- UncategorizedBPN Dairi Serahkan Sertipikat Residu PTSL kepada Desa Jumateguh dan Adian Nangka
- BeritaMerasa Disudutkan, Gafur dan Mazlan Beri Penjelasan Terkait Pemberitaan Dana Hantu
- BeritaDharma Wanita Kecamatan Pemalang Bagikan 200 Takjil di Depan Kantor Kecamatan, Wujud Kepedulian Ramadan
- BeritaAliansi Wartawan Pantura Bersatu Gelar HPN dan Buka Puasa Bersama Anak – Anak Istimewa di Pendopo Kecamatan Pemalang
- BeritaPesan Imam Subiyanto Dalam Acara HPN Yang Digelar Oleh Aliansi Wartawan Pantura Bersatu: Jurnalis Harus Punya Kepekaan Sosial dan Profesional
- BeritaPWMOI dan IKA Unand Gelar Buka Puasa Bersama di Ponpes Al Muhibbien, Perkuat Semangat Amar Ma’ruf Nahi Munkar di Bulan Ramadan

Efisiensi atau pemangkasan yang Melemahkan Daerah?
Jakarta,vokalpublika.com – Pemerintah pusat kembali mengumandangkan jargon “efisiensi” dengan memangkas Dana Alokasi Khusus (DAK) dan sejumlah transfer ke daerah. Dalihnya sederhana: mendorong kemandirian fiskal dan memperbaiki kualitas belanja. Namun di balik retorika manis itu, tersimpan kenyataan yang sebenarnya: Pengurangan ini justru meningkatkan kemampuan daerah dalam memberikan pelayanan publik dan membangun infrastruktur.
Otonomi daerah, yang seharusnya memberi keleluasaan bagi pemerintah daerah untuk mengatur nasib sendiri, kini terperangkap dalam paradoks. Di atas kertas, daerah diminta kreatif mencari dana. Tetapi sumber-sumber pendapatan strategis — mulai dari pajak properti skala besar, pajak sumber daya alam, hingga penerimaan tambang dan migas — tetap dikendalikan pusat. Semuanya harus “mampir” dulu ke Jakarta.
Dalam kondisi seperti ini, pilihan yang tersisa bagi daerah hanya dua: menaikkan pajak dan retribusi lokal yang membebani rakyat kecil, atau memangkas program pelayanan publik yang merupakan hak warga.
Anjuran untuk menarik investor berkualitas terdengar ideal, tetapi kenyataannya sering berhenti pada tataran wacana. Sebagian besar daerah tidak memiliki infrastruktur pendukung maupun kapasitas negosiasi memadai. Investor besar cenderung memilih wilayah dengan infrastruktur siap, regulasi jelas, dan perizinan gesit. Akibatnya, daerah tertinggal hanya kebagian investor oportunis yang mengincar proyek jangka pendek atau sekadar spekulasi lahan.
Situasi ini semakin ironis ketika beban APBN kian berat. Pemotongan transfer daerah bukan semata soal efisiensi, melainkan juga konsekuensi dari membengkaknya belanja pusat untuk membayar bunga utang, program makan siang bergizi yang sarat kepentingan politik, ongkos kabinet gemuk, serta pengalihan PNBP dari dividen BUMN ke Danantara yang menguras likuiditas negara. Singkatnya, pusat berhemat di daerah, tetapi belanja politiknya tetap berpesta.
Perumpamaannya sederhana: daerah ibarat anak kos yang uang bulanan dari orang tuanya dipotong separuh “demi melatih kemandirian”. Namun kulkas, dapur, dan kompor tetap dikunci. Mau masak sendiri? Tidak bisa. Mau mencari tambahan dari luar? Harus izin. Hasilnya, bukan kemandirian yang tumbuh, melainkan keterbatasan yang disengaja.
Jika pemerintah pusat sungguh-sungguh ingin membangun kemandirian fiskal daerah, langkahnya jelas: lepaskan sebagian sumber pendapatan strategis kepada daerah, perluas kewenangan fiskal, dan dukung peningkatan kapasitas aparatur. Tanpa itu, pemotongan DAK hanya akan menjadi ironi dalam sejarah otonomi daerah — kebijakan yang memotong sayap sambil memerintahkan terbang.
Sulit untuk tidak curiga bahwa di balik jargon efisiensi dan kemandirian ini, terselip agenda tersembunyi. Pemotongan besar pada dana transfer sambil menutup akses pendapatan strategis bisa menciptakan kekacauan fiskal di daerah. Kekacauan ekonomi daerah, pada gilirannya, berpotensi memicu ketidakstabilan sosial-politik, melemahkan daya tawar pemerintah daerah, dan membuka peluang intervensi politik yang menggerus otonomi.
Jika benar demikian, ini bukan lagi sekadar kebijakan fiskal. Ini strategi yang berisiko menggerogoti fondasi NKRI dari dalam — pelan tapi pasti. Semoga presiden memahami bahayanya.
