Home » Advertorial » Korban yang Tak Tercatat Pascabencana

Korban yang Tak Tercatat Pascabencana

Clara T S 16 Dec 2025 86

Oleh: Ari Astiny Abdiya

Bencana bukan hanya soal air bah yang datang tiba-tiba, rumah yang hanyut, atau nyawa yang hilang dalam sekejap. Bencana juga tentang kehidupan yang pelan-pelan runtuh setelahnya—saat perhatian mereda, bantuan berhenti, dan negara mulai menganggap situasi telah “normal”.

Perlu ditegaskan sejak awal: ini bukan keluhan karena tidak bersyukur. Bukan pula soal mengeluh gas dan listrik. Apalagi adu nasib dengan kalimat-kalimat simplistik seperti, “Masih mending bisa masak pakai berondolan,” atau “Masih enak ada genset.”
Bukan itu konteksnya.

Ini adalah kritik dan saran atas penanganan pascabencana—khususnya terhadap kelompok masyarakat yang terdampak tidak langsung, namun kehilangan sumber penghidupan.

Gas bukan sekadar urusan dapur rumah tangga. Bagi ribuan pelaku UMKM, pedagang makanan, dan usaha kecil, gas adalah nyawa ekonomi. Ketika distribusi gas tersendat tanpa solusi cepat, yang terjadi bukan sekadar ketidaknyamanan, melainkan penutupan usaha. Warung-warung tutup, penghasilan hilang, dan keluarga kehilangan sumber nafkah. Mereka tidak mati karena banjir, tidak pula kelaparan hari ini—tetapi mereka sekarat perlahan secara ekonomi.

Baca juga:  Pemkab Nagekeo Gelar Penanaman Mangrove dalam Rangka Hari Mangrove Sedunia

Hal yang sama terjadi pada listrik dan jaringan internet. Dalam realitas hari ini, listrik dan koneksi bukan lagi fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan dasar produktif. Banyak orang bekerja secara daring, mengikuti ujian, tes, atau menggantungkan penghasilan dari jejaring digital. Ketika listrik padam dan jaringan terputus berhari-hari, mereka kehilangan kesempatan, kehilangan pendapatan, dan kehilangan masa depan jangka pendek. Tidak semua orang mampu membeli genset atau layanan internet alternatif. Dan ironisnya, mereka tidak tercatat sebagai korban karena tidak masuk kategori “terdampak langsung”.

Baca juga:  Pemkab Lampung Barat Gelar Doa Bersama Dari Lampung Untuk Indonesia.

Inilah problem besar penanganan bencana kita: definisi korban yang terlalu sempit. Bantuan sering kali fokus pada dampak fisik yang kasatmata, sementara dampak sosial-ekonomi yang tidak langsung luput dari perhatian. Padahal, tidak ada yang benar-benar baik-baik saja pascabencana—baik yang terdampak langsung maupun tidak langsung.

Keresahan ini bukan hujatan. Bukan pula provokasi. Ini adalah suara warga yang masih percaya bahwa kritik yang beradab adalah bagian dari kepedulian. Keluhan yang disampaikan dengan etika bukan tanda ketidaksyukuran, melainkan bentuk tanggung jawab sosial agar penanganan bencana lebih adil dan menyeluruh.

Jika ada pihak yang patut dipertanyakan rasa syukurnya, bukanlah mereka yang kehilangan penghasilan dan bertahan hidup dari hari ke hari. Melainkan mereka yang tetap kenyang—bukan oleh sepiring nasi, tetapi oleh kayu-kayu gelondongan, emas-emas, dan tanah-tanah yang terus dieksploitasi, bahkan ketika bencana masih menyisakan luka.

Baca juga:  BUPATI OKU SELATAN SAMPAIKAN JAWABAN ATAS PANDANGAN UMUM FRAKSI DPRD

Pascabencana seharusnya menjadi momentum evaluasi, bukan sekadar seremonial empati. Negara dan seluruh pemangku kepentingan perlu memperluas cara pandang: bahwa korban bencana bukan hanya mereka yang tersapu air, tetapi juga mereka yang kehilangan daya hidup setelah air surut.

