Home » Berita » Modus Penggerebekan Mengaku dari BNN Berujung Perampokan Dan Pemerasan 300 Juta.

Modus Penggerebekan Mengaku dari BNN Berujung Perampokan Dan Pemerasan 300 Juta.

Redaksi 03 Nov 2025 204

Batam, vokalpublika.com – Modus Penggerebekan Mengaku dari BNN Berujung Perampokan
dan Pemerasan sehingga korban mengalami kerugian 300 Juta Rupiah. Istri Alami Trauma Berat, Korban Katakan kepada awak media Pelaku Terdiri dari 7 Oknum Polisi Militer (PM) dan 1 Anggota Perwira Polda Kepri.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Kejadian mengejutkan menimpa seorang pria berinisial BJ, warga Botania 1 Batam Centre Kota Batam. Ia mengaku menjadi korban perampokan berkedok penggerebekan narkoba yang dilakukan delapan orang berpakaian preman, mengaku sebagai anggota Badan Narkotika Nasional (BNN), pada Sabtu (16/10 saat kejadian) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Namun belakangan, BJ baru mengetahui bahwa para pelaku bukan anggota BNN melainkan oknum Polisi Militer (POM) dan satu orang oknum perwira anggota Polisi Polda Kepri.

Menurut penuturan BJ, malam itu para pelaku mendobrak pintu rumah tanpa surat tugas atau dokumen resmi. Ia yang sedang berada di ruang biliar bersama beberapa teman langsung dikepung. “Mereka datang tanpa identitas, langsung dobrak pintu dan todong pistol. Saya tidak sempat bereaksi dan ketakutan tingkat tinggi,” ujarnya.

Baca juga:  Dr. Rustam Effendi Resmi Dilantik sebagai Sekda Lampung Timur, Siap Bersinergi Melayani Masyarakat

Dalam penggeledahan tersebut, para pelaku mengaku menemukan sebungkus plastik kecil berisi serbuk putih yang disebut sebagai narkotika. Namun BJ menegaskan tidak mengetahui asal barang itu dan menduga sengaja dijebak untuk memeras dirinya.

“Saya yakin itu jebakan. Mereka datang bukan untuk menegakkan hukum, tapi untuk minta uang tebusan,” ungkap BJ.

Tak lama setelah penggerebekan, salah satu pelaku disebut meminta uang “damai” sebesar Rp1 miliar sambil mengancam akan menembak kaki korban. Karena takut dan istrinya sedang hamil, BJ mengaku panik dan berusaha mencari uang. “Saya tak punya pilihan. Akhirnya istri hanya bisa meminjam 300 juta rupiah ke abang ipar” ucapnya.

Belakangan, kecurigaan BJ terbukti. Salah satu rekannya mengenali wajah seorang pelaku yang ternyata oknum Polisi Militer, bukan anggota BNN. Dari penelusuran, diketahui tujuh orang pelaku merupakan anggota POM dan satu lainnya oknum perwira polisi dari Polda Kepri.

Baca juga:  BNN Kota Palopo Bertemu Dengan Wakil Bupati Luwu "Membahas Penyegahan Peredaran Dan Penggunaan Narkoba Di Kabupaten Luwu

Akibat kejadian itu, istri BJ mengalami trauma berat hingga tak berani tinggal di rumah. “Istri saya setiap malam menangis. Dia bilang, yang datang malam itu bukan penegak hukum, tapi perampok bersenjata,” tutur BJ.

Dampak psikologis dari insiden itu begitu besar bagi istri BJ. Ia mengalami trauma berat setelah menyaksikan sendiri penodongan senjata api ke arah suaminya di dalam rumah. Sejak malam kejadian, istrinya tak lagi berani tidur di kamar yang sama dan terus menangis setiap kali mengingat suara bentakan para oknum berseragam.

“Dia ketakutan Akhirnya dia minta pindah rumah saja, katanya sudah tak merasa aman di sini,” ungkap BJ mengeluh.

Namun, situasi makin aneh dua hari kemudian. H+2 pascakejadian, dua dari oknum yang sama justru datang lagi ke rumah BJ, kali ini mengaku ingin menawarkan jasa keamanan.

Mereka bahkan mengirim pesan WhatsApp bernada melecehkan hukum. Dalam salah satu pesan tertulis, “Kalau koko mau pakai (narkoba), kami bisa jaga, nominal 30 juta, saya siap pasang badan.” Pesan itu membuat BJ dan istrinya semakin yakin bahwa aksi sebelumnya bukan penggerebekan, melainkan modus pemerasan yang sudah di rencanakan.

