Home » Berita » Rekam Jejak Penanganan Perkara Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Menangani Sejumlah Kasus Strategis Bernilai Ratusan Triliun Rupiah

Rekam Jejak Penanganan Perkara Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Menangani Sejumlah Kasus Strategis Bernilai Ratusan Triliun Rupiah

Redaksi 13 Jul 2026 257

Vokalpubilka.com – Jakarta – Selama menjabat sebagai Direktur Penyidikan dan kemudian Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah memimpin penanganan sejumlah perkara tindak pidana korupsi berskala nasional yang menjadi perhatian publik. Berbagai perkara tersebut melibatkan dugaan kerugian keuangan negara maupun kerugian perekonomian negara dengan nilai mencapai ratusan triliun rupiah.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Berdasarkan keterangan resmi Kejaksaan Agung, hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada perkara yang telah berkekuatan hukum tetap, sejumlah perkara besar yang ditangani pada masa kepemimpinan Febrie Adriansyah di bidang tindak pidana khusus antara lain:

  1. Korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dengan nilai kerugian negara sekitar Rp16,81 triliun, berdasarkan hasil audit BPK dan putusan Pengadilan Tipikor.
  2. Korupsi PT Asabri (Persero) dengan kerugian negara sekitar Rp22,78 triliun, berdasarkan audit BPK dan putusan pengadilan.
  3. Korupsi pembangunan BTS 4G Bakti Kominfo dengan kerugian negara sekitar Rp8 triliun, berdasarkan hasil audit BPKP dan proses peradilan.
  4. Korupsi tata niaga komoditas timah pada wilayah IUP PT Timah Tbk dengan estimasi kerugian perekonomian negara sekitar Rp271 triliun, sebagaimana disampaikan Kejaksaan Agung berdasarkan perhitungan ahli.
  5. Korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina dengan estimasi kerugian negara sekitar Rp193,7 triliun, berdasarkan keterangan resmi penyidik Kejaksaan Agung.
  6. Korupsi pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dengan kerugian keuangan negara sekitar Rp6,047 triliun serta kerugian perekonomian negara sekitar Rp12,312 triliun.
  7. Korupsi PT Duta Palma Group dengan kerugian keuangan negara sekitar Rp4,9 triliun dan kerugian perekonomian negara sekitar Rp99,2 triliun.
  8. Korupsi pengadaan pesawat PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan nilai kerugian negara sekitar Rp3,6 triliun.
  9. Korupsi fasilitas kredit PT Bank Tabungan Negara (BTN) dengan kerugian negara sekitar Rp279,6 miliar.
  10. Korupsi impor besi/baja paduan dengan kerugian keuangan negara sekitar Rp1,06 triliun serta kerugian perekonomian negara sekitar Rp18,89 triliun.
  11. Perkara gratifikasi Jaksa Pinangki Sirna Malasari, yang telah diputus oleh pengadilan.
  12. Penyidikan dugaan korupsi impor gula, yang diproses sesuai ketentuan hukum.
  13. Penyidikan dugaan korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek, yang masih dalam proses sesuai perkembangan penyidikan.
  14. Sejumlah perkara strategis lainnya yang ditangani Kejaksaan Agung dalam rangka pemberantasan tindak pidana korupsi.
Baca juga:  Kapolres Nagekeo Jenguk Korban Banjir Bandang di Desa Sawu

Dari berbagai perkara tersebut, akumulasi nilai kerugian keuangan negara mencapai sekitar Rp527 triliun. Sementara itu, apabila memperhitungkan kerugian perekonomian negara yang dihitung dalam beberapa perkara, nilainya menjadi jauh lebih besar. Namun demikian, masing-masing perkara memiliki metode perhitungan yang berbeda sehingga angka-angka tersebut tidak dapat dijumlahkan secara langsung.

Selain melakukan penindakan terhadap para tersangka, Kejaksaan Agung juga melakukan penyitaan aset, pemblokiran rekening, penyitaan uang tunai, serta upaya pemulihan kerugian negara melalui mekanisme hukum yang berlaku. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi penegakan hukum yang tidak hanya berorientasi pada pemidanaan pelaku, tetapi juga pada penyelamatan aset negara.

