Home » Uncategorized » Wihaji: Kader TPK adalah Garda Terdepan Wujudkan Generasi Emas Indonesia 2045

Wihaji: Kader TPK adalah Garda Terdepan Wujudkan Generasi Emas Indonesia 2045

Clara T S 04 Jun 2026 61

DAIRI –vokalpublika com
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia sekaligus Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., menegaskan pentingnya peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebagai ujung tombak pemerintah dalam percepatan penurunan stunting dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok rentan.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Penegasan tersebut disampaikan Menteri Wihaji saat menghadiri kegiatan Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Penguatan Percepatan Penurunan Stunting yang berlangsung di Balai Budaya Sidikalang, Kabupaten Dairi, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan itu dihadiri sekitar 800 kader TPK dari Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat. Turut hadir Bupati Dairi Vickner Sinaga, Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, Wakil Bupati Pakpak Bharat Dr. H. Mutsyuhito Solin, M.Pd., Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, serta Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

Dalam arahannya, Menteri Wihaji menekankan bahwa kader TPK memiliki posisi strategis karena menjadi pihak yang paling dekat dengan keluarga di tingkat desa dan kelurahan. Karena itu, keterlibatan aktif mereka sangat dibutuhkan untuk memastikan program prioritas Presiden dapat berjalan efektif hingga ke masyarakat.

Baca juga:  TERDAKWA KETUA SALAM LIMAJARI NGANJUK TERDUGA PELAKU KASUS PENGGELAPAN, MEMASUKI PENYAMPAIAN PLEDOI.

Salah satu program yang menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi keluarga sekaligus menjadi langkah nyata dalam mencegah dan menurunkan angka stunting di Indonesia.

“Saya mengumpulkan seluruh Tim Pendamping Keluarga karena mereka yang paling dekat dengan keluarga. Ternyata di sini programnya sudah berjalan, meskipun masih ada beberapa yang belum. Yang belum berjalan harus segera ditindaklanjuti agar peruntukan MBG benar-benar diterima oleh ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” tegas Wihaji.

Menurutnya, keberhasilan program pemerintah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan di tingkat pusat, tetapi juga oleh kerja nyata para kader yang mendampingi keluarga secara langsung di lapangan.

Baca juga:  Perlindungan Hukum bagi Masyarakat Adat Papua atas Tanah Leluhur

Pada kesempatan tersebut, Menteri Wihaji juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader TPK yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan pelayanan kepada keluarga berisiko stunting.

Di hadapan ratusan kader yang memenuhi Balai Budaya Sidikalang, ia berpesan agar tetap menjaga semangat pengabdian dan kesabaran dalam menjalankan tugas.

“Terima kasih kepada sekitar 800 kader yang hadir hari ini. Tetap sabar dan tetap semangat. Menghadapi masyarakat tentu membutuhkan kesabaran karena setiap keluarga memiliki kondisi dan karakter yang berbeda. Namun tugas yang saudara-saudari jalankan sangat penting untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.

Selain membahas percepatan penurunan stunting, Menteri Wihaji juga menyinggung rencana penyempurnaan regulasi kelembagaan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Ia menjelaskan bahwa pemerintah bersama DPR RI sedang melakukan pembaruan terhadap Undang-Undang Nomor 52 untuk menyesuaikan perubahan status kelembagaan yang sebelumnya berbentuk badan menjadi kementerian.

Baca juga:  Bahas Final Rekomendasi Rakernas XVII APKASI, Bupati Dairi Tegaskan Komitmen Selaraskan Pembangunan Desa dengan Kebijakan Nasional

“Substansinya akan diperbaiki sesuai kebutuhan saat ini. Dulu berbentuk badan, sekarang sudah menjadi kementerian sehingga regulasinya perlu disesuaikan,” jelasnya.

Kegiatan Temu Kader TPK ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader PKK, kader KB, dan seluruh unsur pendamping keluarga dalam mendukung Program Bangga Kencana serta mempercepat penurunan stunting.

