- BeritaProjo Salurkan Kurma, Takjil dan Sembako untuk Jamaah Masjid di Bulan Ramadhan
- UncategorizedWakil Bupati Dairi Hadiri Tausiyah dan Buka Puasa Bersama Pelaku UMKM di Taman Rekreasi Sidikalang
- AdvertorialTanpa Migas Batam Tetap Tancap Gas: Ekonomi Tumbuh 6,76%, Tertinggi di Kepri dan Lampaui Nasional
- UncategorizedBPN Dairi Serahkan Sertipikat Tunggakan PTSL kepada Desa Jumateguh dan Adian Nangka
- BeritaMerasa Disudutkan, Gafur dan Mazlan Beri Penjelasan Terkait Pemberitaan Dana Hantu
- BeritaDharma Wanita Kecamatan Pemalang Bagikan 200 Takjil di Depan Kantor Kecamatan, Wujud Kepedulian Ramadan

Self Love atau Selfish? Batas Tipis yang Sering Terlewatkan
Oleh: Ermelinda Noh Wea
Vokalpublika.com – Di era modern ini, istilah self love (cinta diri) begitu populer di kalangan generasi muda. Kita sering mendengar pesan seperti, Cintai dirimu sendiri terlebih dahulu sebelum mencintai orang lain, atau Jangan merasa bersalah untuk mengatakan tidak ketika kamu membutuhkan waktu untuk diri sendiri. Self love menjadi mantra hidup yang memberi kita kebebasan untuk menetapkan batasan dan merawat kesehatan mental.
Namun, dalam keramaian pesan ini, ada satu hal yang sering terlewatkan apakah kita benar-benar sedang mencintai diri sendiri dengan sehat, atau justru membenarkan perilaku egois dengan dalih self love?
Self love konsep yang membebaskan, sebelum kita melangkah lebih jauh, mari kita pahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan self love yang sesungguhnya. Cinta diri adalah tentang mengakui nilai diri, menghargai kekurangan dan kelebihan, serta merawat diri secara fisik dan emosional. Ini adalah konsep yang mendorong kita untuk menjaga kesejahteraan pribadi tanpa merasa bersalah atau takut dihakimi.
Beberapa aspek penting dalam self love yang sehat antara lain
- Penerimaan diri, belajar untuk menerima diri kita apa adanya, tanpa merasa harus memenuhi standar orang lain.
- Menetapkan batasan yang sehat, mengatakan tidak ketika diperlukan dan menghindari hubungan atau situasi yang merugikan diri.
- Meluangkan waktu untuk diri sendiri, memberikan ruang untuk relaksasi, melakukan hal-hal yang menyenangkan, atau sekedar beristirahat dari rutinitas.
- Penyembuhan emosional, mengambil waktu untuk menyembuhkan luka emosional atau mental, baik melalui meditasi, terapi, atau cara lain yang mendukung kesehatan mental.
Self love yang sejati adalah tentang merawat diri dengan cara yang positif, memberikan diri kita apa yang kita butuhkan untuk tumbuh dan berkembang dengan cara yang seimbang, tanpa harus merugikan orang lain.
Ketika self love menjadi selfish, namun, seiring berjalannya waktu, ada fenomena yang patut dicermati. Kadang-kadang, konsep self love ini bisa disalahartikan atau bahkan diselewengkan menjadi alasan untuk bertindak egois. Ketika seseorang menganggap bahwa mencintai diri sendiri berarti bebas dari segala kewajiban, tanggung jawab, dan hubungan sosial, maka kita mulai memasuki wilayah selfish (egois).
Apa bedanya?
- Self love, mencintai diri tanpa merugikan orang lain. Ini adalah bentuk pengakuan bahwa kita memiliki nilai dan hak untuk menjaga diri sendiri, tetapi tetap mempertimbangkan orang di sekitar kita.
- Selfish fokus hanya pada kepentingan pribadi tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap orang lain. Ini adalah bentuk cinta diri yang berlebihan, di mana orang mulai mengorbankan relasi, tanggung jawab, atau empati demi kenyamanan pribadi.