Baca juga:  Dua Momentum Bersejarah dalam Satu Hari, Polres Kuningan Gelar Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 dan Rayakan HUT ke-45 Kasat Narkoba AKP Jojo Sutarjo

“Saya langsung simpan pesan itu. Biar jadi bukti, karena ini sudah keterlaluan,” kata BJ kembali.

BJ kini tengah menyiapkan laporan hukum resmi dengan didampingi penasihat hukum serta meminta dukungan media untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. “Saya ingin para oknum – oknum ini diproses secara pidana dan diberhentikan dari institusi mereka,” tegasnya.

Saat ini korban sudah melaporkan kepada POM dan Propam Polda Kepri. Bahkan sebelum mengakhiri pembicaraan, BJ sempat mengatakan bahwa setelah viral kasus ini, Tempat Kejadian Perkara (TKP) CCTV nya di putus sama Orang Tidak Dikenal (OTK) pukul 22:15 wib malam tadi. (red/*)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
​Penuhi Aspirasi Masyarakat, PT Praba Mas Hill Targetkan Perbaikan Jalan Kalipancur Rampung Cepat

Alwi Assagaf

20 Jul 2026

Semarang, Vokalpublika.com – Keluhan masyarakat terkait kerusakan infrastruktur di kawasan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, mulai mendapatkan solusi konkret. PT Praba Mas Hill bergerak cepat menindaklanjuti aspirasi warga dengan melakukan perbaikan menyeluruh di Jalan Abdul Rahman Saleh sejak awal pekan ini. ADVERTISEMENT ​Sebelumnya, kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang sering memicu kemacetan serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu …

Ahli Waris Kecewa Kinerja Disnaker Pontianak, Budi Gautama Desak Wali Kota Evaluasi ASN yang Dinilai Tidak Profesional

Redaksi

20 Jul 2026

Pontianak, vokalpublika.com– Ahli waris mengaku kecewa terhadap penanganan perselisihan hubungan industrial oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pontianak. Kekecewaan tersebut dipicu adanya perubahan identitas perusahaan dalam Surat Anjuran tertanggal 6 Juli 2026 yang dinilai tidak konsisten dengan seluruh dokumen resmi pada tahapan pemeriksaan sebelumnya. ADVERTISEMENT Ketua DPD Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kalimantan Barat, Budi Gautama, …

Menteri ATR/BPN dan Menteri PKP Sepakati Program Sertipikasi Gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Clara T S

20 Jul 2026

Jakarta –vokalpublika.conKementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) resmi menyepakati pelaksanaan Program Sertipikasi Sektor Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat koordinasi yang dipimpin Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, dan Menteri PKP, Maruarar Sirait, serta melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) di Kantor Kementerian …

Sekjen ATR/BPN Targetkan Capaian Kinerja 98 Persen pada 2026, Kanwil dan Kantah Diminta Percepat Program Strategis

Clara T S

20 Jul 2026

JAKARTA – vokalpublika.comKementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat pengendalian pelaksanaan program dan anggaran pada Semester II Tahun 2026 guna memastikan seluruh target kinerja tercapai secara optimal. Melalui evaluasi berkala dan pengawasan yang lebih terukur, Kementerian ATR/BPN menargetkan capaian kinerja nasional mencapai 98 persen pada akhir tahun. ADVERTISEMENT Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal …

Residivis Di Banyu Urip Pengedar Ekstasi dan SS Dibekuk SatResnarkoba Polrestabes Surabaya

Redaksi

20 Jul 2026

Vokalpublika.com – SURABAYA – Pernah dipenjara kasus narkoba dan bebas pada tahun 2023 tak membuat jera wanita di Surabaya ini. Dia kembali nekat berbisnis barang terlarang dua jenis sekaligus guna mendapatkan uang tambahan. Pekerjaan sebagai penjual roti dirasa kurang, hingga pengedar menjadi salah satu pilihan. ADVERTISEMENT Angan-angan mendapatkan uang lebih dengan sampingan mengedarkan sabu-sabu (ss) …

Masyarakat Butuh Kepastian, Bukan Sekadar Imbauan Bersabar: Pemkab Kubu Raya Didesak Transparan

Redaksi

20 Jul 2026

Vokalpublika.com – KUBU RAYA – Pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kubu Raya yang kembali meminta masyarakat bersabar terkait proses pemekaran Kecamatan Kumpai Raya menuai sorotan. Setelah kurang lebih tiga tahun bergulir, masyarakat dinilai berhak memperoleh kepastian, bukan sekadar imbauan untuk terus menunggu. ADVERTISEMENT Pakar hukum dan kebijakan publik, Herman Hofi, menegaskan bahwa kesabaran masyarakat memiliki …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x