Home » Uncategorized » Pemerintah Prioritaskan Pengakuan dan Perlindungan Hak Tanah Ulayat Masyarakat Adat

Pemerintah Prioritaskan Pengakuan dan Perlindungan Hak Tanah Ulayat Masyarakat Adat

Clara T S 11 May 2026 55

SURAKARTA vokalpublika.com
Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pengakuan dan perlindungan hak tanah ulayat masyarakat adat di Indonesia. Hal tersebut ditegaskan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, saat menjadi pembicara dalam kegiatan Kopdar Nusantara Young Leaders (NYL) di Universitas Negeri Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (8/5/2026).

Advertisement
ADVERTISEMENT

Dalam forum yang turut menghadirkan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, Menteri Nusron menegaskan bahwa pemerintah berupaya menghadirkan keadilan agraria dengan memastikan hak-hak masyarakat adat tetap diakui sebelum pemberian hak guna usaha (HGU) kepada pihak lain.

Baca juga:  Kantah BPN Dairi Imbau Masyarakat Segera Daftarkan Tanah untuk Hindari Sengketa dan Perkuat Kepastian Hukum

Menurutnya, pengakuan terhadap tanah ulayat merupakan langkah penting dalam menciptakan kepastian hukum sekaligus mencegah konflik pertanahan di masa mendatang.

“Memang idealnya semua lahan-lahan HGU itu yang memang terbukti di situ ada tanah ulayat, diulayatkan dulu atau disertipikasi sebagai tanah ulayat, baru kemudian ada HGU di atas hak ulayat,” ujar Menteri Nusron.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menata sistem pertanahan nasional yang lebih berkeadilan, inklusif, dan menghormati hak-hak masyarakat hukum adat yang telah hidup turun-temurun di berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga:  "Bupati Dairi Melayat ke Rumah Duka Op. Emanuel Tamba Boru, Sampaikan Belasungkawa Mendalam”

Menteri Nusron juga menilai, keberadaan tanah ulayat memiliki nilai historis, sosial, budaya, dan ekonomi yang sangat penting bagi masyarakat adat. Oleh sebab itu, perlindungan terhadap hak tanah ulayat harus dilakukan secara serius melalui penguatan legalitas dan administrasi pertanahan.

Selain memberikan kepastian hukum kepada masyarakat adat, pengakuan tanah ulayat juga dinilai dapat mendukung terciptanya investasi yang lebih sehat dan berkelanjutan karena memiliki dasar hukum yang jelas serta meminimalkan potensi sengketa lahan.

Baca juga:  IWOI DPW Jateng Selaku Kuasa Warga Desa Jepara Walk Out, Teguh : Pertemuan Dengan Pihak PLN dan Pemerintah Desa. Tidak Obyektif Penuh Kejanggalan

Dalam diskusi tersebut, Menteri Nusron turut mengajak generasi muda untuk memahami pentingnya reforma agraria dan tata kelola pertanahan yang adil sebagai fondasi pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Kegiatan Kopdar Nusantara Young Leaders di Universitas Negeri Surakarta menjadi ruang dialog antara pemerintah dan generasi muda terkait isu-isu strategis nasional, termasuk pertanian, pertanahan, dan pemberdayaan masyarakat adat di Indonesia.(clara)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Tagih Komitmen Pembebasan PBB, PMII Bondowoso Gelar Aksi Damai di Depan Kantor

Redaksi

12 Jun 2026

Vokalpublika.com – BONDOWOSO – Gelombang kepedulian terhadap nasib masyarakat miskin ekstrem kembali menggema di Kabupaten Bondowoso. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Brawijaya At Taqwa IAI At Taqwa Bondowoso turun ke jalan menyuarakan aspirasi dan menagih realisasi janji pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi warga miskin ekstrem yang pernah …

Ketua FRIC Jambi Minta APH Tindak Tegas Pelangsir Pasca Penganiayaan Jurnalis

Redaksi

12 Jun 2026

Vokalpublika.com – Jambi – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Fast Respon Indonesia Center sangat mengecam keras aksi penganiayaan terhadap jurnalis , kejadian terjadi di SPBU Nomor 24.361.12 yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera, Sengeti, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi.Kronologi kejadian bermula saat Jurnalis (korban) sedang mengantre untuk membeli BBM. ADVERTISEMENT Di depan antrean, sebuah mobil Pajero …

Polri Gelar Lomba Polsus Teladan 2026 dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Redaksi

12 Jun 2026

Vokalpublika.com – Jakarta – Polri menggelar Lomba Polisi Khusus (Polsus) Teladan Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Sepolwan Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2026).Kegiatan tersebut diikuti oleh 23 peserta dari delapan kementerian dan lembaga. ADVERTISEMENT Para peserta merupakan personel Polisi Khusus yang selama ini menjadi mitra strategis Polri dalam mendukung pemeliharaan keamanan …

Anggota FRIC Dukung Bantuan Kursi Roda dari Dinas Sosial untuk Warga yang Membutuhkan

Redaksi

12 Jun 2026

Vokalpublika.com – Lombok Tengah – 12 Juni 2026 Anggota Forum Reporter dan Investigasi Cakrawala (FRIC) menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada Dinas Sosial atas bantuan kursi roda yang diberikan kepada warga lanjut usia yang mengalami keterbatasan fisik dan membutuhkan alat bantu mobilitas.Bantuan kursi roda tersebut diharapkan dapat membantu penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sekaligus meningkatkan …

RILIS RESMI DPP FAST RESPON INDONESIA CENTER (FRIC)   Ketua Umum H. Dian Surahman Tegaskan: Pemberitaan Wajib Berpijak pada Bukti Otentik dan Data Terverifikasi

Redaksi

12 Jun 2026

Vokalpublika.com – Jakarta, 11 Juni 2026 Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Fast Respon Indonesia Center (DPP FRIC), H. Dian Surahman, menegaskan prinsip mendasar yang harus dipegang teguh oleh seluruh insan pers: setiap pemberitaan yang disampaikan kepada publik harus didasarkan pada fakta yang nyata, bukti otentik, data yang telah teruji keabsahannya, serta sepenuhnya sesuai dengan standar …

Sinergi Hulu-Hilir Polres Kuningan Kawal Ketat Distribusi Jagung Demi Swasembada Pangan

Redaksi

12 Jun 2026

Vokalpublika.com – KUNINGAN – Kepolisian Resor (Polres) Kuningan menegaskan komitmen penuhnya dalam mengawal dan menyukseskan program strategis pemerintah terkait ketahanan pangan dan swasembada nasional, Langkah konkret dan tegas ini dibuktikan melalui peninjauan langsung lahan pertanian di wilayah hukum Polres Kuningan, Jawa Barat, Jumat (12/6/2026). ADVERTISEMENT Dipimpin langsung oleh Waka Polres Kuningan bersama Kasat Reserse Kriminal …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x