Home » Berita » Seorang Pelajar SMP di Pemalang Dibacok Gerombolan Geng Motor, Begini Kronologinya

Seorang Pelajar SMP di Pemalang Dibacok Gerombolan Geng Motor, Begini Kronologinya

Alwi Assagaf 04 Nov 2025 691

Pemalang, Vokalpublika.com – sebuah daerah yang selama ini dikenal dengan keramahan penduduknya, keindahan alamnya, serta ketenangan dan kedamaiannya, kini harus kembali menghadapi kenyataan pahit dengan maraknya aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh kelompok geng motor. Insiden terbaru menimpa seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang menjadi korban pembacokan brutal di Jalan Danasari, sebuah ruas jalan yang menghubungkan pusat kota dengan Terminal Induk Pemalang, yang merupakan salah satu jalur utama yang sering dilalui oleh masyarakat. Peristiwa tragis yang terjadi pada Senin, 3 November 2025, sekitar pukul 18.00 WIB ini, tidak hanya menimbulkan luka fisik bagi korban, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi keluarga, teman-teman, dan seluruh masyarakat Pemalang, serta mengancam rasa aman dan nyaman yang selama ini mereka rasakan.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Korban diketahui berinisial DLR, seorang siswa kelas 9 yang tengah menempuh pendidikan di SMP PGRI 3 Taman, sebuah sekolah yang terletak tidak jauh dari lokasi kejadian, dan dikenal sebagai salah satu sekolah yang memiliki reputasi baik di Kabupaten Pemalang. DLR dikenal oleh teman-temannya sebagai sosok yang ceria, ramah, dan mudah bergaul. Ia juga dikenal sebagai siswa yang berprestasi di sekolah, serta aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Namun, di balik semua itu, DLR harus menjadi korban keganasan kelompok geng motor yang semakin meresahkan masyarakat Pemalang, dan merenggut masa depannya yang cerah.

Baca juga:  BMKG: Batam Berpotensi Diguyur Hujan Ringan, Warga Diimbau Siaga Cuaca Lembap

Menurut keterangan yang berhasil dikumpulkan dari seorang teman korban yang menjadi saksi mata, DLR saat itu sedang berboncengan mengendarai sepeda motor di Jalan Danasari. Mereka berencana untuk pergi ke sebuah warung makan yang terletak tidak jauh dari rumah korban, untuk membeli makanan ringan dan minuman setelah seharian belajar di sekolah. Namun, takdir berkata lain, di tengah perjalanan, mereka dihadang oleh sekelompok pengendara motor yang jumlahnya diperkirakan mencapai belasan orang, dan diduga kuat merupakan anggota geng motor yang sering melakukan aksi kriminalitas di wilayah Pemalang.

Para pelaku yang diduga kuat merupakan anggota geng motor tersebut, langsung melakukan penyerangan terhadap DLR dan temannya. Tanpa memberikan kesempatan untuk membela diri, para pelaku dengan beringas mengayunkan senjata tajam ke arah korban. Akibat serangan yang mendadak dan membabi buta tersebut, DLR mengalami luka-luka serius di beberapa bagian tubuhnya, termasuk luka bacok yang cukup dalam di bagian lengan dan punggung. Sementara temannya, meskipun tidak mengalami luka fisik, mengalami trauma psikologis yang mendalam akibat menyaksikan peristiwa mengerikan tersebut, dan hingga saat ini masih belum berani keluar rumah karena merasa takut dan khawatir.

Warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong segera berdatangan ke lokasi kejadian dan memberikan pertolongan pertama kepada DLR. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan menggunakan mobil patroli polisi yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Sesampainya di rumah sakit, DLR langsung mendapatkan penanganan medis intensif dari tim dokter dan perawat yang профессионал. Namun, hingga saat ini, kondisi DLR masih belum stabil dan membutuhkan perawatan yang lebih intensif, serta dukungan moral dari keluarga dan teman-temannya.

Baca juga:  Sayyidul Ayyam: Memuliakan Jumat, Memuliakan Diri

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti yang ada, serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian. Beberapa saksi mata juga dimintai keterangan untuk membantu mengungkap identitas para pelaku dan motif di balik aksi keji tersebut. Namun, hingga saat ini, pihak kepolisian belum berhasil menangkap satu pun pelaku yang terlibat dalam aksi pembacokan tersebut, dan masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Insiden tragis ini tidak hanya menyisakan duka dan keprihatinan, tetapi juga memicu gelombang kemarahan dan kekecewaan di kalangan masyarakat Pemalang. Berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, aktivis sosial, hingga organisasi kepemudaan, mengecam keras aksi kebrutalan yang dilakukan oleh kelompok geng motor tersebut. Mereka menuntut agar aparat penegak hukum (APH) bertindak cepat, tegas, dan profesional dalam menangani kasus ini, serta memberikan hukuman yang setimpal kepada para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku, agar memberikan efek jera bagi para pelaku dan mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.

