Home » Berita » PWMOI Kepri: Tidak Semua Konten Media Sosial Merupakan Produk Jurnalistik

PWMOI Kepri: Tidak Semua Konten Media Sosial Merupakan Produk Jurnalistik

Redaksi 02 Jun 2026 154

Kepri, vokalpublika.com– Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong meningkatnya arus penyebaran informasi melalui berbagai platform media sosial, seperti TikTok, Facebook, Instagram, serta beragam kanal digital lainnya. Di tengah derasnya arus informasi tersebut, masyarakat diimbau untuk semakin cermat dalam menerima, menyaring, dan membagikan informasi yang beredar di ruang digital.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Wakil Ketua bidang Ekonomi PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) Kepulauan Riau, Wisnu Hidayatullah, S.E., menegaskan bahwa kemajuan teknologi telah memberikan kemudahan bagi siapa pun untuk memproduksi dan mendistribusikan informasi kepada publik. Namun, kemudahan tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab, etika, serta pemahaman terhadap regulasi yang berlaku.

Menurut Wisnu, saat ini banyak konten yang beredar di media sosial dikemas menyerupai produk pemberitaan. Namun demikian, tidak seluruh konten tersebut diproduksi oleh perusahaan pers yang memiliki legalitas, struktur redaksi, serta mekanisme kerja jurnalistik sebagaimana diatur dalam ketentuan pers nasional.

Baca juga:  Matangkan Pilkades Serentak 2026, Kecamatan Ulujami Intensifkan Sosialisasi dan Monev Tahap 1

“Media sosial merupakan sarana komunikasi yang sangat bermanfaat dan memiliki peran penting dalam penyebaran informasi. Namun masyarakat perlu memahami bahwa tidak semua informasi yang beredar di media sosial dapat langsung dikategorikan sebagai produk jurnalistik. Terdapat perbedaan mendasar antara konten pribadi, opini, promosi, dan berita yang diproduksi oleh perusahaan pers yang bekerja berdasarkan Kode Etik Jurnalistik,” ujar Wisnu Hidayatullah, Minggu (01/06/2026).

Ia menjelaskan bahwa setiap produk jurnalistik wajib melalui proses verifikasi, konfirmasi, cek fakta, serta menerapkan prinsip keberimbangan sebelum dipublikasikan kepada masyarakat. Proses tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga akurasi, kredibilitas, dan kualitas informasi yang disampaikan kepada publik.

Lebih lanjut, Wisnu mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang sumbernya tidak jelas atau belum terverifikasi. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, konflik sosial, hingga konsekuensi hukum.

Baca juga:  Li Claudia Chandra Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Tingkat Kota Batam

“Setiap pengguna media sosial memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan informasi yang dibagikan tidak mengandung unsur hoaks, fitnah, ujaran kebencian, maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Prinsip berpikir dan memverifikasi sebelum membagikan informasi merupakan langkah sederhana namun sangat penting dalam menjaga kualitas ruang digital,” tegasnya.

PWMOI Kepri juga mengajak para kreator konten, pengelola akun informasi publik, serta masyarakat secara umum untuk terus meningkatkan literasi digital dan memahami regulasi yang mengatur penggunaan media elektronik di Indonesia.

Dalam konteks pemberitaan, keberadaan perusahaan pers yang berbadan hukum, memiliki struktur redaksi yang jelas, serta penanggung jawab yang dapat dihubungi merupakan bentuk akuntabilitas kepada publik. Dengan adanya mekanisme tersebut, masyarakat memiliki ruang untuk menggunakan hak jawab, menyampaikan klarifikasi, maupun mengajukan pengaduan apabila ditemukan kekeliruan dalam suatu pemberitaan.

Selain itu, masyarakat perlu memahami bahwa kebebasan berekspresi di ruang digital merupakan hak yang harus dijalankan secara bertanggung jawab. Kebebasan tersebut tetap harus menghormati hak orang lain, menjunjung etika komunikasi, serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
PWMOI Kepri berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat, edukatif, dan produktif. Melalui peningkatan literasi digital, masyarakat diharapkan mampu membedakan informasi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan dengan informasi yang belum terverifikasi, sehingga terhindar dari dampak negatif penyebaran informasi yang menyesatkan.

