Home » Advertorial » Korban yang Tak Tercatat Pascabencana

Korban yang Tak Tercatat Pascabencana

Clara T S 16 Dec 2025 143

Oleh: Ari Astiny Abdiya

Bencana bukan hanya soal air bah yang datang tiba-tiba, rumah yang hanyut, atau nyawa yang hilang dalam sekejap. Bencana juga tentang kehidupan yang pelan-pelan runtuh setelahnya—saat perhatian mereda, bantuan berhenti, dan negara mulai menganggap situasi telah “normal”.

Perlu ditegaskan sejak awal: ini bukan keluhan karena tidak bersyukur. Bukan pula soal mengeluh gas dan listrik. Apalagi adu nasib dengan kalimat-kalimat simplistik seperti, “Masih mending bisa masak pakai berondolan,” atau “Masih enak ada genset.”
Bukan itu konteksnya.

Ini adalah kritik dan saran atas penanganan pascabencana—khususnya terhadap kelompok masyarakat yang terdampak tidak langsung, namun kehilangan sumber penghidupan.

Gas bukan sekadar urusan dapur rumah tangga. Bagi ribuan pelaku UMKM, pedagang makanan, dan usaha kecil, gas adalah nyawa ekonomi. Ketika distribusi gas tersendat tanpa solusi cepat, yang terjadi bukan sekadar ketidaknyamanan, melainkan penutupan usaha. Warung-warung tutup, penghasilan hilang, dan keluarga kehilangan sumber nafkah. Mereka tidak mati karena banjir, tidak pula kelaparan hari ini—tetapi mereka sekarat perlahan secara ekonomi.

Baca juga:  Ranperda RPJMD Kota Manado 2025-2029 Disahkan, Jadi Panduan Pembangunan Lima Tahun Ke Depan

Hal yang sama terjadi pada listrik dan jaringan internet. Dalam realitas hari ini, listrik dan koneksi bukan lagi fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan dasar produktif. Banyak orang bekerja secara daring, mengikuti ujian, tes, atau menggantungkan penghasilan dari jejaring digital. Ketika listrik padam dan jaringan terputus berhari-hari, mereka kehilangan kesempatan, kehilangan pendapatan, dan kehilangan masa depan jangka pendek. Tidak semua orang mampu membeli genset atau layanan internet alternatif. Dan ironisnya, mereka tidak tercatat sebagai korban karena tidak masuk kategori “terdampak langsung”.

Baca juga:  Menteri Nusron Tegaskan Penerapan Meritokrasi dalam Pengembangan SDM ATR/BPN

Inilah problem besar penanganan bencana kita: definisi korban yang terlalu sempit. Bantuan sering kali fokus pada dampak fisik yang kasatmata, sementara dampak sosial-ekonomi yang tidak langsung luput dari perhatian. Padahal, tidak ada yang benar-benar baik-baik saja pascabencana—baik yang terdampak langsung maupun tidak langsung.

Keresahan ini bukan hujatan. Bukan pula provokasi. Ini adalah suara warga yang masih percaya bahwa kritik yang beradab adalah bagian dari kepedulian. Keluhan yang disampaikan dengan etika bukan tanda ketidaksyukuran, melainkan bentuk tanggung jawab sosial agar penanganan bencana lebih adil dan menyeluruh.

Jika ada pihak yang patut dipertanyakan rasa syukurnya, bukanlah mereka yang kehilangan penghasilan dan bertahan hidup dari hari ke hari. Melainkan mereka yang tetap kenyang—bukan oleh sepiring nasi, tetapi oleh kayu-kayu gelondongan, emas-emas, dan tanah-tanah yang terus dieksploitasi, bahkan ketika bencana masih menyisakan luka.

Baca juga:  Parosil Apresiasi Kejari Lampung Barat Manfaatkan Lahan Terbengkalai untuk Program Ketahanan Pangan

Pascabencana seharusnya menjadi momentum evaluasi, bukan sekadar seremonial empati. Negara dan seluruh pemangku kepentingan perlu memperluas cara pandang: bahwa korban bencana bukan hanya mereka yang tersapu air, tetapi juga mereka yang kehilangan daya hidup setelah air surut.

Karena bencana tidak selalu membunuh dengan cepat.
Sebagian membunuh perlahan—dalam diam.

(Jeritan suara hati seorang ibu;Ari astiny,Abdiya)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Aktivitas Tambang Pasir Ilegal Kampung Jabi Ditindak, Li Claudia Chandra Turun Langsung

Redaksi

12 Apr 2026

Batam, vokalpublika.com Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, bergerak cepat menghentikan aktivitas tambang pasir ilegal di Kampung Jabi, Minggu (12/4/2026). Ia turun langsung memimpin penertiban bersama tim gabungan di lapangan. Langkah ini tidak sekadar penindakan biasa. Li Claudia menyoroti dua persoalan serius sekaligus, yakni kerusakan lingkungan dan ancaman terhadap Bandara Internasional Hang Nadim yang …

Kendalikan Lonjakan Harga BBM di Batam, Li Claudia Chandra Rapatkan Pelaku Usaha, Pertamina dan PLN

Redaksi

12 Apr 2026

Batam, vokalpublika.com – Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam, Li Claudia Chandra, memimpin pertemuan strategis bersama pelaku usaha, Pertamina, dan PLN untuk merespons dinamika harga minyak global yang dipicu eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Pertemuan berlangsung selama dua hari, 9 hingga 10 April 2026, di Batam Centre. Dalam forum tersebut, Li Claudia Chandra menegaskan …

Wali Kota Bekasi dan Mendikdasmen Dukung Penuh AYIMUN 2026, Dorong Generasi Muda Tampil Positif di Kancah Global

Redaksi

12 Apr 2026

Kota Bekasi, vokalpublika.com— Kegiatan Al-Muhajirien Model United Nations (AYIMUN) kembali digelar dengan semangat kolaborasi dan kepemudaan. Acara ini berlangsung di Four Points by Sheraton Bekasi pada Sabtu (11/4/26). Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, serta Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan kapasitas …

Dairi Science Olympiade 2026: Membangun Karakter dan Prestasi Lewat Sains

Clara T S

11 Apr 2026

DAIRI, vokalpublika.comKolaborasi strategis antara POSI dan Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi kembali menghadirkan ajang bergengsi Dairi Science Olympiade (DSO) 2026, yang digelar di Perguruan Kristen Methodist Indonesia Sidikalang, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu platform kompetisi akademik terbesar di wilayah Dairi dan sekitarnya, dengan jumlah peserta mencapai 2.417 siswa/i, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Para …

PLN Batam Tegaskan Aturan Listrik MKS, Warga Diingatkan Risiko dan Sanksi

Redaksi

11 Apr 2026

Batam, vokalpublika.com– PT PLN Batam menegaskan aturan penggunaan listrik melalui skema Multi Guna Khusus Sementara (MKS) serta mengingatkan masyarakat terkait risiko dan sanksi jika terjadi pelanggaran. Melalui keterangan resmi, Manajer Humas PLN Batam, Yoga Perdana menjelaskan bahwa MKS merupakan solusi sementara bagi masyarakat yang tinggal di lahan dengan status legalitas belum lengkap, seperti di kawasan …

Lewat Bazar PKK di MTQH XXXIV, Pemko Batam Dorong UMKM Tembus Pasar Global

Redaksi

11 Apr 2026

Batam, vokalpublika.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar, membuka Bazar PKK Kota Batam dalam rangka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXIV Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Menuju UMKM yang Berdaya Saing dan Go …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x