Contoh nyata dari selfish yang dibungkus dengan self love misalnya Ketika seseorang menghindari tanggung jawab karena merasa lelah atau stres, tetapi tidak memberikan penjelasan atau komunikasi yang jelas kepada orang lain yang terlibat. Atau, seseorang yang memilih untuk tidak mendengarkan atau membantu teman yang membutuhkan, karena merasa dirinya lebih penting.
Pada akhirnya, selfish bukan lagi tentang menjaga keseimbangan hidup, melainkan menempatkan diri sendiri sebagai satu-satunya prioritas tanpa memperdulikan dampaknya terhadap orang lain.
Batas tipis yang sulit terlihat, mengapa banyak orang terjebak dalam kesalahan antara self love dan selfish? Jawabannya ada pada betapa tipisnya batas antara keduanya. Pada dasarnya, keduanya mengutamakan diri sendiri, namun dengan cara yang berbeda. Self love tetap menganggap bahwa kita adalah bagian dari masyarakat, bahwa kita terhubung dengan orang lain, dan bahwa kebaikan kita tidak terlepas dari kebaikan orang di sekitar kita. Sementara itu, selfish adalah pandangan yang sempit, yang memisahkan diri dari komunitas dan hubungan sosial.
Batasan yang tipis ini seringkali tidak terlihat, karena banyak orang merasa bahwa mereka berhak untuk menjaga diri mereka tanpa memahami bahwa keseimbangan itu penting. Misalnya, saat kita merasa tertekan, mungkin kita memutuskan untuk tidak menjawab pesan atau menghindari pertemuan sosial, perbuatan silent treatment, namun, jika ini dilakukan terus-menerus tanpa ada usaha untuk menjelaskan atau berkomunikasi dengan orang lain, kita mulai memasuki zona selfish.
Ada banyak kasus di mana seseorang merasa sangat berhak untuk menjaga diri tanpa mempertimbangkan perasaan atau kebutuhan orang lain. Ini sering terjadi dalam hubungan pribadi, seperti hubungan pertemanan atau asmara, di mana seseorang merasa bahwa self care berarti menghindari segala bentuk interaksi, bahkan jika itu melibatkan orang-orang yang peduli pada mereka.
Tanda-tanda saat kita menyimpang ke selfish, kadang-kadang kita tidak menyadari bahwa kita telah melangkah terlalu jauh dan mulai membenarkan perilaku egois. Berikut beberapa tanda yang bisa membantu kita mengidentifikasi apakah kita benar-benar sedang mencintai diri dengan sehat atau justru berperilaku egois.
- Kamu menghindari tanggung jawab dengan alasan kesehatan mental.
Memiliki waktu untuk diri sendiri adalah hal yang baik, tetapi menghindari tanggung jawab yang sudah disepakati sebelumnya dengan alasan “mental health” bisa menjadi tanda bahwa kita tidak menghargai komitmen kita terhadap orang lain. - Kamu tidak mempertimbangkan perasaan orang lain.
Self love bukan berarti kamu bisa melupakan perasaan orang lain. Jika kita sering memutuskan untuk melakukan sesuatu tanpa memperhatikan dampaknya terhadap orang lain, bisa jadi kita lebih egois daripada yang kita sadari. - Kamu tidak berusaha untuk memperbaiki hubungan atau menyelesaikan masalah.
Ketika kita terus menerus menggunakan alasan “healing” untuk menghindari percakapan atau menyelesaikan konflik yang penting, kita mungkin sedang melarikan diri dari kenyataan, bukan berusaha untuk tumbuh. - Kamu merasa tidak perlu memberi atau menerima kompromi.
Dalam hubungan apapun, baik itu pertemanan, keluarga, atau asmara, self love yang sehat melibatkan kompromi dan komunikasi. Jika kamu merasa bahwa hubungan hanya berjalan dengan cara kamu, maka kamu mungkin sedang menjadi lebih selfish daripada yang kamu kira.
