Home » Advertorial » Wabup Rohil Serukan Masyarakat dan Seluruh Stake Holder Bersama Melawan Malaria

Wabup Rohil Serukan Masyarakat dan Seluruh Stake Holder Bersama Melawan Malaria

Admin 28 Jul 2025 224

Rokan Hilir Vokalpublika.com — Dalam upaya mengintensifkan penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) Malaria yang tengah melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Rokan Hilir, Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hilir, Jhony Charles,, memimpin langsung rapat koordinasi lintas sektor guna mengevaluasi situasi terkini serta menyusun langkah strategis percepatan penanggulangan malaria. Dalam rapat yang berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati tersebut, Wabup menyerukan keterlibatan aktif seluruh unsur masyarakat dan pemangku kepentingan (stakeholder) untuk bersatu menghadapi ancaman wabah yang dapat berdampak serius terhadap kesehatan publik ini.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Dalam arahannya, Wabup Jhony Charles secara tegas meminta agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengelola Belanja Tidak Terduga (BTT) segera menyusun rencana operasional yang komprehensif dalam penanganan malaria. Ia menekankan bahwa pendekatan struktural harus disertai dengan perubahan budaya masyarakat, khususnya terkait pola hidup bersih dan pengelolaan sampah rumah tangga.

“Setiap kantor dinas harus memiliki tempat sampah. Kita tidak bisa memberantas malaria tanpa mengubah kebiasaan. Harus ada edukasi masif melalui media visual seperti poster-poster imbauan kepada masyarakat,” ujar Wabup saat memimpin rapat KLB Malaria di lantai empat kantor Bupati, Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau, Senin (28/7/2025)

Lebih lanjut, Jhony Charles menyoroti fenomena pembuangan sampah ke laut oleh kapal-kapal nelayan, yang menurutnya telah menjadi salah satu sumber utama pencemaran lingkungan pesisir. Ia secara khusus menyinggung wilayah Penipahan yang dinilainya mengalami akumulasi sampah yang parah, terutama saat air laut pasang surut hingga ke pemukiman warga.

“Jika kebiasaan membuang sampah ke laut tidak dihentikan, maka garis pantai kita akan terus dipenuhi limbah. Saya prihatin dengan kondisi Penipahan, yang tumpukan sampahnya bisa memperburuk penyebaran malaria. Ini harus kita tangani serius,” tegasnya.

Wabup juga menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perikanan untuk melakukan sosialisasi langsung kepada para nelayan agar tidak lagi membuang sampah ke laut. Selain itu, ia mengimbau para kepala desa untuk menggalang partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong serta memastikan setiap rumah memiliki fasilitas tempat sampah.

Baca juga:  FAD Pesibar Gelar Kampanye Anak

“Jika diperlukan, segera terbitkan surat edaran terkait penanganan malaria. Kita harus menyusun mekanisme teknis di tingkat puskesmas pembantu (pustu) — saat ini tercatat ada 1.045 pustu di seluruh kabupaten — agar pelayanannya sesuai standar,” jelasnya.

Aspek ketersediaan obat-obatan serta mutu layanan di pustu juga menjadi perhatian. Wabup menekankan perlunya pengawasan secara menyeluruh, termasuk keterlibatan pemerintah desa dalam memastikan bahwa fasilitas pustu berfungsi dengan baik dan layak melayani masyarakat.

“Jangan ada lagi toleransi untuk perilaku membuang sampah ke laut. Kalau perlu, terapkan sanksi denda. Camat-camat harus menggerakkan APDESI untuk bergotong royong, terutama wilayah pesisir seperti Kubu, Kubu Babussalam, Bangko, Pasir Limau Kapas, dan Sinaboi,” imbuhnya.

Sebagai bagian dari strategi komunikasi publik, Wabup juga meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk memproduksi konten video edukatif terkait KLB malaria dan menyebarkannya melalui berbagai platform digital seperti Instagram, TikTok, dan Facebook, guna meningkatkan kesadaran masyarakat secara luas.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Suwandi, menyampaikan bahwa pihaknya tengah merekrut tenaga kebersihan dari masyarakat lokal sebagai bagian dari pemberdayaan komunitas sekaligus penguatan pengelolaan lingkungan. Saat ini, DLH telah menangani persoalan sampah di kawasan Bangko, Sinaboi, dan Pasir Limau Kapas. Selanjutnya, kegiatan penanganan akan dilanjutkan ke wilayah Pulau Halang Muka dan Pulau Halang Belakang, dengan jadwal kerja intensif selama lima hari.