Redaksi
09 Mar 2026
Meranti,vokalpublika.com – terkait pemberitaan disalah satu Portal Media Online yang terkesan menyudutkan 2 (Dua) Pejabat di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan judul “MISTERI “DANA HANTU” 854 JUTA SEKWAN MERANTI: MAZLAN & GAPUR SALING TUDUH, GOHUKRIM TELUSURI DOKUMEN SPPD DAN BELANJA OPERASIONAL TA 2024” ini langsung direspon dengan cepat oleh yang bersangkutan. Pemberitaan dinilai tidak professional dan …
Alwi Assagaf
08 Mar 2026
Pemalang, Vokalpublika.com – Lalu lintas di depan Kantor Kecamatan Pemalang pada Minggu sore tampak sedikit melambat. Beberapa pengendara yang melintas dihentikan sejenak oleh ibu-ibu Dharma Wanita yang berdiri di tepi jalan.Bukan razia, melainkan aksi berbagi takjil untuk mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Sekitar 200 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan …
Alwi Assagaf
08 Mar 2026
Pemalang, Vokalpublika.com – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) menggelar kegiatan santunan anak yatim dan piatu serta buka puasa bersama di Pendopo Kecamatan Pemalang, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta insan pers Kabupaten Pemalang. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 27 anak yatim dan piatu menerima santunan serta bingkisan secara simbolis dari panitia AWPB. …
Alwi Assagaf
08 Mar 2026
Pemalang, Vokalpublika.com – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) menggelar kegiatan santunan berbagi ceria kepada adek – adek istimewa di Pendopo Kecamatan Pemalang, Minggu (8/3/2026) sore. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Pemalang (Camat, …
Redaksi
08 Mar 2026
Batam, vokalpublika.com– Suasana penuh kehangatan dan nuansa religius menyelimuti kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) bersama Ikatan Keluarga Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) di Pondok Pesantren Al Muhibbien, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, pada momentum bulan suci Ramadan.Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah antara insan pers, …
Alwi Assagaf
08 Mar 2026
Yogyakarta, Vokalpublika.com – 7 Maret 2026. Sekitar 6.000 relawan dari berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memadati GOR Among Rogo, Sabtu (7/3), untuk mengikuti agenda Sarasehan, Komunikasi Sosial (Komsos), dan Buka Bersama yang digelar oleh Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong (MBG). Mengusung tema “Jogja Nyawiji Untuk Negeri,” kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi, memperkuat dialog, …
17 Sep 2025 4.723 views
Humbang Hasundutan, vokalpublika.com – Jadi Pertanyaan di tengah-tengah masyarakat pasalnya tiba-tiba 4 (empat) Kepala Dinas Dan 1 (satu) Asisten di pemerintahan Bupati Humbang Hasundutan Dr Oloan Paniaran Nababan SH, MH. Secara kompak mengundurkan diri. Dari Pantauan awak media ke 4 (empat) Kepala Dinas dan 1 (satu) Asisten yang mengundurkan diri yaitu, Frans Judika Pasaribu Kadis …
07 Oct 2025 3.739 views
Humbang Hasundutan, vokalpublika.com, – Wakil Bupati (Wabup) Humbang Hasundutan (Humbahas) Yunita Rebeka Marbun kaget karena Ajudannya Fricilia Damanik yang selama ini menemaninya saat bertugas, tiba-tiba dimutasi oleh bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan tanpa alasan, pernyataan ini diungkapkan saat Wabup Yunita Rebeka Marbun turut mengantarkan Fricilia Damanik ke tempat kerja baru di Kantor Kelurahan Pasar Doloksanggul, …
05 Aug 2025 3.172 views
Bulukumba, Vokalpublika.com -Aksi protes tidak biasa mengguncang Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba pada Selasa (5/8). Sejumlah warga bersama keluarga korban kecelakaan lalu lintas melakukan aksi simbolik dengan menggantungkan celana dalam dan bra di pagar kantor Kejari. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan mendalam terhadap penanganan perkara yang dinilai jauh dari rasa keadilan. Perkara kecelakaan maut tersebut …
05 Aug 2025 3.128 views
Bulukumba,Vokalpublika.com – Ratusan warga yang tergabung dalam aksi unjuk rasa melampiaskan kekecewaan mereka terhadap Kejaksaan Negeri Bulukumba dengan melempari kantor kejaksaan menggunakan telur dan kotoran sapi. Selasa, 5 Agustus 2025. Aksi ini merupakan bentuk protes atas penanganan perkara kecelakaan lalu lintas yang dinilai tidak adil dan tidak transparan. Perkara kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada …
22 May 2025 2.545 views
Tanjungpinang, 22 Mei 2025 – Kasus penyelundupan narkotika kembali mengguncang perairan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Dalam dua pekan terakhir, aparat gabungan berhasil menggagalkan dua aksi penyelundupan sabu-sabu dengan total berat hampir 4 ton dari dua kapal berbeda di wilayah laut Karimun. Kapal pertama, berbendera Thailand, diamankan TNI AL pada 13 Mei 2025 di Selat Durian, …
14 May 2025 2.476 views
KARIMUN – DPC PROJO Kabupaten Karimun menyoroti langkah PT Anva Gemilang Bersama (AGB) yang meminta Pemerintah Kabupaten Karimun menerbitkan surat edaran resmi terkait jadwal pembuangan sampah. Permintaan tersebut dinilai tidak semestinya datang dari pihak ketiga yang hanya berperan sebagai pelaksana teknis. Sebelumnya, Manajer Operasional PT AGB menyampaikan kepada media bahwa pihaknya mengusulkan agar warga membuang …
28 Jul 2025 2.150 views
Nias Selatan, VokalPublika.com – Dugaan korupsi Dana Desa di Desa Caritas Sogawunasi, Kecamatan Lolomatua, Kabupaten Nias Selatan kembali mencuat. Kepala Desa (Kades) Faona Lala Giawa kini menjadi sorotan setelah warga melaporkan adanya penyimpangan pengelolaan dana dari tahun 2020 hingga 2024. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa bantuan seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), …