Mengembalikan keseimbangan self love yang sehat, lantas, bagaimana kita bisa menjaga keseimbangan antara self love dan selfish? Kuncinya ada pada refleksi diri yang jujur dan komunikasi yang jelas dengan orang di sekitar kita. Menghargai diri kita sendiri haruslah seiring dengan menghargai orang lain, karena pada akhirnya, kita semua terhubung dalam jaringan sosial yang saling mendukung.
Berikut beberapa langkah untuk memastikan kita tetap berada pada jalur yang benar.
- Pahami kebutuhan diri tanpa mengorbankan orang lain.
Mengambil waktu untuk diri sendiri sangat penting, tetapi pastikan untuk memberi penjelasan kepada orang-orang terdekat dan memberi mereka ruang untuk memahami keputusan kita. - Kembangkan empati dan komunikasi.
Self love yang sehat mencakup kemampuan untuk mendengarkan orang lain, memahami perspektif mereka, dan tetap menjaga keseimbangan antara kebutuhan pribadi dan kebutuhan sosial. - Refleksi diri secara berkala.
Luangkan waktu untuk bertanya pada diri sendiri apakah keputusan yang kita ambil benar-benar berdasarkan kebutuhan diri yang sehat atau hanya karena keinginan untuk menghindari tanggung jawab.
Cinta diri yang tidak merugikan orang lain. Self love adalah bagian penting dari perjalanan kita menuju kesejahteraan mental dan emosional, tetapi itu bukan alasan untuk menjadi egois. Cinta diri yang sejati bukan hanya tentang menjaga diri, tetapi juga tentang menjaga hubungan kita dengan orang lain dan berkontribusi positif pada dunia di sekitar kita.
Kita semua berhak untuk mencintai diri sendiri, tetapi kita juga harus ingat bahwa mencintai diri sendiri dengan cara yang benar tidak pernah berarti melukai orang lain. Self love yang sehat akan membuat kita lebih kuat, lebih bijak, dan lebih mampu berempati. Itulah esensi dari mencintai diri bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk orang-orang yang ada di sekitar kita.
Penulis adalah Ketua Pemuda Katolik Nagekeo dan Ketua Pokja I PKK Kecamatan Aesesa. Saat ini, penulis menjabat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Nagekeo dan menetap di Kabupaten Nagekeo.
admin
09 Mar 2026
Karimun, Vokalpublika.com – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan oleh relawan Projo. Pada Senin, 9 Maret 2026, jajaran DPD Projo Kepulauan Riau bersama DPC Projo Karimun melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian kurma, takjil, serta paket sembako kepada masyarakat dan jamaah masjid di sejumlah titik di Kabupaten Karimun. Salah satu lokasi utama kegiatan tersebut …
Redaksi
09 Mar 2026
Batam, vokalpublika.com— Perekonomian Kota Batam menunjukkan kinerja yang semakin solid sepanjang tahun 2025. Tanpa bergantung pada sektor minyak dan gas, Batam berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen (year-on-year), menjadikannya yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau sekaligus melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi dan nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau …
Redaksi
09 Mar 2026
Meranti,vokalpublika.com – terkait pemberitaan disalah satu Portal Media Online yang terkesan menyudutkan 2 (Dua) Pejabat di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan judul “MISTERI “DANA HANTU” 854 JUTA SEKWAN MERANTI: MAZLAN & GAPUR SALING TUDUH, GOHUKRIM TELUSURI DOKUMEN SPPD DAN BELANJA OPERASIONAL TA 2024” ini langsung direspon dengan cepat oleh yang bersangkutan. Pemberitaan dinilai tidak professional dan …
Alwi Assagaf
08 Mar 2026
Pemalang, Vokalpublika.com – Lalu lintas di depan Kantor Kecamatan Pemalang pada Minggu sore tampak sedikit melambat. Beberapa pengendara yang melintas dihentikan sejenak oleh ibu-ibu Dharma Wanita yang berdiri di tepi jalan.Bukan razia, melainkan aksi berbagi takjil untuk mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Sekitar 200 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan …
Alwi Assagaf
08 Mar 2026
