Home » Advertorial » TWI Dairi di Ujung Senja: Tergerus Waktu, Sepi Pengunjung, dan Terlupakan oleh Kebijakan

TWI Dairi di Ujung Senja: Tergerus Waktu, Sepi Pengunjung, dan Terlupakan oleh Kebijakan

Clara T S 19 Apr 2026 208

DAIRI, vokalpublika.com
Keberadaan Taman Wisata Iman Dairi (TWI) kini berada dalam fase yang mengkhawatirkan. Destinasi wisata rohani yang dahulu menjadi ikon kebanggaan Kabupaten Dairi perlahan kehilangan pesonanya—tergerus usia, minim perawatan, serta kurangnya arah kebijakan yang berpihak pada pelestarian.

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Pandemi COVID-19 menjadi titik balik signifikan dalam kemunduran kawasan ini. Pembatasan mobilitas selama masa pandemi membuat angka kunjungan anjlok drastis. Namun, kondisi yang lebih mengkhawatirkan justru terjadi pascapandemi. Saat sektor pariwisata di berbagai daerah mulai bangkit, TWI justru belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Minat pengunjung terus merosot, seolah kawasan ini kian ditinggalkan.

Dari hasil pantauan di lapangan, kondisi fisik TWI memperlihatkan degradasi yang nyata. Replika perjalanan salib tampak kusam dan memudar. Sejumlah patung mengalami kerusakan struktural yang serius. Salah satu yang paling mencolok adalah patung Yesus dalam adegan mukjizat lima roti dan dua ikan yang kini terlihat tidak utuh—bagian tangan telah lama terputus tanpa adanya perbaikan. Situasi ini bukan hanya persoalan estetika, melainkan cerminan lemahnya pengelolaan dan pengawasan terhadap aset daerah yang bernilai historis dan spiritual tinggi.

Baca juga:  Sengkarut Jabatan Strategis Pemalang, Antara Kebutuhan Pelayanan dan Potensi Pelanggaran Hukum, Endro Johan: Masih Proses

Dalih efisiensi anggaran kerap mencuat sebagai alasan terbatasnya perawatan. Namun, jika terus dipertahankan, narasi tersebut berpotensi menjadikan TWI sekadar “monumen mati”—tetap berdiri, tetapi kehilangan fungsi, makna, dan daya tariknya.

Padahal, kawasan ini merupakan warisan gagasan besar dari Bupati Dairi ke-18, Master Parulian Tumanggor, putra daerah kelahiran Tigalingga, 31 Oktober 1950, bersama istrinya Hetty br. Sitinjak. TWI dibangun sebagai simbol nyata kerukunan umat beragama, sekaligus destinasi wisata rohani yang inklusif dan berdaya saing.

Baca juga:  ​Aksi Sosial Ramadan, FKJR Gunungkidul Bagikan Ratusan Takjil Gratis

Dengan luas mencapai sekitar 130.000 meter persegi dan konsep lintas agama, TWI merupakan aset langka yang sulit ditiru. Dalam realitas keterbatasan lahan, anggaran, dan dinamika pembangunan saat ini, hampir mustahil menghadirkan kembali kawasan serupa di masa depan. Artinya, jika TWI dibiarkan mengalami kerusakan berkelanjutan, yang hilang bukan hanya infrastruktur, tetapi juga nilai historis, identitas budaya, dan simbol toleransi yang telah dibangun.

Karena itu, upaya pembenahan tidak bisa lagi bersifat parsial. Pemerintah Kabupaten Dairi dituntut untuk melakukan revitalisasi secara komprehensif—mulai dari rehabilitasi fasilitas utama, penambahan wahana baru yang relevan dengan perkembangan zaman, hingga strategi promosi yang agresif dan adaptif di era digital.