Baca juga:  BKKBN Sulsel Gelar Fasilitasi Intensifikasi Pelayanan KB di Luwu: Angka Kelahiran Turun Jadi 23%

Perkara-perkara tersebut menjadi bagian dari rekam jejak penegakan hukum Kejaksaan Agung pada masa Febrie Adriansyah memimpin bidang tindak pidana khusus. Penanganannya mendapat perhatian luas dari masyarakat karena menyasar perkara korupsi bernilai besar yang melibatkan pejabat negara, direksi BUMN, korporasi, maupun pihak swasta.

Sumber rujukan: Keterangan resmi Kejaksaan Agung Republik Indonesia, hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dan Mahkamah Agung pada perkara yang telah berkekuatan hukum tetap, serta pemberitaan media nasional seperti Kompas, Antara, Tempo, CNN Indonesia, Bisnis Indonesia, Kontan, dan Tirto.

Baca juga:  Ummat Gereja Santo Agustinus Tangerang dan masyarakat sekitar Jalan Santai Memperingati HUT RI ke 80

Catatan Redaksi: Nilai yang disebutkan dalam berita ini merupakan kerugian keuangan negara dan/atau kerugian perekonomian negara sebagaimana diumumkan oleh aparat penegak hukum dan lembaga yang berwenang pada masing-masing perkara. (rls/Tim Redaksi)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Hari Pelanggan Nasional 2026, Direksi Perumda Tirta Mulia Pemalang Turun ke Lapangan Serap Aspirasi Warga

Alwi Assagaf

08 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang mempertegas komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan publik. Tak sekadar perayaan seremonial, jajaran direksi memilih turun langsung ke lapangan untuk menyapa dan mendengarkan masukan para pelanggan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door). ADVERTISEMENT ​Langkah tersebut dipimpin langsung …

​Polemik Iuran Rp500 Ribu SPPG Pemalang Disorot, Diduga Langgar Aturan BGN, Pengurus Paguyuban: Itu Sah dan Hak Organisasi

Alwi Assagaf

07 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. Kebijakan tersebut dipertanyakan karena dikhawatirkan berdampak pada kualitas porsi dan hak penerima manfaat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola dapur dari total 140 unit SPPG …

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tanjungpinggir Padukan Lomba dan Pelayanan Warga

Redaksi

07 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam, berlangsung meriah. Berbagai lomba yang melibatkan masyarakat digelar di Taman Wisata Tangga Seribu Habibi Dangas, Sekupang, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Meski digelar setelah momentum perayaan 17 Agustus, kegiatan tersebut tetap mendapat antusiasme warga. Lurah Tanjungpinggir, H Agus Syofian, mengatakan, …

Sekda Pemalang dan Pemcam Ulujami Apresiasi Festival Grebeg 1000 Kemeja Sukorejo, Sampaikan Pesan Pilkades Damai

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Grebeg 1000 Kemeja di Desa Sukorejo, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Gelaran tahunan di kawasan wisata Mina Padi tersebut dinilai sukses menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kondusivitas warga. ​Hadir langsung memantau jalannya kegiatan, Sekda Pemalang Bagus Sutopo menggarisbawahi …

​Penarikan Rp500 Ribu Dapur MBG Pemalang Menuai Sorotan, Aliran Dana Masih Gelap

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola dapur operasional yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. ADVERTISEMENT Transparansi pengelolaan serta urgensi pembentukan paguyuban tersebut kini dipertanyakan demi memastikan dana kas tidak memangkas ketersediaan maupun kualitas porsi bagi penerima manfaat. ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola …


Kapolda Jabar dan Ketua Bhayangkari Daerah Salurkan Bantuan Sosial untuk Masyarakat Nelayan Pangandaran

Redaksi

06 Sep 2026

PANGANDARAN — Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial serta menghadirkan institusi kepolisian di tengah masyarakat, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Ny. Nila Pipit Rismanto menggelar kunjungan kerja sekaligus menyerahkan paket bantuan sosial (baksos) Di kampung Nelayan Kabupaten Pangandaran ADVERTISEMENT Kegiatan humanis ini bertujuan untuk membantu …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x