Baca juga:  Markas Batalyon Teritorial Pembangunan TNI AD Segera Berdiri di Surajaya Pemalang

“Pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab merupakan salah satu pilar penting dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, mari bersama-sama menjaga kualitas informasi di ruang digital dengan mengedepankan kebenaran, etika, serta tanggung jawab sosial,” tutup Wisnu Hidayatullah.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
PKKMB Hari Kedua Universitas Malahayati: Mahasiswa Baru Dibekali Riset hingga Bela Negara

Redaksi

08 Sep 2026

BANDAR LAMPUNG,vokpublika.com— Universitas Malahayati gelar PKKMB hari kedua bagi 1.196 mahasiswa baru di Gedung Graha Bintang, Selasa. Kegiatan berlangsung runtut dari pagi hingga sore dengan dua sesi utama. ADVERTISEMENT Sesi Pagi, Diisi pengenalan fasilitas kampus yakni, UPT Balai Bahasa dan program unggulan & fasilitas pembelajaran bahasa asing. Perpustakaan, akses keanggotaan, katalog digital, ruang baca riset. …

Hak Jawab PT Anugrah Bayuarya Perkasa: Akui Ada Perbaikan Pasangan Batu, Tegaskan Progres Pekerjaan Capai 97 Persen

Redaksi

08 Sep 2026

SAMBAS, KALBAR,vokalpublika.com— PT Anugrah Bayuarya Perkasa menyampaikan hak jawab sekaligus klarifikasi atas pemberitaan dan informasi mengenai pelaksanaan pekerjaan yang sedang dikerjakan perusahaan di wilayah Tebas, Kabupaten Sambas. ADVERTISEMENT Klarifikasi tersebut disampaikan secara resmi melalui surat Nomor: 06/PT.ABP/IX/2026 tertanggal 5 September 2026, yang ditujukan kepada Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Wartawan Internasional (DPD ASWIN) Kalimantan Barat. Dalam …

Hari Pelanggan Nasional 2026, Direksi Perumda Tirta Mulia Pemalang Turun ke Lapangan Serap Aspirasi Warga

Alwi Assagaf

08 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang mempertegas komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan publik. Tak sekadar perayaan seremonial, jajaran direksi memilih turun langsung ke lapangan untuk menyapa dan mendengarkan masukan para pelanggan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door). ADVERTISEMENT ​Langkah tersebut dipimpin langsung …

​Polemik Iuran Rp500 Ribu SPPG Pemalang Disorot, Diduga Langgar Aturan BGN, Pengurus Paguyuban: Itu Sah dan Hak Organisasi

Alwi Assagaf

07 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. Kebijakan tersebut dipertanyakan karena dikhawatirkan berdampak pada kualitas porsi dan hak penerima manfaat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola dapur dari total 140 unit SPPG …

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tanjungpinggir Padukan Lomba dan Pelayanan Warga

Redaksi

07 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam, berlangsung meriah. Berbagai lomba yang melibatkan masyarakat digelar di Taman Wisata Tangga Seribu Habibi Dangas, Sekupang, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Meski digelar setelah momentum perayaan 17 Agustus, kegiatan tersebut tetap mendapat antusiasme warga. Lurah Tanjungpinggir, H Agus Syofian, mengatakan, …

Sekda Pemalang dan Pemcam Ulujami Apresiasi Festival Grebeg 1000 Kemeja Sukorejo, Sampaikan Pesan Pilkades Damai

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Grebeg 1000 Kemeja di Desa Sukorejo, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Gelaran tahunan di kawasan wisata Mina Padi tersebut dinilai sukses menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kondusivitas warga. ​Hadir langsung memantau jalannya kegiatan, Sekda Pemalang Bagus Sutopo menggarisbawahi …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x