Pemalang, Vokalpublika.com – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) menggelar kegiatan santunan anak yatim dan piatu serta buka puasa bersama di Pendopo Kecamatan Pemalang, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta insan pers Kabupaten Pemalang. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 27 anak yatim dan piatu menerima santunan serta bingkisan secara simbolis dari panitia AWPB. …
Alwi Assagaf
08 Mar 2026
Pemalang, Vokalpublika.com – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) menggelar kegiatan santunan berbagi ceria kepada adek – adek istimewa di Pendopo Kecamatan Pemalang, Minggu (8/3/2026) sore. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Pemalang (Camat, …
17 Sep 2025 4.723 views
Humbang Hasundutan, vokalpublika.com – Jadi Pertanyaan di tengah-tengah masyarakat pasalnya tiba-tiba 4 (empat) Kepala Dinas Dan 1 (satu) Asisten di pemerintahan Bupati Humbang Hasundutan Dr Oloan Paniaran Nababan SH, MH. Secara kompak mengundurkan diri. Dari Pantauan awak media ke 4 (empat) Kepala Dinas dan 1 (satu) Asisten yang mengundurkan diri yaitu, Frans Judika Pasaribu Kadis …
07 Oct 2025 3.739 views
Humbang Hasundutan, vokalpublika.com, – Wakil Bupati (Wabup) Humbang Hasundutan (Humbahas) Yunita Rebeka Marbun kaget karena Ajudannya Fricilia Damanik yang selama ini menemaninya saat bertugas, tiba-tiba dimutasi oleh bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan tanpa alasan, pernyataan ini diungkapkan saat Wabup Yunita Rebeka Marbun turut mengantarkan Fricilia Damanik ke tempat kerja baru di Kantor Kelurahan Pasar Doloksanggul, …
05 Aug 2025 3.172 views
Bulukumba, Vokalpublika.com -Aksi protes tidak biasa mengguncang Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba pada Selasa (5/8). Sejumlah warga bersama keluarga korban kecelakaan lalu lintas melakukan aksi simbolik dengan menggantungkan celana dalam dan bra di pagar kantor Kejari. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan mendalam terhadap penanganan perkara yang dinilai jauh dari rasa keadilan. Perkara kecelakaan maut tersebut …
05 Aug 2025 3.135 views
Bulukumba,Vokalpublika.com – Ratusan warga yang tergabung dalam aksi unjuk rasa melampiaskan kekecewaan mereka terhadap Kejaksaan Negeri Bulukumba dengan melempari kantor kejaksaan menggunakan telur dan kotoran sapi. Selasa, 5 Agustus 2025. Aksi ini merupakan bentuk protes atas penanganan perkara kecelakaan lalu lintas yang dinilai tidak adil dan tidak transparan. Perkara kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada …
22 May 2025 2.545 views
Tanjungpinang, 22 Mei 2025 – Kasus penyelundupan narkotika kembali mengguncang perairan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Dalam dua pekan terakhir, aparat gabungan berhasil menggagalkan dua aksi penyelundupan sabu-sabu dengan total berat hampir 4 ton dari dua kapal berbeda di wilayah laut Karimun. Kapal pertama, berbendera Thailand, diamankan TNI AL pada 13 Mei 2025 di Selat Durian, …
14 May 2025 2.476 views
KARIMUN – DPC PROJO Kabupaten Karimun menyoroti langkah PT Anva Gemilang Bersama (AGB) yang meminta Pemerintah Kabupaten Karimun menerbitkan surat edaran resmi terkait jadwal pembuangan sampah. Permintaan tersebut dinilai tidak semestinya datang dari pihak ketiga yang hanya berperan sebagai pelaksana teknis. Sebelumnya, Manajer Operasional PT AGB menyampaikan kepada media bahwa pihaknya mengusulkan agar warga membuang …
28 Jul 2025 2.150 views
Nias Selatan, VokalPublika.com – Dugaan korupsi Dana Desa di Desa Caritas Sogawunasi, Kecamatan Lolomatua, Kabupaten Nias Selatan kembali mencuat. Kepala Desa (Kades) Faona Lala Giawa kini menjadi sorotan setelah warga melaporkan adanya penyimpangan pengelolaan dana dari tahun 2020 hingga 2024. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa bantuan seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), …