Home » Berita » Mahasiswa Karimun Desak DPRD Gunakan Hak Interpelasi: “Jangan Hanya Pandai Bicara di Media”

Mahasiswa Karimun Desak DPRD Gunakan Hak Interpelasi: “Jangan Hanya Pandai Bicara di Media”

Redaksi 10 Jun 2025 1.145

Karimun, vokalpublika.com – Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Karimun melayangkan kritik tajam terhadap kinerja DPRD yang dinilai lebih sibuk tampil di media daripada menjalankan fungsi pengawasan secara nyata. Kritik tersebut disampaikan dalam pernyataan terbuka yang diterima redaksi pada Senin (10/6).

Okta Alamsyah, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji Tanjungpinang, menjadi salah satu suara paling lantang. Ia menilai DPRD terlalu sering berkomentar di media tanpa memanfaatkan mekanisme resmi seperti hak interpelasi.

“Kami melihat anggota DPRD lebih sering berbicara di media dibanding menggunakan mekanisme resmi yang mereka miliki. Fungsi utama DPRD bukan sebagai komentator, tetapi sebagai pengawas kebijakan eksekutif,” tegas Okta.

Ia menyoroti minimnya langkah konkret dari legislatif dalam menanggapi kebijakan kepala daerah yang dinilai bermasalah. Menurutnya, hak interpelasi merupakan alat sah yang wajib digunakan jika DPRD benar-benar serius.

“Kalau memang serius, panggil Bupati secara terbuka. Gunakan forum resmi, bukan sekadar retorika di media,” tambahnya.

Kritik juga diarahkan pada sikap DPRD yang dinilai tidak responsif terhadap aspirasi masyarakat, termasuk dari kalangan muda dan kelompok sipil. Okta mengingatkan bahwa jabatan anggota dewan berasal dari mandat rakyat yang kini justru terkesan diabaikan.

Baca juga:  Bisnis Kotor Solar Ilegal Menggila di Karimun, Aparat Diduga Tutup Mata

“Kalian dipilih untuk mewakili suara rakyat, bukan untuk diam atau hanya bicara di luar forum resmi. Kalau suara kami terus diabaikan, patut dipertanyakan: siapa sebenarnya yang kalian wakili?”

Dalam pernyataan tersebut, Mahasiswa mengusulkan tiga tuntutan :

1. DPRD Karimun harus segera menggunakan hak interpelasi sebagai bentuk kontrol terhadap kebijakan kepala daerah.

2. Hentikan kebiasaan tampil di media tanpa langkah nyata di forum resmi.

3. Dengarkan dan tindak lanjuti aspirasi masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab representatif.

Baca juga:  Gerakan Pangan Murah, Polda Lampung dan Jajaran Salurkan 229 Ton Beras

Seruan mahasiswa ini menjadi pengingat bahwa demokrasi tidak berhenti pada pemilu, tetapi menuntut partisipasi aktif dan pengawasan berkelanjutan. Kini, bola ada di tangan DPRD Karimun: akan menjadi wakil rakyat sejati, atau sekadar pengisi panggung media.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Ada Apa di Ampelgading? Satpol PP Pemalang Tertibkan Warung Remang-remang

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aktivitas sejumlah warung remang-remang yang diduga beroperasi di balik bangunan liar di wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, menjadi sasaran patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemalang. Selasa malam (14/1/2026). Penertiban dilakukan sebagai bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) serta upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum. Langkah tersebut menandai keseriusan Satpol PP, …

Sejumlah Sekolah Penerima Manfaat Program MBG di Pemalang Keluhkan Hidangan Dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Tidak Layak

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com –Keluhan wali murid dan siswa tentang menu Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul karena kualitas makanan yang tidak layak, seperti menu yang terlalu sederhana (hanya nasi putih, olahan tempe goreng tepung, bakso, buah klengkeng sebanyak tiga buah dan potongan wortel). Sehingga dinilai oleh sejumlah walimurid, menu tersebut belum memenuhi standar gizi seimbang dan tujuan …

Praktik Terselubung Jual Beli LKS Untuk Siswa Sekolah Dasar di Pemalang Kembali Mencuat: Menimbulkan Konflik Kepentingan!

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sejumlah siswa SDN 02 Suru Wanarata, Pemalang, menerima selebaran mengenai buku Lembar Kerja Siswa (LKS) atau Buku Pendamping yang ditawarkan dari pihak luar. Setiap buku dijual Rp 10.000 per judul, dengan total 9 buku, sehingga jika dibeli semua mencapai Rp 90.000 per siswa. Penawaran ini menimbulkan pertanyaan mengenai kebijakan sekolah dan kelengkapan …

PAC Hanura Nongsa Salurkan Bantuan Al-Qur’an dan Yasin di Masjid Jabal Nur

Redaksi

13 Jan 2026

Batam, vokalpublika.com– Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kecamatan Nongsa, Kota Batam, menggelar kegiatan sosial keagamaan bagi umat Muslim di wilayah Kelurahan Batu Besar, RW 23, pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan berupa buku ayat suci Al-Qur’an, buku Yasin, dan buku Iqro yang dipusatkan di Masjid Jabal Nur Rohanelman, …

Kampanye Kreatif Oleh Babinsa Koramil Comal Kodim Pemalang: Sosialisasi Penerimaan CABA CATA PK Gel. I TA 2026 di SMK Nusantara

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang – Dalam rangka memberikan sosialisasi serta menumbuhkan minat generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Babinsa Koramil 04/Comal Kodim 0711/Pemalang melaksanakan kampanye kreatif penerimaan Calon Bintara (CABA) dan Calon Tamtama Prajurit Karier (CATA PK) Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Nusantara …

Mengejutkan! Pohon Besar di Jalan KH. Ahmad Dahlan Tumbang Pada Malam Hari, Minim Penerangan

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sebuah pohon beserta ranting terlihat tumbang dan berada di area tengah Jalan KH Ahmad Dahlan, Kabupaten Pemalang, pada malam hari. Senin (12/1/2026). Informasi mengenai peristiwa tersebut diketahui dari unggahan foto salah satu pengguna media sosial yang beredar di ruang digital. Dalam foto yang diunggah, tampak batang dan ranting pohon berada di badan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x