Home » Berita » Tanpa Wakil Rakyat, Dugaan Korupsi Bantuan Sosial PKH, BPNT di Desa Mojo dan Pesantren Terjadi Nota Kesepakatan Antara Massa Aksi dan Pihak Terkait

Tanpa Wakil Rakyat, Dugaan Korupsi Bantuan Sosial PKH, BPNT di Desa Mojo dan Pesantren Terjadi Nota Kesepakatan Antara Massa Aksi dan Pihak Terkait

Redaksi 18 Sep 2025 529

Pemalang, Jawa Tengah – Ratusan warga Desa Mojo dan Desa Pesantren Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang bersama Aliansi Kesetiakawanan Sosial (AKSI) kembali melakukan aksi geruduk balai desa untuk melakukan audiensi, pada Kamis (18/9/2025).

Advertisement
ADVERTISEMENT

Aksi serupa pernah dilakukan namun belum berbuah hasil seperti apa yang diharapkan. Kali ini mereka kembali menuntut, kasus dugaan korupsi dana Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang terjadi di dua desa (Pesantren dan Mojo) segera diselesaikan.

Baca juga:  Polres Lampung Barat Laksanakan Pengamanan Pawai Budaya dalam rangka HUT ke-34 Kabupaten Lampung Barat

Sebagai informasi, kasus dugaan korupsi PKH dan BPNT di Desa Mojo dan Pesantren mencuat pada Oktober 2023 silam dan sudah ditangani oleh Aparat Penegak Hukum (APH).

Namun, kasus itu terkesan mandeg (berhenti) karena lambatnya audit dari Inspektorat Pemalang. Mereka kembali menuntut agar kasus dugaan korupsi dana Bansos PKH dan BPNT di proses hingga tuntas.

Bersama Polres Pemalang, Dinas Sosial, dan Inspektorat audensi pun akhirnya kembali digelar di Balai Desa Mojo Kecamatan Ulujami.

Baca juga:  Aksi 2 September Berubah Menjadi Aksi Makan Minum Gratis

Pantauan di lokasi, audiensi tersebut sempat di skors karena Inspektur pada Inspektorat Pemalang tak kunjung datang. Bahkan disaat yang sama, peserta audiensi sempat geram karena Ketua DPRD Pemalang Martono dan wakil ketua DPRD Slamet Ramuji mangkir dari undangan audiensi.

Ketidakhadiran wakil rakyat sempat memicu emosinal dari ratusan warga dan AKSi. Dalam audiensi tersebut, moderator Andi Rahmat Prasetyo mempertanyakan tidak kehadiran Ketua DPRD dalam agenda penting tersebut.

”Ini bagaimana ini, ketua DPRD wakilnya juga sama sama orang Mojo masa tidak datang,” kata Andi Rahmat Prasetyo dengan nada ketus.

Baca juga:  ​Camat Pemalang Instruksikan Pemdes dan Kelurahan Segera Implementasikan Hasil Pembinaan Posyandu

”Orang Mojo nya aja tidak di urus, bagaimana mau ngurusin se Pemalang,” lanjutnya.

Sebagai informasi tambahan, hasil akhir audensi disepakati oleh pihak terkait yang turut hadir walau tanpa dibubuhi tanda tangan wakil rakyat (DPRD Kabupaten Pemalang). (Mas All)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Hak Jawab PT Anugrah Bayuarya Perkasa: Akui Ada Perbaikan Pasangan Batu, Tegaskan Progres Pekerjaan Capai 97 Persen

Redaksi

08 Sep 2026

SAMBAS, KALBAR,vokalpublika.com— PT Anugrah Bayuarya Perkasa menyampaikan hak jawab sekaligus klarifikasi atas pemberitaan dan informasi mengenai pelaksanaan pekerjaan yang sedang dikerjakan perusahaan di wilayah Tebas, Kabupaten Sambas. ADVERTISEMENT Klarifikasi tersebut disampaikan secara resmi melalui surat Nomor: 06/PT.ABP/IX/2026 tertanggal 5 September 2026, yang ditujukan kepada Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Wartawan Internasional (DPD ASWIN) Kalimantan Barat. Dalam …

Hari Pelanggan Nasional 2026, Direksi Perumda Tirta Mulia Pemalang Turun ke Lapangan Serap Aspirasi Warga

Alwi Assagaf

08 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang mempertegas komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan publik. Tak sekadar perayaan seremonial, jajaran direksi memilih turun langsung ke lapangan untuk menyapa dan mendengarkan masukan para pelanggan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door). ADVERTISEMENT ​Langkah tersebut dipimpin langsung …

​Polemik Iuran Rp500 Ribu SPPG Pemalang Disorot, Diduga Langgar Aturan BGN, Pengurus Paguyuban: Itu Sah dan Hak Organisasi

Alwi Assagaf

07 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. Kebijakan tersebut dipertanyakan karena dikhawatirkan berdampak pada kualitas porsi dan hak penerima manfaat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola dapur dari total 140 unit SPPG …

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tanjungpinggir Padukan Lomba dan Pelayanan Warga

Redaksi

07 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam, berlangsung meriah. Berbagai lomba yang melibatkan masyarakat digelar di Taman Wisata Tangga Seribu Habibi Dangas, Sekupang, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Meski digelar setelah momentum perayaan 17 Agustus, kegiatan tersebut tetap mendapat antusiasme warga. Lurah Tanjungpinggir, H Agus Syofian, mengatakan, …

Sekda Pemalang dan Pemcam Ulujami Apresiasi Festival Grebeg 1000 Kemeja Sukorejo, Sampaikan Pesan Pilkades Damai

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Grebeg 1000 Kemeja di Desa Sukorejo, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Gelaran tahunan di kawasan wisata Mina Padi tersebut dinilai sukses menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kondusivitas warga. ​Hadir langsung memantau jalannya kegiatan, Sekda Pemalang Bagus Sutopo menggarisbawahi …

​Penarikan Rp500 Ribu Dapur MBG Pemalang Menuai Sorotan, Aliran Dana Masih Gelap

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola dapur operasional yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. ADVERTISEMENT Transparansi pengelolaan serta urgensi pembentukan paguyuban tersebut kini dipertanyakan demi memastikan dana kas tidak memangkas ketersediaan maupun kualitas porsi bagi penerima manfaat. ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x