Melalui kolaborasi yang semakin kuat dan pendampingan yang berkelanjutan hingga tingkat keluarga, pemerintah optimistis target penurunan stunting dapat tercapai, sekaligus mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat, produktif, dan berdaya saing.(clara)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Diduga Pemalsuan Akta Kelahiran Anak Kandung, Seorang Ibu Minta Kepastian Hukum Setelah Hampir 3 Tahun Melapor

budi gautama

16 Jun 2026

Pontianak – Seorang ibu di Kota Pontianak mengaku menjadi korban dugaan pemalsuan data administrasi kependudukan terhadap anak kandungnya. Kasus tersebut telah dilaporkan sejak 10 Agustus 2023, namun hingga kini atau hampir tiga tahun berlalu, belum menunjukkan perkembangan hukum yang signifikan. ADVERTISEMENT Berdasarkan kronologi yang diterima media, peristiwa bermula pada tahun 2013 ketika anak perempuan bernama …

Dedikasi Tanpa Batas Handoko Wibowo: Mengawal Kedaulatan Petani Menuju Perayaan HUT Omah Tani Batang

Alwi Assagaf

15 Jun 2026

BATANG, Vokalpublika.com — Semangat perjuangan reforma agraria dan pembelaan hak-hak petani miskin di Kabupaten Batang terus menyala. Menjelang momentum hari jadi organisasi, rekam jejak dedikasi pendiri sekaligus Kepala Divisi Hukum Omah Tani, Handoko Wibowo, kembali menjadi sorotan publik sebagai simbol konsistensi advokasi wong cilik yang tak kunjung padam meski diadang keterbatasan fisik. ADVERTISEMENT ​Handoko Wibowo, …

Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Menjadi Solusi Pembangunan dan Investasi di Kalimantan Timur

Clara T S

15 Jun 2026

SAMARINDA –vokalpublika.comWakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan pentingnya peran jajaran Kementerian ATR/BPN dalam mendukung percepatan pembangunan dan investasi di Provinsi Kalimantan Timur, terutama setelah wilayah tersebut ditetapkan sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN). ADVERTISEMENT Penegasan tersebut disampaikan Wamen Ossy saat memberikan arahan kepada jajaran Kantor …

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri dan Akpol ’90 Dhira Brata Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Bogor

Redaksi

14 Jun 2026

BOGOR – Keluarga besar Akpol ’90 Dhira Brata menggelar Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 di Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (14/6/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan ini dihadiri Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., didampingi Ketua Umum Panitia Hari Bhayangkara ke-80 Komjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H., beserta Bhayangkari. …

Menata Masa Depan Dairi dari Akar Pohon hingga Pelayanan Dasar, Bupati Vickner Sinaga Wujudkan Pembangunan Bertahap dan Berkelanjutan

Clara T S

14 Jun 2026

DAIRI – vokalpublika.comKomitmen Pemerintah Kabupaten Dairi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan terus diwujudkan melalui berbagai program strategis yang menyentuh aspek lingkungan hidup, mitigasi bencana, pendidikan, infrastruktur dasar, hingga pelayanan kesehatan masyarakat. ADVERTISEMENT Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Dairi di bawah kepemimpinan Bupati Dairi, Ir. Vickner …

Dugaan Mafia Tanah  Di Desa Durian? Ahli Waris Terkejut Tanah warisan Beesertifikat Atas Nama Oran Lain

Clara T S

14 Jun 2026

Kubu Raya, vokalpublika.comKalimantan Barat – Dugaan praktik mafia tanah kembali mencuat di Kabupaten Kubu Raya. Seorang warga Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, bernama Rasidi alias Sidi mengaku terkejut setelah mengetahui tanah warisan keluarganya yang selama puluhan tahun dikuasai dan dirawat, diduga telah beralih menjadi sertipikat hak milik atas nama pihak lain tanpa sepengetahuan ahli waris. …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x