Home » Berita » Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang Kembali Gelar Sidang Kasus Dugaan Korupsi BUMD Cilacap, Gus Yasid Mengaku Terima Uang Rp.20 Miliar

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang Kembali Gelar Sidang Kasus Dugaan Korupsi BUMD Cilacap, Gus Yasid Mengaku Terima Uang Rp.20 Miliar

Alwi Assagaf 17 Nov 2025 96

Semarang, Vokalpublika.com – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Senin (17/11/2025), kembali menggelar sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi BUMD Cilacap senilai Rp237 miliar. Sidang menghadirkan saksi Ahmad Yazid (Gus Yazid), yang juga pemilik Yayasan Silmi Kaffah Rancamulya.

Diketahui, dalam kasus ini menjerat tiga terdakwa yakni Iskandar Zulkarnaen (eks Kabag Perekonomian dan SDA Pemda Cilacap), Andi Nur Huda (eks Direktur PT RSA), dan Awaluddin Murri (eks Pj Bupati Cilacap).

Gus Yazid, yang juga praktisi pengobatan tradisional dalam persidangan mengaku mengenal terdakwa Andi setelah dikenalkan oleh Widi. Ia mengatakan bahwa pernah diberi uang Rp.50 juta. Saat itu, yang menerima uang adalah istrinya, Maharani.

Baca juga:  Kapolda Lampung: Hari Juang Polri Momentum Perkuat Dedikasi dan Adaptasi Terhadap Tantangan Zaman

Gus Yazid juga menyampaikan, Andi memiliki usaha perkebunan. Di depan majelis hakim, dirinya mengaku pernah dimintai tolong oleh Widi, untuk mendoakan Andi yang akan menjual sebidang tanah. Namun, ia menyebut tidak mengetahui asal-usul tanah tersebut.

Bahkan, Gus Yasid mengaku mendapat titipan uang sebesar Rp2 miliar melalui Widi dari Andi, dan uang tersebut sebagai ucapan terima kasih, atas terjualnya sebidang tanah tersebut.

Gus Yazid menerima uang sekitar 6 kali dan menerima uang Rp18 miliar sebagai bantuan dana hibah Yayasan Silmi Kaffah Rancamulya. Dalam pengakuannya, penyerahan uang itu disaksikan Novita, yang merupakan istri Widi.

Baca juga:  Dugaan Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Asahan Tak Sesuai Jam Kerja, Warga Kecewa Berat

Ia menjelaskan, bahwa selama ini mengenal banyak pejabat, dan tidak pernah meminta uang atau jasa untuk pengobatan alternatif. Saksi menyampaikan, setelah menerima uang Rp20 miliar, saksi merasa kurang yakin dan mencari Andi. Ia kemudian bertemu Andi di lapas dan mendesak agar bercerita yang sejujur-jujurnya, dan ternyata disampaikan uang tersebut adalah uang korupsi dari hasil penjualan tanah Kodam.

Dirinya membeberkan telah menerima uang sekitar Rp1-2 miliar secara cash dari Novita, di luar dari Rp20 miliar. Uang tersebut digunakan untuk membuka usaha warung makan nasi kebuli, dan sebagian telah digunakan untuk menyewa lahan.

Baca juga:  Malam Apresiasi HJB ke-196, Amsakar–Li Claudia Sampaikan Terima Kasih untuk Warga Batam

Menurut Majelis Hakim saat meminta keterangan Andi atas kesaksian Gus Yazid, terdakwa Andi menyampaikan bahwa pertama kali mengenal Gus Yazid dikenalkan oleh Wisnu.

Namun Andi menyangkal, bahwasanya tidak pernah memberikan uang sepersen pun kepada Widi untuk diserahkan kepada Gus Yazid.

Sementara itu, Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Andy Soelistyo saat dikonfirmasi tak banyak memberikan komentar banyak atas persidangan tersebut.
“Kami menghormati proses hukum yang tengah berjalan. Ikuti saja proses persidangannya,” tandas Kapendam singkat.***

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Siap Amankan Mudik Lebaran, Polres Probolinggo Kota Gelar Apel Pasukan Ops Ketupat Semeru 2026

Redaksi

14 Mar 2026

Probolinggo,-vokalpublika.com,-Polres Probolinggo Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di halaman Mapolres Probolinggo Kota, Kamis (12/3/2026). Apel ini digelar sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri S.I.K., M.I.K. serta dihadiri oleh Wali Kota Probolinggo dr. H. …

WaliKota dr Aminuddin Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga Alm Abdul Ghoni.

Redaksi

14 Mar 2026

Probolinggo,-vokalpublika.com,-Wali Kota Probolinggo dr.Aminuddin didampingi Kepala Disperinaker Retno Fajar Winarti dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo Nurhadi Wijayanto, menyerahkan santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga keluarga warga yang telah meninggal dunia. salah satunya keluarga Almarhum Abdul Ghoni (Gogon Harum), di jalan Gatot Subroto gang 11 RT 4 RW 5 kelurahan jati kecamatan Mayangan …

Lelah dan Ngantuk Jangan Paksakan, FRIC DPW Banten Sediakan Posko Mudik

Redaksi

13 Mar 2026

TANGERANG, vokalpublika.com- Bagi para pemudik yang melintasi jalan otonom cikupa pasar kemis ada lokasi yang strategis untuk beristirahat, Fast Respon Indonesia Cente (FRIC) DPW Banten menyediakan Posko Mudik yang berlokasi di depan Puntu masuk Tol Jakarta tepatnya di jalan Raya otonom Cikupa Pasar Kemis Habibi Ketua FRIC DPW Banten Mengatakan, ” Sebagai mitra strategis yang …

Seorang Insan Pers di Pemalang Menjadi Simbol Kebaikan di Momentum Ramadan: Nurhayadi Bagikan Ratusan Takjil Untuk Pengguna Jalan

Alwi Assagaf

13 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Di tengah hiruk pikuk aktivitasnya memburu berita, kepedulian sosial tetap berdenyut kuat di hati Nurhayadi, atau yang lebih popular disapa Nur Bulus. Wartawan senior yang menjabat sebagai Kepala Biro salah satu media online ternama (Merdekanews) ini, menyempatkan diri untuk berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan 1445 H / 2026 M. ​Dengan semangat berbagi …

Senyum Bahagia di Sore Ramadhan: Danramil 01/Pemalang dan Persit Bagikan Ratusan Takjil untuk Warga Paduraksa

Alwi Assagaf

13 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, Koramil 01/Pemalang Kodim 0711/Pemalang bersama Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 2 Pemalang menggelar kegiatan sosial pembagian takjil kepada masyarakat. Acara berlangsung meriah di depan Gedung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kelurahan Paduraksa, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Jumat sore (13/3/2026). …

SMA Negeri 1 Pace Salurkan 511 Paket Zakat Fitrah kepada Siswa Kurang Mampu dan Masyarakat Sekitar

Redaksi

13 Mar 2026

Nganjuk, vokalpublika.com– Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh keluarga besar SMA Negeri 1 Pace yang beralamat di Jl. Sri Gading No. 1, Desa Pace Wetan, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Melalui kegiatan pengumpulan zakat fitrah, pihak sekolah berhasil menghimpun sebanyak 511 paket beras zakat dari siswa, guru, serta warga sekolah.Kepala SMA Negeri 1 …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x