Home » Berita » Modus Penggerebekan Mengaku dari BNN Berujung Perampokan Dan Pemerasan 300 Juta.

Modus Penggerebekan Mengaku dari BNN Berujung Perampokan Dan Pemerasan 300 Juta.

Redaksi 03 Nov 2025 128

Batam, vokalpublika.com – Modus Penggerebekan Mengaku dari BNN Berujung Perampokan
dan Pemerasan sehingga korban mengalami kerugian 300 Juta Rupiah. Istri Alami Trauma Berat, Korban Katakan kepada awak media Pelaku Terdiri dari 7 Oknum Polisi Militer (PM) dan 1 Anggota Perwira Polda Kepri.

Kejadian mengejutkan menimpa seorang pria berinisial BJ, warga Botania 1 Batam Centre Kota Batam. Ia mengaku menjadi korban perampokan berkedok penggerebekan narkoba yang dilakukan delapan orang berpakaian preman, mengaku sebagai anggota Badan Narkotika Nasional (BNN), pada Sabtu (16/10 saat kejadian) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Namun belakangan, BJ baru mengetahui bahwa para pelaku bukan anggota BNN melainkan oknum Polisi Militer (POM) dan satu orang oknum perwira anggota Polisi Polda Kepri.

Menurut penuturan BJ, malam itu para pelaku mendobrak pintu rumah tanpa surat tugas atau dokumen resmi. Ia yang sedang berada di ruang biliar bersama beberapa teman langsung dikepung. “Mereka datang tanpa identitas, langsung dobrak pintu dan todong pistol. Saya tidak sempat bereaksi dan ketakutan tingkat tinggi,” ujarnya.

Baca juga:  TEMUI MAHASISWA SE-BALI, KEPALA BNN RI TEKANKAN PENTINGNYA MORAL DALAM PENCEGAHAN NARKOBA

Dalam penggeledahan tersebut, para pelaku mengaku menemukan sebungkus plastik kecil berisi serbuk putih yang disebut sebagai narkotika. Namun BJ menegaskan tidak mengetahui asal barang itu dan menduga sengaja dijebak untuk memeras dirinya.

“Saya yakin itu jebakan. Mereka datang bukan untuk menegakkan hukum, tapi untuk minta uang tebusan,” ungkap BJ.

Tak lama setelah penggerebekan, salah satu pelaku disebut meminta uang “damai” sebesar Rp1 miliar sambil mengancam akan menembak kaki korban. Karena takut dan istrinya sedang hamil, BJ mengaku panik dan berusaha mencari uang. “Saya tak punya pilihan. Akhirnya istri hanya bisa meminjam 300 juta rupiah ke abang ipar” ucapnya.

Belakangan, kecurigaan BJ terbukti. Salah satu rekannya mengenali wajah seorang pelaku yang ternyata oknum Polisi Militer, bukan anggota BNN. Dari penelusuran, diketahui tujuh orang pelaku merupakan anggota POM dan satu lainnya oknum perwira polisi dari Polda Kepri.

Baca juga:  Pemkab Karimun Diduga Tutup Mata, Tambang Bermasalah PT Wahana Indah Karya Baru Disetop Pusat

Akibat kejadian itu, istri BJ mengalami trauma berat hingga tak berani tinggal di rumah. “Istri saya setiap malam menangis. Dia bilang, yang datang malam itu bukan penegak hukum, tapi perampok bersenjata,” tutur BJ.

Dampak psikologis dari insiden itu begitu besar bagi istri BJ. Ia mengalami trauma berat setelah menyaksikan sendiri penodongan senjata api ke arah suaminya di dalam rumah. Sejak malam kejadian, istrinya tak lagi berani tidur di kamar yang sama dan terus menangis setiap kali mengingat suara bentakan para oknum berseragam.

“Dia ketakutan Akhirnya dia minta pindah rumah saja, katanya sudah tak merasa aman di sini,” ungkap BJ mengeluh.

Namun, situasi makin aneh dua hari kemudian. H+2 pascakejadian, dua dari oknum yang sama justru datang lagi ke rumah BJ, kali ini mengaku ingin menawarkan jasa keamanan.

Mereka bahkan mengirim pesan WhatsApp bernada melecehkan hukum. Dalam salah satu pesan tertulis, “Kalau koko mau pakai (narkoba), kami bisa jaga, nominal 30 juta, saya siap pasang badan.” Pesan itu membuat BJ dan istrinya semakin yakin bahwa aksi sebelumnya bukan penggerebekan, melainkan modus pemerasan yang sudah di rencanakan.

