Home » Berita » Operasi Sarang Prostitusi Oleh Satpol PP Belum Menyelesaikan Masalah Utama, Plt Kepala Dinas Disperkim Pemalang: Perlu Menata Ulang Lokasi Tersebut Menjadi Ruang Terbuka Hijau

Operasi Sarang Prostitusi Oleh Satpol PP Belum Menyelesaikan Masalah Utama, Plt Kepala Dinas Disperkim Pemalang: Perlu Menata Ulang Lokasi Tersebut Menjadi Ruang Terbuka Hijau

Alwi Assagaf 16 Oct 2025 384

Pemalang, Vokalpublika.com – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pemalang akhir – akhir dalam dua pekan terakhir cukup gencar melakukan razia penyakit masyarakat dibeberapa titik lokasi yang disinyalir menjadi tempat prostitusi, selain menggelar operasi di sejumlah rumah kost dan homestay sekaligus mengamankan pasangan bukan suami istri, Satpol PP Pemalang juga menyasar sejumlah warung remang – remang dan kafe karaoke liar yang berada di depan terminal induk Pemalang.

Dari lokasi yang popular disebut ‘Lokalisasi Calam’ tersebut, puluhan personil Satpol PP berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya alat kontrasepsi, pelumas dan belasan botol minuman beralkohol (mihol).

“Berarti Satpol PP sudah dua kali melakukan operasi pekat di Calam, yang pertama berhasil mengamankan 6 wanita, puluhan alat kontrasepsi dan puluhan botol mihol. Tak berselang lama Satpol PP kembali menggelar operasi pekat dan berhasil mengamankan 8 orang wanita. Menurut informasi hasil operasi kedua para wanita yang terjaring langsung di boyong ke Surakarta untuk mendapatkan pembinaan,” beber Gy salah satu warga (nama inisial).

Menurut Gy, belum ada seminggu pasca operasi, aduan masyarakat kami terima, ‘Lokalisasi Calam’ kembali tuai sorotan. Kemudian kami bersama tim media melakukan penelusuran sekaligus mendatangi lokasi untuk mendapatkan kebenaran dari informasi tersebut.

Baca juga:  MK Putuskan Pemilu Terpisah, KPU: Akan Kami Pelajari Detailnya

“Kok terkesan kebal hukum pelaku sekaligus penyelenggara prostitusi yang ada di ‘Lokalisasi Calam. Kurang bukti apalagi, kami sudah investigasi langsung dengan salah seorang diduga Pekerja Sek Komersial dilokasi tersebut. Dari hasil wawancara (Anggrek nama samaran) menawarkan diri untuk sekali ngamar dia pasang tarif Rp 200 ribu, untuk nyanyi perjam Rp 50-100 ribu kemudian untuk mihol harga bervariasi ‘,” ucap Gy heran, Kamis 16 Oktober dini hari kepada tim awak media.

“Masa sih negara dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Pemalang tidak mampu atasi prostitusi yang terang – terangan jelas dilihat oleh masyarakat,” lanjutnya.

Seharusnya pemerintah daerah sangat mampu memberantas praktik – praktik prostitusi yang ada. Menurut Gy, pemerintah punya peraturan daerah sebagai dasar hukum dalam memberantas penyakit masyarakat yang membuat resah tersebut.

“Harus dilakukan pengawasan ketat. Lakukan patroli setiap malam, dalam hal ini Satpol PP harus bekerjasama dengan instansi lain (TNI-Polri) Kelurahan, Kecamatan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda. Dengan demikian saya yakin, pemerintah daerah tidak akan kesulitan dalam menanggulangi prostitusi yang saat ini sangat marak di Kabupaten Pemalang,” ujarnya.

Baca juga:  Pemkab Kepulauan Meranti Klarifikasi: Gugatan Swandi Tidak Dikabulkan, Perkara Belum Inkracht

Lanjut Gy mengatakan, prostitusi yang ada dibeberapa lokasi, serta yang saat ini menjadi sorotan publik yakni, ‘Lokalisasi Calam’, sebenarnya cukup mudah untuk ditanggulangi. Tapi kok terkesan pihak terkait atau penegak Perda seakan maju mundur untuk melakukan penindakan yang serius.

“Sebenarnya ada kendala apa ini pemerintah daerah. Bahkan kita melihat di daerah lain. Satpol PP dan tim gabungan banyak kok yang berhasil menanggulangi prostitusi diwilayahnya,” kata Gy.

Pada kesempatan yang sama, Gy mewakili masyarakat yang resah atas maraknya praktik prostitusi di sejumlah kafe liar di Calam berharap. Pemerintah daerah tegas dalam menegakkan Perda terkait prostitusi.

