Home » Berita » KPK Diminta Turun! Dugaan Korupsi Desa Amorosa Dibiarkan, Dana Tetap Mengalir

KPK Diminta Turun! Dugaan Korupsi Desa Amorosa Dibiarkan, Dana Tetap Mengalir

Admin 19 Aug 2025 409

Nias Selatan – vokalpubika.com
Masyarakat Desa Amorosa, Kecamatan Ulunoyo, Kabupaten Nias Selatan kembali dibuat geram. Pasalnya, meski laporan dugaan korupsi dana desa dari tahun 2020 hingga 2023 telah diajukan sejak lama, Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025 justru tetap dicairkan oleh pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kabupaten Nias Selatan. Hal ini memunculkan dugaan adanya persengkokolan sistemik antara kepala desa dan oknum di pemerintahan daerah.

Asaeli Halawa, Kepala Desa Amorosa, sebelumnya telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Nias Selatan dan Inspektorat atas dugaan penyalahgunaan anggaran desa dalam berbagai program, termasuk dana PAUD, BUMDes, BLT, dan kegiatan pelatihan yang diduga fiktif. Total kerugian negara diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Baca juga:  Wakil Bupati Bersama Dandim Pemalang Hadiri Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2025 di Desa Sukorejo

Namun hingga Agustus 2025, belum ada kejelasan hukum atau sanksi administrasi terhadap kepala desa. Ironisnya, pencairan dana desa tahun ini tetap dilakukan, padahal laporan masyarakat masih dalam proses audit yang tidak transparan.

“Ini seperti membuka ruang baru bagi dugaan korupsi berikutnya. Laporan kami belum ditindaklanjuti, tapi dana cair lagi. Ada apa dengan BPMD dan Inspektorat?” tegas Fatinaso Buulolo, salah satu tokoh masyarakat Amorosa yang aktif melaporkan dugaan penyelewengan tersebut.

Baca juga:  Kantor Desa Banuaji ll Tutup Pada Jam Kerja, Pelayanan Publik Terhambat.

Lebih dari sekadar kelalaian birokrasi, warga menduga ada praktik kolusi antara kepala desa dan oknum di BPMD maupun Inspektorat. Pasalnya, pihak inspektorat disebut-sebut telah menerima laporan resmi sejak Juli 2023, namun hingga kini belum mengeluarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

Kondisi ini diperparah dengan sikap tertutup Kepala Desa Asaeli Halawa, yang menolak memberikan penjelasan rinci ketika dikonfirmasi media. Jawaban singkat dan sikap menghindar kian memperkuat kecurigaan publik.

“Kami bukan hanya minta penegakan hukum, tapi juga akuntabilitas. Kalau semua sudah dilaporkan dan audit tidak keluar, lalu dana dicairkan lagi, itu berarti negara sedang membiarkan korupsi terjadi,” tambah Fatinaso.

Baca juga:  Warga dan Mahasiswa Pertanyakan Tunjangan Perumahan Wali Kota dan DPRD Bekasi

Masyarakat Desa Amorosa kini mendesak Bupati Nias Selatan dan pihak kejaksaan untuk turun langsung dan melakukan penindakan hukum terbuka, termasuk menggandeng aparat dari Kejaksaan Tinggi atau bahkan KPK untuk audit investigatif. (DZ)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Dukung Program Nasional, Koramil 12/Watukumpul Kodim 0711/Pemalang Turun Langsung Lakukan Pendampingan Penyiapan Lahan KDKMP

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Dalam rangka mendukung program nasional penguatan ekonomi desa, Koramil 12/Watukumpul Kodim 0711/Pemalang Korem 071/Wijayakusuma melaksanakan pendampingan kegiatan Pembukaan Penyiapan Lahan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang bertempat di Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang. Senin (12/01/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Danramil 12/Watukumpul Kapten Inf Mulyo Hartono, didampingi Babinsa Desa Jojogan Serka …

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Akibatkan Dua Rumah Warga Tambakrejo – Pemalang Rusak

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Pemalang pada Jumat sore, (9/1/2026). Dampak peristiwa tersebut menyebabkan dua rumah warga di Dukuh Sumberharjo, RT 03 RW 07, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang, mengalami kerusakan bagian atap dan bangunan. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pemalang, kejadian …

Jalan Desa Kalisaleh – Belik Pemalang Rusak Bertahun-tahun! Minim Penerangan, Warga Dihimbau Hati-hati

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan Desa Kalisaleh, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, memerlukan perhatian serius. Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan parah dan berlubang, sementara fasilitas penerangan jalan masih sangat minim. Kerusakan ini telah berlangsung bertahun-tahun, sehingga menimbulkan kesulitan bagi warga dan pengendara yang melewati jalan tersebut. Informasi mengenai kondisi jalan ini muncul melalui video unggahan salah …

Peringati Hari Desa Nasional 2026, Ribuan Warga Pemalang Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Pagi Bersama Bupati

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pagi semangat ribuan warga meriahkan jalan sehat dan senam pagi di udara yang sejuk. Gelora Krida Muda, Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan. Minggu (11/1/2026), dipenuhi gelak tawa dan semangat warga Kabupaten Pemalang. Ribuan peserta dari berbagai wilayah berkumpul mengikuti kegiatan jalan sehat dan senam bersama untuk memperingati Hari Desa Nasional. Warna-warni pakaian olahraga, …

City Walk Jadi Pilihan Olahraga Pagi Bupati Pemalang dan Keluarga

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang.Vokalpublika.com – Pagi yang cerah udara sejuk di City Walk Pemalang, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, memanfaatkan kawasan City Walk Pemalang untuk melakukan olahraga pagi bersama keluarga, Minggu (11/01/2026). Aktivitas tersebut berlangsung di ruang terbuka publik yang biasa digunakan masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas santai. Pada kegiatan tersebut, Bupati Pemalang terlihat menggunakan sepatu roda serta dengan …

SAPMA PP Pemalang Desak Pemkab Segera Tertibkan Prostitusi, Karaoke dan Mihol Ilegal: Tegakkan Perda Tanpa Pandang Bulu

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang dinilai gagal menertibkan tempat prostitusi, karaoke, dan penjualan minuman beralkohol. Hal tersebut terlihat dari masih beroperasinya sejumlah tempat yang belum jelas perizinannya, sehingga menyebabkan rusaknya moral serta memberi pengaruh buruk bagi generasi muda. Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang, Widiyana Aji …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x