu Kader TPK ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader PKK, kader KB, dan seluruh unsur pendamping keluarga dalam mendukung Program Bangga Kencana serta mempercepat penurunan stunting.

Melalui kolaborasi yang semakin kuat dan pendampingan yang berkelanjutan hingga tingkat keluarga, pemerintah optimistis target penurunan stunting dapat tercapai, sekaligus mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat, produktif, dan berdaya saing.(clara)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Tagih Komitmen Pembebasan PBB, PMII Bondowoso Gelar Aksi Damai di Depan Kantor

Redaksi

12 Jun 2026

Vokalpublika.com – BONDOWOSO – Gelombang kepedulian terhadap nasib masyarakat miskin ekstrem kembali menggema di Kabupaten Bondowoso. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Brawijaya At Taqwa IAI At Taqwa Bondowoso turun ke jalan menyuarakan aspirasi dan menagih realisasi janji pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi warga miskin ekstrem yang pernah …

Ketua FRIC Jambi Minta APH Tindak Tegas Pelangsir Pasca Penganiayaan Jurnalis

Redaksi

12 Jun 2026

Vokalpublika.com – Jambi – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Fast Respon Indonesia Center sangat mengecam keras aksi penganiayaan terhadap jurnalis , kejadian terjadi di SPBU Nomor 24.361.12 yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera, Sengeti, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi.Kronologi kejadian bermula saat Jurnalis (korban) sedang mengantre untuk membeli BBM. ADVERTISEMENT Di depan antrean, sebuah mobil Pajero …

Polri Gelar Lomba Polsus Teladan 2026 dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Redaksi

12 Jun 2026

Vokalpublika.com – Jakarta – Polri menggelar Lomba Polisi Khusus (Polsus) Teladan Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Sepolwan Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2026).Kegiatan tersebut diikuti oleh 23 peserta dari delapan kementerian dan lembaga. ADVERTISEMENT Para peserta merupakan personel Polisi Khusus yang selama ini menjadi mitra strategis Polri dalam mendukung pemeliharaan keamanan …

Anggota FRIC Dukung Bantuan Kursi Roda dari Dinas Sosial untuk Warga yang Membutuhkan

Redaksi

12 Jun 2026

Vokalpublika.com – Lombok Tengah – 12 Juni 2026 Anggota Forum Reporter dan Investigasi Cakrawala (FRIC) menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada Dinas Sosial atas bantuan kursi roda yang diberikan kepada warga lanjut usia yang mengalami keterbatasan fisik dan membutuhkan alat bantu mobilitas.Bantuan kursi roda tersebut diharapkan dapat membantu penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sekaligus meningkatkan …

RILIS RESMI DPP FAST RESPON INDONESIA CENTER (FRIC)   Ketua Umum H. Dian Surahman Tegaskan: Pemberitaan Wajib Berpijak pada Bukti Otentik dan Data Terverifikasi

Redaksi

12 Jun 2026

Vokalpublika.com – Jakarta, 11 Juni 2026 Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Fast Respon Indonesia Center (DPP FRIC), H. Dian Surahman, menegaskan prinsip mendasar yang harus dipegang teguh oleh seluruh insan pers: setiap pemberitaan yang disampaikan kepada publik harus didasarkan pada fakta yang nyata, bukti otentik, data yang telah teruji keabsahannya, serta sepenuhnya sesuai dengan standar …

Sinergi Hulu-Hilir Polres Kuningan Kawal Ketat Distribusi Jagung Demi Swasembada Pangan

Redaksi

12 Jun 2026

Vokalpublika.com – KUNINGAN – Kepolisian Resor (Polres) Kuningan menegaskan komitmen penuhnya dalam mengawal dan menyukseskan program strategis pemerintah terkait ketahanan pangan dan swasembada nasional, Langkah konkret dan tegas ini dibuktikan melalui peninjauan langsung lahan pertanian di wilayah hukum Polres Kuningan, Jawa Barat, Jumat (12/6/2026). ADVERTISEMENT Dipimpin langsung oleh Waka Polres Kuningan bersama Kasat Reserse Kriminal …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x