Home » Berita » HUT Karimun ke-26 Tanpa Logo: Antara Kesederhanaan dan Hilangnya Ruh Perayaan

HUT Karimun ke-26 Tanpa Logo: Antara Kesederhanaan dan Hilangnya Ruh Perayaan

admin 12 Oct 2025 145

Karimun, vokalpublika.com – Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Karimun ke-26 tahun ini terasa berbeda. Tak ada logo, tak ada tema, bahkan tak terdengar gaung kebudayaan seperti tahun-tahun sebelumnya. Semua berjalan sederhana terlalu sederhana, hingga sebagian warga bertanya: apakah ini bentuk kesahajaan, atau tanda minimnya persiapan?

Pertanyaan itu datang dari Okta Alamsyah, Koordinator Aliansi Mahasiswa Penggugat (AMP) Karimun, melalui opini yang ditulisnya dengan nada reflektif.
“Logo dan tema bukan sekadar hiasan di spanduk atau baliho. Ia adalah bahasa visual yang menyatukan semangat sebuah daerah,” tulis Okta.

Baginya, setiap logo dan tema memiliki makna filosofis menggambarkan usia, arah pembangunan, serta harapan bersama. Di era digital, logo juga menjadi alat partisipasi publik. Melalui simbol visual, masyarakat bisa ikut merayakan hari jadi daerahnya di ruang digital, media sosial, hingga sudut-sudut kota.

Baca juga:  Kekerasan di Luwu, Seorang Anak Alami Luka Akibat Cengkraman Perempuan Diduga Pelakor

Namun tahun ini, suasana itu seolah hilang. Tak ada pedoman tema yang menyemangati, tak ada simbol yang merekatkan. Bahkan edaran tentang baju kurung Melayu, pakaian tradisional yang biasa menjadi kebanggaan di setiap perayaan HUT Karimun, tak juga muncul.
“Ruh kebudayaan itu seperti padam,” tulis Okta lirih dalam opininya. “Perayaan HUT Karimun kali ini seperti tubuh tanpa jiwa ada acara, tapi kehilangan makna.”

Ia mempertanyakan, bila alasan absennya logo dan tema adalah efisiensi atau keterbatasan anggaran, apakah itu sepadan dengan nilai simbolik yang hilang?
“Biaya pembuatan logo hanya berkisar antara seratus ribu hingga dua juta rupiah. Itu bukan angka mustahil bagi pemerintah daerah,” ujarnya.

Baca juga:  Pelantikan Pengurus Cabang BKMT Kecamatan se-Kabupaten Oku Selatan

Okta juga mengingatkan, Karimun memiliki banyak anak muda kreatif desainer, seniman digital, hingga fotografer yang bisa dilibatkan. Bukan hanya sebagai pengisi acara, tapi sebagai bagian dari identitas daerah.
“Bukankah ini momentum yang baik untuk menampilkan kreativitas lokal dan rasa memiliki masyarakat terhadap daerahnya sendiri?” katanya.

Kesederhanaan, lanjut Okta, seharusnya bermakna rendah hati, bukan kehilangan identitas.
“Sederhana bukan berarti tanpa makna. Justru di balik kesahajaan, seharusnya ada nilai yang kuat tentang siapa kita dan ke mana arah daerah ini melangkah,” ujarnya dalam tulisan tersebut.

Baca juga:  Posko Kita Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak di Kota Takengon

Ia pun menutup opininya dengan kalimat yang menohok:

“Sulit berbicara tentang kemajuan digitalisasi bila hal sederhana seperti logo digital saja tidak mampu diwujudkan.”

HUT Karimun ke-26 akhirnya memang berjalan, namun banyak yang merasa ada ruang kosong dalam perayaan kali ini. Sebuah keheningan yang mengingatkan bahwa kemeriahan bukan diukur dari panggung megah, melainkan dari rasa memiliki yang tumbuh di hati masyarakatnya.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Kuasa Hukum Jordan Minta Polres Karimun Segera Tetapkan Tersangka EP dan F Alias Gugun

admin

26 Feb 2026

Karimun, vokalpublika.com – Kuasa hukum korban dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan atas nama Jordan meminta Polres Karimun segera menetapkan tersangka terhadap EP dan F alias Gugun. Permintaan tersebut berkaitan dengan laporan polisi bernomor LP/B/56/XI/2025/SPKT/PolresKarimun/PoldaKepulauanRiau tertanggal 1 November 2025 yang saat ini tengah ditangani oleh penyidik. Kuasa hukum pelapor, Advokat Ronald Reagen Baringbing, S.H dan …

Malam Anugerah ASN Achievements Award, Disdikbud Kota Probolinggo Raih Juara I Tingkat Jatim.

Redaksi

26 Feb 2026

Probolinggo,-Vokalpublika.com,-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Instansi tersebut meraih Juara I kategori Performance Appraisal Terbaik dalam dalam ajang ASN Achievement Awards Tahun 2025, yang digelar di Surabaya pada hari Selasa 24 februari 2026 malam.Penghargaan itu diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, dan tertuang dalam Piagam …

Ramadan sebagai Momentum Konsolidasi: DPW GHLHI Kepri Gelar Buka Puasa Bersama di Batam

Redaksi

25 Feb 2026

Batam, vokalpublika.com– Dewan Pimpinan Wilayah Gugus Hukum Lingkungan Hidup Indonesia (DPW GHLHI) Kepulauan Riau menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama pada Rabu (25/2/2026) pukul 17.00 WIB hingga selesai, bertempat di Swiss-Belhotel Baloi, Batam. Kegiatan yang mengusung tema silaturahmi dan penguatan sinergi penegakan hukum lingkungan ini dihadiri jajaran pengurus DPW, komunitas lingkungan hidup di Batam, serta Ketua …

Bendahara GHLHI Provinsi Kepri Berbagi Kurma di Beberapa Masjid Nongsa

Redaksi

25 Feb 2026

Batam, vokalpublika.com – GHLHI Provinsi Kepulauan Riau kembali menebar kepedulian di bulan suci Ramadan melalui kegiatan berbagi kurma yang dilaksanakan di beberapa masjid di Nongsa. Kegiatan ini diwakili oleh Bendahara GHLHI Provinsi Kepri, Eko Istiyanto, yang hadir langsung di tengah jamaah. Pembagian kurma dilakukan menjelang waktu berbuka puasa, menyasar jamaah masjid serta masyarakat sekitar. Suasana …

Sinergi TNI dan Dinkes Brebes Perkuat Kesehatan Gigi Siswa Melalui Program TAF di Desa Cikuya

Alwi Assagaf

25 Feb 2026

Brebes, Vokalpublika.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes memperluas cakupan kegiatannya pada sektor kesehatan masyarakat. Selain fokus pada infrastruktur, Satgas TMMD bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menggelar pemberian Topikal Aplikasi Flour (TAF) bagi siswa SD Negeri Cikuya 01, Rabu 25 Februari 2026. ​Layanan kesehatan preventif ini dilakukan oleh Terapis …

Wakil Bupati Pemalang Bereaksi Usai Unggahan Menu SD 02 Jrakah Tuai Kritik Pedas di Media Sosial

Alwi Assagaf

24 Feb 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi angin segar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, kini justru menuai sorotan tajam. Alih-alih mendapatkan asupan nutrisi yang ideal, kualitas hidangan yang didistribusikan ke sejumlah sekolah di Kabupaten Pemalang dinilai jauh dari ekspektasi dan terkesan dikelola secara asal-asalan. ​Kegaduhan ini bermula dari unggahan akun …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x