“Publik atau masyarakat sangat berharap Pemda bersama dinas terkait segera tuntaskan praktik – praktik prostitusi yang sudah sangat meresahkan. Bentuk tim gabungan dengan melibatkan TNI-Polri bila perlu, jadi tidak ada lagi kesan pemerintah kalah dengan prostitusi,” harapnya.

Terpisah, Camat Pemalang Prasetyo Widiyatmoko menanggapi soal prostitusi di sejumlah kafe karaoke liar di depan Terminal Induk (‘Lokalisasi Calam’), pihaknya mengatakan, bahwa keberadaan warung remang -remang atau tempat karaoke liar yang disinyalir menjadi sarang prostitusi, tentu keberadaannya tidak sesuai dengan norma – norma masyarakat.

Baca juga:  Diduga ada Permainan Kualitas, Proyek Rabat Beton di Sampang Retak dan Tidak Sesuai Spesifikasi

Menurut Prasetyo yang saat ini juga menjabat pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Disperkim Kabupaten Pemalang, dilokasi yang saat ini menjadi sorotan publik karena menjadi sarang prostitusi, seharusnya ditata ulang dengan melibatkan instansi terkait, baik itu Satpol PP, Dinas Sosial, Bidang Aset, Diskoperindag Kabupaten Pemalang dan lain sebagainya. Dengan demikian wilayah tersebut bisa menjadi ruang terbuka hijau.

“Operasi pekat yang telah dilakukan Satpol PP cukup baik, akan tetapi belum menyelesaikan masalah utama. Kami berharap ada penataan ulang dengan melibatkan instansi terkait, sehingga dilokasi tersebut bisa menjadi ruang terbuka hijau,” pungkasnya.(Mas All)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Dukung Program Nasional, Koramil 12/Watukumpul Kodim 0711/Pemalang Turun Langsung Lakukan Pendampingan Penyiapan Lahan KDKMP

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Dalam rangka mendukung program nasional penguatan ekonomi desa, Koramil 12/Watukumpul Kodim 0711/Pemalang Korem 071/Wijayakusuma melaksanakan pendampingan kegiatan Pembukaan Penyiapan Lahan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang bertempat di Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang. Senin (12/01/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Danramil 12/Watukumpul Kapten Inf Mulyo Hartono, didampingi Babinsa Desa Jojogan Serka …

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Akibatkan Dua Rumah Warga Tambakrejo – Pemalang Rusak

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Pemalang pada Jumat sore, (9/1/2026). Dampak peristiwa tersebut menyebabkan dua rumah warga di Dukuh Sumberharjo, RT 03 RW 07, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang, mengalami kerusakan bagian atap dan bangunan. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pemalang, kejadian …

Jalan Desa Kalisaleh – Belik Pemalang Rusak Bertahun-tahun! Minim Penerangan, Warga Dihimbau Hati-hati

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan Desa Kalisaleh, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, memerlukan perhatian serius. Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan parah dan berlubang, sementara fasilitas penerangan jalan masih sangat minim. Kerusakan ini telah berlangsung bertahun-tahun, sehingga menimbulkan kesulitan bagi warga dan pengendara yang melewati jalan tersebut. Informasi mengenai kondisi jalan ini muncul melalui video unggahan salah …

Peringati Hari Desa Nasional 2026, Ribuan Warga Pemalang Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Pagi Bersama Bupati

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pagi semangat ribuan warga meriahkan jalan sehat dan senam pagi di udara yang sejuk. Gelora Krida Muda, Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan. Minggu (11/1/2026), dipenuhi gelak tawa dan semangat warga Kabupaten Pemalang. Ribuan peserta dari berbagai wilayah berkumpul mengikuti kegiatan jalan sehat dan senam bersama untuk memperingati Hari Desa Nasional. Warna-warni pakaian olahraga, …

City Walk Jadi Pilihan Olahraga Pagi Bupati Pemalang dan Keluarga

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang.Vokalpublika.com – Pagi yang cerah udara sejuk di City Walk Pemalang, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, memanfaatkan kawasan City Walk Pemalang untuk melakukan olahraga pagi bersama keluarga, Minggu (11/01/2026). Aktivitas tersebut berlangsung di ruang terbuka publik yang biasa digunakan masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas santai. Pada kegiatan tersebut, Bupati Pemalang terlihat menggunakan sepatu roda serta dengan …

SAPMA PP Pemalang Desak Pemkab Segera Tertibkan Prostitusi, Karaoke dan Mihol Ilegal: Tegakkan Perda Tanpa Pandang Bulu

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang dinilai gagal menertibkan tempat prostitusi, karaoke, dan penjualan minuman beralkohol. Hal tersebut terlihat dari masih beroperasinya sejumlah tempat yang belum jelas perizinannya, sehingga menyebabkan rusaknya moral serta memberi pengaruh buruk bagi generasi muda. Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang, Widiyana Aji …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x