Home » Uncategorized » Pembeli Emas Ditangkap Saat Penertiban PETI di Mandor, Keluarga dan Tokoh Masyarakat Soroti Dugaan Tebang Pilih

Pembeli Emas Ditangkap Saat Penertiban PETI di Mandor, Keluarga dan Tokoh Masyarakat Soroti Dugaan Tebang Pilih

Clara T S 23 Jan 2026 700

Advertisement
ADVERTISEMENT

Landak vokalpuplika

Upaya penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, kembali dilakukan oleh jajaran Kepolisian Resor Landak. Dalam operasi yang berlangsung pada Selasa sore (13/1/2026) tersebut, polisi menangkap seorang warga bernama Sidiq Firmansyah, yang dikenal sebagai pembeli atau pemulung emas di daerah Liansippi, Mandor.

Penangkapan dilakukan oleh Satuan Tipiter Polres Landak ketika Sidiq berada di belakang sebuah warung di kawasan Pampadang, saat ia menunggu penjual emas dari para pengereket. Dari lokasi, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai sekitar sembilan juta rupiah, emas seberat 8 gram, timbangan emas, telepon genggam, serta perlengkapan lainnya yang diduga digunakan dalam transaksi pembelian emas.

Baca juga:  Sinergi Disdukcapil dan BAZNAS Lampung Utara Perkuat Layanan Sosial untuk Warga Kota Alam

Setelah diamankan, Sidiq langsung dibawa ke Polres Landak dan ditahan. Berdasarkan keterangan penyidik dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), yang bersangkutan akan menjalani masa tahanan selama 20 hari ke depan.

Keluarga Sebut Ada Ketidakadilan

Pihak keluarga yang dihubungi tim media mengaku terpukul dan sedih atas penangkapan tersebut. Mereka menjelaskan bahwa Sidiq merupakan tulang punggung keluarga, yang menafkahi anak, istri, serta orang tuanya.

“Ada ketidakadilan dalam penegakan hukum dan ini jelas tebang pilih,” ungkap keluarga Sidiq Firmansyah.

Ketua POM Landak Soroti Prosedur dan Dugaan Pilih-Pilih

Baca juga:  Dinas Pertanian Perkuat Kolaborasi dengan HRNS, Petani Kopi Dairi Didorong Mandiri Lewat POC

Ketua DPD Persatuan Orang Melayu (POM) Kabupaten Landak, Ya’ Aiy Bonar, turut menyampaikan keprihatinan atas penangkapan tersebut. Ia menilai langkah aparat terkesan janggal, apalagi Sidiq bukan pelaku PETI ataupun pemodal besar, melainkan baru mulai beraktivitas sebagai pembeli emas kecil di wilayah Mandor.

Ya’ Aiy Bonar juga menyinggung tidak adanya koordinasi kepolisian dengan pengurus RT setempat saat penangkapan dilakukan.

“Tindakan ini terkesan dipaksakan dan seolah sengaja menjadikan beliau sebagai korban,” ujarnya.

Ia menambahkan, ironisnya, pada saat penangkapan berlangsung, aktivitas PETI disebut masih terjadi secara terbuka dan bahkan tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Kalau memang mau menegakkan hukum, kenapa harus pilih-pilih? Para pelaku PETI lain bekerja terang-terangan, bahkan ada yang memakai alat berat ekskavator,” tegasnya.

Menurutnya, aparat penegak hukum tentu sudah mengetahui siapa saja pemodal dan penampung emas hasil PETI yang beroperasi di Kecamatan Mandor.
(Bsg/Tim)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Direksi PD Pasar Dairi Tinjau Langsung Kawasan Eks Terminal, Dorong Penataan Pedagang Secara Tertib dan Berkelanjutan

Clara T S

17 Jun 2026

SIDIKALANG – vokalpublika.comJajaran Direksi Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Dairi melakukan peninjauan langsung ke kawasan Eks Terminal Sidikalang guna memastikan proses penataan pedagang berjalan sesuai dengan rencana dan ketentuan yang telah ditetapkan. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Direktur Utama PD Pasar Dairi, Lumpin Pangaribuan, didampingi Direktur Umum Subhan Manik, Direktur Operasional Manaek Simbolon, serta sejumlah pejabat …

Hari Kesadaran Nasional, Bupati Dairi Tegaskan ASN Harus Jadi Problem Solver di Tengah Keterbatasan Anggaran

Clara T S

17 Jun 2026

DAIRI – vokalpublika.com ADVERTISEMENT Keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah tidak boleh menjadi penghalang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi pemicu lahirnya inovasi, kreativitas, dan berbagai terobosan dalam menjalankan tugas pemerintahan. Pesan tersebut disampaikan Bupati Dairi, Ir. Vickner Sinaga, dalam amanatnya yang dibacakan Sekretaris Daerah …

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid: Kebijakan yang Berkualitas Berawal dari Kesediaan Mendengar Aspirasi Rakyat

Clara T S

17 Jun 2026

YOGYAKARTA – vokalpublika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menegaskan bahwa kritik, masukan, dan aspirasi masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan kebijakan publik yang berkualitas dan tepat sasaran. Menurutnya, seorang pejabat publik harus memiliki kesiapan untuk menerima berbagai bentuk kritik sebagai bagian dari proses perbaikan pelayanan kepada masyarakat. ADVERTISEMENT Pernyataan tersebut disampaikan …

Wamen ATR/Waka BPN: Sektor Pertanahan Berperan Strategis Wujudkan Asta Cita Presiden

Clara T S

17 Jun 2026

Jakarta – vokalpublika.comWakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan bahwa sektor pertanahan memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pelaksanaan program prioritas nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. ADVERTISEMENT Hal tersebut disampaikan Wamen Ossy saat menjadi pembicara dalam kegiatan Akademi Politik yang diselenggarakan …

Bupati Dairi Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut, Wamenag Ajak Jadikan Al-Qur’an Perekat Persatuan Bangsa

Clara T S

17 Jun 2026

Deli Serdang –vokalpublika.comBupati Dairi, Vickner Sinaga, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Astaka, Kabupaten Deli Serdang, Senin (15/6/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan yang menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Muhammad Syafii, serta dihadiri …

Diduga Pemalsuan Akta Kelahiran Anak Kandung, Seorang Ibu Minta Kepastian Hukum Setelah Hampir 3 Tahun Melapor

budi gautama

16 Jun 2026

Pontianak – Seorang ibu di Kota Pontianak mengaku menjadi korban dugaan pemalsuan data administrasi kependudukan terhadap anak kandungnya. Kasus tersebut telah dilaporkan sejak 10 Agustus 2023, namun hingga kini atau hampir tiga tahun berlalu, belum menunjukkan perkembangan hukum yang signifikan. ADVERTISEMENT Berdasarkan kronologi yang diterima media, peristiwa bermula pada tahun 2013 ketika anak perempuan bernama …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x