Baca juga:  Bupati Kuansing Lantik Zulkarnain sebagai Sekda Kuansing Definitif, Serta Mutasi Sejumlah Pejabat Eselon II

Ormas 234 Solidarity Community (SC) Pemalang, sebagai salah satu organisasi masyarakat yang aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan, turut angkat bicara terkait insiden ini. Ketua Ormas 234 SC Pemalang, Yogo Darminto SH, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kejadian yang menimpa DLR. Ia juga mengecam keras tindakan biadab yang dilakukan oleh kelompok geng motor tersebut, yang dinilai telah merusak kedamaian dan ketertiban di Kabupaten Pemalang, serta menciptakan rasa takut dan tidak aman di kalangan masyarakat, dan mengancam masa depan generasi muda Pemalang.

“Kami sangat berduka atas kejadian yang menimpa saudara kita, DLR. Kami mengutuk keras tindakan keji yang dilakukan oleh kelompok geng motor tersebut. Mereka telah merusak kedamaian dan ketertiban di Kabupaten Pemalang, serta menciptakan rasa takut dan tidak aman di kalangan masyarakat Kabupaten Pemalang.***

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
​Polemik Iuran Rp500 Ribu SPPG Pemalang Disorot, Diduga Langgar Aturan BGN, Pengurus Paguyuban: Itu Sah dan Hak Organisasi

Alwi Assagaf

07 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. Kebijakan tersebut dipertanyakan karena dikhawatirkan berdampak pada kualitas porsi dan hak penerima manfaat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola dapur dari total 140 unit SPPG …

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tanjungpinggir Padukan Lomba dan Pelayanan Warga

Redaksi

07 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam, berlangsung meriah. Berbagai lomba yang melibatkan masyarakat digelar di Taman Wisata Tangga Seribu Habibi Dangas, Sekupang, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Meski digelar setelah momentum perayaan 17 Agustus, kegiatan tersebut tetap mendapat antusiasme warga. Lurah Tanjungpinggir, H Agus Syofian, mengatakan, …

Sekda Pemalang dan Pemcam Ulujami Apresiasi Festival Grebeg 1000 Kemeja Sukorejo, Sampaikan Pesan Pilkades Damai

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Grebeg 1000 Kemeja di Desa Sukorejo, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Gelaran tahunan di kawasan wisata Mina Padi tersebut dinilai sukses menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kondusivitas warga. ​Hadir langsung memantau jalannya kegiatan, Sekda Pemalang Bagus Sutopo menggarisbawahi …

​Penarikan Rp500 Ribu Dapur MBG Pemalang Menuai Sorotan, Aliran Dana Masih Gelap

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola dapur operasional yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. ADVERTISEMENT Transparansi pengelolaan serta urgensi pembentukan paguyuban tersebut kini dipertanyakan demi memastikan dana kas tidak memangkas ketersediaan maupun kualitas porsi bagi penerima manfaat. ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola …


Kapolda Jabar dan Ketua Bhayangkari Daerah Salurkan Bantuan Sosial untuk Masyarakat Nelayan Pangandaran

Redaksi

06 Sep 2026

PANGANDARAN — Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial serta menghadirkan institusi kepolisian di tengah masyarakat, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Ny. Nila Pipit Rismanto menggelar kunjungan kerja sekaligus menyerahkan paket bantuan sosial (baksos) Di kampung Nelayan Kabupaten Pangandaran ADVERTISEMENT Kegiatan humanis ini bertujuan untuk membantu …

Menembus Keterbatasan, Kasek dan Siswa SMPN 1 Atap Pabuaran Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Sekolah Hingga Sampah di Aliran Sungai

Alwi Assagaf

05 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Keterbatasan fasilitas di wilayah terpencil tidak menyurutkan langkah SMPN Pabuaran Satu Atap, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang untuk mewujudkan lingkungan belajar yang sehat. ADVERTISEMENT Dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Budiman, seluruh siswa bersama jajaran guru dan komite sekolah menggelar aksi gotong royong membersihkan area sekolah hingga aliran sungai Pabuaran yang tertimbun sampah, Sabtu …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x