Karena bencana tidak selalu membunuh dengan cepat.
Sebagian membunuh perlahan—dalam diam.

(Jeritan suara hati seorang ibu;Ari astiny,Abdiya)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Tebar Berkah Ramadhan 1447 H, Polres Dairi Bagikan 200 Paket Takjil untuk Pengguna Jalan

Clara T S

23 Feb 2026

Dairi/vokalpublika comDalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 M, Polres Dairi menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat, Senin (23/2/2026). Kegiatan sosial ini dilaksanakan di dua titik strategis, yakni di depan Mapolres Dairi dan di Jalan Fl.Tobing Barna. Sasaran pembagian takjil adalah para pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor, sopir angkutan umum, maupun …

Komisi II DPRD Batam Gelar RDPU Bahas Pengelolaan Parkir Mega Legenda

Redaksi

23 Feb 2026

Batam, vokalpublika.com— Komisi II DPRD Kota Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait persoalan pengelolaan lahan parkir di kawasan Pasar Mega Legenda, Selasa (4/11/2025). RDPU berlangsung di ruang rapat Komisi II dan dipimpin oleh Sekretaris Komisi II, Safari Ramadhan.Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah anggota Komisi II, di antaranya Setia Putra Tarigan, S.E., Yefri, Ruslan …

Tanam Pohon di Nongsa, Simbol Komitmen Bersama untuk Batam ASRI

Redaksi

14 Feb 2026

Batam, vokalpublika.com – Aksi penanaman pohon di Kebun Raya Batam, Nongsa, Sabtu (14/2/2026), menjadi simbol komitmen bersama dalam menguatkan Gerakan Masyarakat (Gema) Batam ASRI. Kegiatan yang melibatkan unsur media ini sekaligus mempertegas dukungan terhadap upaya mewujudkan Kota Batam yang aman, sehat, resik, dan indah secara berkelanjutan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi …

Jelang Ramadan, PLN Batam Beri Kemudahan Tambah Daya Rp144.700

Redaksi

14 Feb 2026

Batam, vokalpublika.com– Menjelang Ramadan, perubahan ritme kehidupan masyarakat menjadi hal yang nyaris pasti. Aktivitas dimulai lebih dini untuk sahur, lalu berlanjut hingga malam bahkan menjelang subuh dengan ibadah, tadarus, dan kebersamaan keluarga. Di balik suasana spiritual itu, ada satu kebutuhan yang kerap luput dari perhatian: ketersediaan daya listrik yang memadai. Banyak keluarga baru menyadari keterbatasan …

Bupati Kaur Gusril Pausi Realisasikan Alsintan">Bupati Kaur Gusril Pausi Realisasikan Alsintan

Redaksi

11 Feb 2026

Kaur ,vokalpublika,com-Dalam – rangka meningkatkan pertanian dikabupaten kaur Dinas pertanian Kaur meralisasikan Pembagian Alsintan kepada 4 kelompok Upja yang dibagikan dikabupaten Kaur, Selasa 2 Febuari 2026. Berikut Nama kelompok penerima Alsintan : Acara pembagian Alsintan yangturut hadir seluruh kepala OPDkabupaten kaur ,sekda kaur ,Setwan kaur ,disprindag kaurSatpol PP ,Dinkes beserta –Derektor RSUD kaur ,dinas pemadam …

Koramil 13/Pulosari Bersama Warga dan Relawan Gotong Royong Bersihkan Lokasi Pasca Banjir Bandang di Desa Penakir

Alwi Assagaf

01 Feb 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pasca bencana banjir bandang yang melanda wilayah Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Koramil 13/Pulosari Kodim 0711/Pemalang bersama masyarakat dan unsur relawan melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan lahan sebagai persiapan pembangunan Jembatan Bailey, bertempat di Dusun Wanasari dan Dusun Sigeblok, Desa Penakir, Minggu (01/02/2026). Kegiatan gotong royong tersebut dipimpin langsung oleh Danramil …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x