“Kami komit untuk menurunkan tim langsung ke lapangan. Pembersihan akan difokuskan pada titik-titik rawan pencemaran yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk malaria,” pungkas Suwandi.

Baca juga:  Sosialisasi Program Green Policing dengan Wabup Rohil, Kapolres AKBP Isa Imam Syahroni Jadi Irup Apel Pagi Senin di SMPN 6 Tanah Putih

Sementara itu, Plt Kadis Kesehatan Afrida memaparkan, sejak kemunculan pertama kali pada akhir tahun 2018, tren penyebaran malaria di Kabupaten Rokan Hilir menunjukkan eskalasi signifikan. Berdasarkan data terkini per 24 Juli 2025, malaria telah merebak di 11 kecamatan, antara lain Sinaboi, Pasir Limau Kapas, Kubu, Kubu Babussalam, Bangko, Kubu, Balai Jaya, Batu Hampar, Baganbatu, Bangko Pusako, dan Rantau Kopar.

Kecamatan Sinaboi menjadi episentrum tertinggi dengan 410 kasus, disusul Pasir Limau Kapas sebanyak 319 kasus, Bangko 91 kasus, Kubu Babussalam 79 kasus, serta penyebaran minor di Teluk Merbau (9 kasus), Balai Jaya (3 kasus), Batu Hampar (4 kasus), dan Rantau Kopar (1 kasus).

Tren tahunan menunjukkan pola fluktuatif namun cenderung meningkat. Sepanjang tahun 2024, puncak kasus tercatat pada Juni (319 kasus) dan Juli (270 kasus). Sementara hingga Juli 2025, jumlah kasus positif sudah mencapai angka kritis, dengan lonjakan signifikan terjadi pada Juni (216 kasus).

Peta distribusi menunjukkan dominasi kasus berasal dari Puskesmas Sinaboi dan Panipahan, masing-masing mencatat lebih dari 400 kasus, diikuti oleh Puskesmas Bangko Jaya dan Rimba Melintang. Grafik distribusi ini menegaskan adanya konsentrasi endemik di wilayah pesisir dan padat aktivitas migrasi.

Dikatakannya, sebagai bentuk respons tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir telah melakukan berbagai upaya komprehensif, baik preventif maupun kuratif. Langkah awal dimulai dengan aktivasi Health Emergency Operation Center (HEOC) dan pemetaan wilayah resipifitas malaria.

Upaya lanjutan berupa surveilans aktif dilakukan oleh tim epidemiologi melalui investigasi kasus dan pelacakan kontak erat (contact tracing), penyelidikan lingkungan, serta pemetaan genangan air berpotensi sebagai habitat larva nyamuk anopheles.

Baca juga:  Polemik Dugaan Pengondisian Seragam Sekolah di Pemalang Mencuat, Modus Paket Komplit dan Larangan Eceran

Pendekatan berbasis komunitas juga diterapkan melalui penyemprotan Indoor Residual Spraying (IRS), distribusi kelambu insektisida, edukasi melalui media video oleh Diskominfotiks, dan aksi gotong royong lintas sektor. Dukungan lintas OPD seperti BPBD, Dinsos, PUTR, Perikanan, Perkim, dan Dishub diperkuat melalui koordinasi terpadu.

Selain itu, program sosial seperti pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, serta bantuan sembako untuk penderita malaria di Sinaboi menjadi bagian dari intervensi terintegrasi.

Namun demikian, kata Afrida, penanggulangan malaria di Rokan Hilir masih dihadapkan pada sejumlah tantangan. Minimnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya malaria dan rendahnya kedisiplinan penderita dalam menjalani pengobatan menjadi hambatan utama. Perilaku warga yang masih berkumpul di luar rumah pada malam hari, kondisi lingkungan yang tidak sehat, serta kanal-kanal galian yang tidak tertutup menjadi faktor eksaserbasi penyebaran penyakit ini.

