Home » Berita » Sinergitas Gerakan Rabu Pon Tanam Pohon, Bupati Pemalang Ajak Warga Petarukan Siap Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

Sinergitas Gerakan Rabu Pon Tanam Pohon, Bupati Pemalang Ajak Warga Petarukan Siap Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

Alwi Assagaf 21 Jan 2026 52

Pemalang, Vokalpublika.com – Pagi Rabu Pon di Kecamatan Petarukan, halaman timur kelurahan dipenuhi kegiatan hijau, Rabu (21/1/2026). Puluhan bibit pohon ditanam bergantian, menandai Gerakan Penanaman Pohon Rabu Pon.

Gerakan ini menargetkan 300 pohon di seluruh Kecamatan Petarukan dan 1.000 pohon di Pemalang menjelang Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang. Aktivitas ini menegaskan bahwa pelestarian lingkungan dijalankan secara nyata, bukan sekadar simbol.

Kegiatan ini diikuti langsung oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Wakil Bupati Nurkholes beserta istri Bupati dr. Noor Faizah Maenofie, Camat Petarukan Muhibin, Kepala Dispermades Andre Ady, serta siswa-siswi SMPN 1 Petarukan. Semua pihak fokus menanam pohon sekaligus membangun kesadaran kolektif terhadap lingkungan.

Baca juga:  Sosialisasi Program B2SA Goes to School di SMKN 5 Sijunjung: Wujudkan Generasi Emas 2045

Saat diwawancarai awak media, Anom Widiyantoro, menyampaikan bahwa Sungai Comal memerlukan pengelolaan terpadu antara hulu dan hilir untuk menekan risiko banjir. Bupati juga menekankan bahwa jalan desa yang rusak menjadi tanggung jawab pemerintah desa, sementara jalan milik Pemkab Pemalang yang rusak dijadwalkan diperbaiki melalui program 2026.

Selain itu, Bupati menegaskan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi cuaca ekstrem. Layanan kesehatan bagi warga terdampak banjir tetap tersedia di puskesmas, sehingga masyarakat dapat memeriksa kondisi kesehatan atau mendapatkan pertolongan medis dengan cepat.

Baca juga:  Sejarah Hari Perjuangan Polri 21 Agustus dan Makna Kepahlawanannya

Penanaman 1.000 pohon, termasuk puluhan bibit di Petarukan, menjadi pengingat bahwa kesadaran lingkungan harus diikuti tindakan nyata, mitigasi risiko bencana, dan pengelolaan ruang publik yang konsisten, agar Pemalang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan. (Slamet Febriansyah)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Persit KCK Cabang XXI Kodim Pemalang Gelar Bakti Sosial Donor Darah Dalam Rangka Peringatan HUT Ke-80

Alwi Assagaf

04 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Tahun 2026, Persit KCK Cabang XXI Kodim 0711/Pemalang Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro menggelar kegiatan bakti sosial donor darah, bertempat di Aula Oerip Soemohardjo Kodim 0711/Pemalang, Selasa (3/2/2026). Kegiatan donor darah tersebut diikuti oleh 206 peserta dari berbagai unsur, …

Pensiunan Pegawai BPN di Pemalang Diduga Jadi Calo Sertifikat Tanah, Tarif “Langit” Capai Puluhan Juta Cekik Warga

Alwi Assagaf

04 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Dugaan praktik percaloan dalam pengurusan sertifikat tanah kembali mencuat dan meresahkan masyarakat. Kali ini, sorotan tajam mengarah pada keterlibatan sejumlah oknum pensiunan Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang diduga memanfaatkan sisa pengaruh dan koneksi “orang dalam” untuk mematok tarif pengurusan sertifikat hingga puluhan kali lipat dari biaya resmi. Berdasarkan penelusuran di lapangan, SR …

Kontroversi Proyek U-Ditch Pemalang: Saluran Malah Menyempit Penyebab Banjir Disejumlah Lokasi? Publik Cium Aroma Korupsi

Alwi Assagaf

04 Feb 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Program perbaikan drainase kota yang digadang-gadang sebagai solusi banjir di Kabupaten Pemalang kini justru menuai sorotan tajam. Proyek pemasangan saluran beton (U-Ditch) yang dikerjakan serentak di berbagai titik kota dinilai “asal jadi” dan tidak berbasis kajian teknis yang matang. Andi Rustono aktivis senior yang juga selaku Ketua Presidium Gunung Slamet menyebut, polemik …

Darurat Sampah Pemalang”Liang Kubur” Semakin Sempit, Akankah Penanganan Semakin Sulit?

Alwi Assagaf

03 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Selasa 3 Februari 2026, Kabupaten Pemalang tengah menghadapi fase paling kritis dalam sejarah pengelolaan sampahnya. Frasa “liang kubur sampah semakin sempit” bukan sekadar metafora, melainkan realitas fisik di TPA Pesalakan (Pegongsoran) yang telah melampaui daya tampung (overload). Sepanjang tahun 2024 hingga awal 2026, dinamika penanganan sampah di Pemalang diwarnai oleh penutupan paksa …

Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian, Kapolres Nganjuk Apresiasi Dedikasi Anggota Polri

Redaksi

03 Feb 2026

Nganjuk, vokalpublika.com– Polres Nganjuk menggelar Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Pengabdian Anggota Polri Periode 1 Februari 2026 di Lapangan Apel Mapolres Nganjuk, Selasa (03/02/2026) pagi. Upacara tersebut dipimpin oleh Wakapolres Nganjuk Kompol Andria Diana Putra, S.E., M.H., mewakili Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Jawa …

Soal Banjir Rendam Kota dan Kawasan City Walk, Andi Rustono Ketua Presidium Gunung Slamet: Jangan Menyalahkan Alam dan Tuhan, Ini Kinerja Buruk Pemkab Pemalang

Alwi Assagaf

03 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Menyoroti isu klasik dalam pembangunan kota: estetika vs fungsi. Andi Rustono selaku Ketua Presidium Gunung Slamet atau Aktivis Pemerhati Lingkungan, melontarkan kritik tajam mengenai ketiadaan drainase di kawasan City Walk Pemalang mencerminkan kekecewaan masyarakat terhadap perencanaan infrastruktur yang dianggap kurang matang. ​Akar Masalah kawasan yang dirancang sebagai pusat keramaian dan keindahan kota …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x