Baca juga:  Titipan Penguasa? Pengisian Jabatan di BP Karimun Disorot

Tanpa langkah konkret dan terukur, TWI berisiko tenggelam dalam diam—ditinggalkan pengunjung, dilupakan generasi, dan pada akhirnya hanya tersisa sebagai catatan sejarah.

“Kini pertanyaannya sederhana: apakah TWI akan diselamatkan, atau dibiarkan perlahan hilang tanpa jejak?” ujar seorang fotografer bermarga Kudadiri saat ditemui wartawan di lokasi.
(Clara)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Related post
​Gandeng PTPN I, Rizal Bawazier Pacu Swasembada Pangan di Pekalongan Raya

Alwi Assagaf

05 Jun 2026

PEKALONGAN, Vokalpublika.com – Menghadapi tantangan geopolitik global dan perubahan iklim ekstrem, Anggota DPR RI Fraksi PKS, Rizal Bawazier, menginisiasi Seminar Sosialisasi Ketahanan Pangan Nasional di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. FIFA World Cup 2026 Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat 0 Hari 0 Jam 0 Menit 0 Detik 48 Negara | 11 Juni – …

​Wujudkan Progam Bupati Rhapsodi, Pemerintah Kecamatan Pemalang Kompak Gelar “Jumat Bersih” Bersama Siswa Magang

Alwi Assagaf

05 Jun 2026

PEMALANG – Pemerintah Kecamatan Pemalang kembali melaksanakan kegiatan rutin aksi sosial kemasyarakatan melalui program “Jumat Bersih”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 5 Juni 2026 ini, merujuk pada program kebersihan lingkungan yang diinisiasi langsung oleh Bupati Pemalang. FIFA World Cup 2026 Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat 0 Hari 0 Jam 0 Menit 0 …

Plh Walkot Harris Bobihoe : Pemkot Dan BKSAP DPR RI Bahas Strategi UMKM Tembus Di Pasar Dunia

Redaksi

05 Jun 2026

KOTABEKASI,vokalpublika.com- Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) kunjungi Kota Bekasi, kunjungan dilakukan dalam rangka diseminasi program DPR RI. FIFA World Cup 2026 Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat 0 Hari 0 Jam 0 Menit 0 Detik 48 Negara | 11 Juni – 19 Juli 2026 Kunjungan …

Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Plh. Kepala BP Batam: Batam Penggerak Ekonomi 

Redaksi

05 Jun 2026

Batam, vokalpublika.com- kinerja ekonomi Batam menunjukkan tren akselerasi yang kuat. Hal ini tercermin dari lonjakan kinerja ekspor dan aktivitas logistik serta realisasi investasi yang tetap solid di pasar global. FIFA World Cup 2026 Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat 0 Hari 0 Jam 0 Menit 0 Detik 48 Negara | 11 Juni – …

Kelalaian Operator SIKS-NG dan Dinas Sosial Way Kanan dalam Penginputan DTSEN Jadi Sorotan Warga

Redaksi

05 Jun 2026

Way Kanan, VokalPublika.com – Permasalahan data bantuan sosial kembali menjadi sorotan di Kabupaten Way Kanan. Warga Desa Way Mencar, Kecamatan Way Tuba, mengeluhkan dugaan kesalahan penginputan data dalam sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang mengakibatkan sejumlah warga yang dinilai layak menerima bantuan sosial justru tercatat pada kategori desil 6 hingga 10. FIFA …

Salah Satu Warga Tragah Tewas Dianiaya, Polres Bangkalan Masih Dalami Motif Pelaku

Redaksi

05 Jun 2026

Polres Bangkalan, vokalpublika.com– Rabu malam kemarin (3/6) di Kecamatan Tragah, Bangkalan menjadi salah satu malam yang cukup memilukan. FIFA World Cup 2026 Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat 0 Hari 0 Jam 0 Menit 0 Detik 48 Negara | 11 Juni – 19 Juli 2026 Seorang warga Dusun Gundul, Desa Soket Laok, Kecamatan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x