Baca juga:  BNN Kota Palopo Bertemu Dengan Wakil Bupati Luwu "Membahas Penyegahan Peredaran Dan Penggunaan Narkoba Di Kabupaten Luwu

“Saya langsung simpan pesan itu. Biar jadi bukti, karena ini sudah keterlaluan,” kata BJ kembali.

BJ kini tengah menyiapkan laporan hukum resmi dengan didampingi penasihat hukum serta meminta dukungan media untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. “Saya ingin para oknum – oknum ini diproses secara pidana dan diberhentikan dari institusi mereka,” tegasnya.

Saat ini korban sudah melaporkan kepada POM dan Propam Polda Kepri. Bahkan sebelum mengakhiri pembicaraan, BJ sempat mengatakan bahwa setelah viral kasus ini, Tempat Kejadian Perkara (TKP) CCTV nya di putus sama Orang Tidak Dikenal (OTK) pukul 22:15 wib malam tadi. (red/*)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Kuasa Hukum Jordan Minta Polres Karimun Segera Tetapkan Tersangka EP dan F Alias Gugun

admin

26 Feb 2026

Karimun, vokalpublika.com – Kuasa hukum korban dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan atas nama Jordan meminta Polres Karimun segera menetapkan tersangka terhadap EP dan F alias Gugun. Permintaan tersebut berkaitan dengan laporan polisi bernomor LP/B/56/XI/2025/SPKT/PolresKarimun/PoldaKepulauanRiau tertanggal 1 November 2025 yang saat ini tengah ditangani oleh penyidik. Kuasa hukum pelapor, Advokat Ronald Reagen Baringbing, S.H dan …

Malam Anugerah ASN Achievements Award, Disdikbud Kota Probolinggo Raih Juara I Tingkat Jatim.

Redaksi

26 Feb 2026

Probolinggo,-Vokalpublika.com,-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Instansi tersebut meraih Juara I kategori Performance Appraisal Terbaik dalam dalam ajang ASN Achievement Awards Tahun 2025, yang digelar di Surabaya pada hari Selasa 24 februari 2026 malam.Penghargaan itu diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, dan tertuang dalam Piagam …

Ramadan sebagai Momentum Konsolidasi: DPW GHLHI Kepri Gelar Buka Puasa Bersama di Batam

Redaksi

25 Feb 2026

Batam, vokalpublika.com– Dewan Pimpinan Wilayah Gugus Hukum Lingkungan Hidup Indonesia (DPW GHLHI) Kepulauan Riau menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama pada Rabu (25/2/2026) pukul 17.00 WIB hingga selesai, bertempat di Swiss-Belhotel Baloi, Batam. Kegiatan yang mengusung tema silaturahmi dan penguatan sinergi penegakan hukum lingkungan ini dihadiri jajaran pengurus DPW, komunitas lingkungan hidup di Batam, serta Ketua …

Bendahara GHLHI Provinsi Kepri Berbagi Kurma di Beberapa Masjid Nongsa

Redaksi

25 Feb 2026

Batam, vokalpublika.com – GHLHI Provinsi Kepulauan Riau kembali menebar kepedulian di bulan suci Ramadan melalui kegiatan berbagi kurma yang dilaksanakan di beberapa masjid di Nongsa. Kegiatan ini diwakili oleh Bendahara GHLHI Provinsi Kepri, Eko Istiyanto, yang hadir langsung di tengah jamaah. Pembagian kurma dilakukan menjelang waktu berbuka puasa, menyasar jamaah masjid serta masyarakat sekitar. Suasana …

Sinergi TNI dan Dinkes Brebes Perkuat Kesehatan Gigi Siswa Melalui Program TAF di Desa Cikuya

Alwi Assagaf

25 Feb 2026

Brebes, Vokalpublika.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes memperluas cakupan kegiatannya pada sektor kesehatan masyarakat. Selain fokus pada infrastruktur, Satgas TMMD bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menggelar pemberian Topikal Aplikasi Flour (TAF) bagi siswa SD Negeri Cikuya 01, Rabu 25 Februari 2026. ​Layanan kesehatan preventif ini dilakukan oleh Terapis …

Wakil Bupati Pemalang Bereaksi Usai Unggahan Menu SD 02 Jrakah Tuai Kritik Pedas di Media Sosial

Alwi Assagaf

24 Feb 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi angin segar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, kini justru menuai sorotan tajam. Alih-alih mendapatkan asupan nutrisi yang ideal, kualitas hidangan yang didistribusikan ke sejumlah sekolah di Kabupaten Pemalang dinilai jauh dari ekspektasi dan terkesan dikelola secara asal-asalan. ​Kegaduhan ini bermula dari unggahan akun …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x