Home » Berita » Tradisi Petik Laut Warisan Budaya yang Harus Kita Lestarikan, Ini Kata dr Amin.

Tradisi Petik Laut Warisan Budaya yang Harus Kita Lestarikan, Ini Kata dr Amin.

Mamad Abdullah 11 Oct 2025 159

Probolinggo,-Vokalpublika.com
Suasana Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Mayangan, Sabtu (11/10), tampak meriah sejak pagi. Ribuan masyarakat tumpah ruah memenuhi kawasan pesisir untuk menyaksikan tradisi Petik Laut, sebuah ritual budaya dua tahunan yang penuh makna bagi warga Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, didampingi Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari. Juga tampak Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arhanu Iwan Harmaya, Kapolresta AKBP Rico Yumri, hingga Pj Sekda Rey Suwigtyo, Camat Mayangan Agus Dwiwantoro dan Ketua HNSI Kota Probolinggo H. Jupri.

Di sebelah timur atau tepatnya di area pantai, deretan perahu nelayan yang dihiasi warna-warni umbul-umbul, alunan musik, serta aroma laut yang khas menciptakan atmosfer pesta rakyat yang hangat.

Baca juga:  Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, S.I.K., S.H., M.M., Dampingi Gubernur Jawa Tengah Buka Festival Mangga Tahun 2025 di Desa Penggarit

Wali Kota Aminuddin dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas terselenggaranya tradisi yang menjadi warisan budaya masyarakat pesisir ini.

“Petik Laut merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan, khususnya kepada nelayan dan warga Mayangan. Ini bukan hanya tradisi, tapi juga simbol kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat pesisir,” ujarnya.

Wali kota Amin menambahkan, antusiasme masyarakat tahun ini terlihat lebih besar dibandingkan sebelumnya.

“Saya melihat animo masyarakat luar biasa. Bahkan, katanya tahun ini lebih ramai dari tahun-tahun sebelumnya. Ini tanda bahwa budaya Mayangan masih hidup dan dicintai warganya,” tutur dr. Aminuddin disambut tepuk tangan meriah.

Baca juga:  Jejak Ayong di Balik Rokok Ilegal Batam, Purbaya Sindir Bea Cukai: “Backing-nya Paling Orang Dalam”

Orang nomor satu di Kota Bayuangga ini berharap tradisi Petik Laut dapat terus dilestarikan sebagai aset budaya sekaligus penggerak ekonomi lokal.

“Selain melestarikan budaya, kegiatan seperti ini juga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Kita doakan semoga kegiatan Petik Laut ke depan semakin sukses dan bisa menjadi agenda rutin tahunan,” pungkasnya.

Sementara itu, Lurah Mayangan Wisnu Setiawan menjelaskan bahwa kegiatan Petik Laut tahun ini berlangsung selama tiga hari dengan berbagai rangkaian acara.

Kemarin, diat dimulai dengan gelaran Khotmil Qur’an dan Majengan Bersholawat, dilanjutkan Pawai Budaya dan Larung Sesaji (11/10) dan akan ditutup besok dengan Taburan dan Hiburan Orkes Melayu.

Ritual Larung Sesaji menjadi puncak acara yang paling ditunggu. Wali Kota bersama rombongan dan para nelayan lalu menaiki perahu hias menuju tengah laut untuk melarung sesaji berisi hasil bumi dan perlengkapan dapur sebagai simbol rasa syukur dan harapan akan limpahan rezeki serta keselamatan di laut.

Baca juga:  Kantor Desa Banuaji ll Tutup Pada Jam Kerja, Pelayanan Publik Terhambat.

Salah seorang pengunjung, Siti Rahma (42), warga Kelurahan Sukabumi, mengaku datang sejak pagi bersama keluarga.

“Saya senang sekali bisa nonton Petik Laut lagi. Ramai, meriah, dan terasa sekali kebersamaan warga pesisir. Semoga rezeki para nelayan makin lancar,” ujarnya penuh semangat. (Mamad)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup Baru, Desak Penegakan Hukum Tegas di Tengah Krisis Lingkungan Nasional

Redaksi

27 Apr 2026

Jakarta, vokalpublika.com – Ketua Umum DPP Gugus Hukum Lingkungan Hidup Indonesia (GHLHI), Bakti Lubis, menyoroti penunjukan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, dengan menekankan pentingnya langkah tegas dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan. Dalam keterangannya, Bakti Lubis menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar agar kepemimpinan baru di sektor lingkungan hidup mampu menghadirkan perubahan nyata di …

Mengungkap Tabir Proyek Rp25 Miliar di Pesisir Barat: Dugaan Penyimpangan hingga Minim Pengawasan, Mutu Pendidikan Terancam

Redaksi

27 Apr 2026

Pesisir Barat, Vokalpublik.com – Proyek Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) untuk renovasi dan rehabilitasi madrasah di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dengan nilai mencapai Rp25,48 miliar, kini menjadi sorotan serius. Program yang digulirkan pemerintah pusat melalui kolaborasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk Tahun Anggaran 2025–2026 itu diduga menyisakan sejumlah …

Iuran Sampah Dipertanyakan Respons Desa Kaduagung Belum Menyeluruh

Redaksi

27 Apr 2026

Kuningan, vokalpublika.com— Polemik pengelolaan sampah di Desa Kaduagung, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, masih menyisakan tanda tanya. Selain dugaan praktik pembakaran sampah secara terbuka, transparansi penggunaan iuran kebersihan sebesar Rp10 ribu per rumah tangga juga menjadi sorotan. Permasalahan ini mencuat setelah awak media menerima keluhan warga terkait masih berlangsungnya pembakaran sampah di lingkungan desa, meski masyarakat …

​Pegiringan Berbenah: Inilah Misi Strategis Widiyana Aji Setiantoko, Transparansi Untuk Desa Sejahtera

Alwi Assagaf

27 Apr 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Mengusung semangat perubahan dengan jargon “Pegiringan Berbenah”, Widiyana Aji Setiantoko, S.Pd., secara resmi memaparkan visi dan misinya untuk membangun Desa Pegiringan menjadi wilayah yang lebih maju dan mandiri. ​Dalam keterangannya, Widiyana menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat. Visi utamanya adalah mewujudkan Desa Pegiringan yang Maju, Mandiri, Religius, dan Sejahtera Bersama.​Untuk …

110 Ekor Sapi Dikirim ke Banjarmasin, Total Permintaan Hewan K urban Capai Ribuan

Redaksi

27 Apr 2026

NAGEKEO , vokalpublika.com– Menjelang perayaan Idul Adha, permintaan terhadap hewan kurban khususnya sapi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Pulau Flores, mengalami peningkatan yang cukup signifikan tahun ini. Berdasarkan data yang dihimpun, total permintaan yang masuk mencapai angka sekitar 6.000 ekor sapi. Namun, hingga saat ini realisasi pengiriman atau ketersediaan yang sudah terdistribusi …

IGD RSUD Sidikalang Utamakan Selamatkan Nyawa, Penanganan Dulu, Administrasi Menyusul

Clara T S

27 Apr 2026

Sidikalang//vokalpublika comInstalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sidikalang menegaskan komitmennya untuk menempatkan keselamatan pasien sebagai prioritas tertinggi. Dalam setiap kondisi kegawatdaruratan, tindakan medis segera, tepat, dan responsif menjadi fokus utama, sementara proses administrasi dilakukan setelah kondisi pasien stabil. Direktur RSUD Sidikalang, dr. Benni Purba, menekankan bahwa prinsip dasar pelayanan di IGD adalah life saving atau penyelamatan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x