Selain itu, terbatasnya pasokan logistik dan obat-obatan, serta belum optimalnya alokasi dana program malaria memperlambat efektivitas pelaksanaan intervensi di lapangan.

Dia merekomendasikan, diperlukan langkah kolaboratif yang lebih progresif antar lembaga, termasuk penguatan surveilans migrasi di pelabuhan Panipahan serta pengendalian vektor di wilayah pesisir. Koordinasi antarsektor menjadi hal yang esensial untuk mempercepat eliminasi malaria sebagai penyakit menular yang mengancam stabilitas kesehatan masyarakat.

Dengan sinergi lintas sektor, partisipasi aktif masyarakat, serta dukungan kebijakan yang kuat, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir optimistis dapat menekan laju penyebaran malaria dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam rapat itu, dihadiri Kadiskominfotik Rohil, Mursal, SH dan seluruh kepala OPD terkait. (Ril M Hrp)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
CDM Meeting Porprov Jabar XV Digelar di Bogor, Abdul Harris Bobihoe Tegaskan Kesiapan Menuju Ajang Olahraga Terbesar Jawa Barat

Redaksi

29 Jul 2026

KOTA BOGOR, vokalpublika.com– Tahapan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV terus dimatangkan. Salah satunya melalui kegiatan Chief de Mission (CDM) Meeting yang digelar di Balai Kota Bogor, Selasa (28/7/2026). ADVERTISEMENT Sebagai forum strategis untuk menyatukan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi antara panitia penyelenggara, pemerintah daerah, serta seluruh kontingen peserta. Wakil Wali Kota Bekasi …

BP Batam Pastikan Rekonstruksi Jalan Gajah Mada Selesai Sebulan, Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan

Redaksi

29 Jul 2026

Batam, vokalpublika.com– Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan rekonstruksi Jalan Gajah Mada pada ruas Pura Agung Amertha Buana hingga Taman Kota dilakukan untuk menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat.Perbaikan dilakukan sebagai solusi atas kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan pengguna. Pekerjaan ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan dengan catatan kondisi cuaca …

Gerakan Pangan Murah Semarakkan Harkopnas ke-79, Warga Antusias Berburu Sembako Murah

Redaksi

29 Jul 2026

.Probolinggo,-Vokalpublika.com,-Dalam rangka menyemarakkan Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026, Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Satpol PP Kota Probolinggo, Jalan Panglima Sudirman, Selasa (28/7) sore. Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang telah memadati area stan bahkan sebelum penjualan …

Pemkot-Kejaksaan Kerja Sama Bentuk Simbiosis Mutualisme Ciptakan Sinergitas dan Kolaborasi Yang Optimal.

Redaksi

29 Jul 2026

Probolinggo,-Vokalpublika.com,-Pemerintah Kota Probolinggo dan Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo menyepakati kerja sama penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin dan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo Lilik Setyawan, Selasa (28/7) pagi, di Aula Adhyaksa, Kantor Kejaksaan Negeri setempat. Turut hadir mendampingi …

KPK Jaring Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Dalam OTT

Alwi Assagaf

29 Jul 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jawa Tengah pada Selasa (28/7/2026) hingga Rabu (29/7/2026) dini hari. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dilaporkan turut ditangkap dalam operasi penindakan tersebut. ADVERTISEMENT ​Dikutip dari IDN Times, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya kegiatan penindakan di wilayah Pemalang. Selain mengamankan sejumlah pihak, …

Kapolres Karimun, Larang Tegas Personil Masuk Tempat Hiburan Malam

Redaksi

29 Jul 2026

Karimun, vokalpublika.com Untuk mencegah beragam permasalahan dan pergesekan yang terjadi, akibat sering terjadinya tindakan dan perbuatan kriminal di THM ( Tempat Hiburan Malam ), selaku Aparat Penegak Hukum penjaga ” Payung Konstitusi ” Kapolres Karimun Polda Kepri AKBP. Yunita Stevani. S.I.K, M.S.I dalam arahannya dihadapan para Personil pada Apel Bendera Senin Pagi ( 27/07 ) …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x